Anda di halaman 1dari 17

FISIOLOGI HAID

DEFINISI HAID
Perdarahan pervagina yang berlangsung

secara periodik & siklik dari uterus disertai pelepasan endometrium. Haid normal adalah haid yang panjang, lama dan jumlah perdarahannya dalam batas normal. Panjang siklus haid normal adalah 28 7 hari (21-35 hari);

Jumlah 40-80

ml(2-5 pembalut/hr) lama haid antara 3-7 hari. Disebut gangguan haid jika panjang,banyak & lama perdarahan haid diluar batas normal. Untuk lebih dalam memahami gangguan haid dan siklusnya, fisiologi dan siklus haid normal harus dipahami lebih dahulu.

FASE-FASE HAID

Ovarium

Fase Folikulogenesis Fase Ovulasi Fase Luteal

Endometrium

Fase Proliferasi Fase Sekresi Fase menstruasi

Aspek endokrin dalam siklus haid

Kelenjar endokrin yang berperan pada proses menstruasi : - Hipotalamus disebut poros - Hipofisis hipotalamus- Ovarium hipofisis dan ovarium.

Hipotalamus menghasilkan:

Releasing hormone/Releasing factor (GnRH dan PIF) yang berfungsi merangsang hipofisis mengeluarkan gonadotropin dan menghambat prolaktin.

Hipofisis menghasilkan gonadotropin (FSH dan LH)

FSH berfungsi merangsang ovarium untuk menghasilkan folikel (folikulogenesis) LH berfungsi memecahkan sel telur yang matang (ovulasi) dan membentuk korpus luteum.

Ovarium menghasilkan :

Estrogen yang berfungsi merangsang endometrium untuk berproliferasi Progesteron yang berfungsi merangsang endometrium untuk bersekresi

POROS H-H-O :
HIPOTALAMUS
GnRH (FSHRH/LHRH)

HIPOFISIS

FSH/LH

OVARIUM
ESTROGEN PROGESTERON

ENDOMETRIUM

Organ genitalia interna, terdiri dari:


Vagina forniks : anterior, posterior dan lateral Uterus menurut morfologinya, terdiri dari : korpus, fundus, serviks (porsio) Menurut lapisannya, terdiri dari: endometrium, miometrium, parametrium (serosum)

Tuba (Salping)

Intertisialis Isthmus Ampula infundibulum korteks medulla

Ovarium :

KESIMPULAN

Estrogen dihasilkan oleh folikel yang berkembang di ovarium Peningkatan kadar estrogen pertengahan siklus menyebabkan lonjakan LH Ovulasi terjadi jika terjadi lonjakan LH Korpus luteum terbentuk hanya jika terjadi ovulasi Korpus luteum menghasilkan progesteron dan estrogen

Fase folikulogenesis ovarium menyebabkan fase proliferasi endometrium Fase luteal ovarium menyebabkan fase sekresi endometrium Fase luteal/sekresi relatif tetap berkisar 14 hari Fase folikulogenesis/proliferasi bervariasi 7-21 hari