Anda di halaman 1dari 20

Menghitung Potensi Daya

Potensi daya :
Pt = .g.Q.H
n
.
o


Pt = daya terbangkit (W),
= rapat massa air (kg/m
3
),
g = gravitasi (m/detik
2
),
Q = debit aliran (m
3
/detik),
H
n
= tinggi jatuh bersih (m),

o
= efisiensi overall, 50-70% (Sumber :JICA, 2003).
nilai efisiensi pembangkit, meliputi losses pada
penstock, efisiensi turbin, generator dan losses pada
jaringan.
Bagaimana mencari Q dan H
n ?
Debit Aliran
Debit diambil dari sungai atau saluran
induk irigasi.
Apa kelebihan dan kekurangannya?



Perlu Debit Andalan
Mencari H
n
= H
efektif
Tinggi Jatuh efektif dipengaruhi oleh:
Besarnya selisih elevasi antara
permukaan air di saluran pembawa dan
elevasi lokasi turbin
Kehilangan energi di saluran pembawa
Kehilangan energi di pipa pesat
H
eff
=H-h
f
Berapa besarnya kehilangan energi?
Analisis Teknis Kelayakan
Bangunan Sipil untuk
MIKROHIDRO
Intake
Saluran Pembawa
Bak Penenang (Forebay)
Pipa Pesat (Penstock)
Anker Blok
Perencanaan Intake
INTAKE
b H2
H1
d
H
Hs
Q = b.Cd.(H2 H1)
H g. . 2

H g. . 2
2
2
)) 1 2 .( . .( 2 H H Cd b g
Q
H

=
Perencanaan Intake
INTAKE
b H2
H1
d
H
Hs
Q = b.Cd.(H2 H1)
H g. . 2

H g. . 2
2
2
)) 1 2 .( . .( 2 H H Cd b g
Q
H

=
Diketahui Q = 500 lt/dt; H
2
=2
m; d=0,5 m; tentukan
kedalaman aliran di saluran
pembawa.

Saluran Pembawa
Fungsi saluran
pembawa adalah
untuk mengalirkan air
dari intake ke bak
penenang
bs
hs
Freeboard
V A Q . =
2
1
3
2
1
.
f
n
S R A Q=
Bak Penenang (Forebay)

L Trashrack
bs
Headrace Bf
Spillway
Penstock
Pipa penguras
Af
Bak penenang berfungsi untuk mengontrol
perbedaan debit dalam pipa pesat
(penstock) dan saluran pembawa karena
fluktuasi beban, disamping itu juga
sebagai pemindah sampah terakhir
(tanah, pasir, kayu yang mengapung)
dalam air yang mengalir.
Bak penenang dilengkapi saringan
(trashrack) dan pelimpas (spillway)
Kapasitas bak penenang :

Vf = Af.hs = Bf.Lf.df

Vf = kapasitas bak penenang (m3),
Af = luas bak penenang (m2),
Lf = panjang bak penenang (m),
hs = kedalaman air dari sebuah saluran,
Bf = lebar bak penenang (m).
Beberapa kriteria yang perlu diperhatikan dalam
perhitungan dimensi bak penenang:
Volume bak penenang 10 20 kali debit yang masuk
untuk menjamin aliran steady di pipa pesat dan mampu
meredam tekanan balik pada saat penutupan aliran di
pipa pesat, dengan Q = debit desain (m3/detik).
Bak penenang direncanakan dengan menetapkan
kecepatan partikel sedimen sebesar 0.03 m/detik
Pipa pesat ditempatkan 15 cm di atas dasar bak
penenang untuk menghindari masuknya batu atau
benda benda yang tidak diinginkan terbawa memasuki
turbin, karena berpotensi merusak turbin
Pipa Pesat (Penstock)
Berfungsi untuk mengalirkan air ke turbin
Ketebalan Pipa Pesat:





t
a
p p
o
d P
t o
q u
+ =
. . 2
.
t o
to
ketebalan minimum pipa (cm),
Pp
desain tekanan air yaitu tekanan hidrostatis + water hammer
(Kgf/cm
2
), 1.1 x tekanan hidrostatis
dp
diameter pipa pesat (cm),

tegangan ijin bahan (kg/cm
2
), untuk SS 400 = 1400 kg/cm
2
,

efisiensi pengelasan (0.85-0.9),
faktor korosi (0.15 cm).
t
a
p p
o
d P
t o
q u
+ =
. . 2
.
Diameter Pipa Pesat
1875 , 0
2
. .
69 , 2
(

=
H
L Q n
D
D = diameter pipa (m),
Q = debit desain (m3/detik),
L = panjang penstock (m),
n = koefisien manning,
H = tinggi jatuh (head) (m)
Kehilangan energi pada saringan
(Thrasrack)

g
V
b
t
K h
k
k
t t
2
sin
2
3 / 4
o
(

=
ht = kehilangan energi pada thrasrack,
Kt = koefisien kehilangan energi karena bentuk kisi,
tk = tebal kisi (m),
bk = jarak kisi (m),
= sudut pemasangan thrasrack,
V = kecepatan aliran (m/detik).
Kehilangan energi pada sisi masuk
Penstock
Kehilangan energi akibat belokan pipa
Kehilangan energi akibat gesekan
dalam pipa
Anker Blok
Fungsi dari anker blok adalah untuk menahan penstock agar tidak
bergerak akibat gaya yang bekerja yang disebabkan oleh
dorongan air dan berat penstock itu sendiri.
Penempatan anker blok yaitu pada bagian awal penstock (bagian
luar bak penenang), belokan penstock dan pada saat penstock
masuk ke Power House
L

berat penstock : W
p
= .D.to.
p

berat air di dalamnya (tiap 1 meter
panjang) : W
w
=
w
. t/4.D
2