Anda di halaman 1dari 18

PENCEGAHAN PENYAKIT

Oleh :

Gabriela Insani Yonesty, S.Si.


1220312005

Pengertian
:: mengambil tindakan terlebih dahulu sebelum kejadian :: Tindakan yang ditujukan untuk mencegah, menunda, mengurangi, membasmi, mengeliminasi penyakit dan kecacatan dgn menerapkan sebuah atau sejumlah intervensi yg telah dibuktikan efektif.

Tujuan pencegahan :

1. Mencegah timbulnya penyakit 2. Mencegah tidak berlanjut/parah 3. Mencegah/mengurangi cacat

Tingkat pencegahan :

1. Health promotion 2. Specific protection 3. Early diagnosis and promp treatment 4. Disability limitation 5. Rehabilitation

1. Health promotion
meliputi a. b. c. d. e. f. g. : Pendidikan kesehatan Gizi baik dan seimbang Kebiasaan hidup sehat Cukup perumahan, rekreasi Lingkungan kerja yang baik Perkembangan personality Hindari kelelahan

2. Specific Protection
meliputi a. b. c. d. e. f. g. : Imunisasi dasar dan boster Kebersihan diri (personal hygiene) Isolasi dan karantina Penanganan teransmisi penyakit Disinfeksi Pengendalian vector Sanitasi lingkungan

3. Early diagnosis and prompt treatment


berupa : a. b. c. d. e. f. Case finding (penemuan kasus) Pemeriksaan berkala Pemeriksaan laboratorium Pemeriksaan skrining Penanganan kasus yang adekuat Pemeriksaan kontak

4. Disability limitation
a. Pengobatan yang lengkap b. Hospitalisasi c. Perawatan dirumah

5. Rehabilitation
a. Hospitalisasi dan terapi kerja b. Pendidikan untuk rehabilitasi c. Selective placement

Pencegahan penyakit
I. PRIMARY PREVENTION 1. Health promotion 2. Specific protection II. SECONDARY PREVENTION 1. Early diagnosis and prompt treatment 2. Disability limitation

III. REHABILITATION

I. PRIMARY PREVENTION

1.1 Terhadap faktor penyebab


a. Mengurangi penyebab
- Desinfeksi - Sterilisasi - Pemusnahan sumber (binatang/benda) - Pasteurisasi - Pengobatan

b. Mengurangi pengaruh
- Penyemprotan pestisida - Karantina/isolasi - Perilaku baik

1.2. Perbaikan lingkungan


a. Lingkungan fisik - peningkatan air bersih - perbaikan sanitasi - perumahan sehat, dll b. Lingkungan biologis - pemberantasan serangga - binatang pengerat

c. Peningkatan lingkungan sosial - kepadatan rumah tangga - hubungan antar individu - kehidupan masyarakat

1.3. Meningkatkan daya tahan pejamu


a. Imunisasi b. Perbaikan gizi c. Meningkatkan kesejahteraan umum d. Peningkatan kualitas hidup e. Meningkatkan status psikologis f. Faktor keturunan g. Olah raga teratur

II. SECONDARY PREVENTION Ditujukan kepada :


- penderita - suspek/tersangka - dalam masa inkubasi

Upayanya :

1. Pencarian penderita (Case finding, surveillans, skrining, pemeriksaan berkala) 2. Pengobatan dan perawatan yang efektif 3. Kemoprofilaksis

III. REHABILITATION Tujuannya : - mencegah cacat permanen - mencegah bertambah parah - mencegah akibat dari penyakit Upayanya : - hospitalisasi dan terapi kerja - pendidikan rehabilitasi - selective placement

PENCEGAHAN PENYAKIT
1. Penyakit infeksi/menular : ditujukan kpd penyebab/sumber, cara penularan dan pejamu yang potensial.
2. Penyakit tidak menular/kronik : ditujukan kepada faktor risiko. Faktor risiko * yang tidak dapat dimodifikasi * yang dapat dimodifikasi

Yang tidak dapat dimodifikasi : - umur, seks, genetik, etnik dll. Yang dapat dimodifikasi : - merokok, berat badan, hipertensi, kebiasaan, hiperlipidemia, olahraga dll.

Referensi : Fletcher, Robert H., et al. 1991. Sari Epidemiologi Klinik. Yogyakarta : UGM Press. Edison. TT. Pencegahan Penyakit. Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Kedokteran Komunitas Fakultas Kedokteran Universitas Andalas.