Anda di halaman 1dari 89

Yohanes Sukamdi, S.

Kom

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

Konsep Berkas
Berkas

adalah sebuah koleksi informasi berkaitan yang diberi nama dan disimpan di dalam secondary storage. Biasanya sebuah berkas merepresentasikan data atau program.

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

Text file: yaitu urutan dari karakter-karakter yang diatur menjadi barisan dan mungkin halaman. Source file: yaitu urutan dari berbagai subroutine dan fungsi yang masing-masing kemudian diatur sebagai deklarasi-deklarasi diikuti oleh pernyataanpernyataan yang dapat diexecute. Object file: yaitu urutan dari byte-byte yang diatur menjadi blok-blok yang dapat dipahami oleh penghubung system. Executable file: adalah kumpulan dari bagian-bagian kode yang dapat dibawa ke memori dan dijalankan oleh loader.

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

Berkas menyimpan informasi. Apabila sedang digunakan informasi ini harus diakses dan dibaca melalui memori komputer. Informasi dalam berkas dapat diakses dengan beberapa cara. Berikut adalah beberapa caranya: Akses Sekuensial : Akses ini merupakan yang paling sederhana dan paling umum digunakan. Informasi di dalam berkas diproses secara berurutan. Sebagai contoh, editor dan kompilator biasanya mengakses berkas dengan cara ini.

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

Akses

Langsung : Metode berikutnya adalah akses langsung atau dapat disebut relative access. Sebuah berkas dibuat dari rekaman-rekaman logical yang panjangnya sudah ditentukan, yang mengizinkan program untuk membaca dan menulis rekaman secara cepat tanpa urutan tertentu.

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

Operasi Direktori
Mencari Berkas Membuat berkas Menghapus berkas Menampillkan isi direktori Mengubah nama berkas Akses Sistem berkas

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

Direktori dengan Struktur Graf Umum

Skema ini menyangkut memeriksa seluruh sistem berkas dengan menandai tiap berkas yang dapat diakses. Kemudian mengumpulkan apa pun yang tidak ditandai pada tempat yang kosong. Hal ini tentunya dapat menghabiskan banyak waktu.

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

Struktur Sistem Berkas

Disk yang merupakan tempat terdapatnya sistem berkas menyediakan sebagian besar tempat penyimpanan dimana sistem berkas akan dikelola. Disk memiliki dua karakteristik penting yang menjadikan disk sebagai media yang tepat untuk menyimpan berbagai macam berkas, yaitu: Data dapat ditulis ulang di disk tersebut, hal ini memungkinkan untuk membaca, memodifikasi, dan menulis di disk tersebut. Dapat diakses langsung ke setiap blok di disk. Hal ini memudahkan untuk mengakses setiap berkas baik secara berurut mau pun tidak berurut, dan berpindah dari satu berkas ke berkas lain dengan hanya mengangkat head disk dan menunggu disk berputar.
STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

Disk Organization

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

Contiguous Allocation Linked Allocation Indexed Allocation

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

Bit Vector Linked List Grouping Counting

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

Direktori pada CP/M Direktori pada MS-DOS Direktori pada UNIX

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

Efisiensi Penggunaan yang efisien dari ruang disk sangat tergantung pada alokasi disk dan algoritma direktori yang digunakan Kinerja Sekali algoritma sistem berkas dipilih, kita tetap dapat mengembangkan kinerja dengan beberapa cara. Kebanyakan dari disk controller mempunyai memori lokal untuk membuat on-board cache yang cukup besar untuk menyimpan seluruh tracks dengan sekejap.

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

Tanpa unified buffer cache

Menggunakan unified buffer cache

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

Pengecekan Rutin

Backup dan Restore


Dikarenakan disk magnetik kadang-kadang gagal, perawatan harus dijalankan untuk memastikan data tidak hilang selamanya. Oleh karena itu, program sistem dapat digunakan untuk back up data dari disk menuju ke media penyimpanan yang lainnya, seperti sebuah floppy disk, tape magnetik, atau disk optikal. Recovery dari kehilangan sebuah berkas individu, atau seluruh disk, mungkin menjadi masalah dari restoring data dari backup.

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

Create Delete Open Read

Close Write

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

Field
Basic element of data Contains a single value Characterized by its length and data type

Record
Collection of related fields Treated as a unit Example: employee record

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

File

Database

Collection of similar records Treated as a single entity Have file names May restrict access Collection of related data Relationships exist among elements
STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

Retrieve_All Retrieve_One Retrieve_Next Retrieve_Previous Insert_One Delete_One Update_One Retrieve_Few

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

Lowest level Communicates directly with peripheral devices Responsible for starting I/O operations on a device Processes the completion of an I/O request

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

Physical I/O Deals with exchanging blocks of data Concerned with the placement of blocks Concerned with buffering blocks in main memory

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

Responsible for file I/O initiation and termination Control structures are maintained Concerned with selection of the device on which file I/O is to be performed Concerned with scheduling access to optimize performance Part of the operating system

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

Enables users and applications to access records Provides general-purpose record I/O capability Maintains basic data about file

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

Reflect different file structures Different ways to access and process data

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

Identify and locate a selected file Use a directory to describe the location of all files plus their attributes On a shared system describe user access control Blocking for access to files Allocate files to free blocks Manage free storage for available blocks

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

Short access time


Needed when accessing a single record Not needed for batch mode

Ease of update
File on CD-ROM will not be updated, so this is not a concern

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

Economy of storage
Should be minimum redundancy in the data Redundancy can be used to speed access such as an index

Simple maintenance Reliability

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

The Pile
Data are collected in the order they arrive Purpose is to accumulate a mass of data and save it Records may have different fields No structure Record access is by exhaustive search

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

The Sequential File


Fixed format used for records Records are the same length All fields the same (order and length) Field names and lengths are attributes of the file One field is the key filed
Uniquely identifies the record Records are stored in key sequence

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

The Sequential File


New records are placed in a log file or transaction file Batch update is performed to merge the log file with the master file

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

Indexed File
Uses multiple indexes for different key fields May contain an exhaustive index that contains one entry for every record in the main file May contain a partial index

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

The Direct or Hashed File


Directly access a block at a known address Key field required for each record

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

Contains information about files


Attributes Location Ownership

Directory itself is a file owned by the operating system Provides mapping between file names and the files themselves

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

List of entries, one for each file Sequential file with the name of the file serving as the key Provides no help in organizing the files Forces user to be careful not to use the same name for two different files

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

One directory for each user and a master directory Master directory contains entry for each user
Provides address and access control information

Each user directory is a simple list of files for that user Still provides no help in structuring collections of files

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

Master directory with user directories underneath it Each user directory may have subdirectories and files as entries

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

In multiuser system, allow files to be shared among users Two issues


Access rights Management of simultaneous access

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

None
User may not know of the existence of the file User is not allowed to read the user directory that includes the file

Knowledge
User can only determine that the file exists and who its owner is

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

Execution
The user can load and execute a program but cannot copy it

Reading
The user can read the file for any purpose, including copying and execution

Appending
The user can add data to the file but cannot modify or delete any of the files contents

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

Updating

Changing protection Deletion

The user can modify, deleted, and add to the files data. This includes creating the file, rewriting it, and removing all or part of the data
User can change access rights granted to other users User can delete the file

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

Owners
Has all rights previously listed May grant rights to others using the following classes of users
Specific user User groups All for public files

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

User may lock entire file when it is to be updated User may lock the individual records during the update Mutual exclusion and deadlock are issues for shared access

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

Indexed allocation
File allocation table contains a separate one-level index for each file The index has one entry for each portion allocated to the file The file allocation table contains block number for the index

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

Types of files
Regular, or ordinary Directory Special Named pipes Links Symbolic links

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

Index node Control structure that contains key information for a particular file

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

Uniform file system interface to user processes Represents any conceivable file systems general feature and behavior Assumes files are objects that share basic properties regardless of the target file system

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

Superblock object Inode object

Represents a specific mounted file system


Represents a specific file

Dentry object File object

Represents a specific directory entry


Represents an open file associated with a process

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

Key features of NTFS


Recoverability Security Large disks and large files Multiple data streams General indexing facility

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

Sector
The smallest physical storage unit on the disk

Cluster
One or more contiguous sectors

Volume
Logical partition on a disk

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

Menggunakan menu Pull Down Windows Explorer :


Membuat Folder Memindahkan file Menggandakan file Mengganti nama file Format Flashdisk

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

Menu Pull Down adalah menu yang muncul pada saat klik kanan mouse pada bagian layar tertentu Menu Cascading adalah menu sekunder atau sub menu yang muncul pada saat memilih bagian menu utama Menu Pop-Up adalah menu yang muncul dan dapat disembunyikan atau on-off, caranya dengan klik tombol kanan mouse

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

Klik kanan pada File atau folder yang akan dipindahkan foldernya Pilih menu Cut . Klik kanan pada lokasi untuk menempatkan file atau folder pilih Paste

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

Klik kanan pada folder yang akan ditempati Pilih menu New submenu Folder.

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

Klik kanan pada File atau folder yang akan dipindahkan foldernya Pilih menu Copy. Klik kanan pada lokasi untuk menempatkan file atau folder pilih Paste

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

Klik kanan pada File atau folder yang akan ganti namanya Pilih menu Rename

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom

Klik kanan drive yang akan diformat Pilih menu Format

STIKOM_BALI@Yohanes Sukamdi, S. Kom