Anda di halaman 1dari 21

ANTROPOLOGI KESEHATAN

OLEH DR. DOMINIKUS RATO, S.H., M.Si


FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNEJ 2011

PENGERTIAN ANTROPOLOGI
ANTROPOLOGI = ANTHROPOS DAN LOGOS ANTHROPOS = MANUSIA, LOGOS = PENGETAHUAN / KNOLEDGE SCIENSE PHILOSOPHY RELIGION BANGUNAN PENGETAHUAN YANG PALING RENDAH = PENGALAMAN (EXPERIENCE) TANPA OBJEK TERTENTU; LOGOS / KNOWLEDGE = PENGETAHUAN SUDAH MEMILIKI OBJEK TERTENTU YANG HENDAK DIKAJI; SCIENSE = ILMU PENGETAHUAN SUDAH MEMILIKI ONTOLOGI (OBJEK KAJIAN), EPISTEMOLOGI (METODE YANG DIGUNAKAN), DAN AKSIOLOGI (TUJUAN DAN MANFAAT) + TECHNOSCIENSE (ILMU PENGETAHUAN YANG DITERAPKAN); PHILOSOPHY = FILSAFAT HAKEKAT (ONTOLOGI, EPISTEMOLOGI, AXIOLOGI DAN HAKEKAT SUATU ILMU PENGETAHUAN) = YANG DILANDASI OLEH MORAL / ETIKA YANG DIPEROLEH DARI RELIGION (AGAMA MELETAKAN LANDADAN MORAL DALAM AXIOLOGI ILMU, BAIK DALAM CARA PENEMUAN, CARA PENERAPAN, DAN CARA MENCAPAI SUATU TUJUAN DENGAN ILMU SEBAGAI INSTRUMEN)

HAMPIR SEMUA ILMU, KHUSUSNYA ILMU SOSIAL DAN HUMANIORA BERORIENTASI PADA KEPENTINGAN MANUSIA ATAU BERKENAAN DENGAN MANUSIA, SEPERTI SOSIOLOGI, POLITIK, EKOLOGI, EKONOMI, HUKUM, DAN SEBAGAINYA. LALU, APA PERBEDAAN ANTARA ANTROPOLOGI DENGAN ILMU-ILMU SOSIAL DAN HUMANIORA LAINNYA ITU? PERSAMAANNYA = HAKEKAT = OBJEK MATERIEL PERBEDAANNYA = OBJEK FORMAL = MASING-MASING BIDANG ILMU MEMILIKI OBJEK FORMALNYA MASING-MASING = BIDANG KAJIAN HUKUM = HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA FISIKA = BENDA MATI BIOLOGI = BENDA HIDUP POLITIK = KEKUASAAN NEGARA SOSIOLOGI = INTERAKSI ANTAR INDIVIDU ANTROPOLOGI = KEBUDAYAAN MANUSIA PSIKOLOGI = JIWA/KEJIWAAN

PERBEDAAN
A. EKOLOGI = INTERAKSI MANUSIA DENGAN ALAM B. EKONOMI = KEBUTUHAN DAN ALAT PEMENUH KEBUTUHAN MANUSIA C. POLITIK = KEKUASAAN DAN CARA MEMPEROLEH, MENGELOLA, DAN MEMPERTAHANKAN KEKUASAAN YANG DILAKUKAN OLEH MANUSIA D. HUKUM = HAK DAN KEWAJIBAN MASING-MASING ANGGOTA MASYARAKAT DALAM KAITANNYA DENGAN ANGGOTA MASYARAKAT LAINNYA E. BIOLOGI = ASPEK KEHIDUPAN PADA SEL-SEL ATAU ORGAN TUBUH MANUSIA ATAU BENDA HIDUP F. FISIKA = ASPEK FISIK PADA SEL-SEL ATAU BAGIAN DARI BENDA MATI G. KESEHATAN = ASPEK SAKIT, PENYAKIT, DAN CARA PENYEMBUHANNYA H. BAHASA = CARA MANUSIA BERKOMUNIKASI DENGAN TUTUR, SIMBOL/TANDA, ATAU ISYARAT I. KOMUNIKASI = CARA MANUSIA BERINTERAKSI DENGAN MANUSIA LAIN DENGAN MENGGUNAKAN ALAT J. DEMIKIAN SETERUSNYA, BAHWA PADA SETIAP BIDANG ILMU PENGETAHUAN ITU MEMILIKI CORE/INTI YANG MENJADI OBJEK KAJIAN. K. FILSAFAT = THE MOTHER OF SCIENSE SEBAB DENGAN BERFILSAFAT MANUSIA MENCARI, MENEMUKAN, DAN MENGEMBANGKAN ILMU YANG DIPELAJARI DAN DIKEMBANGKANNYA ITU.

PENGERTIAN ANTROPOLOGI KESEHATAN


ANTROPOLOGI KESEHATAN = BIDANG ANTROPOLOGI KHUSUS / TERAPAN YANG MENGKAJI PENGARUH UNSUR-UNSUR BUDAYA TERHADAP PENGHAYATAN MASYARAKAT TENTANG SAKIT, PENYAKIT, DAN CARA PENGOBATANNYA MENURUT ANDERSON/FOSTER = MENGKAJI MASALAHMASALAH KESEHATAN DAN PENYAKIT DARI 2 KUTUB: BIOLOGI DAN SOSIAL-BUDAYA KUTUB BIOLOGI MENYANGKUT: A. PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN MANUSIA B. PERANAN PENYAKIT DALAM EVOLUSI MANUSIA C. PALEOPATOLOGI (STUDI TENTANG PENYAKITPENYAKIT KUNO/PURBA)

POKOK PERHATIAN SOSIAL-BUDAYA: A) SISI MEDIS TRADISIONAL (ETNOMEDISIN) B) MASALAH-MASALAH PETUGAS KESEHATAN DAN PROFESIONALISME MEREKA C) PERILAKU / TINGKAH LAKU SAKIT D) HUBUNGAN ANTARA DOKTER PASIEN E) DINAMIKA DARI USAHA MEMPERKENALKAN PELAYANAN KESEHATAN MASYARAKAT BARAT KEPADA MASYARAKAT TRADISIONAL. JADI, ANTROPOLOGI KESEHATAN ADALAH DISIPLIN YANG MEMBERIKAN PERHATIAN PADA ASPEK-ASPEK BIOLOGIS DAN SOSIAL-BUDAYA DARI TINGKAH LAKU MANUSIA TERUTAMA TENTANG CARA-CARA INTERAKSI ANTARA KEDUANYA SEPANJANG SEJARAH KEHIDUPAN MANUSIA YANG MEMPENGARUHI KESEHATAN DAN PENYAKIT PADA MANUSIA. (ANDERSON/FOSTER)

MENURUT WEAVER = CABANG DARI ANTROPOLOGI TERAPAN YANG MENANGANI BERBAGAI ASPEK DARI KESEHATAN DAN PENYAKIT MENURUT HASAN DAN PRASAD = CABANG DARI ILMU MENGENAI MANUSIA YANG MEMPELAJARI ASPEK-ASPEK BIOLOGI DAN KEBUDAYAAN MANUSIA (TERMASUK SEJARAHNYA) DARI TITIK TOLAK PANDANGAN UNTUK MEMAHAMI KEDOKTERAN (MEDICAL), SEJARAH KEDOKTERAN (MEDICAL HISTORICAL), HUKUM KESEHATAN (MEDICO-LEGAL), ASPEK SOSIAL KEDOKTERAN (MEDICO SOCIAL), DAN MASALAH-MASALAH KESEHATAN MANUSIA.

MENURUT HOCHSTRASSER = ANTROPOLOGI KESEHATAN ADALAH PEMAHAMAN BIOBUDAYA MANUSIA DAN KARYAKARYANYA YANG BERHUBUNGAN DENGAN KESEHATAN DAN PENGOBATAN Menurut Lieban : Antropologi Kesehatan adalah studi tentang fenomena medis (Lieban 1973: 1034) Menurut Fabrega : Antropologi Kesehatan adalah studi yang menjelaskan:
Berbagai faktor, mekanisme dan proses yang memainkan peranan didalam atau mempengaruhi cara-cara dimana individu-individu dan kelompok-kelompok terkena oleh atau berespons terhadap sakit dan penyakit. Mempelajari masalah-masalah sakit dan penyakit dengan penekanan terhadap pola-pola tingkahlaku. (Fabrga, 1972;167), Seperti pola makan, pola tidur/istirahat, berolahraga yang teratur

RUANG LINGKUP
Dari definisi-definisi yang dibuat oleh ahli-ahli antropologi mengenai Antropologi Kesehatan seperti tersebut di atas, maka dapat disimpulkan bahwa Antropologi Kesehatan mencakup:
1. Mendefinisikan secara komprehensif dan interpretasi berbagai macam masalah tentang hubungan timbal-balik biobudaya, antara tingkah laku manusia dimasa lalu dan masa kini dengan derajat kesehatan dan penyakit, tanpa mengutamakan perhatian pada penggunaan praktis dari pengetahuan tersebut; 2. Partisipasi profesional mereka dalam program-program yang bertujuan memperbaiki derajat kesehatan melalui pemahaman yang lebih besar tentang hubungan antara gejala bio-sosial-budaya dengan kesehatan, serta melalui perubahan tingkah laku sehat kearah yang diyakini akan meningkatkan kesehatan yang lebih baik.

SEJARAH PERKEMBANGAN ANTROPOLOGI KESEHATAN


PERKEMBANGAN PENGETAHUAN ANTROPOLOGI KESEHATAN, JIKA DILIHAT DARI LINTASAN WAKTU, SBB:

Tahun 1849: Rudolf Virchow, ahli patologi Jerman terkemuka, pada tahun 1849 menulis bahwa jika kedokteran merupakan ilmu pengetahuan tentang manusia yang sehat maupun yang sakit, maka apa pula ilmu yang merumuskan hukum-hukum sebagai dasar struktur sosial, untuk menjadikan efektif hal-hal yang inheren dalam manusia itu sendiri sehingga kedokteran dapat melihat struktur sosial yang mempengaruhi kesehatan dan penyakit, maka kedokteran dapat ditetapkan sebagai antropologi.

Namun demikian tidak dapat dikatakan bahwa Vichrow berperan dalam pembentukan asal-usul bidang Antropologi Kesehatan tersebut, munculnya bidang baru memerlukan lebih dari sekedar cetusan inspirasi yang cemerlang. Tahun 1953: Sejarah pertama tentang timbulnya perhatian Antropologi Kesehatan terdapat pada tulisan Caudill berjudul Applied Anthropology in Medicine. Tulisan ini merupakan tour the force yang cemerlang , tetapi meskipun telah menimbulkan antusiasme, tulisan itu tidaklah menciptakan suatu subdisiplin baru.

Tahun 1963 Sepuluh tahun kemudian, Scoth memberi nama/judul Antropologi Kesehatan dan Paul membahas materi Antropologi Kesehatan dalam suatu artikel mengenai kedokteran dan kesehatan masyarakat. Setelah itu baru ahli-ahli antropologi Amerika benar-benar menghargai implikasi dari penelitian-penelitian tentang kesehatan dan penyakit bagi ilmu antropologi. Pengesahan lebih lanjut atas subdisiplin Antropologi Kesehatan ini adalah dengan munculnya tulisan yang dibuat Pearsall (1963) yang berjudul Medical Behaviour Science yang berorientasi pada antropologi, sejumlah besar (3000 judul) dari yang terdaftar dalam bibliografi tersebut tak diragukan lagi menampakan pentingnya sistem medis bagi Antropologi.

PANDANGAN ORANG TENTANG SAKIT, PENYAKIT, DAN PENGOBATAN


A. Pada zaman pralogis yaitu ketika manusia belum menggunakan cara berpikir logis/rasio/akal secara benar, orang menganggap bahwa sakit itu sesuatu yang menakutkan, kutukan dewa. Misalnya penyakit kusta = kutukan dewa. Seperti pada masyarakat Mesir Kuno, Yunani Kuno, Yahudi Kuno, Indian Kuno B. Pada zaman logis = Pada masyarakat Yunani setelah ditemukan filsafat oleh Socrates dengan muridnya Plato, orang sudah menggunakan akal/rasio untuk mencari dan menemukan cara menyembuhkan penyakit. Orang sudah menggunakan daun-daunan, akar pohon, buah/biji, = bagian dari tumbuh-tumbuhan sebagai obat. Orang tidak lagi berpandangan bahwa sakit itu merupakan kutukan dewa, tetapi karena sebab-sebab tertentu, baik karena berinteraksi dengan alam, hewan, manusia, atau tumbuh-tumbuhan beracun, dan sebagainya. Contoh: masyarakat Cina, Korea, Jepang, Mesir, Yunani, Indian = orang sudah mengenal obat.

PENGARUH ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI


Pada abad pertengahan, zaman Aufklaerung/ Pencerahan dimana manusia diberi kebebasan berpikir sebebas-bebasnya, maka lahirnya ilmu pengetahuan dan teknologi modern. Dimulai dengan penemuan-penemuan baru di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi seperti mesin uap, listrik, dan sebagainya itu, ilmu pengetahuan tentang obat-obatan, kedokteran, dan kesehatan maju pesat hingga sekarang ini. Kajian, temuan, dan pengembangan sains dan teknologi di bidang obat-obatan, kedokteran, dan kesehatan terus berkembang sejalan dengan perkembangan pola pikir manusia. Akan tetapi, perlu diingat bahwa kebebasan manusia perlu dibatasi oleh etika, moral, dan nilai-nilai keagamaan. Peran serta Tuhan Yang Maha Kuasa terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi haruslah diakui. Hindarilah saintisme tanpa moral.

PENGALAMAN DI BERBAGAI MASYARAKAT DAN KULTUR


Pada masyarakat Yunani dan Mesir Kuno, orang sakit kepala dianggap sebagai kemasukan roh setan dan roh itu harus dibuang/dikeluarkan dengan cara memaku kepala orang yang sakit. Di India, seorang yang sakit biasanya dipandang sebagai kena santet, sehingga pengobatannya dilakukan oleh Dukun/Syaman Di Israel, orang sakit ayan, kusta dipandang sebagai pendosa besar dan harus dikucilkan/dibuang bahkan dicibir dan dinista orang. Di Jawa juga orang mengenal sebagai kena santet.

Dalam perkembangan orang sudah mulai sadar, bahwa sakit, penyakit/sumber sakit, dan cara penyembuhan adalah dengan cara yang benar = ilmu pengobatan modern/kedokteran Inilah perkembangan pola pikir manusia = kebudayaan = peradaban manusia terus berkembang tanpa henti. Oleh karena itu, sebagai calon dokter haruslah terus mengembangkan ilmu kedokteran dengan kajiankajian, temuan-temuan, dan rekayasa-rekayasa dengan menggunakan teknologi canggih.

KESEHATAN DALAM BUDAYA


PERKEMBANGAN ILMU KEDOKTERAN YANG DEMIKIAN PESAT, SEBAB MANUSIA ITU BERBUDAYA HANYA MANUSIA YANG MEMILIKI KEBUDAYAAN PERKEMBANGAN KEBUDAYAAN = PERADABAN KEBUDAYAAN DIPEROLEH MELALUI: BELAJAR, MENIRU, INTERAKSI DENGAN MANUSIA/MASYARAKAT LAIN, TETAPI JUGA MELALUI CARA BERPIKIR BENAR, MELAKUKAN PENELITIAN UNTUK MENEMUKAN CARA / TEKNOLOGI YANG TEPAT, CEPAT, DAN EFEKTIF DALAM MENDETEKSI SAKIT, PENYAKIT, DAN CARA PENGOBATANNYA PERADABAN MELIPUTI SELURUH ASPEK KEHIDUPAN MANUSIA YANG DIPEROLEH MELALUI INTERAKSI ANTAR BUDAYA MANUSIA

PERKEMBANGAN ILMU KEDOKTERAN SAMA CEPATNYA DENGAN PERKEMBANGAN SEJARAH PERADABAN MANUSIA. SEMAKIN TINGGI PERADABAN SEBUAH MASYARAKAT SEMAKIN TINGGI PULA ILMU PENGOBATAN DAN KEDOKTERANNYA DI CINA, INDIA, INDIAN, MESIR, PADA ZAMAN DAHULU MEMILIKI ILMU PENGOBATAN SEKALIPUN ILMU KEDOKTERANNYA MASIH KUNO. ILM-ILMU PENGOBATAN KUNO YANG DILAKUKAN OLEH AHLI PENGOBATAN TRADISIONAL JUGA MEMILIKI ARTI YANG SANGAT PENTING DI CINA DIKENAL DENGAN SINSHE, AKUPUNTUR, JUGA DI JEPANG DAN INDIA DI INDONESIA DIKENAL DENGAN JAMU KEBENARAN PENGOBATAN SEPERTI INI PERLU DILAKUKAN KAJIAN TERUS-MENERUS UNTUK MENGUJI KEEFEKTIFAN, KETEPATAN, DAN KEMANJURANNYA. MANJUR = KEMAMPUAN UNTUK MENYEMBUHKAN SECARA TEPAT, CEPAT, DAN BENAR/LOGIS ILMU KEDOKTERAN GIGI JUGA DEMIKIAN

PENGOBATAN GIGI
GIGI ADALAH SALAH SATU ORGAN TUBUH MANUSIA YANG MEMILIKI FUNGSI SANGAT PENTING UNTUK MENGUNYAH MAKANAN SEBELUM DITELAn DAN MEMBANTU PENCERNAAN DALAM PERUT/USUS GIGI JUGA BERFUNGSI SEBAGAI SENJATA ZAMAN MODERN GIGI JUGA MEMPERINDAH TUBUH YANG PALING POKOK, GIGI BERFUNGSI SEBAGAI PENGUNYAH DAN SENJATA TERUTAMA BINATANG. OLEH KARENA ITU, BINATANG DAN MANUSIA SANGAT MENJAGA GIGINYA ITU, TERUTAMA MANUSIA YANG MEMILIKI KEBUDAYAAN. SEHINGGA BEBERAPA MASYARAKAT MEMPUNYAI CARA UNTUK MENJAGA DAN MERAWAT GIGI DAN TEMPAT DIMANA GIGI ITU BERADA YAITU MULUT

DI INDONESIA MEMPUNYAI CARA UNTUK MENJAGA DAN MERAWAT KESEHATAN GIGI DAN MULUT SECARA TRADISIONAL: PANGUR/MEMOTONG GIGI, NGINANG = MAKAN SIRIH PINANG APA DAN MENGAPA? PANGUR GIGI = RITUAL POTONG GIGI GADIS MUDA BELIA SEBELUM KAWIN. MEMOTONG GIGI = BAGIAN DARI RITUAL UNTUK MENUNJUKKAN SEORANG GADIS ITU SUDAH DEWASA. MEREKA YANG BELUM MEMOTONG GIGI TIDAK BOLEH KAWIN. JIKA SEBELUM MEMOTONG GIGI SUDAH MELAKUKAN HUBUNGAN SEXUAL DIKENAI DENDA HAL INI UNTUK MENCEGAH KAWIN MUDA UNTUK MENJAGA KESIAPAN FISIK DAN MENTAL PEREMPUAN SEBELUM KAWIN, KESEHATAN SI IBU DAN BAYI MEMOTONG GIGI = MEMPERKUAT AKAR GIGI/AKAR GIGI SEMAKIN PANJANG?

MAKAN SIRIH PINANG = MEMINANG DAN NGINANG MEMINANG = MELAMAR GADIS YANG SUDAH MAKAN SIRIH PINANG SETELAH PANGUR NGINANG = SIRIH ANTI BIOTIKA; KAPUR MEMPERKUAT ZAT KAPUR PADA GIGI, PINANG MEMPERKUAT DAYA SEXUAL/ALAT REPRODUKSI NGINANG = HUBUNGAN SOSIAL/MEMPERKUAT KOHESI SOSIAL

Anda mungkin juga menyukai