Anda di halaman 1dari 36

SINUSITIS PARANASALIS

(SP)
SP :
- Tidak jarang
- Akibat gangguan drainase + ventilasi SPN
Messerklinger kelainan/infeksi KOM
hilangkan/fungsionalisasi
SP sembuh/tidak kambuh ( dasar BSEF / FESS )
- Satu sinus multiple pan sinusitis uni- bilateral
- Menurut perlangsungan :
SP akut (sub akut) kronik
SP AKUT
ETIOLOGI :
N Rhinitis akut ( rhinogen )
N Infeksi faring
N Infeksi gigi (dentogen)
N Renang / selam
N Trauma maxillo-facial ( langsung )
N Barotrauma aerosinusitis
N Benda asing hidung
SP AKUT
FAKTOR PREDISPOSISI :
Lokal : - Obstruksi nasi
- Sumber infeksi
- Rekurensi
Sistemik : - Alergi
- Iklim atmosfir ekstrim
- Keletihan
- Malnutrisi penyakit kronik
SP AKUT
BAKTERIOLOGI :
Pneumococcus, Staphylococcus, H. influenzae
( tidak tetap )

PATOLOGI :
Udema, hiperemia, hiperskresi, infiltrasi sel
radang dan exudasi
SP AKUT
GAMBARAN KLINIK :
N Nyeri sinus
N Rinore Post Nasal Dripping
Kental Blood stained
N Obstruksi nasi
N Cephalalgia
N Gejala umum
N Gejala obyektif setiap sinus
SP AKUT
DIFFERENTIAL DIAGNOSIS :
- Nyeri gigi - Migraine
- Trigeminal neuralgia - Neoplasma SPN
- Insect bite - Erysipelas

DIAGNOSIS :
N Anamnesis
N Pemeriksaan : - RA + RP
- Transiluminasi
- Xfoto SPN
- CTScan / MRI
SP AKUT
TERAPI :

Perbaiki drainase-ventilasi SPN
(decongestan-infraksi)
Atasi infeksi
Atasi nyeri + penenang

C Berulang + BSEF
SP KRONIK
Hubungan erat rhinitis alergi + vasomotor
* 2/3 kasus Chronic allergic/Vasomotor
rhinosinusitis
Terapi optimal * ingat faktor ini
SP kronik tipe I :
Simple chronic infective sinusitis
SP kronik tipe II :
Mixed infective allergic vasomotor chronic
sinusitis
Tipe I * Alergi + Vasomotor Instability
ETIOLOGI : - Serangan akut
- Rekurensi akut ^ kronik
PATOLOGI :
Penebalan mukosa, polip, infiltrasi sel radang
kronik, metaplasi epitel, fibrosis, mikroabses,
cyste mukokel dan granulasi
BAKTERIOLOGI :
- Kuman aerob
bervariasi
- Kuman anaerob
Tipe I * Alergi + Vasomotor Instability
GAMBARAN KLINIK :
- Rinore post nasal dripping purulen-mukoid
- Obstruksi nasi
- Hiposmia anosmia kakosmia
- Cephalalgia (rasa berat)
- Gejala umum batuk oklusi tuba
- Gejala obyektif setiap sinus
Tipe I * Alergi + Vasomotor Instability
PENGOBATAN :

- Prinsip sama SP Akut * perbaiki drenasi -
ventilasi SPN
- Konservatif : infraksi, punksi/irigasi, IMA
- Radikal (konvensional/external approach)
- Ideal BSEF
Tipe II
Sama SP kronik tipe I * ada faktor alergi +
vasomotor instability * pengaruhi
perjalanan, derajat dan prognosis !
Sering multi-pan sinusitis & bilateral !
Patologi mirip tipe I dengan kelainan > jelas !
Gambaran Klinik :
- Cenderung multi-pan-bilateral SP !
- Rinore + post nasal drip/discharge
- Hiposmia anosmia
- Gejala alergi vasomotor menonjol !
TIPE II
TERAPI :
Tanggulangi alergi - vasomotor
instability
Tanggulangi infeksi
Operasi : - Konvensional radikal
external
- BSEF
PROGNOSIS :
Terapi sering tidak memuaskan ( alergi sulit
tuntas )
SINUSITIS MAXILLA AKUT
Tersering
PATHOGENESIS :
- Rinogen
- Dentogen
- Langsung
- Hematogen/limfogen (jarang)
SINUSITIS MAXILLA AKUT
GAMBARAN KLINIK :
- Nyeri pipi ke frontal, temporal, gigi
- Rinore post nasal dripping
- Udema pipi (jarang)
- RA : - Concha media meatus nasi media
hiperemis
- POSTURE test bisa positif
- Palpasi, traniluminasi, X-foto SPN, CT-Scan
SINUSITIS MAXILLA AKUT
DIFFERENTIAL DIAGNOSIS :
- Abses geligi atas
- Trigeminal neuralgia (cabang II)
- Tumor sinus maxilla
TERAPI :
- Prinsip sama SP + infra red, infraksi, IMA
- Berulang * BSEF ( medial meatal
anthrostomy )
SINUSITIS MAXILLA AKUT
DENTOGEN
Negara maju 10% SP
Indonesia ? E > banyak E caries q
Dewasa - jarang pada anak !
Sumber infeksi :
- Peri-apical abses P,M
- Pasca extraksi P,M
- Periodontal abses ( tersering )
SINUSITIS MAXILLA AKUT
DENTOGEN
TERAPI :

Hilangkan sumber infeksi
Punksi - irigasi - anthrostomi - BSEF
Antibiotik
SINUSITIS MAXILLA KRONIK
Etiologi + Gambaran Klinik :
Mirip * beda perlangsungan, derajat gejala
dan terapi

Penanggulangan :
- Punksi-irigasi --- IMA --- Radikal / CWL
- Ideal BSEF
SINUSITIS FRONTAl
SF AKUT
- Amat jarang ( perkembangan lambat dan
ostium di dasar )
- Perlu penanganan cepat dan tepat
- gejala berat
- komplikasi intra-kranial
- Bersama sinusitis ethmoidalis homolateral
SINUSITIS FRONTAL AKUT
+ GAMBARAN KLINIK :
R Frontal pain-headache berat & periodik
R Nyeri tekan atap orbita
R Udema palpebra superior (jarang)
R Sekret di meatus nasi media
+ PEMERIKSAAN :
R Transiluminasi
R X-foto
R CT-Scan
SINUSITIS FRONTAL AKUT
DIFFERENTIAL DIAGNOSIS :
- Herpes n. supra orbitalis

TERAPI :
- Ringan E infraksi drenasi E membaik
- Berat E trepanasi E pasang tube E
irigasi / bilas E drenasi baik
- Ideal BSEF
SINUSITIS FRONTAL KRONIK
Jarang sendiri multi/pan sinusitis
Bila konservatif gagal ^ operasi
- Konvensional :
- Op. King
external approach
- Op. Howarth
- Endoskopik endonasal ---- ideal - BSEF
SINUSITIS ETHMOIDAL
Sejak lahir terlengkap ---- sering pada anak
(batuk kronik-persisten-komplikasi SE)
Gambaran Klinik :
- Ethmoidal pain cephalalgia
- Rinore post nasal dripping (menonjol)
- Udema palpebra
- Batuk-apathis-konsentrasi
- Sekret di meatus nasi superior + media
SINUSITIS ETHMOIDAL
TERAPI : - Infraksi
- Replacement suction Proetz
- k/p BSEF

SE kronik * terapi khusus :
- Intranasal ethmoidektomi
- Operasi Horgan (transanthral)
- External ethmoidektomi (Paterson)
- Ideal-efisien BSEF
SINUSITIS SPHENOIDAL ( SSph )
SSph Akut
Diagnosis :
- Sulit * posisi anatomik & ostium di meatus
nasi superior * hanya bisa X-foto dan
CT-Scan / MRI
sering terabaikan * frekuensi > tinggi
- Ditemukan kebetulan sebagai bagian dari
pansinusitis !
SSph Akut
Gambaran Klinik :
Rinore E post nasal dripping (menonjol)
Cephalalgia vertex, occipital, temporal,
frontal
Sekret antara septum-concha media
Terapi : Replacement suction Proetz
Punksi bilas
Konvensional sulit ! * BSEF
SSph Kronik
Terapi :
- Operasi khusus operasi Horgan, operasi
Paterson, punksi-bilas
Semua ini sulit (konvensional)
- Ideal efisien BSEF
( transnasal, transseptal, trans ethmoidal)
Komplikasi sinusitis supurativa
Sudah jarang (antibiotik bagus)
Terjadi waktu exaserbasi akut
Penyebaran :
Langsung : - Osteitis
- Osteomyelitis
- Osteoporosis dehisensi
Lamina papiracea
Vena : - Septic venous thrombosis
- Thrombosis retrograd
- Limfogen
- Spacia perineural N. I
Jenis Komplikasi :
1. Osteomyelitis - jarang (SF)
2. Komplikasi mata
- Jarang
- Pada anak akibat SE -- orbital
cellulitis (+/- sub periostal abses)
Gejalanya :
- nyeri mata-pergerakan mata
- chemosis-udema conjunctiva + palpabrae
* mata tertutup
- diplopia
- udema retina
Differential Diagnosis :

R Dacryocystitis
R Thrombosis sinus cavernosus
R Mucocele
R Kista mata
R Osteoma
R Malignitas mata
Pengobatan :
- Sering cukup antibiotik
- Sub-periostal abses * incisi
- Akibat SF incisi + drenasi
TENANG : - Operasi radikal
- Konvensional
- BSEF terbaik
Prognosis :
Baik sembuh sempurna tanpa ggn visus
3. Komplikasi intrakranial (neurologi !)
- Meningitis +/- extra-subdural abses
- Thrombosis sinus Cavernosus -
longitudinalis
- Encephalitis-abses cerebri
- Bisa oleh semua sinusitis !
- SF --- osteitis -- abses lobus frontalis
- SE --- meningitis
- SSph --- meningitis thrombosis
- SMax jarang --- hematogen
4. Dampak sekunder :

- Infeksi sekitar SPN terutama anak !
- Bronchiectasis (?)
- Asthma bronchiale
--- Chronic infective allergic sinussitis
- Operasi SP --- meringankan asthma !
- Fokus infeksi : - polyarthritis
- tendo-synovitis

Anda mungkin juga menyukai