Anda di halaman 1dari 18

ROTASI dan REVOLUSI BUMI

PENDAHULUAN
Pengertian Rotasi
Rotasi bumi adalah perputaran bumi pada sumbunya. Bumi dapat berputar karena disebabkan oleh adanya gaya tarik menarik antara gaya gravitasi matahari dengan gaya gravitasi bumi. Baik rotasi bumi maupun revolusi bumi arahnya dari

barat ke timur.

Pengertian Revolusi Revolusi Bumi adalah peredaran bumi mengelilingi matahari. Revolusi bumi merupakan akibat tarik menarik antara gaya gravitasi matahari dengan gaya gravitasi bumi, selain perputaran bumi pada porosnya atau disebut rotasi bumi.

surah / surat : An-Naml Ayat : 88

Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal ia berjalan sebagai jalannya awan. (Begitulah) perbuatan Allah yang membuat dengan kokoh tiap-tiap sesuatu; sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS an-Naml:88).

Dalam Al-quran ada beberapa surat yang menjelaskan bahwa bumi itu bulat, namun beberapa ayat secara tersirat menggambarkan hal itu. Misalnya terdapat dalam Surat Az Zumar ayat 5 yang artinya: Dia menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar; Dia menutupkan malam atas siang dan menutupkan siang atas malam Dalam ayat tersebut, Allah Subhanahu wa Taala menggunakan kata takwir yang artinya menutup. Dalam kamus bahasa Arab, kata ini digunakan untuk menggambarkan pekerjaan membungkus atau menutup sesuatu di atas yang lain secara melingkar, sebagaimana surban dipakaikan pada kepala.

Keterangan tentang siang dan malam yang saling menutup satu sama lain ini berisi penjelasan yang tepat mengenai bentuk bumi yaitu bulat. Sebab jika bumi datar, tidak akan terjadi pergantian siang dan malam secara teratur.

Pandangan Geosentris yang di populerkan oleh ilmuwan Yunani bernama Ptolemy Pandangan ini memandang Bumi sebagai pusat Jagat Raya, meyakini bahwa semua benda langit mengelilingi bumi dan bumi merupakan pusat kekuatan alam semesta.

Pandangan Heliosetris ini menempatkan Matahari sebagai pusat alam semesta dan pusat peredaran seluruh benda-benda langit, menggantikan posisi yang dulu ditempati oleh Bumi dalam pandangan geosentris. Konsep Heliosentris itu sendiri dikenal dan dipopulerkan oleh Copernicus (ilmuwan Eropa). Namun tidak dapat dipungkiri, dalam merumuskan konsep tersebut ia turut mengadopsi pemikiran dan perhitungan para ilmuwan sebelumnya. Hingga saat ini konsep Heliosentris-lah yang terbukti benar secara empiris dan tidak ada fakta yang bertentangan dengannya.

Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malampun tidak dapat mendahului siang. Dan masing-masing beredar pada garis edarnya. surah / surat : Yaa Siin Ayat : 40a

a.

Rotasi Bumi Menimbulkan Beberapa Peristiwa Yaitu : 1. Pergantian siang dan malam. 2. Perbedaan waktu berbagai tempat dimuka bumi. 3. Gerak semu harian bintang. 4. Perbedaan percepatan gravitasi di permukaan bumi. 5. Pembelokan Arah Angin dan Pembelokan Arus Laut

b. Pengaruh Revolusi Bumi


1. Gerak semu matahari
2. Perubahan Lamanya Siang Malam 3. Pergantian Musim 4. Kalender masehi atau kalender matahari 5. Matahari dan Bulan Mengelilingi Bumi Menurut AlQur'an

Surat : Yaa Siin Ayat : 39


39. Dan telah Kami tetapkan bagi bulan manzilahmanzilah, sehingga (setelah dia sampai ke manzilah yang terakhir) kembalilah dia sebagai bentuk tandan yang tua. [1268] Maksudnya: Bulan-bulan itu pada awal bulan, kecil berbentuk sabit, kemudian sesudah menempati manzilah-manzilah, dia menjadi purnama, kemudian pada manzilah terakhir kelihatan seperti tandan kering yang melengkung.

Pernyataan Al-Qur'an mengenai "kal 'urjuuni al qadiimi" disini patut di cermati, karena orbit bulan, baik dalam paham geosentris maupun heliosentris harusnya adalah berbentuk lingkaran atau elips, tetapi di sini dijelaskan bahwa bagi bulan sudah di tetapkan fasafasa (bulan mati, bulan baru, bulan sabit dan purnama) dan terus berulang, seperti halnya batang pohon kurma yang tua, yang juga menjelaskan bahwa bumi sebenarnya berotasi dan beredar mengelilingi matahari, karena fasa-fasa bulan akan menjadi seperti batang pohon kurma hanya terjadi jika bumi bergerak.

Demi matahari dan cahayanya di pagi hari, Dan bulan apabila mengiringinya, (Surah Asy-Syams Ayat 1-2)

KESIMPULAN 1. Rotasi bumi adalah perputaran bumi pada sumbunya. Bumi dapat berputar karena disebabkan oleh adanya gaya tarik menarik antara gaya gravitasi matahari dengan gaya gravitasi bumi. 1. Revolusi Bumi adalah peredaran bumi mengelilingi matahari. Revolusi bumi merupakan akibat tarik menarik antara gaya gravitasi matahari dengan gaya gravitasi bumi, selain perputaran bumi pada porosnya atau disebut rotasi bumi.

SELESAI....
Mohon maaf apabila ada kesalahan.......... Semoga dapat di maklumi..........

Terimakasih atas

partisipasinya

Wassalam.........

Anda mungkin juga menyukai