Presentasi Kasus Partus Lama

Oleh: kelompok D Pembimbing: dr. H. M. Hatta Ansyori SpOG (K)

Identifikasi
O Nama O Umur O Jenis Kelamin O Alamat

O Agama
O Pendidikan O Pekerjaan

O MRS

: Ny. K : 38 tahun : Perempuan : Jln. Padat Karya Dusun II : Islam : SD : Ibu rumah tangga : 5 Agustus 2012
2

. bau (-). Riwayat keluar darah dan lendir (+). Os mengaku hamil 3 cukup bulan dan gerakan anak masih dirasakan.O Keluhan utama: Anamnesis Mau melahirkan dengan anak tak lahir-lahir O Riwayat Perjalanan Penyakit: ± 18 jam SMRS os mengeluh perut mules-mules yang menjalar ke pinggang. makin lama makin kuat makin sering. ±2jam SMRS pembukaan tidak mengalami kemajuan. riwayat keluar air-air (-). kemudian os dibawa ke bidan dan dikatakan pembukaan 8 cm. ± 4 jam SMRS os mengeluh keluar air-air warna jernih. hilang timbul. Os kemudian dirujuk ke RSMH.

O Riwayat Penyakit yang pernah diderita: (-) O Riwayat Obstetri : G3P2A0 4 . HPHT pasien lupa. sakit waktu haid (-). haid teratur 28 hari.Anamnesis O Riwayat perkawinan : 1 kali lamanya 19 tahun O Riwayat gizi dan sosek : sedang O Riwayat Haid : Menarce umur 12 tahun. lamanya 7 hari.

WIB Ketubah pecah sejak tanggal: 5 Agustus 2012 pukul 08.00 WIB 5 .Anamnesis O Riwayat persalinan : Dikirim oleh: Bidan His mulai sejak tanggal: 4 Agustus 2012 pukul 18.00.00 Rasa mengedan sejak tanggal: 5 Agustus 2012 pukul 08.00 WIB Darah lendir sejak tanggal: 4 Agustus 2012 pukul 18.

Refleks: fisiologis +/+. patologis -/.Hepar/lien: sulit dinilai . wheezing (-) .Varises: -/.Pemeriksaan Fisik O Status Present : .Meteorismus: .Konjungtiva : pucat -/.Pulmo : bising nafas vesikuler (+) N.TD : 110/70 mmHg .BB/TB : 60 kg/143 cm .Bibir kering: + .Suhu : 38°C .Edema pretibial: -/.Nadi : 120 x/menit .Sklera : ikterik -/.RR : 28 x/menit .Turgor kulit: menurun .Cor : gallop (-).Kesadaran : compos mentis .Payudara: hiperpigmentasi +/+ .Mata cekung: + . murmur (-) . ronkhi (-).Lain-lain: dehidrasi (+) .Vulva edema: 6 .Keadaan umum: sakit sedang .

tinggi fundus uteri 3 jbpx (32 cm). His 2x/10’/30”. penurunan 3/5. puki. edema vulva (-). tegang.Pemeriksaan Fisik O Status Obstetri: Pemeriksaan Luar ( 5 Agustus 2012 pukul 12. Pemeriksaan dalam • Portio : teraba • Posisi : anterior • Pendataran : 100% • Pembukaan : 8 cm • Ketuban : (-) • Penurunan : Hodge II • Terbawah : Kepala • Penunjuk : UUK Kepala 7 . memanjang. TBJ: 2905 gram.00 WIB) Abdomen cembung. terbawah kepala. DJJ 182x/menit teratur.

KD >13 cm.5 cm. ketuban (-) 4 jam. pembukaan 8 cm.Pemeriksaan Fisik O Vaginal toucher Portio teraba. terbawah kepala. penunjuk UUK kepala. 8 . arkus pubis >900. jernih. bau (-). sakrum konkaf. O Pemeriksaan Panggul Promontorium sulit dinilai. pendataran 100%. KV >11. penurunan HII.

Leukosit0-3/LPB.1 g% : 28 vol% : 20 mm/jam Trombosit Hitung jenis Leukosit : 274.Hb . Eritrosit: 30-40/LPB Silinder: (-).0 Berat jenis : 1.Pemeriksaan Penunjang O Darah rutin: . Kristal: (-) 9 .LED /mm3 : 11.000 /mm3 : 0/1/0/78/6/6 : 10500 O Urin rutin Warna : kuning Kejernihan : agak keruh pH : 6.030 Glukosa : (-) Protein : (-) Bilirubin : (-) Urobilinogen : (-) Darah : (++) Nitrit : (-) Keton : (-) Sedimen: Sel epitel (+).Ht .

janin tunggal hidup presentasi kepala dan gawat janin.Diagnosis G3P2A0 hamil aterm inpartu kala I fase aktif dengan partus kasep. 10 .

Tatalaksana 1. Perbaiki Keadaan Umum a) Puasa. Oksigen 3 liter/menit b) Koreksi cairan. kalori. dan elektrolit Pasang transfusi set cairan NaCl 500 ml dan Dextrose 5% dalam 1-2 jam pertama. Kateter menetap. selanjutnya tergantung produksi urin dan Berat jenis plasma c) • • • • Pencegahan Infeksi Antibiotik: Ampisilin 3x1 gram (iv) Metronidazole supp 2 x 1 gr ATS 1500 iu Kortikosteroid 1-3 mg/kg BB untuk syok septik dan anti stress 11 .

obat.Gawat janin . Pengakhiran Persalinan a) Observasi TVI.Tatalaksana d) Penurunan Panas Kompres basah air hangat/alkohol. 2. Resusitasi janin intrauterine 3. His. dan darah) Indikasi Seksio sersarea: .His tidak adekuat 12 . alat. DJJ Persiapan Seksio Sersarea (izin.

Prognosis O Ibu O Janin : dubia : dubia 13 .

O Inpartu adalah seorang wanita yang sedang dalam keadaan persalinan. Inpartu ditandai dengan keluarnya lendir bercampur darah (bloody show). janin tunggal hidup presentasi kepala dan gawat janin.Analisis Masalah Diagnosis kasus ini adalah G3P2A0 hamil aterm inpartu kala I fase aktif dengan partus kasep. O Suatu kehamilan dikatakan aterm jika kehamilan tersebut berusia 37-42 minggu. serviks mulai membuka (dilatasi) dan mendatar (effacement) serta his yang mulai teratur. 14 .

Kala IV mulai dari lahirnya plasenta dan lamanya 1 jam.Analisis Masalah O Partus dibagi menjadi 4 kala yaitu kala I. Kala III atau kala uri adalah terlepasnya plasenta dari dinding uterus dan dilahirkan. kala II. Kala II disebut juga kala pengeluaran karena berkat kekuatan his dan kekuatan mengedan janin didorong ke luar sampai lahir. kala O O O O III dan kala IV. Kala I atau kala pembukaan yaitu terjadinya pembukaan serviks sampai 10 cm. 15 .

Analisis Masalah  Pada kasus ini. 16 . penderita sudah inpartu karena sudah terdapat tanda-tanda inpartu yaitu keluarnya darah lendir. Kala I aktif karena pada pemeriksaan dalam pembukaan sudah mencapai 8 cm. pembukaan dan pendataran serviks.

17 . tidak dapat diatasi. Tenaga atau Kekuatan (power) His yang tidak normal dalam kekuatan atau sifatnya menyebabkan rintangan pada jalan lahir yang lazim terdapat pada setiap persalinan.Partus Kasep O Partus kasep adalah suatu keadaan dari fase akhir persalinan yang tidak mengalami kemajuan (kemacetan) dan berlangsung lama sehingga timbul komplikasi ibu maupun janin atau keduanya. O Etiologi: 1. sehingga persalinan mengalami hambatan atau kemacetan.

Partus Kasep Jenis-jenis kelainan his: • Inersia uteri adalah his yang sifatnya lebih lemah. posisi janin. 2. lebih singkat dan lebih jarang dibandingkan dengan his yang normal. • Incoordinate uterine contraction. Kejiwaan (psyche) 18 . Janin (passanger) : letak janin. • Kelainan letak. posisi atau presentasi janin • Kelainan bentuk janin  3. presentasi janin dan bentuk janin. • His terlampau kuat.

asidosis O Infeksi intrauterin sampai sepsis O Dehidrasi sampai syok O Robekan jalan lahir sampai robekan rahim (ruptur uteri) 3.Partus Kasep O Diagnosis ditegakkan berdasarkan: 1. Adanya komplikasi pada janin: O Gawat janin O Kematian janin 19 . Adanya komplikasi pada ibu: O Gangguan keseimbangan asam basa/elektrolit. Adanya tanda dan gejala klinis partus lama: O Ibu kelelahan dan dehidrasi O Vulva edema O Perut kembung O Demam O Kaput suksedaneum 2.

• Pemasangan kateter menetap dimaksudkan untuk mengetahui (kontrol) keseimbangan cairan. 20 . • IVFD D5% diberikan untuk mengatasi hipoglikemi akibat kekurangan kalori karena lama mengedan serta mengatasi dehidrasi. Kemudian observasi tanda vital ibu. dilakukan rehidrasi yaitu pemberian cairan dalam waktu 1-2 jam dengan pemasangan infus NaCl 500 cc (kocor 1 liter) dan lanjutkan NaCl:D5% 1:2 gtt xxx/menit.Partus Kasep O Tatalaksana: • Untuk memperbaiki keadaan umum.

obat dan alat. • Selanjutnya dilakukan persiapan operasi seperti izin.Partus Kasep O Tatalaksana: • Tujuan pemberian antibiotik pada kasus ini adalah untuk mencegah infeksi lebih lanjut (profilaksis). • Tujuan pemberian injeksi dexametason adalah untuk memperbaiki hemodinamik dengan cara memperbaiki endotel pembuluh darah dan sebagai antiradang dengan mengurai produk-produk inflamasi sehingga kemungkinan terjadinya syok septik dapat dicegah. 21 .

• Pemakaian kateter selama 7-14 hari postpartum dan diganti setiap 5 hari bertujuan untuk mengistirahatkan vesica urinaria dan mencegah terjadinya fistula.Partus Kasep Tatalaksana • Terminasi kehamilan dengan sectio caesaria. 22 .

TERIMA KASIH 23 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times

Cancel anytime.