Anda di halaman 1dari 39

Bab 11

Ekuitas

Bab 11

Ekuitas

11/29/2012

Suwardjono

Transi 1

Bab 11

Ekuitas

Tujuan Pembelajaran
Mencapai kemampuan dan kompetensi peserta untuk:

Menjelaskan pengertian ekuitas secara formal dan semantik. Membedakan makna kewajiban dan ekuitas . Menyebutkan komponen-komponen ekuitas dan sumber perubahannya. Membedakan modal setoran dan modal bentukan. Menyajikan komponen-komponen ekuitas dalam statemen keuangan dan konsep-konsep yang mendasarinya. Menjelaskan aspek teoretis sumber-sumber penyebab perubahan ekuitas. Menjelaskan konsep laba komprehensif dan cara penyajiannya.

11/29/2012

Suwardjono

Transi 2

Bab 11

Ekuitas

Pengertian
Karena keperluan artikulasi, ekuitas didefinisi secara sintaktik sebagai berikut: Hak residual atas aset perusahaan setelah dikurangi semua kewajiban.

Definisi di atas bersudut pandang pemilik bukan kesatuan usaha. Secara semantik dan dari sudut kesatuan usaha, ekuitas adalah utang kepada pemilik.
Suwardjono
Transi 3

11/29/2012

Bab 11

Ekuitas

Pengertian
Ekuitas berbeda dengan kewajiban dalam hal: 1. Penyelesaian klaim 2. Akses terhadap aset, operasi, dan keputusan 3. Substansi perjanjian

11/29/2012

Suwardjono

Transi 4

Bab 11

Ekuitas

Komponen Ekuitas Pemegang Saham


Ekuitas Pemegang Saham Modal Setoran Modal Bentukan Lain-lain

Modal Yuridis

Modal Setoran Lain

Penerbitan saham baru Kapitalisasi laba ditahan Dividen saham Konversi obligasi atau saham terkonversi Pemesanan saham

Premium modal saham Penjualan saham treasuri Penyerapan defisit Deklarasi dividen likuidasi Restrukturisasi kapital Revaluasi aset

Laba atau rugi dari statemen laba-rugi Dividen Rekapitalisasi Defisit Koreksi Perubahan akuntansi

11/29/2012

Suwardjono

Transi 5

Bab 11

Ekuitas

Beberapa Istilah
Modal setoran: Invested capital, original capital, original investment Modal yuridis: Legal capital, formal capital, restricted capital, stated capital, capital stock Modal setoran lain (agio saham): Paid-in surplus, unrestricted capital, paid-in capital in excess of capital stock, capital in excess of par (stated value), capital surplus, stock premium
11/29/2012

Suwardjono

Transi 6

Bab 11

Ekuitas

Tujuan Penyajian Ekuitas


1. Efisiensi dan kepengurusan manajemen 2. Riwayat dan prospek investasi pemilik 3. Tanggung jawab yuridis pemilik Untuk mencapainya harus tersedia informasi: 1. Sumber ekuitas 2. Pembatasan pembagian dividen dan likuidasi 3. Batas perlindungan dan urutan penyerapan rugi
Suwardjono

11/29/2012

Transi 7

Bab 11

Ekuitas

Modal Setoran dibedakan dengan Laba Ditahan


1. Untuk mencapai tujuan penyajian 2. Berbeda sumbernya 3. Berbeda kandungan informasinya (dana dasar versus daya melaba) 4. Penyebab perubahan berbeda esensinya (pendanaan versus produktif) 5. Transaksi modal versus operasi

11/29/2012

Suwardjono

Transi 8

Bab 11

Ekuitas

Modal Pemegang Saham Lain-Lain


Selain modal setoran dan laba ditahan: 1. 2. 3. 4. Jumlah rupiah apresiasi/revaluasi aset fisis Donasi dari nonpemegang saham Hak minoritas dalam statemen konsolidasian Sumber lainnya

11/29/2012

Suwardjono

Transi 9

Bab 11

Ekuitas

Modal Yuridis versus Modal Setoran Lain


Modal setoran dipisahkan menjadi modal yuridis dan modal setoran lain (agio/premium) untuk menunjukkan: Jumlah minimal yang harus disetor dan dipertahankan untuk menunjukkan perlindungan bagi pihak nonpemegang saham khususnya kreditor. Besarnya modal yuridis bergantung pada karakteristik saham (bernominal, takbernominal/bernilai nyataan, takbernominal/takbernilai nyataan).
11/29/2012

Suwardjono

Transi 10

Bab 11

Ekuitas

Besarnya Modal Yuridis


Karakteristik saham
Bernominal

Modal yuridis
Cacah saham beredar X nilai nominal per saham (disebut modal saham) Cacah saham beredar X nilai nyataan per saham (disebut nilai nyataan) Seluruh penerimaan hasil penerbitan saham

Modal setoran lain/agio


Kelebihan di atas modal saham (paid-in capital in excess of capital stock) Kelebihan di atas nilai nyataan (paid-in capital in excess of stated capital)

Takbernominal/ bernilai nyataan

Takbernominal/ takbernilai nyataan

Tidak ada

Secara akuntansi, modal yuridis tidak bergitu bermakna karena seluruh penerimaan sebenarnya merupakan penyangga umum terhadap segala risiko.
11/29/2012

Suwardjono

Transi 11

Bab 11

Ekuitas

Perubahan Modal Setoran dan Masalahnya


1. 2. 3. 4. 5. 6. Pemesanan saham Obligasi terkonversi Saham istimewa terkonversi Dividen saham Hak beli saham Saham treasuri

11/29/2012

Suwardjono

Transi 12

Bab 11

Ekuitas

1. Pemesanan Saham
Jumlah rupiah pemesanan saham = cacah saham yang dipesan x harga yang disepakati. Masalah: Apakah jumlah tersebut dapat diakui sebagai modal setoran? Syarat:

1. Tidak dapat dibatalkan 2. Pelunasan tidak terlalu lama


11/29/2012

Suwardjono

Transi 13

Bab 11

Ekuitas

2. Obligasi Terkonversi
Dapat diubah statusnya menjadi saham atas kehendak pemegang obligasi. Masalah: Pada saat hak diambil, berapakah jumlah rupiah yang diakui sebagai modal setoran? Alernatif: 1. Nilai bawaan obligasi 2. Harga pasar obligasi 3. Harga pasar saham
11/29/2012

Suwardjono

Transi 14

Bab 11

Ekuitas

3. Saham Istimewa Terkonversi


Dapat diubah statusnya menjadi saham biasa atas kehendak pemegang saham istimewa. Masalah: Pada saat hak diambil, berapakah jumlah rupiah yang diakui sebagai modal setoran? Alernatif: 1. Pendekatan satu-transaksi 2. Pendekatan dua-transaksi

11/29/2012

Suwardjono

Transi 15

Bab 11

Ekuitas

4. Dividen Saham
Pembagian dividen nonkas dalam bentuk saham yang disertai kapitalisasi atau tidak. Masalah: Bila dikapitalisasi, berapakah jumlah rupiah yang dikapitalisasi menjadi modal setoran? Alernatif:

1. Atas dasar nilai nominal 2. Atas dasar nilai pasar saham

11/29/2012

Suwardjono

Transi 16

Bab 11

Ekuitas

5. Hak Beli Saham


Hak untuk membeli saham bagi pemegang saham lama. Masalah: Kalau harga beli saham lebih rendah dari saham setara yang beredar, apakah hak beli perlu dikapitalisasi? Apa bedanya dengan waran dan opsi saham?

11/29/2012

Suwardjono

Transi 17

Bab 11

Ekuitas

5. Opsi Saham
Instrumen derivatif berupa hak untuk membeli atau menjual sejumlah saham. Opsi diterbitkan atau ditulis oleh investor dan dijual kepada investor lain.
Call: Opsi yang memberi hak kepada pemegang opsi untuk membeli saham dengan harga tertentu selama perioda tertentu. Orang membeli bila mengharapkan harga saham menaik. Put: Opsi yang memberi hak kepada pemegang opsi untuk menjual saham dengan harga tertentu selama perioda tertentu. Orang membeli opsi bila mengharapkan harga saham menurun.

11/29/2012

Suwardjono

Transi 18

Bab 11

Ekuitas

Profil Laba-Rugi Pemegang/Pembeli Call

Laba

Premium/ harga opsi

Rugi

Harga pengambilan (P) Tanggal terbit opsi Tanggal hak habis

Harga saham menaik


Waktu

11/29/2012

Suwardjono

Transi 19

Bab 11

Ekuitas

Profil Laba-Rugi Call dan Put


P 0 Pembeli call P Waktu 0 Penerbit call

Harga saham
P 0 P Pembeli put Waktu Penerbit put 0

11/29/2012

Suwardjono

Transi 20

Bab 11

Ekuitas

Program opsi saham karyawan (ESOP)


Hak opsi yang diberikan kepada karyawan untuk membeli sejumlah saham perusahaan. Masalah teoretis:

1. Imbalan atau bukan? 2. Bila imbalan, kapan diakui? 3. Perioda mana menikmati imbalan?

11/29/2012

Suwardjono

Transi 21

Bab 11

Ekuitas

Waran
Hak opsi saham yang dijual perusahaan kepada nonpemegang saham. Karakteristik:

1. 2. 3. 4.

Berbeda dengan hak beli saham atau opsi Terdapat beberapa jenis: lepas, lekat, dan bebas. Perlakuan akuntansi berbeda untuk tiap jenis Isu akuntansi: Bila opsi diambil, apakah harga opsi dipisahkan dengan harga sekuritas terkait
(lihat PSAK No. 4).
Suwardjono
Transi 22

11/29/2012

Bab 11

Ekuitas

6. Saham Treasuri
Penarikan kembali saham yang beredar untuk sementara dan kemudian diterbitkan kembali. Masalah: 1. Pos apa yang didebit pada saat penarikan (modal saham, agio saham, laba ditahan?) 2. Perlakuan selisih harga penarikan dan harga penerbitan kembali (satu-transaksi atau duatransaksi)
Suwardjono

11/29/2012

Transi 23

Bab 11

Ekuitas

Masalah Teoretis Selisih: Satu-Transaksi


Kas Ekuitas semula MS Ag Rp1.200.000

Rp1.000.000 Rp200.000 25% Rp400.000

Rp250.000 Penarikan Rp150.000 Rp340.000

Rp60.000 (rugi)

Alternatif 1 Alternatif 2 Alternatif 3

Penerbitan kembali LD

Rp250.000 ? ? Rp90.000

11/29/2012

Suwardjono

Transi 24

Bab 11

Ekuitas

Masalah Teoretis Selisih: Dua-Transaksi


Akun Penarikan (Debit) 250,000 150,000 Penerbitan kembali (Kredit) 250,000 90,000 Perubahan

Modal Saham Agio Saham Laba Ditahan Modal Saham Agio Saham Laba Ditahan Modal Saham Agio Saham Laba Ditahan

0 (60,000)

250,000 60,000 90,000 250,000 50,000 100,000

250,000 50,000 40,000 250,000 50,000 40,000

0 (10,000) (50,000) 0 0 (60,000)

11/29/2012

Suwardjono

Transi 25

Bab 11

Ekuitas

Perubahan Laba Ditahan


Perubahan selain akibat transaksi modal yang dibahas sebelum ini: 1. 2. 3. 4. Penyesuaian perioda-lalu Koreksi kesalahan Pengaruh perubahan akuntansi Pengaruh kuasi-reorganisasi

Isu teoretis: Apakah perubahan tersebut merupakan penyesuai laba ditahan langsung atau dilaporkan dahulu melalui statemen laba-rugi?
11/29/2012

Suwardjono

Transi 26

Bab 11

Ekuitas

Prinsip Dasar Perlakuan


Karakteristik transaksi: 1. Transaksi operasi dalam arti luas (transaksi dengan nonpemilik) 2. Transaksi modal (transaksi dengan pemilik) Pendekatan statemen laba-rugi: 1. Kinerja normal (current operating performance) 2. Semua-termasuk (all-inclusive) 3. Laba komprehensif (semua-termasuk penuh)
11/29/2012

Suwardjono

Transi 27

Bab 11

Ekuitas

1. Penyesuaian Perioda-lalu
Menyesuikan laba ditahan awal perioda ditemukannya jumlah perubahan sehingga tia tidak tampak dalam statemen laba-rugi perioda tersebut. Biasanya berkaitan dengan masalah ketidakpastian masa lalu. 1. Terdapat pro dan kontra 2. P&L menolak dengan alasan pengelolaan aset 3. FASB menganut P&L dengan pengecualian

11/29/2012

Suwardjono

Transi 28

Bab 11

Ekuitas

2. Koreksi Kesalahan
Kesalahan:

1. Kesalahan hitung (mathematical mistakes) 2. Kesalahan aplikasi prinsip akuntansi (mistakes in application of accounting principles) 3. Kelaian menggunakan atau menyalahgunakan fakta (oversight or misuse of facts)
Perlakuan: 1. Penyesuai laba ditahan 2. Penyesuai modal setoran lain 3. Komponen statemen laba-rugi
11/29/2012

Suwardjono

Transi 29

Bab 11

Ekuitas

3. Perubahan Akuntansi
Sumber: 1. Prinsip atau metoda 2. Taksiran 3. Kesatuan pelapor/pelaporan

Perlakuan: 1. Penyesuaian sekarang 2. Penyesuaian retroaktif 3. Penyesuaian sekarang dan retroaktif

Lihat berbagai perubahan, persyaratan, dan prosedur perlakuan dalam APB No. 20, SFAS No. 16, dan PASK No. 25.
Suwardjono
Transi 30

11/29/2012

Bab 11

Ekuitas

4. Kuasi-reorganisasi
PASK No. 51:
Reorganisasi tanpa melalui reorganisasi secara hukum yang dilakukan dengan menilai kembali akun-akun aktiva dan kewajiban pada nilai wajar dan mengeliminasi saldo defisit.

Syarat: 1. 2. 3. 4. 5.
11/29/2012

Terdapat defisit yang cukup material Prospek yang menjanjikan Tidak dalam proses kepailitan Tidak melanggar hukum Ekuitas menjadi positif
Suwardjono
Transi 31

Bab 11

Ekuitas

Penyajian Ekuitas Pemegang Saham


Perlindungan yuridis dalam kebankrutan dan penyerapan defisit mendasari penyajian.

Kewajiban Urutan penyerapan rugi

Modal saham istimewa Agio saham istimewa


Modal saham biasa Agio saham biasa Laba ditahan

Urutan perlindungan

11/29/2012

Suwardjono

Transi 32

Bab 11

Ekuitas

Perincian Laba Ditahan


Dasar perincian: 1. Sumber: Pos-pos statemen laba-rugi merupakan rincian sumber perubahan laba ditahan. 2. Tujuan: Untuk apa laba ditahan atau ke aset mana saja jumlah rupiah laba ditahan melekat? Masalah teoretis: Adakah manfaat merinci laba ditahan atas dasar tujuan, misalnya dengan memecahnya menjadi cadangan, peruntukan (appropriated), dan bebas (unappropriated)?
11/29/2012

Suwardjono

Transi 33

Bab 11

Ekuitas

Laba Komprehensif
Dasar pikiran: 1. Pembedaan yang tegas antara transaksi operasi dan transaksi ekuitas. 2. Pemanfaatan aset versus aset kapital (pembedaan antara transaksi operasi dan investasi). 3. Adanya pos-pos luar biasa dan penerobos (bypassing items). 4. Implikasi terhadap komponen statemen laba-rugi (menganut semua-termasuk penuh).
Dianut oleh FASB dalam Rerangka Konseptualnya.
11/29/2012

Suwardjono

Transi 34

Bab 11

Ekuitas

Komponen potensial pembentuk statemen L-R


1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Pos operasi (pendapatan dan biaya) Pos operasi tambahan (pendapatan dan biaya lain) Pajak penghasilan Operasi hentian Pos luar biasa Pengaruh perubahan prinsip/metoda akuntansi Pengaruh perubahan estimat Perubahan ekuitas nonpemilik
Komponen 4, 5, 6, 7, dan 8 disebut komponen takregular. Komponen ini menentukan pendekatan penyajian statemen laba-rugi: kinerja sekarang, semua-termasuk, atau laba komprehensif.
11/29/2012

Suwardjono

Transi 35

Bab 11

Ekuitas

Komponen Statemen Laba-Rugi


Komponen (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) Pos operasi Pos operasi tambahan Pajak penghasilan Operasi hentian Pos luar biasa Pengaruh perubahan prinsip/metoda Pengaruh perubahan estimat Perubahan ekuitas nonpemilik lainnya (termasuk penerobos dan koreksi) KS
X X X

ST
X X X X X X

LK
X X X X X X X X

KS = Kinerja sekarang, ST = Semua termasuk, LK = Laba komprehensif Lihat dasar dan contoh penyajian laba komprehensif dalam Gambar 11.5/11.4 SAK-IAI menganut ST, lihat Gambar 11.6
11/29/2012

Suwardjono

Transi 36

Bab 11

Ekuitas

Komponen Antara dalam Statemen Laba-Rugi Pendekatan Laba Komprehensif


1. Laba operasi utama (income from major operation) 2. Laba operasi berlanjut (income from continuing operations) 3. Laba perioda (earnings) 4. Laba perioda bersih (net earnings) 5. Laba komprehensif (comprehensif income)
Lihat Gambar 11.4 untuk contoh.

11/29/2012

Suwardjono

Transi 37

Bab 11

Ekuitas

Semua Termasuk versus Laba Komprehensif


Komponen Pendapatan/penjualan Kos barang terjual Biaya penjualan dan administratif Laba dari operasi utama Pendapatan lain dan untung Biaya lain dan rugi Pajak penghasilan Laba operasi berlanjut Operasi hentian (neto) Pos-pos ekstraordiner (neto) Laba perioda Pengaruh perubahan akuntansi (neto) Laba perioda bersih Perubahan ekuitas nonpemilik lainnya Laba komprehensif Rupiah
Lihat Gambar 11.4

51.680.000 (28.430.000) (12.500.000) 10.750.000 1.630.000 (795.000) (2.225.000) 7.690.000 (290.000) 150.000 7.550.000 365.000 7.915.000 371.000 8.286.000

Statemen laba-rugi pendekatan semua-termasuk hanya sampai di sini.

Komponen pembeda Statemen laba-rugi pendekatan laba komprehensif


Transi 38

11/29/2012

Suwardjono

Bab 11

Ekuitas

Ini paling tidak harus segera dilalui. Bahagiakan orang tua!


11/29/2012

Suwardjono

Transi 39