Anda di halaman 1dari 17

BATU SALURAN KEMIH

Apa itu batu saluran kemih?

Batu Saluran Kemih adalah massa keras

seperti batu yang terbentuk di sepanjang saluran kemih dan bisa menyebabkan nyeri, perdarahan, penyumbatan aliran kemih atau infeksi.

KENAPA BISA TERBENTUK BATU?


Batu dapat terbentuk karena air kemih jenuh dengan

garam-garam yang dapat membentuk batu atau karena air kemih kekurangan penghambat pembentukan batu yang normal
80% terdiri dari batu kalsium, sisanya karena batu asam

urat, sistin, dan mineral struvit

LETAK BATU
Batu Ginjal
Batu Ureter Batu buli-buli

Batu Uretra

PREVELENSI
Di negara-negara berkembang banyak dijumpai pasien

batu buli-buli sedangkan di negara maju lebih banyak dijumpai penyakit batu saluran kemih bagian atas
Hal ini karena adanya pengaruh status gizi dan aktivitas

pasien sehari-hari.
Prevalensi di Amerika Serikat 5 - 10 % Di seluruh dunia rata-rata terdapat 1 - 12 % penduduk

yang menderita batu saluran kemih.

PENYEBAB
Hereditair (keturunan) : penyakit ini diduga diturunkan

dari orang tuanya


Umur : penyakit ini paling sering didapatkan pada usia

30 - 50 tahun
Jenis kelamin : jumlah pasien laki-laki tiga kali lebih

banyak dibanding kan dengan pasien perempuan.

PENYEBAB
Geografi : pada beberapa daerah menunjukkan angka

kejadian batu saluran kemih yang lebih tinggi daripada daerah lain Iklim dan temperatur Asupan air lebih sering terjadi pada orang yang jarang minum Diet : diet banyak purin ((tinggi protein: jeroan, melinjo), oksalat (sayuran hijau: bayam), dan kalsium mempermudah terjadinya penyakit batu saluran kemih. Pekerjaan banyak duduk/kurang aktivitas

GEJALA BATU SALURAN KEMIH


Pegal-pegal / nyeri pada pingang yang dapat menjalar ke

perut bagian depan, lipatan paha hingga kemaluan


Nyeri dapat berupa kolik (hilang timbul)

Buang air kecil berdarah


Buang air kecil berpasir Nyeri pada saat buang air kecil Kadang-kadang disertai demam, mual, muntah

Pemeriksaan Apa yang Bisa Dilakukan?


Pemeriksaan Urin hematuria, piuria, kristaluria
Foto BNO untuk melihat batu yang opak Foto IVP dengan kontras USG

Penanganan Batu Saluran Kemih


Konesrvatif

Jika batu berukuran <5mm pasien dianjurkan untuk banyak minum dan diberikan obat oleh dokter dengan harapan batu dapat keluar sendiri

Tindakan : Bedah, Litotripsi, ESWL. Indikasi batu harus dikeluarkan dengan tindakan, bila: - Sumbatan total / subtotal lebih dari 6 minggu tanpa ada penurunan - Infeksi di atas batu - Ukuran batu > 0,5 cm dan tidak ada penurunan - Nyeri hebat yang tidak teratasi dengan analgetik kuat - Sumbatan satu ginjal yang menyebabkan uremia - Gagal Ginjal Kronis.

ESWL(Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy)


Merupakan tindakan memecahkan batu dari luar tubuh

dengan menggunakan gelombang kejut yang dapat memecahkan batu menjadi pecahan yang halus, sehingga pecahan tersebut dapat keluar bersama dengan air seni. Tindakan ini dilakukan tanpa membuat luka, tanpa pembiusan dan dapat tanpa rawat inap. Tindakan ini dapat dilakukan pada batu ginjal atau ureter ukuran 5 sampai 30 mm dengan fungsi ginjal masih baik. Untuk batu lebih besar diperlukan tindakan tambahan.

Mencegah Batu Saluran Kemih

Minum banyak air (8-10 gelas sehari), dengan demikian urine menjadi

lebih encer sehingga mengurangi kemungkinan zat-zat pembentuk batu untuk saling menyatu. Dengan minum banyak, air seni biasanya berwarna bening, tidak kuning lagi.
Minum air putih ketika bangun tidur di subuh hari. Hal ini akan segera

merangsang kita untuk berkemih, sehingga air seni yang telah mengendap semalam terganti dengan yang baru.
Jangan menahan kencing, kecing yang tertahan dapat menyebabkan

urine menjadi lebih pekat, atau terinfeksi saluran kemih. Urine yang pekat dan infeksi saluran kemih merupakan faktor pendukung pembentukan batu.
Pola makan seimbang, berolahraga, dan menjaga berat badan agar

tetap ideal.

Pencegahan Batu Kalsium


Mengurangi makanan kaya oksalat seperti:

Bayam, coklat, kacang-kacangan, teh


Diet rendah kalsium

Pencegahan Batu Asam Urat


Dianjurkan untuk mengurangi makanan tinggi protein

(daging, jeroan, unggas) karena dapat meningkatkan kadar asam urat dalam urin
Konsultasikan ke dokter jika mempunyai riwayat asam

urat