Anda di halaman 1dari 23

Laboratorium Ilmu Penyakit Mata Laporan Kasus Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman

PERDARAHAN SUBKONJUNGTIVA OCULI SINISTRA


Oleh : Amaliaturrahmah Pembimbing : dr. Baswara N.E.W., Sp.M

Mata

salah satu organ penting bagi manusia Fungsi mata sebagai salah satu panca indera menerima rangsang sensoris cahaya yang kemudian akan divisualisasikan oleh otak kita dapat memahami keadaan di sekitar

mata merah Kelainan iritasi ringan - perdarahan karena trauma mata merah mata merah juga tidak boleh dianggap sebagai hal yang biasa mata

penampakan mata merah terang hingga gelap pada mata Perdaraha perdarahan akibat rapuhnya pembuluh darah konjungtiva. Darah n terdapat di antara konjungtiva dan sklera subkonjung
tiva

Anatomi mata dan konjungtiva

Perdarahan subkonjungtiva
perdarahan akibat rapuhnya pembuluh darah konjungtiva. Darah terdapat di antara konjungtiva dan sklera

Definisi

terjadi di semua kelompok umur, >> semakin bertambahnya umur Sebuah penelitian : rata-rata usia 30 tahun, Epidemiolo tipe spontan 64.3%, kondisi hipertensi 14,3%, beberapa keadaan kehamilan dan gi proses persalinan

sinonim

bleeding in the eye eye injury ruptured blood vessels blood in the eye bleeding under the conjunctiva bloodshot eye pinkeye

Manifestasi Klinis

Asimptomatik, jarang mengalami nyeri Tampak adanya perdarahan di sklera dengan warna merah terang (tipis) atau merah tua (tebal). Peradangan (-) atau peradangan ringan. Perdarahan akan meluas dalam 24 jam pertama berkurang perlahan ukurannya karena diabsorpsi

patofisiologi
Lapisan terluar yang melapisi sclera Konjungtiva mengandung serabut saraf dan sejumlah besar pembuluh darah yang halus Pembuluh darah pecah perdarahan subkonjungtiva patch konjungtiva merah
dapat terjadi secara spontan, akibat trauma, ataupun infeksi dari pembuluh darah konjungtiva atau episclera yang bermuara ke ruang subkonjungtiva.

Struktur konjungtiva yg halus, sedikit darah dapat menyebar difus di jaringan ikat subkonjungtiva

ETIOLOGI

Idiopatik Manuver Valsalva (seperti batuk, tegang, muntah muntah, bersin) Traumatik Hipertensi Gangguan perdarahan, termasuk penyakit hati atau hematologik, diabetes, SLE, parasit dan defisisensi vitamin C. Berbagai antibiotik, obat NSAID, steroid, kontrasepsi, penggunaan warfarin. Sequele normal pada operasi mata Beberapa infeksi sistemik febril Penggunaan lensa kontak

Diagnosis dan pemeriksaan


Anamnesa : riwayat trauma, riwayat penyakit sebelumnya. Pemeriksaan fisik: ketajaman visual perdarahan subkonjungtiva traumatik, periksa reaktivitas pupil dan mencari apakah ada defek pupil, Pen light: patch kemerahan pada konjungtiva bulbi

Kasus berulang: PT, APTT, darah lengkap

DD
konjungtivitis Konjungtivitis hemoragik akut Sarcoma kaposi

penatalaksanaan
Self limiting disease (1-3 minggu) vasokonstriktor multivitamin

ANAMNESIS
Nama Umur Jenis Kelamin perempuan Pekerjaan Pendidikan Alamat Paci : Ny. D : 29 tahun : : PNS : S1 : Jalan Karang Anamnesis dan pemeriksaan fisik dilakukan tanggal 08 Februari 2012 di Poliklinik mata

Identitas

Keluhan utama Merah pada mata kiri

Mata kiri merah saat bangun tidur mengganjal (+), nyeri (-)

gatal (-), silau (-), air mata berlebih (), demam (-), mual (), muntah (-).

3 hari lalu

Semakin hari pasien mengaku warna merah pada mata kiri meluas pasien mencoba berobat ke Sp.M

Riwayat Penyakit Dahulu :


Riwayat penyakit serupa (-), DM (-), HT (-), hiperkolesterol (-), penyakit hati (-)

Riwayat Penyakit Keluarga :


Tidak ada keluarga yang menderita keluhan serupa

PEMERIKSAAN FISIK
Status Generalis KU: Tampak sakit ringan Kesadaran : CM, GCS E4V5M6 Tanda Vital : TD : 120/70 mmHg N : 82 x/menit RR : 20 x/menit T : 36,8 oC Status Generalis
K/L : dalam batas normal Thoraks : dalam batas normal Abdomen : dalam batas normal Ekstremitas :dalam batas normal

Pemeriksaan Visus Posisi bola mata Pergerakan bola mata silia Palpebra superior Palpebra inferior Konjungtiva bulbi

Oculi Dextra 6/6 simetris bebas ke segala arah nyeri gerak (-) tidak ada kelainan hematom, hiperemis (-), benjolan (-) edem (-) hematom, hiperemis(-), benjolan(-) edem (-) injeksi konjungtiva (-), injeksi siliar (-), perdarahan subkonjungtiva (-)

Oculi Sinistra 6/6 simetris bebas ke segala arah nyeri gerak (-) tidak ada kelainan hematom, hiperemis (-), benjolan (-) edem (-) hematom, hiperemis(-), benjolan(-) edem (-) injeksi konjungtiva(-), injeksi siliar (-), perdarahan subkonjungtiva (+) 11 mm

Kornea
COA Pupil

jernih, edem (-), sikatrik (-), infiltrat (-) kedalaman normal, hipopion (), hifema (-)

jernih, edem (-), sikatrik (-), infiltrat (-) kedalaman normal, hipopion (), hifema (-)

bulat, regular, 3 mm, refleks bulat, regular, 3 mm, refleks cahaya (+), seklusio pupil (-), cahaya (+), seklusio pupil (-), oklusio pupil (-) oklusio pupil (-) warna kecoklatan, kripte baik jernih warna kecoklatan, kripte baik jernih

Iris Lensa

Resume

Seorang wanita usia 29 tahun datang berobat ke poli mata dengan keluhan mata kiri merah secara tiba-tiba dan baru disadari saat bangun tidur, rasa mengganjal pada mata (+), nyeri (-), sekret (-), penglihatan menurun (-). Tidak ada riwayat trauma, mual dan muntah, hipertensi, DM, dan mengkonsumsi obat-obat tertentu. Pemeriksaan oftalmologis OS : visus OS 6/6 , pada konjungtiva bulbi terdapat perdarahan terlokalisir di subkonjungtiva dengan 11mm, nyeri tekan (-), kornea jernih dan intake (+), pupil isokor, tepi regular, diameter 3 mm, reflek cahaya (+).

Diagnosis kerja Perdarahan subkonjungtiva oculi sinistra

Penatalaksanaan
Non Medikamentosa
Hindari pemakaian obat-obat NSAID untuk sementara Kondisi ini akan membaik dengan sendirinya Kontrol ke poli 1 minggu atau perdarahan bertambah luas

Medikamentosa
Vasacon (Nafazolin HCl) 4x1 tetes/ hari pada mata kiri Asam traneksamat 3x500 mg

DISKUSI
Fakta Teori terjadi di semua kelompok umur, >> semakin bertambahnya umur Sebuah penelitian : ratarata usia 30 tahun, tipe spontan 64.3%, kondisi hipertensi 14,3%, beberapa keadaan kehamilan dan prose persalinan Asimptomatik Keluhan seperti ada yg mengganjal

Pasien wanita dengan usia 29 Mata kiri merah saat bangun tidur, mengganjal (+), nyeri (), gatal (-), silau (-), air mata berlebih (-), demam (-), mual (-), muntah (-). Semakin hari pasien mengaku warna merah pada mata kiri meluas

DISKUSI
Fakta Teori

Visus 6/6 pada ke 2 mata Edem palpebra (-), lakrimasi atau sekret yg berlebihan (-) Penlight: perdarahan subkonjungtiva (+) 11 mm pada OS

Tampak adanya perdarahan di sklera dengan warna merah terang (tipis) atau merah tua (tebal). Peradangan (-) atau peradangan ringan. Perdarahan akan meluas dalam 24 jam pertama berkurang perlahan ukurannya karena diabsorpsi

Penatalaksanaan
Fakta Edukasi Vasacon (Nafazolin HCl) 4x1 tetes/ hari pada mata kiri Asam traneksamat 3x500 mg Teori Edukasi Self limiting disease (13 minggu) vasokonstriktor multivitamin