AUDIT PEMERINTAHAN

ERINA

AUDITING
Proses Sistematis Kumpulkan dan Evaluasi Bukti Secara Obyektif Asersi/Pernyataan Ekonomi/Keuangan Suatu Organisasi/Entitas Cocokkan dengan Kriteria Yang Telah Ditetapkan Laporkan Hasil Pengguna/Yang Berkepentingan

JENIS ORGANISASI • ORGANISASI PRIVAT/BISNIS  PROFIT MOTIVE Contoh Populer: Perusahaan • ORGANISASI PUBLIK  NON PROFIT MOTIVE Contoh Populer: Pemerintah/Pemerintahan .

” .BUMN dan BUMD atau badan hukum lain yang didalamnya terdapat keuangan Negara atau yang menerima bantuan pemerintah. APBD. pelaksanaan anggaran tahunan BUMN dan BUMD.Definisi Audit Pemerintahan Menurut SAP: (Standar Audit Pemerintahan) “ Audit pemerintahan adalah audit atas semua kegiatan pemerintah yang meliputi pelaksanaan APBN. serta kegiatan yayasan yang didirikan oleh pemerintah.

dan profesional berdasarkan standar pemeriksaan. utk menilai kebenaran. analisis. kredibilitas. kecermatan.” . dan keandalan informasi mengenai pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara. obyektif.Definisi Audit Pemerintahan Menurut UU No. dan evaluasi yg dilakukan secara independen. 15 tahun 2004 “ Pemeriksaan adalah proses identifikasi masalah.

Jenis Audit Pemerintahan • Audit Keuangan • Audit Kinerja  VFM (3 E’s) Audit • Audit Dengan Tujuan Tertentu .

Neraca. dan Laporan Arus Kas • Audit Kinerja adalah Pemeriksaan atas pengelolaan keuangan negara yang terdiri atas pemeriksaan aspek ekonomi dan efisiensi serta aspek efektivitas .Jenis Audit Pemerintahan • Audit Keuangan adalah Pemeriksaan atas laporan keuangan (di Pemda terdiri atas Laporan Realisasi Anggaran.

audit VFM selain memberikan opini dan kesimpulan berdasarkan tahapan audit yang dilakukan namun juga rekomendasi perbaikan untuk masa mendatang .Value for Money Audit Berbeda dengan audit konvensional yang fokus pada pemberian opini dan pendapat kewajaran sesuai dengan PABU tanpa rekomendasi perbaikan.

. prosedur administrasi dan struktur organisasi. termasuk ketidakmampuan organisasi dalam mengelola sistem informasi. melindungi dan menggunakan sumber dayanya secara ekonomis dan efisien. Mencari dan memperbaiki penyebab terjadinya praktek yang tidak ekonomis dan tidak efisien.Audit ekonomi dan efisiensi Bertujuan untuk: Apakah suatu entitas telah memperoleh.

Bertujuan untuk: Menentukan tingkat pencapaian/manfaat yang diinginkan.Audit efektifitas Audit yang menyediakan jasa yang tepat sehingga memungkinkan pihak yang berwenang untuk mengimplementasikan kebijakan dan tujuannya. Menentukan apakah entitas yang diaudit telah mempertimbangkan alternative lain yang memberikan hasil yang sama dengan biaya yang paling rendah. Menentukan kesesuaian hasil dengan tujuan yang ditetapkan sebelumnya. .

INDIKATOR IMPACT/DAMPAK UKURAN Equity/Equality Efektifitas OUTCOMES/HASIL OUTPUT/KELUARAN KAPASITAS PRODUKSI PROSES Efisiensi 2 Efisiensi 1 VFM FUNGSI PRODUKSI INPUT SEKUNDER Ekonomi INPUT PRIMER .

IMPACT/DAMPAK Dampak yang diperoleh dari hasil dan manfaat BENEFIT/MANFAAT Manfaat yang diperoleh dengan adanya hasil OUTCOMES/HASIL Berfungsinya Output OUTPUT PROSES Aktiftas untuk mengubah input menjadi output/keluaran INPUT Jumlah sumberdaya yang digunakan Tingkat Kesehatan Tingkat Kesembuhan Pasien Kualitas Pengobatan Jumlah Obat Generik Sesuai target 1.Waktu Pengadaan Jumlah Dana Pengadaan Obat Generik .Rule of The Game 2.

INDIKATOR IMPACT UKURAN EQUALITY OUTCOMES EFEKTIFAS OUTPUT KAPASITAS PRODUKSI PROSES PRODUKSI VFM EKONOMI EFISIENSI EFEKTIF EFISIENSI 2 EFISIENSI 1 INPUT (PRIMER) EKONOMI INPUT (SEKUNDER) .

Standar yang menjadi pedoman audit kinerja menurut SAP • Standar Umum • Standar Pekerjaan Lapangan Audit Kinerja • Standar Pelaporan Audit Kinerja .

• Independen. . • Tiap organisasi/lembaga pelaksana audit yang berdasarkan SAP harus memiliki sistem pengendalian intern yang memadai. auditor wajib menggunakan kemahiran profesionalnya secara cermat dan seksama. serta harus dapat mempertahankan sikap dan penampilan yang independen • Dalam pelaksanaan audit dan penyusunan laporan nya.Standar Umum • Staf pelaksana audit harus secara kolektif memiliki kecakapan profesional yang memadai. dan sistem pengendalian mutu tersebut harus di review oleh pihak lain yang kompeten (pengendali mutu ekstern). bebas dari gangguan independensi yang bersifat pribadi dan ekstern.

Supervisi.Standar Pekerjaan Lapangan Audit kinerja • • • • Perencanaan secara memadai. Kepatuhan terhadap perundang-undangan. Pengendalian Manajemen Auditor harus memiliki bukti yang cukup untuk mendukung pertimbangannya mengenai pengendalian manajemen yang signifikan terhadap tujuan audit. .

tanggapan pejabat yang bertanggung jawab. akurat. pernyataan standar audit. objektif. dan informasi istimewa dan rahasia. metodologi audit. jelas dan ringkas • Distribusi Laporan . meyakinkan. hasil audit.hal yang memerlukan penelaahan lebih lanjut.Standar pelaporan Audit kinerja • Bentuk laporan tertulis • Ketepatan waktu • Isi Laporan meliputi: tujuan. • Penyajian Laporan lengkap.pengendalian manajemen.lingkup.ketidakpatuhan dan penyelewengan wewenang. rekomendasi.prestasi kerja.kepatuhan terhadap perundang-undangan.

termasuk pemberi dana. • Pejabat yang berwenang dalam organisasi pihak yang meminta audit.Distribusi laporan • Pejabat yang berwenang dalam organisasi pihak yang di audit. • Pihak lain yang diberi wewenang oleh entitas yang di audit untuk menerima laporan tersebut. kecuali perturan perundang-undangan yang melarangnya. • Pejabat lain yang memilki tanggungjawab atas pengawasan secara hukum. atau pihak yang bertanggungjawab untuk melakukan tindak lanjut atas temuan dan rekomendai audit. .

KELEMBAGAAN AUDIT PEMERINTAH Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) ??? Inspektorat Daerah .

Badan Pemeriksa Keuangan BPK .

efektif.Visi dan Misi BPK • Visi terwujudnya BPK RI sebagai lembaga pemeriksa yang bebas dan mandiri. memiliki aparat pemeriksa intern yang kuat. efisien dan modern dalam sistem pengelolaan keuangan negara yang setiap entitasnya memiliki pengendalian intern yang kuat. . profesional. dan hanya diperiksa oleh satu aparat pemeriksa ekstern.

Misi • Mewujudkan diri menjadi auditor eksternal keuangan negara yang bebas dan mandiri. ibukota provinsi. efisien. berkedudukan di ibukota negara. efektif.DPD.Kolusi dan Nepotisme. profesional. dan DPRD melaksanakan fungsi pengawasannya terhadap Pemerintah Pusat dan Daerah untuk mewujudkan pemerintahan yang bebas dari Korupsi. serta mampu memberdayakan DPR. dan modern. . sesuai dengan praktik internasional terbaik.

akan tetapi tidak berdiri di atas Pemerintah. Tugas BPK • Memeriksa tanggung jawab Pemerintah tentang Keuangan Negara.Kedudukan BPK Badan Pemeriksa Keuangan adalah Lembaga Tinggi Negara yang dalam pelaksanaan tugasnya terlepas dari pengaruh dan kekuasaan pemerintah. pemerintah beserta pembantu-pembantunya. • Hasil pemeriksaan BPK di beritahukan kepada Dewan Perwakilan Rakyat. . • Hasil pemeriksaan BPK mengenai persoalan pisana di beritahukan kepada instansi kepolisian dan kejaksaan. • Memeriksa semua pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

.Kewajiban BPK apabila suatu pemeriksaan mengungkapkan halhal yang menimbulkan sangkaan tindak pidana atau perbuatan yang merugikan keuangan negara. maka BPK memberitahukan nya kepada pemerintah. BPK berwenang meminta keterangan yang wajib diberikan setiap orang. badan/instansi Pemerintah atau badan swasta. Wewenang BPK sehubungan dengan penunaian tugasnya. sepanjang tidak bertentangan dengan Undang-Undang.

pembinaan jabatan fungsional auditor.asistensi. penyediaan informasi. pemberantasan KKN. BPKP Auditor Internal Melakukan pengawasan dan audit baik yang direncanakan maupun permintaan pihak tertentu. Aktivitas Pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara.Perbedaan BPK dan BPKP BPK Peran Tugas Auditor Eksternal Memeriksa tanggungjawab pemerintah ttg keuangan negara . Jasa audit. jasa konsultasi. pelaporan hasil temuan. memberikan bantuan pada pem pusat dan daerah untuk memperbaiki sistem pengendalian manajemen. dan evaluasi. Memeriksa semua pelaksanaan APBN. .Pendidikan dan platihan pgawasan. penelitian dan pngembangan pengawasan.

atau DPRD Dilaporkan kpd Presiden. Anggota Berbentuk Dewan.Wakil Ketua dan Anggota BPK diangkat Presiden atas usul DPR. BPKP Lembaga Pemerintah Non Departemen yang berkedudukan di bawah dan bertanggungjawab kepada Presiden RI Pelapor an hasil kerja Dilaporkan ke DPR. . Dapat juga Dilaporkan kpd pihak yang diberitahukan pada Presiden dan meminta (misal Pemda) pembantunya Dipimpin oleh seorang Kepala yang dibantu oleh satu Sekretaris Utama dan 6 Deputi yang membawahi bidang masing-masing. tapi tidak berdiri sendiri.DPD. sesuai kewenangannya.Cont’d BPK Posisi Lembaga Tinggi Negara yang dalam pelaksanaan tugasnya terlepas dari pengaruh dan kekuasaan pemerintah.terdiri atas: seorang Ketua merangkap anggota dan 5 org Anggota. Ketua.

2.Hubungan BPK dan BPKP BPKP BPK Tugas pengawasan Diperlukan untuk Memberikan penilaian Atas kinerja ekskutif Hasil Pengawasan 1. Memberikan opini terhadap laporan keuangan ekskutif . Membantu menentukan luas ruang lingkup audit yang dilaksanakan.

Kelemahan Inherent Kelemahan dalam Audit Pemerintahan Kelemahan Struktural Banyaknya lembaga pemeriksa fungsional yang overlapping. Tidak tersedianya indikator kinerja sebagai dasar penilaian kinerja pemerintah. pemisahan tugas dan fungsi audit yang jelas (internal atau eksternal). sehingga audit tidak efisien dan efektif. . shingga auditor sulit membandingkan hasil kinerja dan output dengan standar yang ada. Belum adanya Standar Akuntansi Keuangan Pemerintah yang baku. Diperlukan suatu reposisi lembaga audit yang ada.

Thank You .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful