Anda di halaman 1dari 62

REBA (Rapid Entire Body Assessment) RULA (Rapid Upper Limb Assessment)

OLEH Nadia Kurnia Putri (080403011) Tania Alda (080403012)

REBA (Rapid Entire Body Assessment) merupakan suatu metode penilaian postur untuk menilai faktor resiko gangguan tubuh keseluruhan. Untuk masing-masing tugas, kita menilai faktor postur tubuh dengan penilaian pada masing-masing grup yang terdiri atas 2 grup yaitu: 1.Grup A yang terdiri dari postur tubuh kiri dan kanan dari batang tubuh (trunk), leher (neck), dan kaki (legs). 2.Grup B yang terdiri atas postur tubuh kanan dan kiri dari lengan atas (upper arm), lengan bawah (lower arm), dan pergelangan tangan (wrist). Pada masing-masing grup diberikan suatu skala postur tubuh dan suatu pernyataan tambahan. Diberikan juga faktor beban/kekuatan dan coupling. Berikut ini adalah faktor-faktor yang dinilai pada metode REBA.

Grup A: 1. Batang tubuh (trunk)

Tabel 1. Skor Batang Tubuh REBA

Pergerakan Posisi normal 0-200 (ke depan dan belakang) <-200 atau 20-600

Skor 1

Skor Perubahan

+1 jika batang tubuh 2 3 berputar/bengkok/bun gkuk

>600

2. Leher (Neck)

Tabel 2. Skor Leher REBA


Pergerakan 0-200 >200-ekstensi Skor 1 2 Skor Perubahan

+1 jika leher berputar /bengkok

3. Kaki (Legs)

Tabel 3. Skor Kaki REBA


Pergerakan Posisi normal/seimbang (berjalan/duduk) Bertumpu pada satu kaki lurus Skor 1 2 Skor Perubahan +1 jika lutut antara 30

- 600
+2 jika lutut >600

4. Beban (Load)

Tabel 4. Skor Beban Reba


Pergerakan <5 kg 5-10 kg >10 kg Skor 0 1 2 +1 jika kekuatan cepat Skor Pergerakan

Grup B
1. Lengan atas (upper arm)

Tabel 5. Skor Lengan Atas REBA

Pergerakan 200 (ke depan dan belakang)

Skor

Skor Perubahan

+1 jika bahu naik

>200 (ke belakang)


atau 20-450

+1 jika lengan 2 3 berputar/bengkok -1 miring, menyangga berat

45-900

lengan >900 4

2. Lengan Bawah (Lower Arm)

Tabel 6. Skor Lengan Bawah REBA

Pergerakan 60-1000 <600 atau >1000

Skor 1 2

Pergerakan 60-1000 <600 atau >1000

3. Pergelangan Tangan (Wrist)

Tabel 7. Skor Pergelangan Tangan REBA


Pergerakan Skor Skor Perubahan

0-150 (ke atas dan bawah)

+1 jika pergelangan tangan putaran menjauhi

>150 (ke atas dan bawah)

sisi tengah

4. Coupling
Coupling Baik Sedang Skor 0 1 Keterangan Kekuatan pegangan baik

Pegangan bagus tapi tidak ideal atau kopling


cocok dengan bagian tubuh Pegangan tangan tidak sesuai walaupun mungkin Kaku, pegangan tangan tidak nyaman, tidak

Kurang baik

Tidak dapat diterima

ada pegangan atau kopling tidak sesuai dengan bagian tubuh

Skor yang didapat dari grup A (tidak termasuk beban) dimasukkan ke dalam Tabel 9. Tabel 9. Skor Grup A
Trunk Neck Leg 1 1 2 1 3 4 1 2 2 3 4 1 2 3 3 4 5 6 6 7 7 8 8 9 9 9 3 4 3 3 5 6 4 5 6 7 5 6 7 8 6 7 8 9 7 8 3 4 1 2 4 5 3 4 5 6 4 5 6 7 5 6 7 8 6 7 1 2 2 2 3 3 2 4 4 3 5 5 4 6

Skor yang didapat dari grup B (tidak termasuk coupling) dimasukkan kedalam Tabel 10.

Tabel 10. Skor Grup B


Upper Arm Lower Arm Wrist 1 1 1 2 3 1 2 2 3 1 1 2 1 2 3 2 1 2 3 2 3 4 3 3 4 5 4 5 5 4 4 5 5 5 5 7 5 5 7 8 7 8 8 6 7 8 8 3 9 9

Skor grup A ditambah dengan beban yang akan menjadi skor grup A yang akan digunakan pada Tabel 9 Dan skor grup B ditambah dengan coupling yang akan menjadi skor grup B yang akan digunakan pada Tabel 10. Tabel 11. Penilaian Akhir
Skor Grup A Skor Grup B 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 1 1 1 2 3 4 6 7 8 9 10 11 12

10

11

12

10

11

12

10

11

11

12

10

10

11

12

12

10

10

11

12

12

10

11

11

12

12

10

10

11

12

12

12

10

10

10

11

12

12

12

10

10

11

11

12

12

12

12

11

10

11

11

12

12

12

12

12

10

11

11

12

12

12

12

Tabel 12. Skor Aktivitas


Aktivitas Postur statik Pengulangan Skor +1 +1 Keterangan 1 atau lebih bagian tubuh statis/diam Tindakan berulang-ulang Tindakan menyebabkan jarak yang besar dan Ketidakstabilan +1 cepat pada postur atau tubuh tidak stabil

Tabel 13. Nilai Level Tindakan REBA


Skor REBA 1 2-3 4-7 8-10 11-15 Level Resiko Dapat diabaikan Kecil Sedang Tinggi Sangat tinggi Level Tindakan 0 1 2 3 4 Tindakan Tidak diperlukan Mungkin diperlukan Perlu Segera Sekarang juga

Contoh :

Skor Penilaian Grup A: Batang tubuh (trunk) Tabel Skor 14. Batang Tubuh REBA
Pergerakan
200 ke depan maupun ke belakang tubuh >200 (ke belakang) atau 200-450 45 - 900 3 4 2 + 1 jika bahu naik +1 jika lengan berputar / bengkok

Skor
1

Skor Perubahan

Leher (neck)

> 900

Tabel 15. Skor Leher REBA


Pergerakan 0-200 >200- ekstensi Skor 1 2 Skor Perubahan +1 jika leher berputar/bengkok

Kaki (legs) Tabel 16. Skor Kaki REBA


Pergerakan Sko r Skor Perubahan

Posisi normal/seimbang
(berjalan/duduk) Bertumpu pada satu kaki lurus

1 2

+ jika lutut antara 300-600 +2 jika lutut >600

Beban (load) Tabel 17.Skor Beban REBA


Pergerakan <5 kg 5-10 kg Skor 0 1 +1 jika kekuatan cepat Skor Pergerakan

>10 kg

Grup B: Lengan atas (upper arm) Tabel 18. Skor Lengan Atas REBA
Pergerakan 200 ke depan maupun ke belakang tubuh >200 (ke belakang) atau 20-450 45 - 900 > 900 Skor 1 2 3 4 + 1 jika bahu naik +1 jika lengan berputar / bengkok Skor Perubahan

Lengan bawah (lower arm) Tabel 19. Skor Lengan Bawah REBA
Pergerakan 60-1000 <600 atau >1000 Skor 1 2

Pergelangan tangan (wrist) Tabel 20. Skor Pergelangan Tangan REBA


Pergerakan 0-150 (ke atas dan bawah) >150 (ke atas dan bawah) Skor 1 2 Skor Perubahan +1 jika pergelangan tangan putaran menjauhi sisi tengah

Coupling
Tabel 21. Coupling
Coupling Baik Sedang Skor 0 1 Keterangan Kekuatan pegangan baik Pegangan bagus tapi tidak ideal atau kopling cocok dengan bagian tubuh Pegangan tangan tidak sesuai walaupun mungkin Kaku, pegangan tangan tidak nyaman, Tidak dapat diterima 3 tidak ada pegangan, kopling tidak sesuai dengan bagian tubuh

Kurang baik

Tabel 22. Tabel A REBA


Neck Leg 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4

1 1 2 3 4 1 2 3 4 3 3 5 6

2 2 3 4 5 3 4 5 6 4 5 6 7

Trunk 3 2 4 5 6 4 5 6 7 5 6 7 8

4 3 5 6 7 5 6 7 8 6 7 8 9

5 4 6 7 8 6 7 8 9 7 8 9 9

Tabel 23. Tabel B REBA


Lower Arm
1 2 Wrist 1 2 3 1 2 3 1 1 2 2 1 2 3 2 1 2 3 2 3 4

Upper Arm 3 4 3 4 5 5 5 5 4 5 5 5 5 7

5 5 7 8 7 8 8

6 7 8 8 3 9 9

Tabel 24. Tabel C (Penilaian Akhir REBA) Skor A = Tabel A + Skor Beban = 5 + 0 = 5 Skor B = Tabel B + Skor Coupling = 2 + 1 = 3

Sk or B 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

1 1 1 1 2 3 3 4 5 6 7 7 7

2 1 2 2 3 4 4 5 6 6 7 7 8

3 2 3 3 3 4 5 6 7 7 8 8 8

4 3 4 4 4 5 6 7 8 8 9 9 9

5 4 4 4 5 6 7 8 8 9 9 9 9

Skor A 6 7 6 6 6 7 8 8 9 9 10 10 10 10 7 7 7 8 9 9 9 10 10 11 11 11

8 8 8 8 9 10 10 10 10 10 11 11 11

9 9 9 9 10 10 10 11 11 11 12 12 12

10 10 10 10 11 11 11 11 12 12 12 12 12

11 11 11 11 11 12 12 12 12 12 12 12 12

12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12

Tabel 25. Skor Aktivitas REBA


Aktivitas Postur statik Pengulangan Ketidakstabilan Skor -1 +1 +1 Keterangan 1 atau lebih bagian tubuh statis/diam Tindakan berulang-ulang Tindakan menyebabkan jarak yang besar dan cepat pada postur (tidak stabil)

Skor REBA = Tabel C - Skor Aktivitas = 4 1 + 1 = 4 Tabel 26. Nilai Level Tindakan REBA
Skor REBA 1 2-3 Level Resiko Dapat diabaikan Kecil Level Tindakan 0 1 Tindakan Tidak diperlukan Mungkin diperlukan 4-7 8-10 11-15 Sedang Tinggi Sangat tinggi 2 3 4 Perlu Segera Sekarang juga

RULA (RAPID UPPER LIMB ASSESSMENT)

RULA merupakan suatu metode penelitian untuk


menginvestigasi gangguan pada anggota badan bagian atas. Metode ini tidak membutuhkan peralatan spesial dalam

penetapan penilaian postur leher, punggung, dan lengan atas.


Setiap pergerakan diberi dengan skor yang telah ditetapkan. RULA dikembangkan sebagai suatu metode untuk mendeteksi postur kerja yang merupakan faktor resiko (risk factors). Metode ini didesain untuk menilai para pekerja dan

mengetahui beban musculoskeletal yang kemungkinan dapat


dapat menimbulkan gangguan pada anggota badan atas (McAtaamney dan Corlett, 1993).

Metode ini menggunakan diagram dari postur tubuh dan 3


tabel skor dalam menetapkan evaluasi faktor resiko. Faktor resiko yang telah diinvestigasi dijelaskan oleh McPhee sebagai faktor

beban eksternal, yaitu:


Jumlah pergerakan. Kerja otot statik. Tenaga/kekuatan. Penentuan postur kerja oleh peralatan. Waktu kerja tanpa istirahat.

Dalam usaha untuk penilaian 4 faktor beban eksternal (jumlah gerakan, kerja otot statis, tenaga/kekuatan, dan postur), RULA dikembangkan untuk (McAtaamney dan Corlett, 1993): Memberikan sebuah metode penyaringan suatu populasi kerja

dengan cepat, yang berhubungan dengan kerja yang beresiko


yang menyebabkan gangguan pada anggota badan bagian atas. Mengidentifikasi usaha otot yang berhunbungan dengan postur kerja, penggunaan tenaga dan kerja yang berulang-ulang, yang dapat menimbulkan kelelahan (fatique) otot.

Pengembangan dari RULA terdiri atas 3 tahapan, yaitu: Mengidentifikasi postur kerja. Sistem pemberian skor. Skala level tindakan yang menyediakan sebuah pedoman pada tingkat resiko yang ada dan dibutuhkan untuk mendorong penilaian yang lebih detail berkaitan dengan analisis yang

didapat.

Untuk mempermudah penilaiannya, maka tubuh dibagi


atas 2 segmen group, yaitu, group A terdiri atas lengan atas (upper arm), lengan bawah (lower arm), dan pergelangan tangan

(wrist). Sedangkan group B terdiri atas leher (neck), punggung


(trunk), dan kaki (legs).

Lengan Atas (Upper Arm)

Skor berikut :

bagian lengan atas (Upper arm) adalah sebagai

Pergerakan

Skor Skor Perubahan 1

20o (ke depan maupun ke


belakang dari tubuh

+1 jika bahu naik +1 jika lengan

>

20o

(ke belakang) atau

20-450

2
3 4

berputar atau
45-90o >90o bengkok

Lengan Bawah (Lower Arm)

Skor bagian lengan bawah (Lower arm) adalah sebagai berikut :

Pergerakan Skor Skor Pergerakan 60-100o <60o atau >100o 1 +1 jika pergelangan 2

tangan menjauhi
sisi tangan

Pergelangan Tangan (Wrist)

Skor bagian Pergelangan tangan (Wrist) adalah sebagai berikut :

Pergerakan Posisi Netral 0-15o >15o

Skor 1

Skor Pergerakan

+1 jika pergelangan 2 3 tangan menjauhi sisi tengah

Untuk putaran pergelangan tangan (Wrist Twist) pada posisi postur yang netral diberi skor : 1 = Posisi tengah dari putaran 2 = Posisi pada atau dekat dari putaran

Leher

Skor bagian leher adalah sebagai berikut :

Pergerakan

Skor

Skor Pergerakan

0-10o

10-20o
>20o ekstensi

2
3 4

+1 jika leher berputar/bengkok

Batang Tubuh (Trunk)

Skor bagian batang tubuh(Trunk) adalah sebagai berikut :

Pergerakan Posisi normal 90o 0-20o

Skor

Skor Pergerakan

+1 jika leher 1
berputar/bengkok

20-60o
>60o

3
4

+1 jika batang tubuh


bungkuk

Kaki (Legs)

Skor bagian kaki(Legs) adalah sebagai berikut :

Pergerakan Posisi Normal/seimbang Tidak seimbang

Skor 1 2

Skor yang didapat dari grup A (Total skor yang diperoleh


dari lengan atas, lengan bawah, pergelangan tangan dan putaran pergelangan tangan) dimasukkan ke dalam Tabel A Rula yang

dapat dilihat di bawah ini.


Upper Arm 1 2 3 4 5 6 Lower Arm 1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 Wrist Twist 1 2 1 2 2 2 2 3 2 2 2 2 2 3 2 3 22 3 2 3 3 4 3 4 3 4 5 5 5 6 6 6 7 7 7 8 9 9 Wrist 2 3 Wrist Twist Wrist Twist 1 2 1 2 2 2 2 3 2 2 3 3 2 3 3 3 2 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 4 3 3 4 4 3 3 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 5 5 5 5 5 6 6 6 6 7 6 7 7 7 7 7 7 8 8 8 8 9 9 9 9 9 4 Wrist Twist 1 2 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 6 6 6 7 7 7 7 8 8 9 9 9 9 9

Skor yang didapat dari grup B (Total skor yang diperoleh dari leher, lengan punggung dan kaki) dimasukkan ke dalam Tabel B Rula yang dapat dilihat di bawah ini.
Trunk 1 Legs Neck 1 2 1 2 Legs 2 1 3 Legs 2 1 4 Legs 2 1 5 Legs 2 1 6 Legs 2

2 3 4
5 6

2 3 5
7 8

3 3 5
7 8

2 3 5
7 8

3 4 6
7 8

4 4 6
7 8

5 5 7
8 8

5 5 7
8 8

5 6 7
8 9

6 6 7
8 9

7 7 7
8 9

7 7 8
8 9

7 7 8
8 9

Skor dari penilaian postur tubuh dapat dilihat di bawah ini. Skor A + muscle use score + force score Skor B + muscle use score + force score Ket : 1. Untuk muscle use score
a. +1 = Skor ini diberikan jika postur tubuh statik (Tidak bergerak) atau jika kegiatan dilakukan selama 4 menit atau lebih (Pengulangan).

2. Untuk force score/Load Score


a. Jika beban kurang dari 2 Kg = 0 b. Jika beban antara 2 Kg hingga 10 Kg = + 1

c. Jika beban antara 2 Kg hingga 10 Kg (Statik atau


berulang-ulang) = + 2 d. Jika beban lebih dari 10 Kg dan berulang = + 3

Setelah dilakukan perhitungan maka hasilnya dimasukkan


ke dalam tabel C Rula.
A/B 1 2 3 4 1 1 2 3 3 2 2 2 3 3 3 3 3 3 3 4 3 4 4 4 5 4 4 4 5 6 5 5 5 6 7+ 5 5 6 6

5
6 7 +8

4
4 5 5

4
4 5 5

4
5 6 6

5
6 6 7

6
6 7 7

7
7 7 7

7
7 7 7

Skor

dari

hasil

kombinasi

postur

kerja

tersebut

diklasifikasikan ke dalam beberapa kategori level resiko yaitu :

Kategori Tindakan 1-2

Level Resiko Minimun

Tindakan

Aman Diperlukan beberapa waktu

3-4

Kecil ke depan

5-6 7

Sedang Tinggi

Tindakan dalam waktu dekat Tindakan sekarang juga

Contoh Penilaian Postur Kerja

Grup A (Lengan Atas, Lengan Bawah, Pergelangan Tangan, Wrist Twist / Putaran Pergelangan Tangan)

1.

Lengan Atas (Upper Arm)


Pergerakan 200 ke depan maupun ke belakang tubuh >200 (ke belakang) atau 200-450 45 - 900 > 900 3 4 2 + 1 jika bahu naik +1 jika lengan berputar / bengkok Skor 1 Skor Perubahan

2. Lengan bawah (lower arm)

Pergerakan Skor

Skor

Perubahan 60-1000
<600 atau >1000

1
2

+1 Jika
lengan bawah bekerja melewati/kelu ar sisi tubuh

3. Pergelangan Tangan (Wrist)

Pergerakan

Skor

Skor Perubahan

Posisi netral

+1 jika pergelangan tangan menjauhi sisi tengah

0-150
>150

2
3

4. Wrist Twist

Pergerakan Posisi tengah dari putaran Posisi pada atau dekat dari putaran

Skor 1 2

Grup B (Leher, Punggung, Kaki)


1. Leher (Neck)

Pergerakan

Skor

Skor Perubahan +1 jika leher berputar/bengkok

0-100
10-200 > 200

1
2 3

Ekstensi

2. Punggung (Trunk)

Pergerakan

Skor

Skor Perubahan

Posisi normal

+1 jika leher berputar/bengk

0-200
20-600 > 600

2
3 4

ok
+1 jika batang tubuh bungkuk

3. Kaki (Legs)

Pergerakan Posisi normal / seimbang Tidak seimbang

Skor 1 2

Kemudian setelah penilaian dilakukan, maka skor-skor tersebut dimasukkan ke dalam tabel. Dapat dilihat di bawah ini.
Tabel A RULA
Wrist Upper Arm Lower Arm

1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 2 3

1 Wrist Twist 1 2 1 2 2 2 2 3 2 2 2 2 2 3 2 3 2 3 2 3 3 4 3 4 3 4 5 5 5 6 6 6 7 7 7 8 9 9

2 Wrist Twist 1 2 2 2 2 2 2 3 2 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 5 5 5 6 6 6 7 7 7 8 8 9 9

3 Wrist Twist 1 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 5 5 6 6 7 7 7 7 8 8 9 9 9

4 Wrist Twist 1 2 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 6 6 6 7 7 7 7 8 8 9 9 9 9 9

Tabel B RULA

Trunk

1 Legs

2 Legs 2 1 2 1

3 Legs 2 1

4 Legs 2 1

5 Legs 2 1

6 Legs 2

Neck

1 2 3 4 5 6

1 2 3 5 7 8

3 3 3 5 7 8

2 2 3 5 7 8

3 3 4 6 7 8

3 4 4 6 7 8

4 5 5 7 8 8

5 5 5 7 8 8

5 5 6 7 8 9

6 6 6 7 8 9

6 7 7 7 8 9

7 7 7 8 8 9

7 7 7 8 8 9

Ket :

Muscle Use Score = + 1


Skor ini diberikan jika postur tubuh statik (Tidak bergerak) atau jika kegiatan dilakukan selama 4 menit atau lebih.

Force / Load Score

1. Jika beban kurang dari 2 Kg = 0


2. Jika beban antara 2 Kg hingga 10 Kg = + 1 3. Jika beban antara 2 Kg hingga 10 Kg (Statik atau berulang-ulang) = + 2 4. Jika beban lebih dari 10 Kg dan berulang = + 3

Maka skor dari penilaian postur tubuh adalah sebagai berikut : Skor A + muscle use score + force score = 2 + 1 + 2 = 5 Skor B + muscle use score + force score = 6 + 1 + 2 = 9
Tabel C RULA
A/B 1 2 3 4 5 6 7 +8 1 1 2 3 3 4 4 5 5 2 2 2 3 3 4 4 5 5 3 3 3 3 3 4 5 6 6 4 3 4 4 4 5 6 6 7 5 4 4 4 5 6 6 7 7 6 5 5 5 6 7 7 7 7 7+ 5 5 6 6 7 7 7 7

Tabel Kategori Tindakan RULA

Kategori Tindakan 1-2 3-4

Level Minimum Kecil

Tindakan Aman Diperlukan beberapa waktu ke depan

5-6

Sedang

Tindakan dalam waktu dekat

Tinggi

Tindakan sekarang juga