Anda di halaman 1dari 16

DEFINISI

Solusio plasenta adalah terlepasnya plasenta dari tempat implantasinya sebelum janin lahir

Sebutan lainnya yaitu placental abruption, abruption placentae dan di Inggris dikenal sebagai accidental hemorrhage

Bila plasenta terlepas seluruhnya disebut solusio plasenta totalis Bila plasenta terlepas solusio plasenta parsialis sebagian disebut

Bila sebagian kecil plasenta yang terlepas disebut ruptura sinus marginalis

EPIDEMIOLOGI

Oleh Karegard frekuensi solusio plasenta yang dilaporkan sekitar 1 dari 200 perlahiran. Gennser melaporkan bahwa 1 dari 225 mengalami penyulit solusio plasenta Ananth dkk (1999a) mengulas 13 penelitian dengan 1,6 juta kehamilan dan melaporkan insiden 1 dari 155 Solusio plasenta terjadi kira-kira 1 diantara 50 persalinan. Di rumah sakit Dr. Cipto Mangunkusumo antara tahun 1968-1971

ETIOLOGI

Kausa primer solusio plasenta sampai sekarang belum diketahui dengan jelas Beberapa keadaan yang dapat menyertainya; 1. Umur ibu yang tua 2. Multiparitas 3. Hipertensi menahun 4. Pre-eklampsia 5. Trauma 6. Tali pusat pendek 7. Tekanan pada Vena Cava Inferior 8. Defisiensi Asam Folat

Pada studi awal dari Collaborative Prenatal Project, merokok dikaitkan dengan peningkatan resiko solusio. Misra dan Ananth mendapatkan resiko terjadinya solusio plasenta dua kali lipat pada perokok Penyalahgunaan kokain dilaporkan berkaitan dengan peningkatan frekuensi solusio plasenta. Dalam sebuah laporan mengenai 50 wanita yang menyalahgunakan kokain selama kehamilan terjadi delapan kelahiran mati akibat solusio plasenta

PATOFISIOLOGI

Akibat kerusakan jaringan miometrium dan pembekuan retroplasenter, banyak tromboplastin masuk ke dalam darah ibu terjadi pembekuan intravaskuler dimana-mana yang akan menghabiskan persediaan fibrinogen Hipofibrinogenemia gangguan pembekuan darah tepi pada alat tubuh lainnya Perfusi ginjal juga terganggu Oliguria dan Proteiniuria akan terjadi akibat nekrosis tubuli ginjal mendadak

Nasib janin tergantung dari luasnya permukaan plasenta yang terlepas dari dinding uterus
Apabila sebagian atau seluruhnya terlepas, anoksia akan menyebabkan kematian janin. Apabila hanya sebagian kecil yang terlepas, mungkin tidak berpengaruh sama sekali

GAMBARAN KLINIS

Solusio Plasenta ringan


Sebagian kecil plasenta terlepas (Ruptur Sinus Marginalis)
Perdarahan pervaginam warna kehitaman dgn vol.sedikit Perut menegang dan terasa nyeri Palpasi : bagian janin masih teraba

Solusio Plasenta Sedang


Plasenta terlepas > bagian dari luas permukaannya Perdarahan pervaginam warna kehitaman dgn vol. 1000

cc Perut menegang dan terasa nyeri terus-menerus Palpasi : bagian janin sulit teraba

Solusio Plasenta Berat


Plasenta terlepas > 2/3 bagian dari luas permukaannya Perdarahan pervaginam warna kehitaman dgn vol > 1000

cc Perut menegang seperti papan dan terasa sangat nyeri terus-menerus Terjadinya tiba2, ibu bisa syok dan janinnya kadang sudah meninggal Palpasi : bagian janin sangat sulit teraba Telah terjadi gangguan pembekuan darah dan kelainan ginjal

DIAGNOSIS

Gejala Klinis USG : Gambaran hipoechoic didaerah retroplasenta

KOMPLIKASI
Komplikasi

pada ibu dan janin tergantung luasnya permukaan plasenta yang terlepas dan lamanya solusio plasenta berlangsung Komplikasi yang dapat terjadi adalah: Perdarahan Kelainan pembekuan darah Oliguria Gawat janin sampai kematian

PENANGANAN

Secara khusus penanganan solusio plasenta adalah sebagai berikut :


1. Pasien dirawat di rumah sakit bed rest, ukur 2.

3.

4. 5.

balance cairan KU segera diperbaiki dengan memberiakan infuse dan tranfusi darah segar Pemeriksaan lab : Hb, HCT, COT, golongan darah, kadar fibrinogen plasma,urine lengkap dan fungsi ginjal Jika anak hidup dan viable lakukan SC Pasien gelisah dan mengerang berikan suntikan analgetik (pethidin, morfin)

PENANGANAN
6. Persalinan dipercepat dengan amniotomi dan 7. 8.

9.

10.

Oxytocin drip Jika dalam 6 jam persalinan belum selesai maka lakukan SC A. Apabila telah tejadi gangguan pembekuan darah (COT) > 30 menit berikan darah segar dalam jumlah besar kalu perlu fibrinogen intravena, monitor COT dan Hb Jika KU pasien kurang baik dengan keadaan Hb < 8 gr% dengan fasilitas tranfusi darah yang minimal pertimbangkan SC Couvaliere uterus dengan atonia uteri lakukan histerektomi

PROGNOSIS

Prognosis janin pada solusio plasenta berat hampir 100% mengalami kematian. Pada solusio plasenta ringan dan sedang kematian janin tergantung pada luasnya permukaan plasenta yang terlepas dari dinding uterus dan tuanya kehamilan. Perdarahan diatas 2000 cc biasanya menyebabkan kematian janin

TERIMA KASIH