Anda di halaman 1dari 29

05/12/2012 1

GI-LUT
DR ANING
SUSILOWATI
05/12/2012 2

PEMERIKSAAN PADA PENDERITA
3SUBYEKTIF
3OBYEKTIF
DPEMERIKSAAN SUBYEKTIF DILAKUKAN dg CARA ANAMNESA
ANAMNESA IALAH MENGAJUKAN PERTANYAAN YG TERARAH,
SEHINGGA DIDAPATKAN FAKTOR PENTING DALAM
MENEGAKKAN DIAGNOSA.

BILA GIGI SAKIT E
- GIGI MANA YG SAKIT ?
- SUDAH BERAPA LAMA ?
- KAPAN SAKITNYA ?
- BAGAIMANA SAKITNYA ?
BILA ADA BENGKAK E
- SEJAK KAPAN BENGKAK
- HUBUNGAN DG SAKIT GIGI
- MEMBESAR Sec CEPAT atau LAMBAT

05/12/2012 3
D PEMERIKSAAN OBYEKTIF
PEMERIKSAAN EKSTRA ORAL
PEMERIKSAAN INTRA ORAL
PEMERIKSAAN EKSTRA ORAL :
BILA ADA PEMBENGKAKAN REGIO PEMBENGKAAN
NYERI ATAU TIDAK
KONSISTENSI
FLUKTUASI
PINGGIRAN RAHANG
KRIPITASI
=PEMERIKSAAN INTRA ORAL :
INSPEKSI
SONDAGE
*PERKUSI
+TEKANAN
4THERMIS
^ MORBILITY PALPASI
O X-RAY PHOTO

05/12/2012 4
ALAT yg DIPAKAI pd WAKTU PEMERIKSAAN INTRA ORAL :

KACA MULUT / MOUTH MIRROR

SONDE

EXCAVATOR

PINSET


05/12/2012 5
Pengertian : ANOMALI GIGI adl suatu penyimpangan dari bentuk normal
Faktor-faktor Penyebab :
- HEREDITAIR
- Gangguan pd. Waktu pertumbuhan, perkembangan gigi
I. Anomali berdasarkan jumlah, ada 2 macam :
- Anodontia lengkap ;
- Anodontia sebagian.
^ Gigi lebih / Super numerary teeth
- Mesioden : gigi yg. Terdapat diantara gigi Insisivus IRA
- Distomolar / paramolar : gigi yg. Terdapat di distal molar dua
atas atau molar 2
^ Gigi tidak erupsi ( impaksi ) gigi terpendam dlm. Rahang
^ Agenisi, tidak terbentuknya satu benih gigi.
II. A. Anomali bentuk mahkota
1. Geminasi atau kembar.
Gigi yg membelah pada mahkota, biasanya mempunyai satu
akar
2. Fusion.
Gigi 2 (dua) menjadi 1 (satu).

KELAINAN / ANOMALI GIGI
05/12/2012 6
B. Anomali bentuk akar.
- Dilaserasi : akar dan mahkota gigi yg. Sangat bengkak.

III. Anomali dalam ukuran.
- Mikrodontia : gigi dg. Ukuran lebih kecil dari ukuran normal.
- Makrodontia : gigi dg. Ukuran lebih besar dari ukuran normal.
IV. Anomali posisi gigi.
- linguo versi
- buko versi
- rotasi
V. Anomali Struktur Gigi.
Tanda-tanda : warna kuning / coklat
Email berlubang dan kasar

05/12/2012 7
KERUSAKAN JARINGAN GIGI
KERUSAKAN GIGI dpt. DISEBABKAN a.l. :
1. Non Bakterial.
a. trauma : karena kecelakaan
terbentur benda keras
terpukul
Dampak dari hal tersebut di atas dpt. Menyebabkan gigi patah dan
menimbulkan kerusakan pada bagian-bagian gigi a.l. :
;email gigi
;email gigi dan dentin
;gigi patah/pecah shg. Pulpanya kelihatan
;akar gigi patah ttp. Gigi masih ditempatnya
;sebagian tulang alvealus patah & gigi keluar dari tempatnya.

b. mekanis.
=menggosok gigi yg. Salah abrasi kerusakan di daerah
cervical sebelah labial
=proses pengunyahan atrisi
c. kimia.
- obat-obatan

05/12/2012 8
2. BAKTERIAL
Kerusakan yang diakibatkan oleh hasil kerja bakteri karies dentis

Karies gigi adalah suatu proses kerusakan struktur gigi yang kronis
yang ditandai dengan demineralisasi bagian anorganik (email) dan
kerusakan bagian organik (dentin).

Teori ASIDOGENIK.
Teori yang didasarkan pada peranan asam yang dihasilkan dari
makanan yang dihancurkann bakteri (bakteri acydophyllus)
bakteri
Gigi+makanan asam

Asam ini kemudian menghancurkan lapisan gigi yang paling keras
Faktor-faktor yang membantu terjadinya karies:
1. gigi
2. Saliva
3. Makanan

1. Campuran bahan pembentuk gigi
Bentuk morfologi gigi
posisi gigi dalam deretan gigi


05/12/2012 9
2. SALIVA
+ derajat keasaman
+ jumlah / volume
+ faktor anti bakteri

3. MAKANAN
- macam / jumlah
- kandungan karbohidrat
- kandungan vitamin


05/12/2012 10
PENYAKIT GIGI DISEBABKAN KARENA KARIES
CIRRITATIO PULPAE
CHYPERAEMIA PULPAE
CPULPILIS : ACUT - PARTIALIS
- TOTALIS
KRONIS
CGANGRAEN
CPERIODONTITIS APIKALIS
GIGI MATI : - NEKROSE
- GANGRAEN
PERIODONTITIS APIKALIS KARIES
PERIODONTITIS MARGINALIS : TRAUMA
CALCULUC
RETRAKSI GINGIVA
05/12/2012 11
IRRITATIO PULPAE

ANAMNESA : - TIDAK ADA KELUHAN
- LINU BILA MAKAN / MINUM DINGIN, MANIS, ASAM
ATAU BILA TERKENA SIKAT GIGI
- BILA RANGSANGAN DIHILANGKAN, AKAN SEGERA
HILANG LINUNYA.

PEMERIKSAAN OBYEKTIF :
EPEMERIKSAAN E.O : T.A.K
EPEMERIKSAAN I O : PADA GIGI YBS.
INSPEKSI : KARIES
SONDAGE : KARIES SUPERFICIALIS
LINU, SONDE DIANGKAT, RASA LINU
HILANG
PERKUSI : -
TEKANAN : -
ETHERAPY : PRO KONSERVASI ( ditambal ).

05/12/2012 12
HYPERAEMIA PULPAE
ANAMNESA : - TERASA LINU BILA TERKENA MAKANAN / MINUMAN
MANIS, ASAM, DINGIN
RASA LINU HILANG, 1 MENIT SETELAH PENYEBAB
DIHILANGKAN
- KADANG-KADANG SAKIT, BILA KEMASUKAN
MAKANAN tetapi RASA SAKIT AKAN HILANG BILA
RANGSANGAN ITU DIHILANGKAN.
- TIDAK ADA RASA SAKIT SPONTAN.
PEMERIKSAAN OBYEKTIF :
OPEMERIKSAAN EKSTRA ORAL : T.A.K
OPEMERIKSAAN INTRA ORAL : PADA GIGI YBS.
- INSPEKSI : KARIES
- SONDAGE : KARIES MEDIA, LINU
RASA linu hilang +/- 1 menit setelah
sonde diangkat.
- PERKUSI : -
- TEKANAN/DRUK : -
- PALPASI : -
OTHERAPY : PRO KONSERVASI.


05/12/2012 13
PULPITIS PARTIALIS ACUT
Yang dimaksud dengan pulpitis partialis adalah keadaan
dimana se-bagian dari Pulpa mengalami peradangan
ANAMNESA : - RASA SAKIT SPONTAN ( rasa sakit yg. Timbul tanpa
ada rangsangan ).
- SAKIT PADA WAKTU MAKAN, MINUM
- PENDERITA MASIH BISA MENUNJUKKAN GIGINYA yg.
SAKIT.
PEMERIKSAAN OBYEKTIF :
- E.O : T.A.K
- I.O : INSPEKSI : KARIES
SONDAGE : KARIES PROFUNDA, SAKIT
PERKUSI : +
TEKANAN : -
PALPASI : -

THERAPY : PRO KONSERVASI, dg. PERAWATAN SYARAF


05/12/2012 14
PULPITIS KRONIS
ANAMNESA : - TIDAK ADA KELUHAN RASA SAKIT
- SAKIT BILA ADA MAKANAN yg. MASUK KEDALAM
CAVITA (CARIES)
PEMERIKSAAN OBYEKTIF :
- E O : T.A.K
- I O : Pd. GIGI yg. BERSANGKUTAN
INSPEKSI : CARIES
TERDAPAT BANYAK KARANG GIGI
SONDAGE : CARIES PROFUNDA
PULPA SUDAH TERBUKA pd SONDAGE AGAK
dlm. BARU TERASA
SAKIT
PERKUSI : -
TEKANAN : -
PALPASI : -

THERAPY : PRO KONSERVASI dg. PERAWATAN
URAT SYARAF.
05/12/2012 15
PULPA POLIEP
= PULPITIS KRONIS HYPERPLASTIKA
= PULPITIS KRONIS GRANULOMATOSA
ANAMNESA : - TIDAK ADA KELUHAN RASA SAKIT
- RASA SAKIT MUNGKIN TERJADI, BILA TERSENTUH
MAKANAN
PERMERIKSAAN OBYEKTIF :
E.O : T.A.K
I.O : PADA GIGI YANG BERSANGKUTAN
INSPEKSI - TERLIHAT CARIES
- PADA CAVITA TERLIHAT TONJOLAN POLIEP, WARNA
MERAH, PERMUKAAN TIDAK
RATA
SONDAGE : CARIES PROFUNDA
POLIEP BILA TERSENTUH SONDE MUDAH BERDARAH,
SAKIT.
PERKUSI : -
TEKANAN : -
PALPASI : -
THERAPY : PRO KONSERVASI, DENGAN PERAWATAN URAT SYARAF
O BIASANYA TERJADI PADA ANAK-ANAK = 10 15 Tahun

05/12/2012 16
GINGIVA POLIEP
E POLIEP BERASAL DARI GINGIVA
E PERMUKAAN HALUS
E WARNA MERAH MUDA SEPERTI GINGIVA
E TIDAK MUDAH BERDARAH
E TERDAPAT PADA CARIES APROXIMAL
E GIGI BISA VITAL ATAU NON VITAL
E THERAPY : VITAL TUMPATAN
NON VITAL EXTRACTIE
PULPA POLIEP GINGIVA POLIEP
05/12/2012 17
GANGRAEN PULPA = GP

Jaringan Pulpa dlm. keadaan membusuk, karena adanya kuman
Merupakan proses lebih lanjut dari Pulpitis Totalis.
Gejala : bau tidak sedap
bila makan panas terasa sakit
Pemeriksaan :
=GIGI BERUBAH WARNA
=CARIES PROFUNDA, PULPA TERBUKA
=THEMIS : -
=PERKUSI : -
=TEKANAN : -
=BAU BUSUK ( Gas indol & Skatal )
Therapy GIGI DEPAN : DIRAWAT
EXTRACTIE
KALAU SAKIT Periodontitis Apikalis akut
GANGRAEN PULPA Ada Mahkota
GANGRAEN RADIX Sisa Akar




05/12/2012 18
ABSES RONGGA MULUT
E SEREUS PERIOSTITIS
E SUB MUKOSA ABSES
E SUB GINGIVA ABSES
E PALATINAL ABSES
E PERIMANDIBULAR ABSES
E PHLEGMON DASAR MULUT
E OSTEOMYELITIS
E SUB CUTAN ABSES
SEREUS PERIOSTITIS
; EKSTRA ORAL :
- MUKA ASYNETRI
- PEMBENGKAKAN SUDAH 1 3 HARI
- PEMBENGKAKAN DIFFUS yi. BATASNYA TIDAK JELAS
- WARNA KULIT NORMAL
- SUHU SETEMPAT NORMAL
- PALPASI SAKIT.


05/12/2012 19
; INTRA ORAL :
- GIGI GANGRAEN
- BUCCAL FOLD BELUM TERANGKAT
; RO :
- RADIOLUSCENCY pd. DAERAH APEX GIGI
; THERAPY :
- PEMBERIAN OBAT-OBATAN : - ANTIBIOTIKA
- ANALGESIK
- KALAU PEMBENGKAKAN SUDAH HILANG, GIGI PENYEBAB
DICABUT.
SUB MUKOSA ABSES.
= EKSTRA ORAL :
- MUKA ASYMETRI
- PEMBENGKAKAN +/- 3 7 HARI
- PALPASI SAKIT
- PEMBENGKAKAN BERBATAS
- SUHU MENINGKAT
- TERDAPAT INTI.
05/12/2012 20
= INTRA ORAL :
- GIGI GANGRAEN
- BUCCAL FOLD TERANGKAT
- ADA FLUKTUASI
= RO :
- RADIOLUSCENCY pd. DAERAH PERIAPIKAL BATAS td. BEGITU
JELAS.
= THERAPY :
- INCISI INTRA ORAL
- ANTIBIOTIKA DAN ANALGESIK
- SETELAH PEMBENGKAKAN HILANG EKSTRAKSI GIGI
PENYEBAB.
05/12/2012 21
PALATINAL ABSES
EKSTRA ORAL : TIDAK ADA ASYMETRI WAJAH
INTRA ORAL :
- GIGI GANGRAEN / GIGI GOYANG
- PEMBENGKAKAN pd. MUKOSA PALATUM BATAS JELAS.
- PEMBENGKAKAN +/- 3 7 HARI
- PALPASI SAKIT.
Pada stadium lebih lanjut, bila palatinal td. Dirawat maka nanah
akan keluar melalui marginal.
THERAPY : - INCISI INTRA ORAL
- ANTIBIOTIKA ANALGESIK
- PEMBENGKAKAN HILANG EKTRAKSI


05/12/2012 22
SUB GINGIVA ABSES
EKSTRA ORAL : TIDAK ADA ASYMETRI WAJAH.
INTRA ORAL :
- PEMBENGKAKAN DAERAH GUSI
- TERDAPAT FLUKTUASI
- KADANG-KADANG TERDAPAT FISTLE.
THERAPY :
- INCISI INTRA ORAL
- ANTIBIOTIKA, ANALGESIK
- BILA ADA GIGI GANGRAEN, PEMBENGKAKAN HILANG
EKSTRAKSI.
05/12/2012 23
PERIMANDIBULAR ABSES
E PENYEBAB : GIGI POSTERIOR TAHANG BAWAH.
E EKSTRA ORAL :
- PEMBENGKAKAN pd. DAERAH TEPI BAWAH MANDIBULA
- PEMBENGKAKAN KERAS
- PINGGIRAN RAHANG TIDAK TERABA.
- WARNA KULIT LEBIH MERAH
- SUHU SETEMPAT PANAS
- PALPASI SAKIT.
E INTRA ORAL :
- TRISMUS
- TAK ADA PEMBENGKAKAN
- GIGI dlm. KEADAAN PERIODONTITIS
E THERAPI :
- FLUKTUASI INCISI EKSTRA ORAL
- ANTIBIOTIKA DOSIS TINGGI, ANALGESIK
- PERBAIKAN GIZI
- ISTIRAHAT CUKUP bila perlu masuk rumah sakit
- EKSTRAKSI GIGI PENYEBAB.
05/12/2012 24
PHLEGMON
PENYEBAB : GIGI RAHANG BAWAH
EKSTRA ORAL :
- PEMBENGKAKAN pd. DASAR MULUT
- WARNA KULIT MERAH
- PALPASI SAKIT
INTRA ORAL :
- TERJADI PENGANGKATAN LIDAH
THERAPY :
- MASUK RUMAH SAKIT SECEPATNYA
- BISA TERJADI : - ASPHYXIA
- DISPHAGI
05/12/2012 25
EKSTRA ORAL :
- MUKA ASYMETERI
- PALPASI SAKIT
- SUHU MENINGKAT
- BATAS JELAS
- BERINTI
- FLUKTUASI +
INTRA ORAL :
- GIGI GANGRAEN
- BUCCAL FOLD TAK TERANGKAT
THERAPY :
- INCISI EKSTRA ORAL
- ANTIBIOTIKA, ANALGESIK
- EKSTRAKSI GIGI PENYEBAB.
05/12/2012 26
ANAESTHESI LOKAL
SURFACE .A.
SUNTIK : - INFILTRASI .A.
- MANDIBULAR BLOK .A.
=OBAT YANG DIPAKAI : - LIDOCAIN 2 cc
- ADRENALIN
FUNGSI ADRENALIN :
E VASO KOSTRIKTOR
; Mengurangi pendarahan
; Obat pengaruhnya lama
; Mulai kerja obat cepat
E Mencegah terjadinya shock, bila penderita tidak tahan
LIDOCAIN.
KONTRA INDIKASI : - Hypertensi ;
- Penyakit Jantung
- Diabetes Mellitus

05/12/2012 27
ANAESTHESI LOKAL.
1.SURFACE / TOPIKAL A
2.INFILTRASI A
3.MANDIBULAIR BLOK A
INDIKASI.
OUntuk : - Gigi Persistensi
- Gigi Goyang
- Perforasi Radix
OUntuk : - Gigi Anterior R.B
- Semua Gigi R.A
OUntuk : - Gigi Posterior R.B
= TEHNIK / CARA.
1. Dua bagian kapas disemprot CHLORETHYL, kemudian
diletakkan pd. Gingiva di- jepitkan pd. Gigi yg.
Akan dicabut Gingiva menjadi pucat, kemudian baru
Ekstraksi.

05/12/2012 28



Lidah
Bibir
Spuit
Tulang
05/12/2012 29