Anda di halaman 1dari 39

Askep Space Accupying Lession (SOL)

Chandra Isabella Purba, SKp., M.Kep.

Ruang Intrakranial

Hematoma Intraserebral
Kategori

Bekuan darah di dalam parenkhim otak Banyak aspek yang harus dipertimbangkan, bila terindikasi operasi harus segera dilakukan Perawatan pasca bedah di ICU karena sering pada orang lanjut usia dengan hipertensi, lama perawatan umumnya > 2-3 minggu

Defenisi
Adanya lessi yg menempati ruang di rongga kepala Penyebab : abses, hematoma, tumor intracerebral, CNS, metastase. Tumor dpt menginfiltrasi & merusak struktur penting otak, mengobstruksi aliran CSF & menyebabkan hidrocepalus, menyebabkan angiogenesis (membuat aliran darah baru) dan merusak barier otak krn edema.

Presentasi
Tanda lokal Tanda umum Tanda lokal palsu Kecepatan timbulnya tanda bisa mengarah pada luasnya SOL dan dpt memicu stroke

efek
Bisa bersifat Lokal: focal brain damage & presentasinya bs mengindikasikan lokasi lesi tp bukan penyebabnya Lesi besar di bbrp region spt lobus frontal bs terlihat tanpa gejala Lesi di hemisfer bs menyebabkan kehilangan kemampuan bicara

Gejala umum:
PTIK (cek mata dgn optalmoskop utk melihat papiledema) Perubahan perilaku, status mental Headache berat & memburuk dipagi hari, terutama disebabkan oleh tumor otak Vomiting, bisa tanpa rasa mual Nausea Weakness, ataxia, ggn gerakan tubuh Defisit speech, vision Kejang umum. Jika epilesi muncul di usia pertengahan atau lebih, kemungkinan penyebabnya adlh SOL

Tanda lokal palsu dan tanda lateralisasi


Nv VI (abdusen): adanya diplopia & lesi NV cranial Horners sindrome: menunjukkan tdk adanya chiasma, serat saraf tdk melewati garis tengah, lesi mungkin diluar skull Headache unilateral

cerebellum
Cerebellar ataxia menunjukkan hanya sebagian kecil diagnosa banding Ataxia tremor memburuk di akhir gerakan. Letakkan jari tengah didepan hidung, Suruh pasien menyentuh hidungnya dgn jati tengah llau menyentuh jarimu. Tanda positif bila dia tdk mampu menyentuh jarimu

Dysdiadochokinesis: diperiksa dgn menyuruh pasien memegang tangannya dan secara cepat melakukan pronasi & spinasi berulang. Suruh dia memegang punggung tangannya secepat mungkin Nistagmus Truncal ataxia memburuk bila mata tetutup Cerebellar speech is described as stacatto Penyebab tanda cerecellar : acoustic neuroma, friedrich;s ataxia, hemangioma, tumor , multiple sclerosis, akibat alkoholik kronis, abses

Tanda lokal di lobus temporal


Depersonalisasi, perubahan emosi, ggn perilaku Halusinasi bau, rasa, suara, penglihatan, de ja vu Dispasia Visual field defect Convulsi Masalah psikologi spt terlihat sadar tp tdk bs mengingat apa yg terjadi, psikosis, takut, perubahan perilaku seksual

Tanda lokal di lobus frontal


Anosmia Perubahan perilaku mjd pembohong, tak bs dipercaya Dispasia yg mneunjukkan ggn daerah broca hemiparesis

Tanda lokal di lobus parietal


Hemisensory loss Penurunan kemampuan membedakan dua poin Astereognosis: tdk mampu mengenal objek dgn tangan/meraba Extintion: suruh pasien pejamkan mata, sentuh bagian tubuh n suruh dia menyebut bagian mana yg disentuh. Ulangi dgn menyentuh dua bagian tubuh berturut turut, pasien hanya mengingat satu sisi

Pasien tdk mempu mengenal bagian tubuh kontralateral dispasia Gerstmanns sindrom bs kongenital atau didapat: agraphia/disgrapia, acalculi/dyscalkuli, finger agnosia, left-right disorientation

Tanda lokal di lobus occipital


Visual field defect, bila karena mata n optic nv akan terlihat spt hitam

Sudut cerebellopontine
Penyebab kerusakan adalah neuroma akustik termasuk: ipsilateral deafness Tinitus Nistagmus Reduced corneal reflex Facial & trigeminal nv palsi Ipsilateral cerebellar signs

Corpus collosum
Bagian otak yg mengkomunikasian kedua sisi. Lesi menyebabkan penurunan intelektual scr tajam dgn focal signs Terlihat hilangnya komunikasi antara lobus spt ketidakmampuan tangan kiri membawa perintah verbal

Mid brain
Unequal pupil Tidka mampu membuka menutup mata Amnesia bbrp saat dgn konfabulasi somnolence

Tumor pituitary
Bila besar akan menyebabkan hemianopia dan bs berhubungan dgn efek endokrin

Pemeriksaan
Cek darah rutin, Na+ mungkin rendah krn ketidakcukupan ADH Xray skull CT Scan, MRI Biopsi lesi Chest x-ray & mammografi

Penyebab SoL
1. keganasan Metastase, glioma, meningioma, adenoma pituitay, akustik neuroma Pd dewasa2/3 tumor otak primer supratentorial, pada anak infratentorial Tumor primer: astrocytomas, glioblastoma, oligodendroglioma, ependymomas, rata-rata 50% bertahan 5 thn, cerebellar hemangioma 40% bertahan 20 thn. Meningioma akan sembuh komplit bila berhasil dikeluarkan

Tumor primer tak selalu metastase 30% tumor primer metastase dan 50% berlipatganda 15-20% manusia dgn ca metastase berkembang mjd cerebral metastase Penyebab primer alh ca paru yg diikuti ca mamae, colon & malignant melanoma

SOL lain
Hematoma bs diikuti trauma, fx resiko adlh usia tua & antikoagulan Abses cerebral tdk umum tp fx resiko COPD bs sbgi sumber infeksi sistem sirkulasi Cerebral amubiosis & cysticercosis jarang Infeksi dan limpoma CNS sering dgn infeksi HIV Granuloma & tuberkuloma bs muncul

Penyebab lain tanda fokal CNS


Stroke Head injury Vaskuliting: SLE, sipilis, poliarteritis nodosa, giant cell arteritis, multiple sclerosis, encepalitis, post ictal (Todds, palsy)

Penatalaksanaan
Tergantung penyebab lesi Jika tumor primer bs dieksisi jika memungkinkan Jika metastae: palliativ care, bedah bila mungkin Evakuasi hematoma kemoterapi bila infeksi

Obat
Dexametason utk mengurangi edema Manitol utk mengurnagi PTIK Anticonvulsan dgn pertimbangan ketat Codein pospat utk headache

Vocabulary
Apraxia : hilang kemampuan melakukan aktifitas yg scr fisik bisa dan ingin dilakukan cth lupa cara nyetir, ngetik dll Anosmia: hilang kemampuan menghidu Agrapia: hilang kemampuan mengekspresikan diri melalui tindakan dan tulisan Afasia: hilang kemampuan bicara dan bahasa

Dyasrtria: hilang kemampuan bicara/artikulasi Acalculia: sulit mengerjakan matematikan mudah spt +,-, :, X Agnosia: hilang kemampuan menebak objek, orang, suara, bentuk yg sebelumnya dikenal. Cth tukang ga bisa menebak martil yg dipegangnya

Konfabulasi : omongan, kata-kata berulang Ipsilateral deafness : tuli ipsilateral Stacatto : artikulasi musik berirama, tdk datar Friedreichs ataxia: Kluver-bucy sindrom: Hemianopia: Hemianopsia is loss of vision in either the right or left sides of both eyes; a common side effect of stroke or brain injury. is a type of anopsia where the decreased vision or blindness takes place in half the visual field of one or both eyes.

Hidrosefalus
Kategori

Penimbunan cairan otak dalam sistem ventrikel Umumnya diperlakukan sebagai kasus elektif Tidak perlu perlu ICU, lama perawatan 1 minggu

Meningioma
Kategori

Tumor jinak yang berasal dari meningen Umumnya diperlakukan sebagai kasus elektif, indeks kesulitan sangat bergantung dari lokalisasi tumor dalam rongga intrakranial Mutlak perlu perlu ICU, lama perawatan > 10 hari

Abses Serebri
Kategori

Kantung di dalam parenkhim otak berisi nanah Umumnya diperlakukan sebagai kasus elektif Terkadang perlu ICU, lama perawatan > 10 hari

Suspek operasi
Kesadaran menurun Pupil anisokor Hemiparese Rflx patologi TD & DN naik Tulang masuk Pingpong Ball fracture Rino / Otorea

Fraktur impresif

Bedah Saraf Fungsional


STEREOTAKTIK

Abses Serebri
Kategori

Kantung di dalam parenkhim otak berisi nanah Umumnya diperlakukan sebagai kasus elektif Terkadang perlu ICU, lama perawatan > 10 hari

Tumor Meningen

Tumor Tulang

Tumor Kulit

Tumor Jaringan Otak

Tumor Pembuluh Darah

Monro Kellie
LIKWOR SEREBROSPINAL

Monro Kellie
LIKWOR SEREBROSPINAL

Normal

Gangguan absorpsi

Ventikel tidak melebar tertekan jaringan otak yang edema Ruang subarakhnoid tertekan Ventrikel Normal TIK Normal Ventrikel ~ Normal / Slit
TIK > NORMAL

Ventrikel > Normal


TIK > NORMAL

Monro Kellie
KRANIUM

Ubun-ubun ?
Compliance << Ukuran kepala N Tekanan >>> Compliance = dV dP

Compliance >> Ukuran kepala >> Tekanan normal / >