Anda di halaman 1dari 71

1.1. Umum.

Pneumatik berasal dari bahasa Yunani yaitu PNEUMA yang berarti nafas, udara atau angin. Semua sistem yang menggunakan tenaga yang disimpan dalam bentuk udara yang dimampatkan, dengan tujuan untuk menghasilkan suatu kerja yang disebut dengan sistem Pneumatik. Dalam penerapannya, sistem pneumatic banyak digunakan sebagai sistem automasi.

a. Rem b. Buka dan tutup Pintu c. Pelepas dan penarik rodaroda pendarat pesawat. d. Klakson e. Dan lain-lain

kerja mudah didapat dan ditransfer b. Sumbernya melimpah c. Dapat disimpan dengan baik d. Penurunan tekanan relatif lebih kecil dibandingkan dengan sistem hidrolik. e. Viskositas fluida yang lebih kecil sehingga gesekan dapat diabaikan. f. Aman terhadap kebakaran.

a.Fluida

a.Gangguan suara yang bising b. Tekanannya tidak stabil c.Gaya yang ditransfer terbatas d.Dapat terjadi pengembunan. e. Daya yang dihasilkan relatif kecil f. Membutuhkan modal awal yang relatif besar

a. Sistem tekanan tinggi b. Sistem tekanan sedang c. Sistem tekanan rendah

Untuk sistem tekanan tinggi, udara biasanya disimpan dalam tabung metal (Air Storage Cylinder) pada range tekanan dari 1000 3000 Psi, tergantung pada keadaan sistem. Tipe dari tabung ini mempunyai 2 Klep, yang mana satu digunakan sebagai klep pengisian, dasar operasi Kompresor dapat dihubungkan pada klep ini untuk penambahan udara kedalam tabung. Klep lainnya sebagai klep pengontrol. Klep ini dapat sebagai klep penutup dan juga menjaga terperangkapnya udara dalam tabung selama sistem dioperasikan.

Sistem Pneumatik tekanan sedang mempunyai range tekanan antara 100 150 Psi, biasanya tidak menggunakan tabung udara. Sistem ini umumnya mengambil udara terkompresi langsung dari motor kompresor.

Tekanan udara rendah didapatkan dari pompa udara tipe Vane. Demikian pompa udara mengeluarkan tekanan udara secara kontinu dengan tekanan sebesar 1 10 Psi. ke sistem Pneumatik.

SISTEM PENGGERAK PNEUMATIK DAN HIDRAULIK

Sistim penggerak
Sistim penggerak adalah elemen /bagian sistim

pengatur yang bertanggung jawab untuk berpindah keluar dari sebuah mikroprosesor atau sistim pengatur ke dalam sebuah pengatur gerakan pada sebuah mesin atau sebuah perencanaan. Sebagai contoh, kita ketahui sebuah alat elektrik dari pengatur yang dapat memindahkan kedalam sebuah garis gerak untuk memindahkan sebuah beban.

Magnet

Gap

Flapper

Currentinput

Pivot Supply

Gambar 5.1

Output

Setelah udara yang dikompresi melewati unit Oil and Water Trap dan unit Dehydrator, akhirnya udara yang dikompresi akan melewati Filter untuk memisahkan udara dari kemungkinan adanya debu dan kotoran yang munkin tedapat didalam udara.

Fungsi dari Oil and Water Trap adalah sebagai pemisah oli dan air dari udara yang masuk dari kompresor. Jumlah air persentasenya sangat kecil dalam udara yang masuk kedalam sistem Pneumatik, tetapi dapat menjadi penyebab serius dari tidak berfungsinya sistem.

dehydrator adalah alat yang berfungsi sebagai pemisah kimia untuk memisahkan sisa uap lembab yang mana boleh jadi tertinggal pada saat udara melewati unit Oil and Water Trap.

Kompresor digunakan untuk menghisap udara di atmosfer dan menyimpannya kedalam tangki penampung atau receiver. Kondisi udara dalam atmosfer dipengaruhi oleh suhu dan tekanan. Setelah disimpan didalam tangki, maka udara dari tangki dapat disupply keseluruh bagian yang memerlukan.

Sistem tekanan udara siap masuk pada tekanan tinggi menambah tekanan pada bilik dan mendesak beban pada piston.

Restrictor adalah tipe dari pengontrol klep yang digunakan dalam sistem Pneumatik, Restrictor yang biasa digunakan ada dua (2) tipe, yaitu tipe Orifice dan Variable Restrictor.

Aktuator
Aktuator : pemacu gerak yang dihubungkan ke

sendi (joint) dari lengan robot, gerak end efector dll. Aktuator tenaga elektris, biasanya digunakan solenoid, motor arus searah. sifat mudah diatur dengan torsi kecil sampai sedang. Aktuator tenaga hidrolik. torsi yang besar konstruksinya sukar. Aktuator tenaga pneumatik. sukar dikendalikan Aktuator Lainnya : piezoelectric,magnetic,ultra sound, SMA

Actuator dan Output


Actuator adalah bagian terakhir dari output

suatu sistem kontrol pneumatik. Output biasanya digunakan untuk mengidentifikasi suatu sistem kontrol ataupun aktuator.

Pada pneumatik, jenis aktuator ada bermacam-macam


a. Aktuator gerakan linier: - Single acting cylinder (silinder aksi tunggal) - Double acting cylinder (silinder aksi ganda) b. Aktuator gerakan berputar: - Motor yang digerakkan oleh udara. Motor pneumatik adalah suatu peralatan pneumatik yang menghasilkan gerakan putar yang sudut putarnya tidak terbatas bila terhadap peralatan ini dialiri udara yang dimampatkan. Ada 4 jenis motor pneumatik, yaitu piston motors, sliding vane motors, gear motors, turbin. - Aktuator yang berputar/gerakan putar.

Bahaya dalam sistem pneumatic dapat berasal dari A.kurang terpeliharanya dengan baik kompressor faulty relief valve. B.Perangkat beroperasi pada tekanan yang berlebihan, yang dapat menimbulkan ledakan. C.Tekanan tinggi dengan sistem koneksi buruk D.Instalasi listrik tidak tersusun dengan rapi.

Struktur pneumatic adalah suatu sistem struktur yang memperoleh kestabilannya dari tekanan internal yang lebih tinggi dibandingkan dengan tekanan eksternal.

1.

Perawatan sistem Pneumatik terdiri dari memperbaiki, mencari gangguan, pembersihan dan pemasangan komponen, dan uji coba pengoperasian. Tindakan pencegahan untuk menjaga udara dalam sistem selalu terjaga kebersihannya. Saringan dalam komponen harus selalu dibersihkan dari partikelpartikel metal yang mana hal tersebut dapat menyebabkan keausan pada komponen. Setiap memasang komponen Pneumatik harus dijaga kebersihannya dan diproteksi dengan pita penutup atau penutup debu dengan segera setelah pembersihan. Memastikan ketika memasang kembali komponen tidak ada partikel metal yang masuk kedalam sistem.

2.

3.

4.

Sangat penting mencegah masuknya air, karena dapat menjadi penyebab sistem tidak dapat memberikan tekanan. Operasi dalam temperatur rendah, walaupun terdapat jumlah air yang sangat kecil dapat menjadi penyebab serius tidak berfungsinya sistem. Setiap tahap perawatan harus memperhatikan masuknya air kedalam sistem. Kebocoran bagian dalam komponen, selama kebocoran pada O-Ring atau posisinya, yang mana ketika pemasangan tidak sempurna atau tergores oleh partikel metal atau sudah batas pemakaian.

5.

Bertahun-tahun lalu manusia telah menemukan kekuatan dari perpindahan air, meskipun mereka tidak mengetahui hal tersebut merupakan prinsip hidrolik. Sejak pertama digunakan prinsip ini, mereka terus menerus mengaplikasikan prinsip ini untuk banyak hal untuk kemajuan dan kemudahan umat manusia. Hidrolik mesin adalah mesin dan peralatan yang menggunakan cairan kuasa untuk melakukan pekerjaan.

Sistem hidrolik banyak memiliki keuntungan. Sebagai sumber kekuatan untuk banyak variasi pengoperasian. Keuntungan sistem hidrolik antara lain: 1. Mudah dalam pemasangan 2. Sedikit perawatan 3. Sistem hidrolik hampir 100 % efisien, bukan berarti mengabaikan terjadinya gesekan fluida. 4. Dapat mentransfer energi dalam jumlah yang besar.

Hidrolik berasal dari bahasa asing, yaitu hidra yang berarti zat cair . Hidrolic adalah ilmu yang mempelajari gejalagejala dan efektifitas yang ditimbulkan oleh zat cair. ilmu pergerakan fluida, tidak terbatas hanya pada fluida air. Jarang dalam keseharian kita tidak menggunakan prinsip hidrolik, tiap kali kita minum air, tiap kali kita menginjak rem kita mengaplikasikan prinsip hidrolik. Untuk mengerti prinsip hidrolik kita harus mengetahui perhitungan dan beberapa hukum yang berhubungan dengan prinsip hidrolik.

Area adalah luas permukaan dari suatu bidang (in2, m2)

Force atau gaya adalah jumlah dorongan atau tarikan pada objek (lb, kg) force atau gaya juga dapat didefenisikan sebagai sesuatu yang dapat menyebabkan benda bergerak, diam, dan berubah bentuk.

Unit pressure atau unit tekanan adalah jumlah tekanan dalam satu unit area (lb/in2, Psi)

Stroke (panjang langkah) adalah jarak yang diukur berdasarkan pergerakan piston dalam silinder (in, m) Stroke ini, juga terkadang diperhitungkan untuk menentukan daya dan kinerja suatu mesin.

Volume diukur berdasarkan jumlah dalam in3, m3 yang dihitung berdasarkan jumlah fluida dalam reservoir atau dalam pompa. Volume ini, sangat dibutuhkan dalam segala kegiatan pneumatic dan hidraulic.

Pada umumnya ciri-ciri fluida adalah dapat mengalir, dapat dimampatkan, memiliki viskositas. Fluida yang digunakan dalam bentuk liquid atau gas. Fluida yang digunakan dalam sistem hidrolik umumnya oli.

p = po + gh.
Prinsip Pascal, tekanan yang dipakaikan kepada suatu fluida tertutup diteruskan tanpa berkurang besarnya kepada setiap bagian fluida dan dinding-dinding yang berisi fluida tersebut. Hasil ini adalah suatu konsekuensi yang perlu dari hukum-hukum mekanika fluida, dan bukan merupakan sebuah prinsip bebas.

Aktuator Hidrolik
Gerakan linier Daya besar tanpa gear Efisiensi rendah

Weight

Piston Pressure reliev valve Non return valve

Motor

P u m p

Return

s u m p

OIL

Storage silinder

Air intake
Filter Silencer Compresor

Pressure relief valve

Cooler

Moisture sparator

Motor

A P B P

Extand
T

Retract

(a)

(b)

T A

(a.Katup4/3)

P T (b.Katup4/3tertutupposisi B menengah)

(c.Katup4/3posisimenengah)

Operasi Tombol

Operasi Rol

Garis Operasi

Operasi Pegas

Operasi Tuas

gambar menunjukkan bentuk katup 4/2


A B

Load

Vent

Up

Vent

Down

gambar Katup tekan balik

Cara kerja Hidrolik/Pneumatik Gerak Maju

Cara kerja Hidrolik/Pneumatik Gerak mundur

wHen to uSe HydrauLics

P = F/A
Sebagai contoh, diketahui gaya sebesar 250 lbs mendorong piston dengan luas permukaan 5 in2 maka dapat kita ketahui tekanan F/A = 50 lbs/in2 (psi).

Volume
Jika piston

mempunyai luas permukaan 9 in2 bergerak dengan jarak 12 in dalam silinder. Berapa volume fluida yang dibutuhkan untuk menggerakan piston, menggunakan diagram segitiga diatas maka v = A.l, jadi v= 108 in3.

Dapat kita lihat ilustrasi dari keuntungan mekanik, ketika gaya 100 lbs dihasilkan oleh piston dengan luas permukaan 5 in2, tekanan fluida dapat menjadi 20 psi . dengan tekanan 20 psi pada luas permukaan 12 in2 dapat dihasilkan gaya sebesar 240 lbs.

Motor adalah pesawat yang sering digunakan untuk menghasilkan putaran. Motor umumnya terdiri atas 2 jenis, yaitu motor AC dan motor DC. Motor hidrolik berfungsi untuk mengubah energi tekanan cairan hidrolik menjadi energi mekanik.

Pompa adalah pesawat angkut yang bertujuan untuk memindahkan zat cair, zat cair akan mengalir jika terdapat perbedaan tekanan. Maka tugas pompa adalah membangkitkan perbedaan tekanan tersebut. Pompa umumnya digunakan untuk memindahkan sejumlah volume cairan yang digunakan agar suatu cairan tersebut memiliki bentuk energi.

Katup pada sistem dibedakan atas fungsi, desain dan cara kerja katup itu sendiri. Contoh : katup 3/2 , katup 4/2, katup 2/2, katup 3/2 normally close, katup 3/2 normally open, katup 4/2 normally close, katup 4/2 normally open.

Normally close valve adalah dalam keadaan normal katup berada dalam posisi tertutup.

Normally open valve adalah dalam keadaan normal katup berada dalam keadaan/posisi terbuka.

1.

Perawatan dari sistem hidrolik, memerlukan penggunaan fluida hidrolik yang layak, pemilihan tube dan seal yang layak. Dan kita harus dapat mengetahui bagaimana pengecekan untuk kebersihan nya yang layak. Perbaikan pada sistem hidrolik, adanya satu prosedur perawatan dilakukan pada mekanik hidrolik. Sebelum perbaikan dimulai, spesifikasi tipe fluida harus diketahui . warna dari fluida pada sistem dapat juga digunakan sebagai penentu dari tipe fluida.

2.

3. Perawatan efektif dari sistem hidrolik yang

diperlukan adalah melihat kelayakan seal, tube, selang yang digunakan. Untuk sistem hidrolik (3000 psi) digunakan tube stainless steel, dan untuk sistem hidrolik tekanan rendah dapat digunakan tube dari alumunium alloy.