Anda di halaman 1dari 10

PENGERTIAN PERTUMBUHAN EKONOMI

Pertumbuhan ekonomi adalah proses perubahan kondisi perekonomian suatu negara secara berkesinambungan menuju keadaan yang lebih baik selama periode tertentu. Pertumbuhan ekonomi dapat diartikan juga sebagai proses kenaikan kapasitas produksi suatu perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan nasional. Adanya pertumbuhan ekonomi merupakan indikasi keberhasilan pembangunan ekonomi.

FAKTOR-FAKTOR PERTUMBUHAN EKONOMI


Faktor Sumber Daya Manusia Faktor Sumber Daya Alam Faktor Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Faktor Budaya Sumber Daya Modal

INDIKATOR YANG DIGUNAKAN UNTUK MENGHITUNG TINGKAT PERTUMBUHAN EKONOMI


Tingkat Pertumbuhan PDB (Produk Domestik Bruto )
Tingkat Pertumbuhan PNB (Produk Nasional Bruto)

SUMBER KENAIKAN PERTUMBUHAN EKONOMI Kenaikan penawaran tenaga kerja Kenaikan modal fisik atau sumber daya manusia Kenaikan produktivitas

KINERJA PEMERINTAH
Kebijakan-kebijakan makroekonomi untuk menciptakan stabilitas dan pertumbuhan ekonomi meliputi kebijakan fiskal, (yakni melalui pajak serta pembelanjaannya) dan kebijakan moneter (untuk mempengaruhi suku bunga dan kondisi-kondisi perkreditan). Kebijakan fiskal khusus dirancang untuk memperbesar insentif produksi. Tarif pajak diturunkan di hampir semua negara industri maju, dan program-program Pemerintah sangat fiskalnya terhadap pembelanjaan kegiatan pemerintah dampak dibatasi. kebijakan memperhatikan

menabung, investasi dan

inovasi.

PERAN DAN FUNGSI PEMERINTAH DI BIDANG EKONOMI


Fungsi stabilisasi, yaitu fungsi pemerintah dalam menciptakan kestabilan ekonomi, sosial politik, hukum, pertahanan dan keamanan. Fungsi alokasi, yaitu fungsi pemerintah sebagai penyedia barang dan jasa public, seperti pembangunan jalan raya, gedung sekolah, penyediaan fasilitas penerangan, dan telepon Fungsi distribusi, yaitu fungsi pemerintah dalam pemerataan atau distribusi pendapatan masyarakat.

Pertumbuhan ekonomi merupakan hasil akumulasi kapital dan investasi yang dilakukan terutama oleh sektor swasta yang dapat menaikkan produktivitas perekonomian. Hal ini tidak dapat dicapai atau terwujud bila tidak didukung oleh adanya barang-barang dan pelayanan jasa sosial seperti sanitasi dan program pelayanan kesehatan dasr masyarakat, pendidikan, irigasi, penyediaan jalan dan jembatan serta fasilitas komunikasi, programprogram latihan dan keterampilan, dan program lainnya yang memberikan manfaat kepada masyarakat.

Pemerintah dapat menciptakan semangat atau spirit untuk mendorong faktor pencapaian penawaran pertumbuhan saja, yang

ekonomi yang cepat dan tidak hanya memerlukan


pengembangan menaikkan kapasitas produksi masyarakat, yaitu sumber-sumber alam dan manusia, kapital, dan teknologi;tetapi juga faktor permintaan luar negeri. Tanpa kenaikkan potensi produksi tidak dapat direalisasikan

Kemiskinan, pengangguran dan ketimpangan distribusi pendapatan merupakan permasalahan utama yang dihadapi oleh negara sedang berkembang (NSB), tidak terkecuali Indonesia. Ketiganya saling berkaitan, sehingga upaya pengentasannya tidak bisa dilepaskan satu sama lainnya. Teratasinya ketiga permasalahan ini merupakan indikator penting keberhasilan pembangunan. Tujuan utama pembangunan bukan untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang tinggi saja, melainkan juga pertumbuhan ekonomi yang mampu mengentaskan kemiskinan, menanggulangi ketimpangan distribusi pendapatan dan mengurangi tingkat pengangguran.