Anda di halaman 1dari 6

EVALUASI DAMPAK PENTING

EVALUASI : melakukan analisis serta pembahasan tentang apa yang telah diprediksi

Hasilnya : diketahui perbedaan perubahan kondisi


lingkungan tanpa atau dengan kegiatan

Sifat : - penelusuran kegiatan-kegiatan yang


menimbulkan dampak penting ( - ), sehingga dilakukan upaya pengelolaan - secara keseluruhan meliputi kegiatan pada setiap tahap - sebagai dasar pertimbangan untuk menentukan dampak penting dari suatu kegiatan, sebagai acuan digunakan standar baku mutu yang berlaku

Maksud : - memberikan informasi tentang


komponen apa saja yang terkena dampak dan seberapa besar dampak tersebut terjadi - sebagai bahan masukan dalam pengambilan keputusan terutama komponen apa saja yang terkena dampak

Tujuan : Untuk menentukan dampak penting dan tidak penting dari suatu kegiatan berdasarkan sistem nilai yang berlaku BAKU MUTU Contoh : Baku mutu air atau udara, ditentukan dengan Undang-undang atau peraturan yang berlaku ( misal SK Gubernur )

Evaluasi terhadap komponen lingkungan fisik secara umum tidak sulit karena sudah ada standar baku mutu untuk menetapkannya Evaluasi terhadap nilai komponen lingkungan sosial-budaya dan etik tidak semudah seperti komponen lingkungan fisik. Penilaian terhadap aspek sosial budaya dapat dikatakan lebih bersifat subyektif dan tidak tetap serta banyak faktor yang berpengaruh

METODE EVALUASI
Beberapa metode evaluasi antara lain dengan
pendekatan, yakni dengan pemberian skala yang didasarkan atas pendekatan secara kualitatif atau kuantitatif Pendekatan kualitatif, yaitu pendekatan dengan pemberian identitas misalnya dampak kecil, sedang, besar dan sebagainya. Pendekatan secara kuantitatif yaitu dengan memberikan nilai skala, misal : - dampak kecil diberi nilai 1 ; - sedang nilai 2 ; - besar diberi nilai 3 dan sebagainya.

Metode yang dipergunakan dalam pengukuran


secara umum memakai cara-cara kuantitatif

Metode yang akan dipergunakan harus dapat

menjawab : a). Apakah metode yang dipergunakan untuk mengukur dampak dapat dikuantitatifkan ( cara-cara matematis cocok dan mudah dilaksanakan ) b) Apakah cara-cara pengukuran yang dipakai cocok bila harus dipergunakan untuk mengukur besaran dampak

INFORMAL
Verbal :

Analisis Kualitatif

Dasar : Tidak terukur


Besar - Kecil Cukup - Sedang Positif ; Negatif
Skala 1 5 ; 1 - 3 dsb.

Sifat : - tanpa dasar eksplisit


- personal / profesional judgement

FORMAL

Metode Leopold Metode Fisher and Davies

METODE ANDAL YANG BAIK


Harus antara lain : a. Memenuhi syarat pendekatan secara ilmiah b. Meyakinkan pemakai bahwa tidak ada komponen lingkungan penting yang harus dipertimbangkan terlewatkan : - sistematik : mengikuti pengelompokan alam c. Dapat digunakan untuk menetapkan data dan informasi apa yang diperlukan dalam pendugaan dampak d. Dapat digunakan untuk mengevaluasi seluruh dampak yang akan terjadi dan sejauh mana dampak akan terjadi serta untuk melakukan evaluasi dari alternatif-alternatif aktivitas yang diusulkan. Hasil evaluasi akan dapat membantu pengambil keputusan

e. Dapat menunjukkan usaha - usaha apa yang diperlukan untuk dapat menekan dampak negatif, kemudian digunakan pula untuk melakukan evaluasi susulan dari pemrakarsa proyek dalam usahanya menekan dampak negatif, apakah dianggap cukup, kurang atau salah.
f. Metode yang baik akan memudahkan siapa saja

dengan cepat mengetahui dampak apa yang akan terjadi dan usaha apa yang harus dilakukan
Tiap metode memeliki kelebihan dan kekurangan

berdasarkan fungsinya ( Identifikasi ; Prediksi : Evaluasi ), maka penggunaan metode dapat disesuaikan atau dimodifikasi agar lebih sesuai dengan proyek yang akan dikerjakan.

Kira-kira ada 100 metode untuk melakukan analisis dampak lingkungan, tetapi secara umum dapat dibagi menjadi beberapa gabungan ( Davies and Muller dalam Ann, 1985 )