Anda di halaman 1dari 19

MALANG, 24 NOVEMBER 2007

DIARE

Defenisi
Diare BAB dengan tinja berbentuk cair atau cair ( padat), kandungan air tinja lebih banyak dari biasanya >200 g atau 200 ml/24 jam. Kriteria frekuensi BAB encer > 3x/hari. BAB encer dapat/tanpa disertai lendir & darah

Defenisi
Diare Akut Berlangsung < 14 hari (Cohen MB) Diare Kronik Berlangsung > 14 hari (Cohen MB)

Etiologi
Faktor infeksi
a. Infeksi enteral infeksi pada GIT (penyebab utama)

Bakteri : Vibrio cholerae, Salmonella spp, E. coli dll Virus : Rotavirus (40-60%), Coronavirus, Calcivirus. Parasit: Cacing (Ascaris, Oxyuris,dll), Protozoa (Entamoba histolica, dll) Jamur (Candida albicans)
b. Infeksi parenteral infeksi di luar GIT (OMA, BP, Ensefalitis,dll)

Etiologi
Faktor malabsorbsi : KH, Lemak, Protein

Faktor makanan : basi/ beracun, alergi


Faktor psikologis : takut dan cemas

Klasifikasi
Diare Osmotik
Diare Sekretorik

Diare Eksudatif
Diare Karena Gangguan Motilitas

PATOFISIOLOGI

Diare osmotik
Bahan yang tidak dapat diserap
osmolaritas dalam rongga usus menarik air & elektrolit dari plasma ke rongga usus diare Contoh : Intoleransi makanan, waktu pengosongan lambung yang cepat, defisiensi enzim laktase, laksan osmotik

Diare sekretorik
Toksin bakteri , pengaruh garam empedu, hormon
intestinal (gastrin vasoactive intestinal polypeptide (VIP) ) Gangguan transport cairan elektrolit (absorpsi << atau sekresi >> ) Toxin menstimulasi cAMP dan cGMP menstimulasi sekresi cairan & elektrolit

Diare sekretorik
Aktif Gangguan aliran (absorpsi) dari lumen usus ke dalam plasma atau percepatan cairan air dari plasma ke lumen. Pasif Tekanan hidrostatik dalam jaringan karena terjadi ekspansi air dari jaringan ke lumen usus. Contoh : tekanan vena mesenterial, obstruksi sistem limfatik, iskemia usus, proses peradangan.

Diare Eksudatif
Kerusakan mukosa usus halus atau usus besar akibat inflamasi
Inflamasi & eksudasi dapat terjadi akibat infeksi bakteri, non infeksi (gluten sensitive enteropathy, IBD), atau akibat radiasi. Contoh : kolitif ulserosa, penyakit Crohn, amebiasis, shigellosis, champylobacter, yersinia

Diare Karena Gangguan Motilitas


Gangguan pada kontrol otonomik waktu tansit usus menjadi lebih cepat.
Misal : Pada diabetik neuropati, post vagotomi, post reseksi usus, hipertiroid, tirotoksikosis, sindroma usus iritabel

Penatalaksanaan Diare

Rehidrasi
Cairan rehidrasi oral yang mengandung :
20 gram glukosa 3,5 gram NaCl 2,5 gram natrium bikarbonat 1,5 gram KCl setiap liter

Penilaian Dehidrasi

Diet
Banyak minum Konsumsi pisang kalium Hindari :
Susu Minuman mengandung kafein Alkohol

Obat Anti Diare


Derivat Opioid :
Loperamid Difenoksilat atropin

Mengeraskan tinja
Atapulgite Smectite

Anti sekretorik
hidrasec

Obat Antibiotik