Anda di halaman 1dari 23

PENYAKIT KULIT KARENA INFEKSI PARASIT

AFIFAH ISNAINI 20070310072

DEFINISI
Merupakan penyakit kulit yang terjadi melalui gigitan/sengatan, bahan aktif yang bersifat lokal atau sistemik, yang memberikan reaksi iritasi atau hipersensitifitas dan transmisi

TOPIK BAHASAN
SCABIES
PEDICULOSIS CREEPING ERUPTION TRIKOMONIASIS AMEBIASIS

INSECT BITE

SCABIES

SINONIM
The itch, kudis, gudik, budukan, gatal agogo

DEFINISI
Merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh infestasi dan sensitisasi Sarcoptes scabiei var. hominis dan produknya

GEJALA KLINIS
Predileksi: sela jari tangan , pergelangan tangan bagian volar, siku, lipat ketiak, areola mamae, umbilikus, genitalia, bokong, abdomen bawah Lesi: papul, vesikel, urtikaria, krusta, bahkan kadang terdapat infeksi sekunder pustul. lesi yg khas adalah terowongan (kanalikuli) miliar

ETIOLOGI
Sarcoptes scabei var. hominis

DIAGNOSIS
Empat tanda kardinal: 1. Pruritus nokturna 2. Sekelompok orang 3. Adanya terowongan 4. Ditemukan tungau Scabies scabei dasar diagnosis: 2 dari 4 tanda kardinal

PENULARAN
Kontak langsung Kontak tak langsung

A. Skabies Neonatorum
Lesi berupa vesikel dan vesikulopustul Infeksi dapat terjadi pada wajah, kulit kepala, telapak tangan, telapak kaki Prevalensi tertinggi pada usia di bawah 2 tahun

B. Skabies Nodularis
Predileksi pada daerah tertutup terutama pada genitalia, inguinal, dan aksila Lesi berupa nodul merah kecoklatan yang gatal Tungau jarang ditemukan

D. Skabies Nosokomial
Timbul akibat tertular oleh pasien lain yang dirawat di rumah sakit

C. Skabies Norwegia Terdapat pada pasien dengan keadaan umum lemah atau immunocompremised Lesi berupa plak hiperkeratotik difus dan/atau krusta pada palmar dan plantar dengan penebalan dan distrofi kuku Gatal minimal bahkan tidak ada sama sekali Sangat menular ribuan bahkan jutaan tungau

F. Skabies Impetiginosa scabies yg lesinya terdapat pada daerah-daerah lipatan kulit disertai sekunder infeksi

E. Skabies Inkognito Timbul akibat pemakaian kortikosteroid pada pasien dengan infeksi skabies Gambaran klinis: lesi luas dan atipikal

Gatal terutama malam hari Ada orang serumah atau teman dekat yang juga terkena papula dan vesikel miliar - lentikular disertai eksoriasi knalikuli

DIAGNOSIS BANDING
Prurigo
Papul-papul yang gatal Predileksi di bagian ekstensor ekstremitas

Gigitan Serangga
Jelas timbul setelah ada gigitan serangga Eflorensi urtikaria papuler

Folikulitis
Pustul miliar Dikelilingi daerah eritem

TERAPI
TOPIKAL
Terapi
Permethrin cream (5%) Gamma benzen heksaklorida 1% Krotamiton 10% Sulfur presipitatum 5-10% Benzil benzoat 25%

UMUM
1. Kebersihan perorangan 2. Kebersihan lingkungan 3. Obati keluarga Pemberian
Seluruh tubuh, malam hari, ulangi hari ke 8 Dioles malam hari, seluruh tubuh, ulangi hari ke 8 Dioles malam hari, ulangi malam berikutnya, sampai 48 jam Dioles seluruh tubuh, pada malam hari, 3 hari berturut-turut Dioles seluruh tubuh sampai 24 jam

ORAL
1. Antihistamin 2. Kortikosteroid 3. Antibiotik Just Info
Alergi terhadap formaldehid Neurotoksik Dermatitis kontak iritan, kulit mengelupas Kurang efektif pada stadium telur. Tidak praktis Dermatitis iritan

PEDICULOSIS
SINONIM
Tuma, Phthiriasis

KLASIFIKASI
1. Pedikulosis kapitis 2. Pedikulosis corporis 3. Pedikulosis pubis

DEFINISI
Adalah penyakit kulit menular yang menginfeksi kulit/rambut pada manusia yang disebabkan oleh Pediculus (tuma).

ETIOLOGI
Pediculus humanus var. capitis Pediculus humanus var. corporis Pediculus/Phthirus pubis

PENULARAN
Langsung Tak langsung

PEDIKULOSIS CAPITIS

SINONIM Tuma kepala

DIAGNOSIS Ditemukan tuma atau telur tuma, gatal belakang kepala, ETIOLOGI sering terdapat infeksi sekunder Pediculus humanus var. capitis folikulitis furunkulosis, dll DD EPIDEMIOLOGI Tinea Capitis, pioderma kulit Anak-anak dan wanita kepala TERAPI GEJALA KLINIS Gamma benzen heksaklorida Papul berwarna merah pada 1% kulit kepala, garukan Malation 1% ekskoriasi atau erosi, dan Benzil benzoat 20% biasanya disertai infeksi Krotamiton 10% sekunder. Rambut kering, Pyrethrin 0,3% terdapat krusta, nanah, bau Jaga kebersihan kepala busuk, gambaran Plica Antibiotik Polinicia. Kortikosteroid

PEDIKULOSIS CORPORIS

SINONIM Penyakit Vagabond EPIDEMIOLOGI Pada orang dewasa, anakanak jarang ETIOLOGI Pediculus humanus var. corporis PREDILEKSI Dada, bahu, punggung, abdomen GEJALA KLINIS Bintik merah papul, gatal garuk ekskoriasi

DIAGNOSIS Tuma dan telur tuma pada serat pakaian DD Skabies, pioderma, gigitan kutu busuk, gigitan pinjal TERAPI Kebersihan personal dan lingkungan Medikasi: 1. Gamma benzen heksaklorida 1% 2. DDT 10% 3. Malation 1%

PEDIKULOSIS PUBIS

SINONIM Phthiriasis pubis ETIOLOGI Phthirus pubis EPIDEMIOLOGI Umumnya pada dewasa

DIAGNOSIS Ditemukan tuma dewasa atau telurnya pada pangkal rambut DD Skabies, dermatitis seboroik, pioderma sekunder TERAPI Kebersihan personal Medikasi: 1. Gamma benzen heksaklorida 1% 2. Losio krotamiton 10% 3. Emulsi benzil benzoat 20-25%

PREDILEKSI Pubis, paha dalam, alis mata, bulu mata GEJALA KLINIS Papul kecil dengan krustasi, maculae caeruleae (bercak biru keabuan)

CREEPING ERUPTION
Merupakan penyakit yang disebabkan oleh cacing tambang, memberikan gambaran garis berkelok-kelok timbul di permukaan kulit, disertai rasa gatal. Sinonim cutaneus larva migrans, ruam menjalar

ETIOLOGI

TERAPI

Penetrasi Ancylostoma braziliense Dapat juga disebabkan genus Gnathosoma, Gastrophilus, Strongyloides
PREDILEKSI

Tiabendazol Oral 25 mg/kgBB/hari 2x1 selama 2-4 hari max 2 gr/hr Etil khlorida atau Nitrogen cair sampai terbentuk bekuan pada kulit
GEJALA KLINIS

Kaki, bokong, genitalia, dan tangan


EPIDEMIOLOGI

Tropis, sub tropis. Berjalan dengan kaki telanjang di pantai, bak pasir, tukang kebun, kayu, tukang patri

Rasa gatal yang sangat nyeri/panas intermiten dan diikuti lesi berbentuk linear atau berkelok-kelok dengan warna kemerahan, polisiklik, serpiginosa, menimbul dan membentuk terowongan. Lesi: papul

TRIKOMONIASIS
Definisi
Merupakan infeksi saluran urogenital yang dapat bersifat akut maupun kronis dan termasuk dalam PMS

Etiologi
Trichomonas vaginalis

Predileksi
Wanita: vagina, uretra Pria: uretra, epididimis

Gejala Klinis
Gatal pada daerah kemaluan, vagina berbau busuk, sekret vagina, disuria, dispareunia, nyeri perut bawah Lesi: eritema mukosa dengan jaringan granulasi (strawberry cervix), sekret purulen (putih, krem, hijau, abu-abu) berbusa.

DIAGNOSIS
Pemeriksaan sekret vagina atau penis Penunjang: kultur wet mount pap smear whiff test

neonatus > 4 bulan diberi metronidazol 5 mg/kgBB oral 3x/hr selama 5 hari obati pasangan

Pencegahan
save sex higienitas diri dan lingkungan melakukan ANC rutin

DIAGNOSA BANDING
Kandidiasis vaginalis Uretritis non gonorhoik

TERAPI
Topikal Hidrokarbon preoksida 1-2% dan larutan asam laktat Sitemik Metronidazol dosis tunggal 2 gr atau 3x500/hr selama 7 hari

AMEBIASIS KUTIS
Merupakan infeksi amuba pada kulit (ekstraintestinal) dengan gejala khas ETIOLOGI Entamoeba histolytica PREDILEKSI kulit sekitar anus

GEJALA KLINIS gatal di sekitar anus, perih Lesi: abses pecah dan mengeluarkan amuba menjadi daerah yang merah dan menebal tampak makula eritematosa dengan permukaan kasar tak rata menjadi granuloma merah. PEMERIKSAAN PENUNJANG mencari E. histolityca pada feces dan pemeriksaan serologi DD Granuloma inguinale, limfogranuloma verenum, tuberkulosis mukokutan, karsinoma rectum
EPIDEMIOLOGI terjadi pada semua usia pada orang yang kurang mengerti kebersihan

TERAPI Emetine HCl 1 mg/kgBB/ hari selama 4-6 hari (dewasa max 65 mg/hr, anak di bawah 8 tahun 10 mg/hr) Diyodohidroksikinolinn3 x 650 mg / hari selama 3 minggu Klorokuin 1gr/hari selama 2 hari diteruskan 500 mg sampai 3 minggu Metronidazole 3 x750 mg/ hari 10 hari

Topikal: kompres rivanol & PK

INSECT BITE
DEFINISI Infeksi kulit akibat gigitan atau tusukan serangga yang disebabkan reaksi terhadap toksin atau alergen yang dikeluarkan antropoda ETIOLOGI Toksin atau alergen dalam cairan gigitan serangga GEJALA KLINIS Nyeri dan gatal pada tempat gigitan, dapat disertai gejala sistemik (rasa tidak enak, muntah-muntah, pusing, syok) Lesi: eritem morbiliformis atau bula yang dikelilingi daerah eritem dan iskemia. Kadang berupa pustul miliar sampai lentikular PEMERIKSAAN PENUNJANG Pemeriksaan darah eosinofil Tes tusuk dan gores DD Prurigo, urtikaria, dermatitis kontak PENATALAKSANAAN Topikal: Dikompres dengan larutan asam borat 3% Kortikosteroid topikal seperti krim hidrokortison 1-2% Sistemik: Injeksi antihistamin seperti klorfeniramin 10 mg Adrenalin 1% 0,3-0,5 ml subkutan

CANTHARIDES
Memproduksi toxin catharidin pada hemolimfe dan gonad Lesi: vesikel pada kulit sesuai dengan tempat kontak toksin. Biasanya muncul pada kulit yang tipis dan lesinya berbentuk linier Keluhan: panas, gatal