Anda di halaman 1dari 11

PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA PROBIOTIK PADA BUDIDAYA IKAN LELE DUMBO DI DESA KEDUNGWANGI

Oleh : SUYIT Ketua Kelompok Dumbo Tani Kedungwangi

Disampaikan pada Acara Presentasi Kegiatan Teknologi Tepat Guna di Lamongan

Profil Kelompok Pembudiya Ikan Dumbo Tani Kedungwangi


Desa Kedungwangi merupakan kawasan

pertanian padi, polowijo, tebu dan tembakau dengan irigasi tadah hujan; Pada tahun 2008, petani mencoba budidaya ikan sebagai upaya perluasan usaha dengan komoditas ikan lele; Berbagai kendala telah dialami oleh sebagian besar pembudidaya, utamanya pada kematian ikan yang mempengaruhi hasil panen; Akhirnya pembudidaya mulai menggunakan probiotik, sehingga dapat meningkatkan hasil panen dan tingkat pendapatan keluarga.

KONDISI BUDIDAYA LELE SECARA UMUM

PENCEMARAN LINGKUNGAN

RESIDU OBAT

PENCAPAIAN TARGET PRODUKSI

PENYAKIT

PERUBAHAN IKLIM GLOBAL

STRATEGI PENGELOLAAN BUDIDAYA IKAN LELE DI DESA KEDUNGWANGI KEC. SAMBENG - LAMONGAN
PEMANTAUAN KUALITAS AIR DAN LINGKUNGAN

MANAJEMEN PEMBERIAN PAKAN YANG BENAR

PENGENDALIAN OBAT IKAN

PENINGKATAN PRODUK SI LELE YANG AMAN DIKONSUMSI

& KIMIA

PEMILLIHAN BENIH YANG BERKUALITAS

PENGGUNAAN PROBIOTIK

Keuntungan dari Produksi Inovasi Probiotik Dapat menurunkan biaya produksi ikan lele; Meningkatkan pendapatan keluarga; Memanfaatkan potensi sumberdaya ekonomi lokal.

Keunggulan dari Produksi Inovasi Probiotik

Panen lebih cepat, 2 bulan sudah dipanen; Merupakan teknologi ramah lingkungan; Ikan lebih tahan terhadap serangan penyakit.

Manfaat Produk Inovatif Probiotik Tidak mencemari lingkungan sekitar (tidak bau); Meningkatkan produksi ikan lele yang aman dikonsumsi; Meningkatkan gizi keluarga; Upaya penanggulangan kemiskinan; Mendukung visi kelautan dan perikanan yakni Indonesia menjadi produsen ikan terbesar di dunia pada tahun 2015.

Anggota Tim Inovasi Kelompok Dumbo Tani Kedungwangi :

Penasehat : MARGASIM Ketua : SUYIT Sekretaris : BAMBANG. S Bendahara : KASNAWI Bagian - Bagian * Bagian Perlengkapan : EKA HANIS NP, SALIM * Bagian Pendanaan : WIYONO, SIYONO * Anggota - anggota : MATALI, SUPIYAH

Tahapan Pembesaran lele dumbo dengan probiotik

I. Persiapan proses budidaya


1. Penataan pematang, pengerukan, dan pengelupasan tanah dasar pada siklus 2 dan 3 2. Pengisian air 3. Penebaran probiotik setiap minggu dosis 10ml/m2 atau 8 liter/10m2/siklus 4. Penebaran bibit

II. Panen 1. Dalam setahun ada 3 siklus budidaya selama 2 bulan persiklus 2. Hasil panen rata-rata 2.656 kg senilai Rp. 25.232.000,-

Dampak Budidaya lele terhadap ekonmi daerah 1. Meningkatkan pendapatan/income masyarakat Desa Kedungwangi 2. Merupakan usaha yang menjanjikan/prospek yang ramah lingkungan

ANALISA BUBIDAYA PEMBESARAN LELE per 100 m2


BIAYA
1. Benih lele uk.5-7cm,25 ribu@Rp.100=Rp.2.500.000,2.Probiotik 8 liter@Rp. 17.500,=Rp. 140.000,3.Pakan 2.500 kg@Rp. 7.000,=Rp.17.500.000,4.Lain lain =Rp. 500.000,Rp.20.140,000,-

PENJUALAN
2.656 kg Setara Rp.25.232.000,-

KEUNTUNGAN
Rp.25.232.000,Rp. 20.140.000,- Rp. 5.092.000,- per siklus Setahun 3 x Rp. 25.232.000,- = Rp. 15.276.000,-

TERIMA KASIH