Anda di halaman 1dari 29

DIVISI PHAEOPHYTA (ALGA PERANG) SATU KELAS: PHAEOPHYCEAE

1. Ciri-ciri umum
Pigmen fotosintesis: klorofil a, c, c2, fucoxantin, karotenoid, betakaroten, violaxanthin, neofucoxanthin A, neofucoxanthin B Multiselluler Tidak ada yang uniselluler (koloni) Hasil fotosintesis: laminarin, manitol Dinding sel 3 macam: selulose, asam alginat, fukan & fukoidin Flagela: 2, pada sisi sel, whiplash & tinsel

Flagela Tinsellated memiliki lateral yang filamen tegak lurus dengan sumbu utama yang memungkinkan luas permukaan yang lebih, dan gangguan dari media, memberikan milik sebuah kemudi , yaitu tujuan yang digunakan untuk kemudi. Flagela Whiplash yang lurus, untuk daya zoospora melalui media perantara. Ada juga 'default' zoospora, yang hanya memiliki pendorong tersebut, 'whiplash' flagela.

CIRI CIRI UMUM


Ukuran thallus : 1 mm --- 70 m
Sebagian sel mengandung plastida ---- Cakram,Pita,Bintang

Tipe thallus

: Uninucleat
:Trichothalic

Pertumbuhan bersifat

Sebagian besar hidup dilaut


Hanya 3 jenis yang hidup di air tawar :

1.Heribandiella
2.Pleurocladia

Banyak terdapat di daerah dingin, dominan di daerah Artic & Atlantic Daerah tropis,subtropis :Dictyota,Sargassum,Turbinaria Hidup melekat pada karang,( epifit ) Sel motil: Zoospora & Gamet (Tidak ada sel veg.motil) Reproduksi asexsual: Zoospora,Aplanospora Reproduksi sexsual: Isogamik,Anisogamik,Oogamik Tempat pembelahan sel : Apikal Diffuse Interlacary Trichothalic

3. Bentuk & Struktur Thallus


Filamen bercabang sederhana (Ectocarpus) s/d kompleks (Sargassum, Laminaria, Macrocystis) Struktur Thalus Isomorfik (Ectocarpus, Dictyota, Padina) Heteromorfik (Sargassum, Fucus Laminaria)

4. Reproduksi
Vegetatif Aseksual (zoospora, aplanospora) Spora dibentuk dlm sporangium yang uniselluler sporangia unilokuler

Multiselulersporangia plurilokuler
Seksual (isogami, anisogami, oogami)

Pembelahan sel dapat berubah dengan pertambahan umur Alat reproduksi yang UNILOKULER : tdd 1 sel inti membelah & 1 sel ini menjadi Uninucleat Alat reproduksi yang Plurilokuler : tdd banyak sel semua sel dapat membentuk sel reproduksi Bagian tubuh dengan plastida Zoospora Biflagelat (letak lateral) Struktur Unilokukler (zoosporangium) Struktur Plurilokuler (Zoospora & gamet)

Dasar klasifikasi: tipe siklus hidup, struktur vegetatif.


tipe isomorfik (gol Isogeneratae) Dictyotales (Dictyota, Padina) Ectocarpales Cutleriales tipe heteromorfik (gol heterogeneratae) Punctariales, Laminariales (Laminaria, Macrocystis) Tipe diplontik (gol Cyclosporae) Fucales (Fucus, Sargassum, Turbinaria)

ORDO : ECTOCARPALES F : ECTOCARPACEAE G : ECTOCARPUS


Filamen Uniseriate,bercab.banyak Algae primitif Panjang beberapa meter Pertumbuhan diffuse;Trichothalic Melekat pada substrat ---- Alge lain dengan perantara suatu bagian yang filimentik Perkembangbiakan dilakukan oleh zooid----flagella 2 buah dan dibentuk didalam alat reproduksi unilokuler atau plurilokuler --- terdapat pada ujung cabang lateral

Thallus sederhana, isomorfik

Ectocarpus

Padina

Dictyota

Kompleks

Sargassum

Turbinaria

ORDO : FUCALES FAMILI : FUCACEAE GENUS : FUCUS


Hidup di daerah beriklim dingin Warna coklat tua, bentuk pita yang bercab. Dikhotom dengan rusuk tengah Melekat pada karang dengan alat pelekat Mempunyai gelembung udara biasanya berpasangan kanan-kiri Ujung cabang menggelembung dan mengandung konseptakel, tempat konseptakel berkumpulreseptakel Secara anatomi thallus tersusun atas : meristoderm, korteks, dan medula

Fucus

Macroystis

Laminaria digitata

Haptera

LAMINARIALES
Sporofit terbagi atas: alat pelekat Tangkai Helaian / lembaran Pertumbuhan pada bagian yang merismatik yang letaknya intekalar sporofit mempunyai sporangia yang unikoluler,terkumpul dalam suatu sorus pada permukaan lembaran Gametofit berupa filamen yang mikroskopis Perkembangbiakan sexsual bersifat oogami Mempunyai 30 genus dengan 100 sp => hidup pada daerah yang beriklim dingin Gametofit => identik sporofit => mempunyai bentuk beranekaragam

Lautan pasifik => sporofit terkenal dengan Kelp Giant Kelp => hidup dikedalaman 10-30 m contoh : Macrocytstis pyfera

tangkai bercabang,mempunyai panjang / tinggi 10-50 m. Pada tiap ujung tangkai selalu tumbuh helaian baru dan selanjutnya helaian membentuk gelembung udara / pada bagian basalnya.

Nereocystis luetkeana
m

tangkai tidak bercabang, panjang / tinggi tangkai 20-25

tangkai berakhir dengan suatu gelembung udara yang besar, diatas gelembung terdapat cabang-cabang dikhotom dan terdapat helaian-helaian yang panjangnya 3-4,5 m.

Isomorfik

Heteromorphic

PERKEMBANGAN SPORANGIA UNILOKULER


Dimulai membesarnya sel terminal dari cabang yang pendek inti tunggal => pembelahan meiosis =>pembelahan mitosis inti anakan membelah => 32-64 inti Pembelahan inti berhenti => terjadi celah yang membagi protoplast dengan 1 inti. Masing-masing protoplast mengalami metamorfose =>

zoospora, zoospora keluar melalui lubang kecil =>


sporangia baru terbentuk di sebelah dalam dinding lama

PERKEMBANGAN SPORANGIUM PLURILOKULER


SP (spora netral ) ---- dari sel terminal pendek Pembelahan transversal berulang => 6-12 sel pembelahan vertikal dari deretan sel bagian tengah pembelahan selanjutnya transversal dan vertikal => terbentuk sel-sel Bentuk kubus letak teratur dalam 20-40 deretan transversal (E) Protoplast mengalami metamorfose => zoospora ( spora netral)

Flagel 2 (2n) => berkecambah => thallus (2n) => sporangia unikoluler dan plurilokuler

Perkembangbiakan secara gametik, gametangium dimiliki oleh sporangium yang plurilokuler. Gamet akan membentuk zoogamet dengan cara: Isogami yaitu gamet yang bentuk dan ukurannya sama (belum dapat dibedakan mana jantan dan mana betina). Contoh: ulva

Anisogami: gamet yang bentuk dan ukurannya tidak sama (gamet betina memiliki ukuran besar dan gamet jantan memiliki ukuran kecil). Contoh: codium
Oogami: jenis anisogami dengan gamet jantan yang aktif. Contoh: volvox

Peranan Phaeophyta
Adapun peranan ganggang coklat dalam kehidupan yaitu: Ganggang coklat dapat dimanfaatkan dalam industri makanan Phaeophyta sebagai sumber alginat banyak dimanfaatkan dalam dunia industri tekstil untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas bahan industri, .

kalsium alginat digunakan dalam pembuatan obatobatan senyawa alginat juga banyak digunakan dalam produk susu dan makanan yang dibekukan untuk mencegah pembentukan kristal es Dalam industri farmasi, alginat digunakan sebagai bahan pembuat bahan biomaterial untuk teknik pengobatan.

Dapat digunakan sebagai pupuk organik karena mengandung bahan-bahan mineral seprti potasium dan hormon seperti auxin dan sitokinin yang dapat meningkatkan daya tumbuh tanaman untuk tumbuh, berbunga dan berbuah. Macrocystis Pyrifera menghasilkan iodine (unsur yang dapat digunakan untuk mencegah penyakit gondok

Laminaria, Fucus, Ascophylum dapat menghasilkan asam alginat. Alginat biasanya digunakan sebagai pengental pada produk makanan (sirup, salad, keju, eskrim) serta pengentalan dalam industri (lem, tekstil, kertas, tablet antibiotik, pasta gigi) dan pengentalan produk kecantikan (lotion, krim wajah) Macrocytis juga dibuat sebagai makanan suplemen untuk hewan ternak karena kaya komponen Na, P, N, Ca.