Anda di halaman 1dari 20

GAYA BAHASA Bahasa Melayu Komunikasi (WAJ3115)

Gaya Bahasa????
Pemakaian kata kata kiasan dan perbandingan yang tepat untuk melukiskan sesuatu maksud tanpa untuk membentuk plastik bahasa. Plastik bahasa adalah : Daya cipta pengarang dalam membuat cipta sastera dengan mengemukakan pemilihan kata yang tepat .

Fungsi Gaya Bahasa


Menarik perhatian pembaca.

Penekanan terhadap pesan yang disampaikan.

G.B Perbandingan

G.B Penegasan

G.B Pertentangan

G.B Sindiran

GAYA BAHASA PERBANDINGAN


G.B Perbandingan Metafora Fungsi/Maksud Contoh Membandingkan dua Raja siang telah pergi benda yang maksudnya keperaduannya ( sama atau hampir sama. Matahari ).

Dewi malam telah keluar dari balik awan ( Bulan )

Personifikasi

Membandingkan benda mati atau tidak dapat bergerak seolah olah bernyawa dan dapat berperilaku seperti manusia.

Angin berbisik membelai gadis itu.

Simile/Asosiasi

Memperbandingan sesuatu dengan keadaan lain yang sesuai dengan gambaran / keadaaan dan sifatnya. Melukiskan peristiwa atau keadaan dengan cara berlebih lebihan dari sesungguhnya.

Wajahnya muram bagaikan bulan kesiangan.

Hiperbola

Hatiku terbakar, darahku terasa mendidih mendengar berita itu. Tangisnya menyayat hati orang lain.

Litotes

Melukiskan keadaan sesuatu dengan kata kata yang berlawanan artinya dengan kenyataan yang sebenarnya guna merendahkan diri. Mengganti suatu pengertian dengan kata lain yang hampir sama artinya dengan maksud untuk menghindarkan pantang atau sopan santun.

Datanglah ke gubuk orangtuaku.

Eufimisme

Rupanya anak saudara kurang pandai sehingga tidak naik kelas ( bodoh )

GAYA BAHASA PENEGASAN


Repetisi - mengulang sepatah kata berkali kali dalam kalimat yang lain dan biasanya digunakan oleh ahli pidato. Paralelisme - Pengulangan kata

Cinta adalah keindahan, cinta adalah kebahagiaan, cinta adalah pengorbanan.

AnaforaKalaulah diam malam yang kelam Kalaulah tenang sawang yang lapang Kalaulah lelap orang di lawang

Epipora Kalau kau mau akan datang Jika kau kukehendaki, aku akan datang Bila kau mu, aku akan datang

Klimaks -penegasan dan


menyatakan beberapa hal berturut turut makin lama makin menuncak.

Sejak menyemai benih, tumbuh, hingga menuainya aku sendiri yang mengerjakan.

Inversi Luas sekali halaman rumahnya -susun balik ayat Indah benar pemandangannya.

Elipsis -menggunakan kalimat elips.

Diam ! ( maksudnya: Anak anak diam ! )

GAYA BAHASA PERTENTANGAN


Paradoks: Anitesis Okupasi Kotradiksio Interminis Anakronisme

Paradoks
Penyataan yang kelihatan bertentangan (menggunakan unsur positif dan negatif dalam satu baris) tetapi kenyataannya mengandung kebenaran dengan pendapat umum atau realiti. Contoh : Menangis dalam kegembiraan. : Kesepian di tengah ramai.

Anitesis
Penggunaan kata atau ungkapan dalam frasa, ayat dan sebagainya untuk mendapatkan kesan perbezaan atau pertentangan yang seimbang. Contoh: Cantik atau tidak, kaya atau miskin bukanlah ukuran bagi seorang wanita.

Okupasi
o Mengandungi bantahan dan kemudian memberi penjelasan terhadap bantahan tersebut. o Contoh : Merokok menjejaskan kesihatan. Oleh itu, kerajaan berusaha keras untuk menanganinya, tetapi seorang perokok tegar tetap tidak dapat berhenti daripada kebiasaannya.

Kontradiksio Interminis
Memperlihatkan pertentangan dengan penjelasan semula. Contoh: Semua murid hadir, kecuali Farid yang mewakili sekolah dalam pertandingan bahas.

Anakronisme
Penggunaan bahasa yang tidak bersesuaian dengan peristiwa yang dinyatakan. Contoh : Hang Tuah menyerang Hang Jebat dengan menggunakan taktik silat moden. : Jepun menakluki negara-negara di asia tenggara dengan berbekalkan bunga api.

GAYA BAHASA SINDIRAN

Ironi Sinisme Sarkasme Inuedo

Ironi
Menyatakan sebaliknya dengan maksud menyindir. Contoh : Merdu betul suara kamu sampai tidur saya terganggu. : Hebat sungguh nyanyian dia, kan.

Sinisme
Penggunaan kata sama seperti ironi tetapi lebih kasar. Contoh : Jijik aku tengok muka dia. : Pukullah aku kalau kau anak jantan! : Muka saja nampak baik tapi perangai macam syaitan.

Sarkasme
o Menggunakan bahasa sindiran yang sangat kasar dan tidak sopan. o Contoh : Hoi, anjing, berambus kau dari sini! : Bang*** punya manusia. Ada otak tapi tidak pandai guna. : Eh, perempuan ****al, pergi kau dari sini sebelum aku siat kulit kau.

Inuedo
Menggunakan ayat sindiran sebaliknya untuk menyembunyikan kenyataan yang sebenar. Contoh : Jangan hairan suatu hari nanti dia akan menjadi kaya dengan sifat bakhilnya. : Hebat apanya..main belakang. : Orang cepat kaya biasalah tu, makan suap.

SEKIAN.TERIMA KASIH

Ahli Kumpulan: Aileen Mujan Asim Kong Suk Ching Nurfathiah Salleh Nurhazwani