Anda di halaman 1dari 12

Multiple Basal Cell Carcinomas of Lower Legs with Statis Dermatitis: A Therapeutic Challenge Journal Reading Diajukan untuk

Memenuhi Persyaratan Pendidikan Dokter Umum Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta Pembimbing : dr. Sunaryo, Sp.KK

Oleh : Anna Listyana Dewi J500 060 071 KEPANITERAAN KLINIK ILMU PENYAKIT KULIT DAN KELAMIN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

PENDAHULUAN
Karsinoma Sel Basal (BCC) adalah salah satu kanker yg populer angka kejadian di seluruh dunia meningkat Periode th 2003-2005, angka kejadian BCC pada populasi Kroasia adalah 54.9/100, 000 untuk pria dan 53.9/100, 000 untuk wanita.

Faktor predisposisi paling penting adalah: Genetik dan Paparan radiasi UV. Faktor lain: Usia tua, Laki-laki, Immunosupresan, dan bahan kimia: senyawa arsen
DDx: karsinoma sel skuamosa (SCC), actinic keratosis tumor adneksa

bentuk yang paling banyak adalah tipe nodular (kejadian 45% sampai 60%) kepala & leher laki-laki tua dan jenis superfisial (kejadian 15% menjadi 35%) ekstremitas wanita muda.

PENDAHULUAN Cont......

Jika ragu menegakkan diagnosis dengan gejala klinis Pemeriksaan Histologis

Berbagai macam terapi sangat berbeda untuk mengobati BCC . Kami melaporkan kasus seorang pria tua dengan Multiple BCC nodular, yang terapinya menantang karena terjadinya tumor di kaki bagian bawah dengan insufisiensi vena lama.

LAPORAN KASUS
Seorang pria 94 TH dg multiple BCC, yang menderita varises di kaki bawah dari usia muda. Dia menjalani operasi phlebologic pada usia 17 (77 tahun yll). Selama hidupnya, ia mengalami tromboflebitis berulang dan teratur diobati dengan salisilat dan flavonoid. Dia secara bertahap mengembangkan tandatanda dermatitis stasis, tetapi tidak pernah memiliki ulserasi apapun.

Kunjungan pertama ke Departemen kami adalah 25 th yll, ketika ia didiagnosis dengan BCC pada pipi kanan dan lutut kanan. Tumor berhasil diobati dengan radioterapi dan tidak kambuh setelah itu.

Feb 2004, 2 tumor di tulang kering kiri Pmx Histologis: BCC Nodular Usia tua (87th), Tx Photodinamic dg Aminolevulinic Acid (ALA-PDT) Dosis: 250 J/ cm2/tumor Regresi Lengkap

LAPORAN KASUS Cont.....


Nov 2004, sisi lateral tungkai bawah Pmx Histo: Dx BCC Nodular Utk 6 bulan ke dpn: Tx Photodynamic Dosis total: 450 J/cm2 Regresi Tidak Tercapai

Cryotherapy dg Nitrogen cair 3X Regresi Tidak Signifikan.. Tx Sitostatik dg 5-Fluorouracil (5-FU) > 3minggu: 2X1 hari , dg Necretomy / minggu Regresi Lengkap Penyembuhan ditunda sampai 3 bulan (Rx Antibiotik topikal)

2006, telinga kanan posterior Pmx Histo: BCC Nodular Radioterapi, dosis Total: 5500 cGy 6minggu Epitelisasi Lengkap
2 bulan kemudian, tumor BCC baru di kaki kanan bag fleksura dipotong dg margin yg jelas

LAPORAN KASUS Cont...


Feb 2010, tumor di kaki bag bawah > 25 mm Pmx Histo: 3 BCC, 1 SCC

Perluasan Tumor & insufisiensi vena kronis topikal 5-FU, 2X1 hari selama 4-7 minggu, dg necretomy per minggu Regresi Lengkap

LAPORAN KASUS Cont....


Penyembuhan dikelola oleh pemberian salep netral untuk epitelisasi dan penyembuhan lengkap dicapai 5 bulan kemudian.

Pada 8-bulan dilakukan follow-up, dermatologi tetap tidak berubah.

PEMBAHASAN
BCC nodular dari kaki bagian bawah jarang Kasus yang disajikan terjadinya multiple BCC nodular di bagian bawah kaki pengembangan yang didapat pada insufisiensi vena kronis berlangsung lama studi histologis pada 125 kasus, perubahan stasis tidak mewakili faktor predisposisi untuk pengembangan BCC dari kaki insufisiensi vena yang dimulai pada pasien remaja berkontribusi seperti gambaran klinis.

Terapi tepat dan efektif dipengaruhi oleh :posisi anatomi tumor, ukuran tumor, usia pasien, gejala klinik dan histologis. BCC Berisiko Tinggi, jika: durasi panjang, lokasi di pertengahan wajah atau telinga, diameter > 2 cm, agresif histologis subtipe, pengobatan sebelumnya, atau riwayat paparan radiasi Pembedahan & Radioterapi Berisiko Rendah Topikal & Non-Bedah Terapi

Berisiko Tinggi tetap dg Modalitas Non-Bedah Membatasi Penggunaan Radikal

PEMBAHASAN Cont.....
Bedah saat ini adalah gold standar untuk mengobati BCC . eksisi bedah dilakukan untuk pengobatan BCC pada aspek flexural kanan bawah kaki posisi anatomi dan ukuran tumor dilakukan pengambilan lengkap tanpa resiko penyembuhan luka yang buruk. Sebaliknya, untuk tumor yang muncul kemudian pada aspek ekstensor kaki yang lebih rendah, meskipun ini juga BCC nodular dan satu SCC, operasi bukan terapi pilihan karena penutupan luka tidak mungkin dan berpotensi kecil pada penyembuhan sebagai akibat dari perubahan hipostatik parah dari kulit di sekitarnya.

Modalitas Non-bedah dianggap cocok untuk pengobatan tumor beberapa pasien kami adalah cryotherapy, radioterapi, terapi photodynamic, dan kemoterapi topikal dengan 5-FU cream.

PEMBAHASAN Cont.....
Terapi Photodynamic adalah modalitas non-bedah yang menunjukkan kemanjuran tinggi dalam pengobatan actinic keratosis, penyakit Bowen dan BCC superfisial. Terapi ini memiliki tingkat kekambuhan yg tinggi. Cryotherapy adalah modalitas untuk pengobatan jinak, premaligna dan ganas di lesi kulit cocok utk BCC risiko rendah kekambuhan < 10%

Kemoterapi topikal dengan 5-FU digunakan dalam pengobatan actinic keratosis, BCC superfisial, actinic cheilitis dan penyakit Bowen. terapi topikal dengan 5-FU terbukti lebih unggul untuk ALA-PDT dan cryotherapy dalam pengobatan highrisk nodular BCCs dari kaki bagian bawah. Selain itu, pengobatan dengan topikal 5-FU mengakibatkan regresi lengkap SCC juga
Radioterapi merupakan alternatif untuk manajemen bedah, efektif dalam pengobatan primer BCC, BCC pembedahan berulang sebagai terapi adjuvant, dan adalah pilihan perawatan untuk penyakit berisiko tinggi ditoleransi dengan baik di kepala dan leher dihindari di lokalisasi anatomi bawah lutut karena lambat penyembuhan pasien ini: pipi dan telinga kanan.

KESIMPULAN

Pasien dg BCC berisiko peningkatan lebih lanjut. Tx berhasil dg kekambuhan minimal 5%-8%. Pada artikel ini passien tua dg multiple BCC dg insufisiensi vena kronis yg diterapi dg berbagai macam terapi . Terapi dg efektivitas unggul: 5-FU pmx klinis tindak lanjut 8 bulan menunjukkan Regresi Lengkap.