Anda di halaman 1dari 30

betty

TRIGER MODUL RESPIRASI


Click to edit Master subtitle style

1/15/13

Fasilitator

: Dra Betty Fitriyasti Msi

Ketua : Riko Edrian Sekretaris :Mutia Denairi Riko Hakiki Anggota M. Adel Putri Mega Ali Ardani Rini Karlina Bianda Indah Fadilah Sari Shelvi M :
1/15/13

Triger 1 : Sistem Respirasi Sistem respirasi dimana terdapatnya mechanism e ventilasi yang merupakan keluar masuknya udara pernafasan dari luar (atmosfir) sampai ke alveoli dan sebaliknya, melibatkan saluran nafas atas dan saluran nafas bawah. Tempat terjadinya suatu proses inspirasi dan ekspirasi. System syaraf pusat memberikan dorongan ritmik dari dalam untuk bernafas dan secara reflek merangsang torak dan otot-

1/15/13

STEP 1: Clarify Unfamiliar Terms


1. 2.

Ventilasi : Pertukaran udara, filterisasi, tempat keluar masuknya udara Inspirasi : Penarikan nafas (menghirup O2) Ekspirasi : Penghembusan nafas keluar dalam bentuk CO2 dan H2O Dorongan ritmik : dorongan berirama Diagfragma : Penyekat rongga badan antara rongga thorax dan abdomen Alveoli udara : Tempat berdifusi dan pertukaran

3.

4.

5.

6.

7.

1/15/13

Sistem respirasi organ respirasi

: bentuk kerja sama organ-

STEP 2 : Define The Problems


2.

Apa saja organ-organ yang melakukan respirasi? Sebutkan jenis-jenis repirasi ! Apa yang mengontrol respirasi? Sebutkan faktor yg dapat meningkatkan dan menurunkan proses respirasi !

3.

4.

5.

1/15/13

1.

Bagaimana mekanisme respirasi ?

STEP 3 : Brainstorming
1. .

Mekanisme Repirasi : Udara Cavum nasi Nasofaring Orofaring laring trakea bronkus bronkiolus alveoli alveolus
1/15/13

Inspirasi :

Ekspirasi : Inspirasi Difusi Kebalikan proses inspirasi Organ Organ respirasi :

2.

Bagian atas : Hidung, cavitas nasalis, faring, laring, trakea Bagian bawah : paru-paru

5.

Faktor-faktor yang mempengaruhi proses repirasi :


Aktivitas Umur Jenis kelamin Lingkungan / suhu Posisi tubuh

1/15/13

STEP 4 : Arrange the Explanation Into a Tentative Solution


1/15/13

STEP 5 : Define Learning Objective


1.

Defenisi :
Sistem pernafasan Inspirasi Ekspirasi
1/15/13

2.

traktus respiratorius Histologi :


o

3.

Sistem konduksi Sistem respiratorik

4.
v

Fisiologi :
Mekanisme ventilasi : - Inspirasi dan ekspirasi

5.

Kontrol system respirasi

1.

Sistem respirasi merupakan Saluran yang menghubungkan tempat pertukaran udara dengan lingkungan luar yang mencakup organ-organ pernafasan menuju paru-paru, termasuk paru-paru iru sendiri.

Inspirasi Adalah memasukkan udara dari atmosfer ke paru-paru ( dalam satu kali hirup )

Ekspirasi

1/15/13

2.

Anatomi traktus respiratoris


1.

Nares

Nares eksterna adalah bagian yang menonjol pada wajah ( vestibulum nasi ) Nares interna ( cavum nasi ) Nares interna ( cavum nasi ) Superior Inferior : Bassis cranii : Pallatum dorrum

Batas-batas :

1/15/13

Lateral

:
1/15/13

Chonchae nasalis superior


Meatus nasalis superior

Chonchae nasalis medial


Meatus nasalis medial

Chonchae nasalis inferior


Meatus nasalis inferior

Medial

Dibagi oleh septum nasi Lamina perpendicularis Os ethmoidalis Os vomer Cartilago septinasi
1/15/13

Yang dibentuk oleh :


Vaskularisasi : Septinasi :

A. Sphenopalatina

Cabang dari : A. Maxillaris beranastomose Cabang dari : A. Optalnicus membentuk plexus

A. Ethomidalis Ant dan Post

2.

Nasopharing Mulai dari : Choanae sampai ke isthmus Faringeum


Lateral Posterior

: orificium tuba auditiva : Tonsilla paringeal

3.

Laring Terletak : di depan Pharing sampai Cervicalis 3,4,5,6 Terdiri dari :


Otot Kartilago

1/15/13

Batas-Batas:

Penjelasan :
1.

Otot-otot laring Eksternal


a)

c)

Internal M. Kricotyroid Post dan lateral M. Arythiroid Tranversum & Oblique M. Tyroiariteroid
1/15/13

Suprahyoid : M. Styloparingeu m M. Pallato paringeum Infrahyoid : M. Sternohyoid M. Sternoroid

M. Kricotyroid

b)

2.

Kartilago Tunggal

Kartilago Tiroid Kartilago cricoid Kartilago Epiglotica Kartilago arythroid Kartilago korni kulate Kartilago cuneforme
1/15/13

Berpasangan

3.

Ligamen Eksterna : Ligament kricotrachealis

4.

TRAKHEA Batas : Dari tepi bawah Kartilago cricoid sampai setinggi T 4


1/15/13

bercabang : Bronchus primarius dextra dan sinistra Terdiri dari cicin cartilago yang tidak menyatu pada bagian belakang yang di satukan oleh M. Trachealis Vaskularisasi :

A. Intercostalis A. Muskulo predica A. Thoracica interna

5.

BRONCHUS Bronchus Primarius masuk paru-paru ( Masing-masing ke paru-paru dextra dan sinistra)

Bronchus primarius

Masuk ke paru-paru menjadi bonchus lobularis Bercabang membentuk bronchus segmentalis Bercabang lagi membentuk Bronchus bronchilous

Bronchus lobularis

Bronchus segmentalis

1/15/13

6.

PULMO Merupakan Organ penting Berbentuk kerucut Dilapisi 2 membran :


Membran visceral Membran parietal Pulmo dexter

Pulmo terbagi menjadi Ada 3 lobus :


a)

1)

Lobus Superior Lobus Medialis

b)

1/15/13

Berada di rongga thorax

Pemisah antara :

Lobus Superior Fissura Horizontalis Lobus medial Lobus Superior Lobus medial Lobus inferior Bronchus Principalis Cabang Bronchus Superior A. Pulmonalis : Disebelah depan atau atas hilus Fissura Oblique

Pemisah antara :

Pada hilus ( Pintu Masuk ) dexter ada :

Vaskularisasi :

1/15/13

Pulmo sinister

Ada 2 lobus :

Lobus superior Lobus inferior


1/15/13

Diantaranya dipisahkan oleh : Fissura Oblique Pada hilus sinistra ini , ada :

2 Bronchus lobaris : Sebelah belakang hilus : Diatas hilus : Depan dan bawah

Vaskularisasi :

A. Pulmonalis

2 vena pulmonalis

3.

HISTOLOGI
a)

KAVUM NASI
1) ) )

Mukosa respirasi Epitel bertingkat silindris bersilia bersel goblet Lamina properia : kelenjar mukoserosa, pembulu darah banyak, jaringan ikat Jaringan limfoit terbesar Tulang rawan hialin Mukosa olfaktoris Epitel bertingkat toraks tinggi Terdiri atas : sel okfatorius, sel penyokong, sel basal Lamina propria : kelenjar serosa, tubula osinar (kelenjar olfaktoris bowman)
1/15/13

) ) 2) ) )

b)

Laring
a)

Pita suara sejati Epitel berlapis gepeng


1/15/13

Ligamentum vokalis terdiri atas serat elastic Mukulus vokalis terdiri atas otot lurik Epiglotis Mukosa bagian laryngeal

b)

Epitel bertingkat torak, bersilia bersel goblet Lamina properia : kelenjar mukoserosa

Mukosa bagian lingual

c)

TRAKEA MUKOSA

Epitel bertingkat torak bersilia bersel goblet Submukosa


1/15/13

Lamina properia dan lamina elastika Kelenjar mukoserosa Tulang rawan hialin Adventisia : jaringan ikat longar

d)

Bronkus intrapulmona Epitel bertingkat torak bersilia bersel goblet Lamina properia : kelenjar mukoserosa Tulang rawan hialin : beberapa lempeng

e)

Bronkiolus regular Epitel bertingkat torak bersilia bersel goblet Lamina properia tanpa kelenjar Adventisia : jaringan ikat longgat Bronkiolus terminalis

f)

Epitel selapis torak/kubis Otot polos melingkar Adventisia Bronkiolus respiratori Epitel selapis torak Terdapat muara alveoli

g)

1/15/13

Otot polos melingkar

h)

Duktus alveolaris Dindingnya alveoli Otot polos : terpencar Sakus alveolaris

i)

Dindingnya alveoli Otot polos : tidak ada Alveolus Dindingnya sangat tipis Kapiler darah banyak Porus alveolaris

j)

1/15/13

4.

FISIOLOGI Mekanisme ventilasi

1/15/13

Pergerakan udara masuk dan keluar dari paru Udara masuk / keluar dari paru karena selisih tekanan yang ada antara atmosfer dan alveolus oleh efek kerja mekanik otot pernafasan Tekanan udara atmosfer lebih besar dari pada tekanan intraalveolus, sehingga udara dapat masuk ke alveoulus

Saat inspirasi :

a)

Proses inspirasi

Masuknya udara dari atmosfer ke jalan nafas. Proses aktif karena otot-otot berkontraksi Otot-otot yang berperan adalah

Diafragma M. Interkostalis eksternus Dan dibantu oleh :

Otot scalenus Otot sternocleidomastoideus Diafragma dan M. Interkostalis eksterna berkontraksi Kubah diafrgama turun

Prosesnya :
1.

2.

1/15/13

Proses ekspirasi

Keluarnya CO2 dari paru ke atmosfer Proses pasif karena otot-otot berelaksasi Diaragma M. Interkosatalis eksterna Dan dibantu oleh :

M. Interkostalis interna Rextus abdominis

Prosesnya :

Diafragma dan M. Interkostalis eksterna relaksasi Volume menurun

1/15/13

Otot-otot yang berperan :

kesimpulan
Sistem respirasi merupakan Saluran yang

menghubungkan tempat pertukaran udara dengan lingkungan luar yang mencakup organorgan pernafasan menuju paru-paru serta struktur pendukung pernapasan dimana pertukaran o2 dan co2 dilakukan dengan cara difusi.

1/15/13