Anda di halaman 1dari 87

TUMOR PARU Oleh

Dr.H. Zailirin YZ SpP (K)


28-Jan-13

Tumor Paru
Terbagi atas : Tumor Jinak Tumor Ganas : Kanker paru

28-Jan-13

Tumor Ganas Paru Bronhogenic Carcinoma

Lung Carcinoma Kanker Paru


28-Jan-13

Pendahuluan
Kanker paru atau Karsinoma bronkus ,tumor primer paru yang paling sering ,hampir 95 % Banyak faktor penyebab ,terutama asap rokok Kanker paru bersifat fatal, Penyebab kematian utama pada laki laki dan Penyebab kematian nomor tiga pada perempuan
28-Jan-13

Pendahuluan
Diagnosis sering terlambat atau Inoperable Stage , maka prognosanya jelek dan survival rate rendah. Keluhan dan gejala hampir sama dengan penyakit paru lain, sehingga sering tidak terpikirkan. Meningkatnya ilmu,ketrampilan dokter,alat diagnostik dan perhatian penderita diagnosis semakin cepat. Penatalaksanaan baik penderitaan berkurang ,kualitas hidup meningkat dan ketahanan hidup lebih baik. Deteksi dini sangat penting dan perlu di usahakan.
28-Jan-13

Kanker
Nama umum untuk neoplasma ganas
Carcinoma : Neoplasma ganas sel epithelial Sarcoma : Neoplasma ganas dari jaringan atau mesenkhim

Etiologi pasti belum diketahui Multi faktorial : Eksogen (karsinogen) dan Endogen (genetik) Perubahan ditingkat DNA akibat paparan karsinogen bertahap dan waktu yang lama neoplasma
28-Jan-13

Kanker Paru
Definisi:

Semua keganasan mengenai paru, baik berasal dari paru sendiri maupun dari tempat lain yang ber metastasis ke paru
Asal terutama dari epitel bronkus ( 90 95 % ) Karsinoma bronkus

28-Jan-13

Macamnya Kanker Paru


Primer Metastase : Berasal dari organ paru sendiri : Berasal dari organ di luar paru seperti : - Mamma - Ginjal - Ovarium - Testis - Usus dll

28-Jan-13

Epidemiologi
Dikenal sudah lama, sejak abad ke 15 Meningkat sejak hampir satu abad yang lalu

Banyak faktor diperkirakan sebagai penyebab


Bersifat fatal dengan 5` SR kurang dari 15 % Kejadian Laki laki : Perempuan : 3 : 1 atau 6: 1 Umur sering dikenai di atas 40 tahun
28-Jan-13

Insidens dan Mortalitas


Kanker paru meningkat di seluruh dunia: Tiap tahun terdapat lebih 1,3 juta kasus dengan angka kematian 1,1 juta. Menurut National Cancer Institute di USA, tahun 2008 terdapat 215.000 kasus dan kematian 161.840. Di Indonesia, peringkat ke 4 terbanyak Penyebab utama kematian , masalah klinik dan sosial masyarakat di masa datang
28-Jan-13

5 FAKTA TENTANG KANKER PARU


I. Merupakan penyakit di dunia yang belum bisa disembuhkan ( WHO )
II. Penyebab kematian utama, karena kanker III. Penderita datang 80 - 90% sudah stadium lanjut

IV. Angka tahan hidup 5 th paling rendah


V. Angka tahan hidup 5 tahun stadium I = 70%
28-Jan-13

Epidemiologi Kanker Paru Dunia Dibandingkan Indonesia


Dunia Jenis kelamin Lk > Pr Indonesia Idem

Staging
Jenis Terapi Prognosis
28-Jan-13

Late stage >>>


KPKBSK Multimodaliti Buruk

Idem
Idem Idem Idem

Epidemiologi kanker paru Dunia VS Indonesia


Dunia Indonesia

Mortaliti
Prevalensi Perokok aktif Perokok pasif Genetik
28-Jan-13

Ranking I
Me 85% OR 2,4 - 3,4 ?

?!
?! 92% * OR 2,7 ?

Etiologi
Tidak jelas, belum diketahui secara pasti Faktor : Bahan karsinogen ( Enviromental diseases ) Asap rokok 5 10 kali 3,4 Benzpyrene Polonium 210 Zat kimia 6 10 kali Asbes Chromium Arsen Besi Uranium Nikel Fibrosis paru : 7 % Ca Jaringan parut
23,2 % Jaringan parut TBC

28-Jan-13

Resiko Kanker Paru Akibat Rokok

Merokok :
1 10 batang / hari resiko meningkat 15 kali

20 30 batang / hari resiko meningkat 40 - 50 kali 40 50 batang / hari resiko meningkat 70 - 80 kali

28-Jan-13

Karsinogen Dalam Rokok


Fase Partikulat : Netral fraksi : Benzpyrene Dibenzanthracene Benzofluoranthenes Basik fraksi : Nitrosamines Asidik fraksi : Tumor promoting agent Residual fraksi : Nikel, cadmium, Polonium 210 Nitrogen oksida

28-Jan-13

Karsinogen Dalam Rokok


Fase uap : : Nikel karbonyl Hydrazin Vinyl chlorida Nitrogen oksida Nitrosodiethylamine

28-Jan-13

Patogenesis kanker paru

Kanker adalah penyakit gen

28-Jan-13

Onkogen
k-ras myc

Normal

Gen tumor supresor


P 53 rb

Proliferasi
Siklus sel faktor pertumbuhan

Apoptosis
Siklus sel p53 bcl2

Cancer
28-Jan-13

Multi-Step Karsinogenesis Kanker Paru


n o r m a l m e t a p l a s i a d i s p l a s i a k a n k e r m e t a s t a s i s

T I S

28-Jan-13

Diagnosis
Anamnesa :

- Keluhan
- Kebiasaan - Pekerjaan - Riwayat penyakit

28-Jan-13

Gambaran Klinik
Tidak banyak berbeda dari penyakit paru lain Terdiri dari keluhan subyektif dan temuan obyektif Dari anamnesa didapatkan : Keluhan utama sangat beragam

Sering juga yang pertama terlihat adalah gejala akibat metastasis dan keluhan akibat perjalanan penyakit
Ada pula gelaja yang tidak khas , seperti : ** Berat badan berkurang ** Demam hilang timbul serta ** Nafsu makan menurun ** Gejala paraneoplatik

28-Jan-13

Gambaran Klinik
1.

Pengaruh kanker terhadap saluran nafas : ** Berupa iritasi dan gangguan mekanik, Batuk-batuk kronis , Hemoptysis ** Infeksi paru / pneumonitis berulang ** Obstruksi saluran nafas Sesak nafas Atelektasis

28-Jan-13

Gambaran Klinik

2.

Penekanan sekitar / infiltrasi

Vena cava superior sindroma Dispagia ( gangguan menelan ) Kelumpuhan diaphragma pita suara N. brachialis Deviasi Trachea
28-Jan-13

Gambaran Klinik
3. Metastasis : Gejala sesuai dimana terjadi metastasis KGB hilus / mediastinum Tulang Otak, Dan lain lain 4. Non metastasis extra pulmonary manifestation of bronchogenic carcinoma atau sindrom paraneoplastik Hypertropic osteoathropaty Neurophati

28-Jan-13

Pemeriksaan
- Keadaan umum : Bervariasi tergantung keadaan penyakit - Gejala atau Gambaran Klinik : Sangat bervariasi - Radiologi : Rontgen foto toraks PA / Lateral

Computerized Tomography ( CT )-Scan toraks

CT Otak, Bone survey ,Bone Scan ,Ultrasonography dll

28-Jan-13

Gejala klinik :


28-Jan-13

Asimetris wajah
Bengkak atau sembab muka dan leher Suara serak Sembab lengan dengan rasa nyeri Pelebaran vena pada leher / dada Kelainan bentuk torak : Hidrotoraks Atelektasis
1

Perubahan sendi kecil kecil

Pembesaran kelenjar leher, axila, subclavicula, supraclavicula, dll


Kelainan pemeriksaan fisik paru

Kelainan alat-alat lain

28-Jan-13

Pemeriksaan Laboratorium
:
Rutin Histopatologi , Sitologi dari : Sputum , Bilasan bronkus Sikatan bronkus Cairan Pleura Bahan biopsi aspirasi kelenjar dan tumor

28-Jan-13

Pemeriksaan Penunjang - Bronkoskopi


- Biopsi aspirasi trantorakal Punksi dan biopsi pleura CT scanning Biopsi kelenjar getah bening Mediastinoskopi Torakotomi explorasi Tumor marker

28-Jan-13

Deteksi / Diagnosa Dini


Deteksi dini sangat di harapkan,terutama pada orang yang patut dipertimbangkan. Penatalaksanaan kasus yang masih dini : ** Memberi harapan hidup yang baik ** Mengurangi penderitaan dan ** Meningkatkan kualitas hidup Untuk itu perlu : Perhatian para dokter untuk mengusahakan pembuktian sesegera mungkin ada atau tidak adanya kanker paru pada seseorang yang di curigai

28-Jan-13

Diagnosa Dini
Tujuan :
Menemukan kanker paru dini atau masih Karsinoma insitu

Pertumbuhan sel kanker masih terbatas pada epitel dan belum menembus membran basalis. Merupakan stadium awal dari suatu karsinoma

28-Jan-13

Golongan Yang di Curigai


Golongan Resiko Tinggi ( GRT ) adalah :
Laki-laki

Umur 40 tahun
Perokok berat / sedang Terpapar zat karsinogen
28-Jan-13

Golongan Lain yang Perlu di Waspadai


Perempuan perokok pasif disertai salah satu gejala atau keluhan respiratorik dan berat badan menurun Sesorang dengan gejala klinik respiratorik dan penurunan berat badan tanpa penyakit yang jelas

Seseorang yang mempuyai riwayat ,tentang adanya keluarga dekat yang menderita kanker paru

28-Jan-13

Diagnosa Dini
Tumor 1 cm ( 10 mm) -- 25 - 30 Doubling time -- 7 - 590 hari -- 60 -- 70 % umur nya

Ikeda : Tumor < 20 mm Tumor 20 30 mm


28-Jan-13

0,9 % metastase ke KGB 35 % metastase ke KGB

Alur Deteksi Dini Kanker Paru


Deteksi Dini Kanker Paru
(Skrining)

Golongan Risiko Tinggi (GRT)

Bukan GRT dengan gejala batuk kronik, sesak nafas batuk darah, berat badan turun

Foto toraks, sitologi sputum dan bronkoskopi autoflouresen

Diagnostik dan terapi penyakit paru non kanker

Semua hasil (- )

Ada hasil yang (+)

Curiga kanker paru

Re-skrining 4 6 bulan

Teruskan prosedur diagnostik kanker paru

Teruskan prosedur diagnostik kanker paru

28-Jan-13

Pemeriksaaan saringan untuk G.R.T


Sitologi sputum tiap 4-6 bulan
Curiga TDK Foto toraks tiap 6 bulan Mungkin ganas TDK tapi perlu DD Tidak mencurigakan Curiga TDK + Evaluasai derajat / diobati TDK

TDK

Pem saringan TDK di atas diteruskan

TDK

28-Jan-13

TDK : Tindakan Diaknostik Khusus

Tindakan Diagnostik Khusus


Foto toraks lateral Tomografi Bronkhoskopi Biopsi transbronkial Biopsi transtorakal Mediastinoskopi Bila perlu torakotomi
28-Jan-13

TERIMA

KASIH

28-Jan-13

Pengobatan Kanker Paru

28-Jan-13

Modaliti Pengobatan Utama Kanker Paru


Operasi atau Pembedahan

Radioterapi
Kemoterapi

28-Jan-13

Modaliti Lain Pengobatan Kanker Paru


Imunoterapi , mamfaat belum jelas Terapi hormon , belum ada hasil penelitian di Indonesia Terapi target, belum memuaskan karena : Masih banyak pertimbangan, respon terbatas kasus-kasus tertentu, obat masih mahal dan Respon baik pada perempuan, tidak merokok, karsinoma jenis adeno dan bangsa Asia

28-Jan-13

Pedoman pengobatan
Jenis histologis Derajat atau Stadium klinis penyakit

Tampilan atau Performace status

Faktor nonmedis : Fasiliti di rumah sakit, Kondisi ekonomi penderita ( Indonesia )


28-Jan-13

Jenis Histologis
Klasifikasi histologis WHO
1. Karsinoma epidermoid atau Karsinoma sel skuamosa ( Squamous cell ca ) Karsinoma sel kecil ( Small cell ca )

2.

3. Adeno karsinoma ( Adeno ca )


4.
28-Jan-13

Karsinoma sel besar ( Large cell ca )

Pembagian lain
1. Kanker paru jenis karsinoma sel kecil ( K P K S K ) atau Small cell lung cancer (SCLC)
2. Kanker paru jenis bukan karsinoma sel kecil (K P B K S K ) atau Non small cell lung cancer ( N S C L C )
28-Jan-13

Stadium Kanker Paru

Jenis Bukan Karsinoma Sel kecil


Derajat nya berdasarkan : T, N, M. T : Tumor primer N : Nodul, telibatnya kelenjar getah bening regional M : Metastasis ada atau tidak
28-Jan-13

Kategori T , N , M Kanker paru


T : Tumor primer To Tx : Tidak terbukti adanya tumor primer atau Tumor ( - ) : Tumor ( - ), Sitologi ( + )

Tis
T1 T2

: Karsinoma insitu
: Tumor < 3 cm, masih dalam bronkus lobus : Tumor > 3 cm, mengenai bronkus utama lebih jauh 2 cm dari karina . Mengenai pleura visceral , atelektasis dan pneumonitis obstruktif yang meluas hanya ke daerah hilus.

28-Jan-13

T3 : Sebarang ukuran , mengenai dinding dada, diafragma, pleura mediastinum atau tumor dalam bronkus utama kurang dari 2cm sebelah distal karina, atelektasis dan pneumonitis seluruh paru T4 : Sebarang ukuran , mengenai mediastinum, jantung, pembuluh besar, trakea, esofagus, korpus vertebra, karina, efusi pleura ganas dan tumor satelit ipsilateral pada lobus yang sama

,
28-Jan-13

N : Kelenjar getah bening ( KGB ) regional


Nx : Kelenjar tidak dapat dinilai No : Tidak terbukti keterlibatan kelenjar N1 : Didapatkan keterlibatan KGB peribronkial dan / atau hilus ipsilateral N2 : Didapatkan keterlibatan KGB mediastinum ipsi lateral dan / atau KGB subkarina N3 : Didapatkan keterlibatan KGB hilus atau mediastinum kontralateral , skalenus , supraklavikula ipsilateral dan kontralateral
28-Jan-13

M : Metastasis ( Anak sebar ) jauh

Mx
Mo M1

: Tidak dapat dinilai adanya metastasis jauh


: Tidak ditemukan adanya metastasis jauh : Ditemukan adanya metastasis jauh Metastatic tumor nodule ( s ) ipsilateral di luar lobus tumor primer.

28-Jan-13

Penderajatan kanker paru


Stage Occult cancer Derajat 0 Derajat I A Tx Tis T1 T N M N0 N0 N0 M0 M0 M0

Derajat I B
Derajat II A Derajat II B

T2
T1 T2 T3

N0
N1 N1 N0

M0
M0 M0 M0

28-Jan-13

Penderajatan kanker paru


Stage Derajat III A T1 T2 T3 T3 T N M N2 N2 N1 N2 M0 M0 M0 M0

Derajat III B

Sebarang T T4 Sebarang T

N3 Sebarang N Sebarang N

M0 M0 M1

Derajat IV
28-Jan-13

Staging Kanker Paru Jenis Karsinoma Sel Kecil


Limited / Tingkatan terbatas ; - Tumor ditemukan dalam satu paru - Penjalaran ke kelejar getah bening paru yang sama.
Extensive / Tingkatan luas ; - Tumor telah menyebar keluar dari satu paru atau ke organ lain di luar paru
28-Jan-13

Tampilan Menurut Skala Karnofsky dan WHO


Nilai Skala Karnofsky 90 -100 70 80 50 60 30 40 Nilai skal WHO 0 1 Aktifiti normal Ada keluhan,tetapi masih aktif dan dapat mengurus diri sendiri Cukup aktif, namun kadang kadang memerlukan bantuan Kurang aktif, , perlu rawatan Keterangan

2 3

10 - 20 0 - 10
28-Jan-13

4 -

Tidak dapat meninggalkan tempat tidur , perlu rawat di rumah sakit Tidak sadar

Pengobatan Kanker Paru


Pengobatan Standar selama ini adalah : Pembedahan, Radioterapi, Kemoterapi Terapi tersebut biasanya diberikan secara bersama atau Multi-modality Pendekatan pengobatan lain yaitu terapi pendukung dikenal dengan BSC atau Best Supportive Care
28-Jan-13

Hasil Pengobatan Kanker Paru


Hasil pengobatan umumnya belum memuaskan
Perlu suatu strategi baru dan penelitian

Ilmu telah berkembang dengan pesat


Survival masih belum banyak berobah 5 Year survival rate masih rendah, < 15%
28-Jan-13

Hasil Pengobatan Kanker Paru


Masa tengah tahan hidup ( MTTH ) atau Median survival : Kanker paru yang tidak bisa diobati lagi adalah 4 - 5 bulan dan Angka tahan hidup satu tahun nya ratarata 10%

Hasil Pengobatan Kanker Paru


Kanker paru yang potensial masih dapat dilakukan terapi bedah belum mencapai angka 100 %. Stadium I A : 67 % , I B : 57 % , II A : 55 %, II B : 39 % dan III A : 23 %
28-Jan-13

Pengobatan Kanker Paru


Terutama tergantung : *** Jenis Histopatologik *** Stadium ( Stage ) atau derajat penyakit Jenis sel kecil : Kemoterapi

Jenis bukan sel kecil : Tergantung stadium

28-Jan-13

PENGOBATAN KANKER PARU JENIS KARSINOMA BUKAN SEL KECIL


** Stadium I dan II : - Pilihan adalah pembedahan - Jumlah sedikit 5 - 10 % - Angka Tahan Hidup ( ATH ), 5 tahun , terutama stadium I ada yang sampai 70%

28-Jan-13

Stadum III A, pilihan adalah terapi : Neoajuvan, dilanjutkan dengan Operasi , kemudian dilanjutkan lagi dengan Ajuvan Stadium III B dan IV pilihan adalah terapi : Kemoterapi di kombinasi dengan Radioterapi Angka tahan hidup 5 tahun hanya 5 10 % Masa tengah tahan hidup , rata-rata 9 bulan

28-Jan-13

Pembedahan
Cara yang terbaik

Kuratif : Tumor terlokalisir / dini , derajat I dan II


Paliatif : Tumor telah lanjut

Konta indikasi pembedahan :


** ** ** ** Metastasis sudah terjadi Faal paru jelek Penyakit berat / Jantung Jenis Oat cell carsinoma

28-Jan-13

Prinsip Terapi Pembedahan


Mengangkat tumor secara lengkap

~ Lobektomi / pneumonektomi, termasuk


KGB intrapulmoner ~ Segmentektomi : bila faal paru tidak memadai ~ KGB mediastinum : diseksi sistematik ~ Batas sayatan harus bebas tumor

(potong beku)

28-Jan-13

Toleransi bedah
Toleransi diukur dengan uji faal paru Alternatif : Analisis gas darah KVP paru kontralateral baik VEP1 > 60% ------------- Risiko ringan untuk pneumonektomi KVP paru kontralateral < 35 % VEP1 < 60% -------------- Risiko sedang untuk pneumonektomi
28-Jan-13

Radioterapi
Pilihan ke II sesudah pembedahan Efektif pada jenis anaplastik Kurang efektif pada jenis epidermoid dan adeno karsinoma Tujuan paliatif adalah membantu keadaan seperti : ** Obstruksi vena cava superior ** Metastasis ke tulang / Nyeri ** Massa besar ** Pasca bedah
28-Jan-13

Radioterapi
Kuratif :
Untuk keadaan baik atau favourable group dapat :

~ Merupakan bagian kemoterapi neoadjuvan untuk stage IIIA


~ Kadang-kadang menjadi alternatif terhadap modaliti lain

Paliatif :
Untuk keadaan kurang baik atau unfavourable group, yaitu Tampilan < 70 %

Penurunan BB 2 bulan terakhir > 5%


Faal paru buruk

28-Jan-13

Radioterapi
~ Dosis radiasi : Umumnya 5000 - 6000 cGy Dengan cara pemberian 200 cGx / kali, 5 hari / minggu ~ Syarat standar pemberian radioterapi adalah : Hb > 10 g%, trombosit > 100.000 / mm3 dan leukosit > 3000 / dl

Kemoterapi
Bila tumor sudah luas , telah terdapat metastasis atau tumor in operabel Hasil belum memuaskan Tujuan : ** Melepaskan penderitaan ** Meningkatkan kualitas hidup
28-Jan-13

Kemoterapi
Dapat diberikan pada semua kasus Memberi kemungkinan reduksi tumor (% response rate) dan perbaikan

prognosis (1 - 2 years survival rate,


median survival time, median time to

progression atau waktu rekurensi )


Kewenangan dokter spesialis paru
28-Jan-13

Pemilihan Paduan Obat


Platinum based ( Sisplatin atau Karboplatin ) Umumnya kombinasi 2 obat anti-kanker Respon objektif masing-masing obat > 15% Efek samping ( Toksisiti ) obat yang minimal Stop atau diganti bila progresif setelah 3 siklus

28-Jan-13

Paduan Obat Untuk KPKBSK


CAP II
PE Tax - PC Gem - P Dose-P

: Sisplatin, Adriamisin dan Siklofosfamid


: Sisplatin atau karboplatin + Etoposid : Paklitaksel + Karboplatin atau Sisplatin : Gemsitabin + Sisplatin atau Karboplatin : Dosetaksel + sisplatin atau Karboplatin

Terapi target (Gefitinib oral) sebagai ajuvant ,kombinasikan


dengan yang lain

Paduan Obat Lain


1. Cyclofosfamid , Adriamisin dan Vinkristin ( CAV ), untuk karsinoma sel kecil ( KPKSK ) 2. 5 Fluorourasil , Adrimisin / Epirubisin dan Mitomisin C ( FAM ) untuk KPBKSK

28-Jan-13

Ketentuan Kemoterapi
Konfirmasi diagnosis histologis Tampilan > 70 Hb > 10 g%

Trombosit > 100.000 / m2


Leukosit (PMN) > 1.500

Faal ginjal CCT > 70 mg/menit


Faal hati baik
28-Jan-13

Dosis obat
Dosis obat dihitungan berdasarkan ketentuan farmakologik masin-masing : Dosis biasa dihitung sesuai dengan ~ Luas Permukaan Badan LPB ( m2 ) ~ Rumusan AUC atau Area Under the Curve Siklus umumnya 6 x, bila respon memadai

28-Jan-13

Evaluasi Hasil Pengobatan


Sesudah siklus ke - 2 dengan foto toraks

Bila mungkin setelah siklus ke-4 dengan CT Scan


Respon subyektif : Menilai perobahan keluhan awal

Respon semisubyektif :
Respon obyektif :

Menilai perobahan tampilan dan


berat badan Menilai hasil foto toraks / CT Scan toraks, ukuran tumor, apakah terjadi lesi baru ?

Efek samping obat, toksisiti

28-Jan-13

Respons obyektif
Respon komplit (complete response, CR) Tumor menghilang 100%, lebih dari 4 minggu

Respon sebagian (partial response, PR) Pengecilan ukuran tumor terjadi > 50% , tetapi < 100%

28-Jan-13

Respons obyektif
Menetap (stable disease, SD) Ukuran tumor tidak bertambah atau pengecilan tumor > 25% tetapi < 50% Tumor progresif (progressive disease, PD) Ukuran tumor bertambah > 25% atau muncul lesi baru di paru / di tempat lain atau terjadi metastasis

Immuterapi
Meningkatkan daya tahan Meningkatkan hasil terapi lain ( Post operatif )

Obatnya antara lain : Vaksin BCG Corine bacterium pavum Levamisol, 3x 50 mg 2 x / minggu - 3==6 bulan
28-Jan-13

Pencegahan
Mungkinkah kanker paru dapat dicegah ?

Insidens kanker paru:


Pada perokok : 3 / 1000 perokok / tahun

Pada bukan perokok : 7 / 100.000 penduduk


Dengan tidak merokok maka insidens kanker paru : Dimungkinkan akan dapat di turunkan

28-Jan-13

Konsep Pencegahan
** Primer : Menghentikan Merokok dan Mencegah menjadi perokok

Strategis Stop merokok


Mudah, murah, menguntungkan dan rasional

**

Sekunder : Penemuan kasus dini


Hasilnya tidak positif

28-Jan-13

Langkah - Langkah Strategis


Pusat data Pusat informasi Pendidikan masyarakat PP & UU pembatasan rokok Aktiviti membantu berhenti merokok (klinik berhenti merokok)

28-Jan-13

Fenomena - Berhenti Merokok


Tanpa intervensi apapun : 1% Sekedar anjuran Dr/ Zr : 5%

Tenaga kesehatan di tambah dengan metode yang baik : 50 - 60%


28-Jan-13

Tujuan Kampanye Anti Rokok


Mencegah remaja / anak menjadi perokok ( Murid SD kelas. V & VI : 12% ; Pemula: 14% )

Mengubah sikap dan perilaku perokok


Melestarikan Budaya Tidak Merokok menjadi Norma Sosial

28-Jan-13

Hasil belum memuaskan, karena : Komitmen pemerintah kurang Faktor sosial - budaya Kepedulian tenaga kesehatan kurang Faktor ekonomi
28-Jan-13

Pencegahan Sekunder
Skrining, yaitu pemeriksaan berkala Foto Ro toraks x / 4 bulan Sitologi sputum x / 6 bulan Gold standard : Penurunan mortaliti ,efektiviti dan efisiensi (?)
28-Jan-13

Re-definisi golongan risiko tinggi Pengembangan teknologi pemeriksaan sputum Peningkatan teknik pemeriksaan endobronkial Peningkatan teknik pemeriksaan radiologi Peningkatan terapi endobronkial :
Brakiterapi Kauterisasi Uni-polar Terapi laser Krioterapi
28-Jan-13

TERIMA

KASIH

28-Jan-13