Anda di halaman 1dari 26

Siti Rochmanah Oktaviani S.,S.Ked 072011101049 Pembimbing: dr. H. M. Dwikoryanto , Sp.

BS

PENDAHULUAN

CEDERA KEPALA
50 % Kematian pada trauma 60 % Kematian akibat KLL Penyebab kematian utama pada usia 15-25 tahun 10% disebabkan oleh epidural hematoma Emergency

TINJAUAN PUSTAKA

Anatomi

DEFINISI
Epidural hematom /ekstradural hematom keadaan dimana terjadi penumpukkan darah diantara durameter dan tabula interna tulang tengkorak

Insidensi dan epidemiologi

Di USA insidensi EDH 10% cedera kepala 10% mengalami koma Laki-laki : perempuan 4:1 Usia terbanyak 15-25 tahun, jarang pada usia > 60 tahun dan < 2 tahun

Etiologi
Trauma kepala biasanya berhubungan dengan fraktur tulang tengkorak (85-96%) dan laserasi pembuluh darah Timbul spontan infeksi intracranial, malformasi vascular serta penyakit gangguan koagulasi Sumber perdarahan: - Artery meningea - Sinus duramatis dan vena meningea - Diploe a. diploica dan v. diploica

Patofisiologi

Lokasi terbentuknya EDH

Manifestasi Klinis
Lucid interval (+) Kesadaran makin menurun Late hemiparese kontralateral lesi Pupil anisokor, dilatasi pupil ipsilateral Babinsky (+) kontralateral lesi Fraktur daerah temporal Tanda-tanda peningkatan TIK

PERJALANAN KLINIS EDH

Pemeriksaan
Anamnesis Pemeriksaan fisik Pemeriksaan penunjang - Laboratorium - X-ray - CT scan - MRI

Diagnosis Banding
SDH
SAH

Penatalaksanan
Prinsip: evakuasi massa perdarahan segera Non operatif Operatif

Non operatif
Memperbaiki/mempertahankan fungsi vital Mengurangi edema otak Cairan intravena cairan isotonik Cairan hiperosmolar manitol 10-15% 0,50 gram/kg BB dalam 10-30 menit Hiperventilasi PCO2 dipertahankan > 100 mmHg dan PCO2di antara 25-30 mmHg Kortikosteroid Dexametason smp100 mg bolus 4 x 4 mg Metilprednisolon 6 x 15 mg Triamsinolon 6 x 10 mg. Barbiturat

Obat neurotropik Piritinol 800-4000 mg/hari Piracetam 4-12 gram/ hari Citicholine 100-500 mg/hari Lain-lain - kepala dan leher diangkat 30 - sendi lutut diganjal, membentuk sudut 150 - telapak kaki diganjal, membentuk sudut 90 dengan tungkai bawah

Operatif
Indikasi operasi: Volume hamatom > 30 ml Keadaan pasien memburuk Midline shift > 3 mm Indikasi life saving jika lesi desak ruang bervolume : > 25 cc: desak ruang supra tentorial > 10 cc: desak ruang infratentorial > 5 cc: desak ruang thalamus Indikasi fungsional saving efek massa yang signifikan : Penurunan klinis Efek massa dengan volume > 20 cc dengan midline shift > 5 mm dengan penurunan klinis yang progresif. Tebal epidural hematoma > 1 cm dengan midline shift > 5 mm dengan penurunan klinis yang progresif.

Burr hole

Craniotomy

Prognosis
Angka kematian 7-15% Angka kecacatan 5-10% Prognosis baik bila cepat terdeteksi dan segera diatasi Prognosis jelek bila pasien mengalami koma sebelum operasi

KESIMPULAN

EDH adalah keadaan dimana terjadi penumpukkan darah diantara durameter dan tabula interna tulang tengkorak, biasanya disertai adanya fraktur linier Lokasi tersering temporal atau temporoparietal (70%) dan sisanya di bagian frontal, oksipital dan fossa serebri posterior EDH emergensi progresifitas cepat, massa langsung mendesak ke parenkim otak menyebabkan herniasi trans dan infra tentorial Prinsip terapi menghilangkan massa intracranial yang dapat mengakibatkan herniasi baik secara operatif maupun non operatif