Anda di halaman 1dari 19

HEMATURIA

Pembimbing : dr. Harizon M.N, Sp.B

Sari Andini, S.Ked 0618011085 FK UNILA

Anatomi Tractus Urinaria

Definisi

Hematuria makroskopis (gross)

Hematuria mikroskopis
Terdapat eritrosit > 2 sel per Lapang Pandang dalam 2 kali pemeriksaan urinalisis mikroskopis dengan menyingkirkan latihan, menstruasi, atau aktivitas seksual sebelumnya (Canadian Urology Association, 2009)

Insidensi Gross hematuri umum terjadi pada anak-anak, diperkirakan 1,3 kasus setiap 1000 kunjungan Prevalensi hematuri mikroskopis asimtomatik bervariasi

mulai dari 0,19 % sampai 16,1 %


Pada laki-laki usia tua , faktor resiko terhadap penyakit urologi meningkat, prevalensi hematuri meningkat sampai 21 %

(Gary et al. 2001. Asymptomatic Microscopic Hematuria in Adult)

Insidensi Penyebab Hematuria


%
2% 3.60%
13.60% 12% 41.80%
Tumor Infeksi Nefrolithiasis Kelainan kongenital

26%

Trauma Tidak terdefinisi

(Mazhari R, kimmel PL. 2002)

Etiologi

Mazhari R, kimmel PL. 2002

Faktor Resiko penggunaan analgetik yang berlebihan, usia lebih dari 40 tahun Pria (2 kali lebih tinggi dibanding wanita), penggunaan beberapa obat (siklofosfamid, terapi HIV, phenacetin), paparan radiasi pelvis, riwayat infeksi saluran kemih, paparan zat-zat kimia (benzene, aromatic amina), rokok, penyakit urologi sebelumnya (nefrolitiasis, tumor urologis)
(Cleveland Clinic Journal of Medicine, 2008)

PATOGENESIS
Feature Glomerular Hematuria Non Glomerular Hematuria

History
Burning of Micturation No Edem, fever, pharingitis, rush, athralgia No Deafness in Alport Syndrome, renal failure Urethritis, Cystitis Fever with UTI Severe pain with calculi Yes Usually negative May be positif with calculi

Systemic Complication
History of trauma Family History

Physical Examination Hypertension Often present Unlikely

Edema
Abdominal massa Rash, arthritis

May be present
No

No
Important with Wilms Tumor,

Lupus Eritematosus, Henoch Polycystic kidney

Schonlein Puspura

No

Urine Analysis
Color Proteinuri Dysmorphic RBCs RBS cast Crystal Brown, tea, cola Bright red

Often Present
Yes Yes

No
No No

No

May be informative

ANAMNESIS
Waktu Terjadinya Hematuria
Saat permulaan berkemih

Kelainan uretra distal sampai ke diafragma urogenital


traktus urinarius bagian atas atau penyakit di atas vesika urinaria

Sepanjang berkemih

Saat akhir berkemih

leher vesika urinaria atau prostat

(Mazhari R, kimmel PL. 2002)

ANAMNESIS

Dysuria Colic abdomen Febris Riwayat infeksi tenggorokan dan kulit Rash dan arthritis Penurunan berat badan, dyspnoe

ANAMNESIS

Riwayat konsumsi obat-obatan Riwayat kontrasepsi oral Peningkatan resiko Sindrom Loin Riwayat keluarga penyakit sickle cell, penyakit ginjal polikistik Riwayat malaria atau schistomatosis

PEMERIKSAAN FISIK
Pemeriksaan fisik umum : hipertensi, febris, anemia, syok, rash,

arthritis

Pemeriksan fisik khusus urologi Sudut kosto vertebra : nyeri tekan , nyeri ketok, pembesaran ginjal Supra simfisis : nyeri tekan, teraba batu, buli-buli penuh Genitalia eksterna : teraba batu di uretra Rectal toucher : teraba batu pada buli-buli (palpasi bimanual)

PEMERIKSAAN PENUNJANG Urinalisis


Color
Dark Yellow Dark brown or black Normal concentrated urine Bile pigments Homogentisic acid, thymol, melanin, methhemoglobinemia, alkaptonuria Alanine, cascara, resorcinol Red or pink urine Red blood cell, free hemoglobin, myoglobin, porphyrine Benzene, chloroquine, deferoxamine, phenazopyridine,

Cause

phenoftalein. Beets, blackberries, rifampin, red dyes in food Urates

Evaluasi Hematuria Mikroskopis

Evaluasi Hematuria Makroskopis


Untuk mencari sumber perdarahan, sistoskopi paling tepat dilakukan pada saat terjadi perdarahan aktif.

(Noer MS. 2005)

TERIMA KASIH