Anda di halaman 1dari 32

Antenna Dipole

Antena Dipole

Salah satu bagian penting pada suatu stasiun radio adalah antena. Antena adalah sebatang logam yang berfungsi menerima getaran listrik dari transmitter dan memancarkannya sebagai gelombang radio. Antena dapat berfungsi pula sebaliknya ialah menampung gelombang radio dan meneruskan gelombang listrik ke receiver. Antena merupakan komponen yang paling tua, sederhana , murah, dan banyak aplikasinya.

Bentuk Antenna Monopole & Dipole


Gambar bentuk Antenna Dipole

Sebatang logam yang panjangnya 14 Lambda () akan beresonansi dengan baik bila ada gelombang radio yang menyentuh permukaannya. Jadi bila pada ujung coax bagian inner kita sambung dengan logam sepanjang 14 dan outer-nya di ground, ia akan menjadi antena. Antena semacam ini hanya mempunyai satu pole dan disebut monopole (mono artinya satu). Apabila outer dari coax tidak di-ground dan disambung dengan seutas logam sepanjang 14 lagi, menjadi antena dengan dua pole dan disebut dipole 12 (di artinya dua).

Prinsip Kerja Antenna Dipole

Antena dipole adalah sebuah antena yang dibuat dari kawat tembaga dan dipotong sesuai ukuran agar beresonansi pada frekwensi kerja yang diinginkan. Kawat yang dipakai sebaiknya ukuran AWG (American Wire Gauge) diameter 2 mm atau lebih besar lebih baik secara mechanical strength. Agar dapat beresonansi, maka panjang total sebuah Dipole (L) adalah 0,5 x K, adalah panjang gelombang diudara dan K adalah velocity factor pada kawat tembaga. Untuk kawat tembaga relatif kecil (hanya beberapa mm), jika dibandingkan dengan setengah panjang gelombang

Prinsip Kerja Antenna Dipole


Sehingga nilai K diambil sebesar 0,95, dan cukup memadai untuk start awal Rumus yang digunakan untuk menghitung total panjang antena dipole

= 300 / f
L = 0,5 x K x dimana : = panjang gelombang diudara f = frekwensi kerja yang diinginkan L = panjang total antena dipole K = velocity factor yang diambil sebesar 0,95

Prinsip Kerja Antenna Dipole

1.
2. 3. 4.

Antena dipole pada dasarnya balance, maka sebaiknya diumpan dalam sebuah BALUN (singkatan dari BALance UNbalance) setelah sebelumnya signal radio melalui kabel coaxial dari transceiver Kelebihan dari penggunaan BALUN adalah : Performance antena dipole dapat ditingkatkan Mengurangi TVI (interferensi ke TV) Mengurangi unbalance current Mengurangi radiasi yang tidak diinginkan Walaupun tanpa penggunaan BALUN antena dipole masih dapat bekerja dengan cukup baik Antena dipole mempunyai gain 0 dB

Prinsip Kerja Antenna Dipole

Prinsip Kerja Antenna Dipole

Antena dipole selain beresonansi pada fundamental frekwensinya, antena juga akan beresonansi pada kelipatan ganjil frekwensinya. Artinya, Antena Dipole yang dipotong untuk bekerja pada 40 m Band (7 MHz) juga dapat digunakan pada 15 m (21 Mhz) merupakan kelipatan 3 dari 7 MHz) Impedansi dan Feeding line Antena Dipole mempunyai impedansi 50 Ohm 75 Ohm sehingga bisa di feed langsung dengan kabel coax atau melaui BALUN

Prinsip Kerja Antenna Dipole


Instalasi Antena Dipole Agar Antena Dipole memperoleh performance yang baik, sebaiknya dipasang Flat Top pada ketinggian minimum . Jadi untuk band 80 meter, antena dipole dipasang minimum setinggi 20 m. Arah pancaran antena dipole adalah tegak lurus pada arah kawat antena dan sejajar dengan Ground (lihat gambar 2). Untuk memenuhi hal tersebut sangat sulit terutama pada Band 160 m karena ketinggian antena bisa mencapai 40 m

Prinsip Kerja Antenna Dipole

Usahakan memasang antena Dipole setinggi mungkin karena unjuk kerjanya untuk DX akan jauh lebih baik karena sudut elevasinya lebih kecil

Prinsip Kerja Antenna Dipole

Ketinggian pada Antena Dipole lebih penting dibandingkan dengan Orientasinya

Prinsip Kerja Antenna Dipole

Jika tidak bisa memasang Antena Dipole secara Flat Top ( memerlukan 2 tiang penyanggah diujung-ujung antena) dapat diganti dengan memasang secara Inverted Vee (huruf V terbalik) dengan tujuan menghemat lahan dan satu tiang penyangga. Pada Inverted Vee, tiang penyanggah diletakkan ditengah-tengah antena dan sudut antara kedua kawat harus lebih besar dari 90. Antena Dipole dapat dipasang secara sloping/slanting Dipole seperti gambar dibawah ini :

Prinsip Kerja Antenna Dipole

Hal yang harus diperhatikan adalah antena dipole jangan diletakkan dengan pipa logam, gentenggenteng alumunium, atap rumah dari metal, dan objek-objek lain yang terbuat dari metal.

Jenis-Jenis Antenna Dipole

1. 2.

3.
4. 5. 6. 7.

Ada beberapa macam Antenna Dipole antara lain : Antena Biconical Cylindrical Antenna Bow Tie Antenna Folded Dipole Antena Short Dipole Antenna Antena Monopole Antena Loop

Jenis-Jenis Antenna Dipole

Antenna Biconical
A biconical antenna consists of an arrangement of two conical conductors, which is driven by potential, charge, or an alternating magnetic field (and the associated alternating electric current) at the vertex. The conductors have a common axis and vertex. The two cones face in opposite directions. Biconical antennas are broadband dipole antennas, typically exhibiting a bandwidth of 3 octaves or more. Umumnya Antenna Biconical digunakan pada Antena TV Berikut ini gambar Biconical Antena

Jenis-Jenis Antenna Dipole

Berdasarkan Schelkunoff

E = C+ e -jk0 r + C- e jk0 r r sin r sin

H = C+ Y0 e -jk0 r - C-YO e jk0 r r sin r sin

Zc = 120 ln cot 0/2

Jenis-Jenis Antenna Dipole

Short Dipole Antena

A short dipole is a physically feasible dipole formed by two conductors with a total length very small compared with the wavelength . The two conducting wires are fed at the centre of the dipole. Antena Dipole jenis ini digunakan pada frekuensi rendah ketika besar. Konduktor linear pendek sering disebut dipole pendek.

Jenis-Jenis Antenna Dipole

Short Dipole Antenna (Sambungan)

Jenis-Jenis Antenna Dipole


Folded Dipole Antenna The folded dipole is a radiator with a controllable resistive impedance at the feed point. It can therefore be designed to match a particular balanced feeder impedance. To control the feed-point impedance by controlling the current division in the wires of the folded dipole, the number, spacings, and radii of the conductors can be varied if necessary. Antena Dipole jenis ini banyak digunakan untuk antena TV Daya pancarnya : Pr = 4x36,56 lo2 Resistansi Radiasi : Ra = 4x73,13 = 292,5

Jenis-Jenis Antenna Dipole

Gambar bentuk Folded Dipole Antena

a. The Folded dipole antenna b. Even Excitation c. Odd Excitation

ANTENNA LOOP
Antena Loop A loop antenna has a continuous conducting path leading from one conductor of a two-wire transmission line to the other conductor. All planar loops are directional antennas with a sharp null, and have a radiation pattern similar to the dipole antenna with E and H fields interchanged. Sebuah antena loop memiliki jalan melakukan terus menerus terkemuka dari satu konduktor dari saluran transmisi dua kawat ke konduktor lainnya. Semua loop planar adalah antena directional dengan nol tajam, dan memiliki pola radiasi yang mirip dengan antena dipole dengan E dan bidang H dipertukarkan. Antena Loop terdiri dari berbagai konfigurasi, namun memiliki konstruksi dan kesederhanaan dalam analisis

Jenis-Jenis Antenna Dipole


Gambar Antena Loop
Disini diasumsi loop antena ekivalen dengan dipole pendek dalam menganalisa daerah E dan H -nya. Pada antena loop, medan yang ada E dan H E = 0 dan Er = 0 H = 0 dan Hr = 0

Antena Loop (sambungan)

Jenis-Jenis Antenna Dipole


1.

2.
3. 4.

5.

Antena Loops (sambungan) Antena Loop terdiri dari berbagai bentuk antara lain : Small Loops Medium Loops Large loops AM loops Loopstick (Ferrite Rod) Antennas

Jenis-Jenis Antenna Dipole


Cylindrical Antenna Pada Cylindrical antena lebih mudah untuk difabrikasi dibandingkan dengan Biconical Antenna akan tetapi bandwidthnya lebih kecil dibandingkan biconical antena.

Jenis-Jenis Antenna Dipole


Bow Tie Antenna

A bowtie antenna is simulated in FEKO and compared with data from open literature, FEKO can be applied to the simulation of planar antennas with bowtie antennas as example Antenna on a dielectric halfspace

Simple antenna to cover the UHF TV Channels (freq 450 900 MHz)

Jenis-Jenis Antenna Dipole


Antena Monopole A monopole antenna is a type of radio antenna formed by replacing one half of a dipole antenna with a ground plane at rightangles to the remaining half. If the ground plane is large enough, the monopole behaves exactly like a dipole, as if its reflection in the ground plane formed the missing half of the dipole. However, a monopole will have a directive gain of 5.19dB (gain is twice (3dB over) that for a half-wave dipole antenna), and a lower input resistance, resulting in overall lower efficiency.

Jenis-Jenis Antenna Dipole


Antena Monopole (sambungan) Banyak digunakan untuk : 1. siaran komersial pada AM-band (500-1500 KHz) 2. pelayanan komunikasi land mobile Antena monopole terdiri dari 1/2 antena dipole yang diletakkan di atas bumi (biasanya di menara)dengan menggunakan 1/4 panjang gelombang(quarter wave antenna). Resistansi radiasi ideal = 36,56

Jenis-Jenis Antenna Dipole

Antena Monopole (sambungan)

Gambar antena monopole

Jenis-Jenis Antenna Dipole

Antena Monopole (sambungan) A monopole antenna with four radial arm ground screen

Ground Screen digunakan untuk menghindari power loss karena konduktivitas pentanahan yang buruk

Aplikasi Antenna Dipole

Antenna Dipole digunakan pada aplikasi pada GROUND PENETRATING RADAR (GPR) UNTUK DETEKSI OBJEK BAWAH TANAH yang merupakan jenis radar yang digunakan untuk mendeteksi objek yang bersifat metal dan nonmetal yang berada di dalam tanah. . Antenna Dipole dapat digunakan pada aplikasi untuk tugas-tugas UHF RFID atau UHF RFID Tags Dapat digunakan untuk antena mobil yaitu Antenna Dipole jenis Biconical Antenna Untuk Antena TV yaitu jenis Folded Dipole Antenna

Antenna Reciprocal

Antenna Reciprocal adalah antena yang memiliki gain transmit dan receive relatif sama baik atau di dalam bahasa inggrisnya adalah the same design works for receiving systems as for transmitting systems. Ambil contoh, bila pada saat transmit memiliki gain 10dBi maka pada saat receive juga memiliki gain sebesar 10dBi. Demikian juga tentang pola radiasi, sama baik saat transmit maupun receive.

Antena Reciprocal
Reciprocal secara harafiah dapat diartikan timbal balik sehingga hal ini adalah merupakan salah satu sifat Antena, yaitu antenna yang memiliki sifat yang sama pada saat berfungsi sebagai Antenna Receiver maupun pada saat sebagai Antena Transmiter terutama dalam hal Gain Antenna maupun Pola Radiasinya.