Anda di halaman 1dari 24

CHOLERAE

To Discuss
DEFINITION
CLINICAL MANIFESTATIOM CHECKING METHODE AND SAMPLING

CAUSATIVE AGENT

PREVENTIVE STEP FOR NURSE

DEFINITION
* Kata Kolera dari bahasa Yunani : kholera dari empedu khol. * Kolera adalah salah satu penyakit diare akut yang dalam beberapa jam dapat mengakibatkan dehidrasi progresif yang cepat dan berat serta dapat menimbulkan kematian yang disebabkan oleh VIBRIO CHOLERAE yang memproduksi enteroksin dalam jumlah besar, sehingga memberikan pengaruh yang ekstrim pada aktivitas sekresi dari sel epitel mukosa usus halus dan bentuk feses yang khas seperti air tajin atau rice water stool.

next
Sejarah penyebaran kolera, yaitu : * Tahun 1817 1826 terjadi penyebaran penyakit kolera dari India ke Timur tengah.

* Tahun 1884, Robert Koch menemukan vibrio cholerae sebagai mikroorganisme sebagai agen penyebab
penyakit kolera. * Antara 1937 dan 1963 dilaporkan terjadi 6 kali epidemi kolera di pulau Sulawesi

* Tahun 1961 mulai terjadi penyebaran kolera melalui pulau Sulawesi ke dalam dan luar negeri.

CLINICAL MANIFESTATION
Manifestasi klinik dari penyakit kolera yaitu :

Diare
Feses seperti air beras. Mual dan muntah. Mengalami dehidrasi. Keram otot.

Contoh feses penderita kolera

Anak penderita kolera yang mengalami dehidrasi

Vibrio cholerae adalah bakteri berbentuk batang, berukuran pendek yakni 2 4 m , sedikit melengkung, bersifat gram negatif, mempunyai flagela polar tunggal dan tinggal berkoloni di dalam usus. Tumbuh dengan baik pada suhu 37 C dan dalam pH sangat tinggi yakni 8 , 5 9 , 5.

Klasifikasi dari Vibrio cholerae


Kingdom : Bacteria Phylum : Proteobacteria Class : Gamma Proteobacteria Order : Vibrionales Family : Vibrionaceae Genus : Vibrio

Spesies : Vibrio cholerae

Tampak dibawah mikroskop elektron

Pathogenesis
Seseorang yang memiliki asam lambung yang normal memerlukan menelan sebanyak 1010 atau lebih Vibrio cholerae dalam air agar dapat menginfeksi, sebab kuman ini sangat sensitive terhadap suasana asam. Jika mediatornya makanan

sebanyak 102 104 organisme yang diperlukan, karena kapasitas buffer yang cukup
dari makanan.

* Setelah penularan oral V. cholerae berkembang biak di usus halus dengan cara berkoloni dan mengeluarkan eksotoksin.. * Eksotoksin bekerja pada mukosa usus halus dan menyebabkan ekskresi air dan elektrolit. * Jumlah cairan elektrolit ini melampaui kemampuan absorbsi kolon dan keluar sebagai tinja yang cair.

Next...

Gambaran sederhana mengenai perjalanan V.Cholerae dalam tubuh

Mekanisme Penyebaran
Vibrio cholerae menyebar dengan menggunakan air sebagai media utamanya. Media lain yang turut membantu penularan bakteri ini adalah lalat, tanah, feses dan bahan makanan lain yang terinfeksi bakteri ini secara tidak langsung.

Waktu bertahan Vibrio Cholerae


Air Bahan Makanan Daging = 7 14 hari Tanah Jika dipanaskan 100 = 0 menit

Air steril = 1 5 hari


Saluran = 1 2 hari Sungai = 3 4 hari

Ikan = 3 4 hari pada lipat pada suhu dingin. Susu segar = 1 - 1 hari

Tropis = 7 hari Debu atau pasir = 3 hari

suhu kamar dan bertahan 3x Dingin = 4 bulan

80 = 5 menit
56 = 30 menit 40 = 3 hari

pada suhu 22 25 C.

CHECKING METHODE AND SAMPLING


Uji serologi bakteri V. Cholera Uji resistensi bakteri V. Cholera terhadap antibiotik Reaksi aglutinasi dengan antiserum spesifik Kultur Bakteriologis

PENCEGAHAN PENULARAN
Kebersihan pribadi yang baik

Vaksinasi (bila tersedia)

Pencegahan Kolera

Air aman konsumsi

Makanan aman konsumsi

PENANGANAN PENDERITA KOLERA


Terapi cairan Terapi causal

Terapi berdasarkan simptomatik

Terapi dietetik

PREVENTIVE STEP FOR NURSE


Penyakit kolera bukanlah penyakit yang menyebar melalui udara ataupun kontak langsung. Sehingga upaya pencegahan bagi tenaga kesehatan (dalam hal ini perawat) yang menangani pasien kolera dapat dilakukan dengan mudah. Hal yang perlu diperhatikan

agar perawat tidak tertular dengan penyakit ini adalah sanitasi lingkungan.

NEXT
Misalkan, feses pasien dibuang ke kanal air maka air yang ada dalam kanal tersebut terkontaminasi dengan bakteri VIBRIO CHOLERAE. Terlebih jika ternyata kanal tersebut berada dekat dengan sumber air yang digunakan di RS tersebut sehingga memungkinkan air dari kanal mengkontaminasi sumber air yang digunakan untuk mandi, mencuci tangan ataupun untuk minum. Keadaan kanal yang tidak terjaga juga mengundang lalat hitam berkumpul disekitarnya. Sehingga tidak menutup kemungkinan lalat tersebut turut membawa bakteri VIBRIO CHOLERAE. Jika lalat tersebut beterbangan ke dalam rumah sakit dan menghinggapi makanan ataupun minuman yang hendak dikonsumsi, maka hal tersebut juga membuka peluang menyebarnya bakteri VIBRIO CHOLERAE.

Its time to sharing...

Please tell us your question but rise your hand first...

YOUR QUESTION
Mengapa vibrio cholerae bisa melewati lambung ? Mengapa vibrio cholerae mampu hidup di suhu 37C dan apakah ia akan mati jika hidup di bawah atau di atas suhu tersebut ? Bagaimana sejarah kolera masuk ke Indonesia terkhususnya di sulawesi? Apa obat yang diberikan bagi penderita kolera beserta dosisnya ? Apakah penyakit kolera memengaruhi sistem saraf ? Mengapa bisa timbul gejala pada penderita kolera ?

Maaf pak.. file yang kami sudah save setelah diskusi ternyata hilang... Dan hanya tersimpan file sebelum diskusi. Jadi, pertanyaan yang kami tuliskan di slide pertanyaan hanyalah pertanyaan yang kami ingat. Dan untuk siapa yang bertanya dan menjawab, kami kira ada pada kertas yang sempat kami kumpul setelah diskusi. Mohon maaf atas kesalahan kami pak..

Thanks for your attantion and participation guys... See you at the next meeting...
SAYONARA....