Anda di halaman 1dari 20

Assalamualaikum Wr.

Wb

Kelompok 11 Andhika Supono Faradilla Avionita Reza Devara Putra Sri Parya

Bioinorganic
Chemistry

Apakah Bioinorganic Chemistry itu?


Biological inorganic chemistry (bioinorganic chemistry) is the study of the inorganic elements as they are utilized in biology. The main focus is on metal ions, for which we are interested in their interaction with biological ligands (structure and dynamic) and the important chemical properties they are able to exhibit and impart to an organism.

Classes Elements
Major elements The major biologycal elements are oxygen, hydrogen, carbon, nitrogen, phosporus, sulfur, sodium, magnesium, calcium, and potassium Trace elements The trace elements include many d-metals, as well as selenium, iodine, silicon, and boron

Kompartementalisasi
Kompartementalisasi adalah distribusi unsur-unsur dalam dan di luar sel dan antara kompartemen internal yang berbeda. Pemeliharaan tingkat ion konstan dalam zona biologis yang berbeda adalah contoh dari homeostasis dan yang dicapai sebagai hasil dari hambatan yang mengalir ion membran pasif Kompartementalisasi merupakan faktor penting dalam desain kompleks logam yang digunakan dalam pengobatan Dua isu penting yang muncul dalam konteks kompartementalisasi. Pertama, proses ini membutuhkan energi karena ion harus dipompa melawan gradien potensial kimia . Kedua, transportasi ion selektif harus terjadi meskipun saluran ion dibangun dari membran-mencakup protein

Figure 8.2. An Energy-Transforming Enzyme. Ca ATPase uses the energy of ATP hydrolysis to transport Ca across the membrane, generating a Ca gradient.

Pengertian Enzim
Enzim adalah protein yang berperan sebagai katalis dalam metabolisme makhluk hidup. Enzim berperan untuk mempercepat reaksi kimia yang terjadi di dalam tubuh makhluk hidup, tetapi enzim itu sendiri tidak ikut bereaksi Enzim terdiri dari apoenzim dan gugus prostetik. Apoenzim adalah bagian enzim yang tersusun atas protein. Gugus prostetik adalah bagian enzim yang tidak tersusun atas protein. Gugus prostetik dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu koenzim (tersusun dari bahan organik) dan kofaktor (tersusun dari bahan anorganik).

Sifat-sifat enzim
Biokatalisator Enzim mempercepat laju reaksi, tetapi tidak ikut bereaksi. Termolabil Enzim mudah rusak bila dipanaskan sampai dengan suhu tertentu. Merupakan senyawa protein yang bekerja secara spesifik Satu jenis enzim bekerja secara khusus hanya pada satu jenis substrat.

Dasar-dasar Reaksi Metalloenzim


Aktivasi koordinatif (pembentukan koordinasi, penyumbangan elektron, efek sterik), Redoks (oksidasi logam), Komunikasi informasi

Dan dalam banyak kasus, lingkungan reaksi diatur dengan biopolimer misalnya protein, dan reaksi selektif dilakukan. Contoh aksi logam selain metaloenzim meliputi:
Mg: transfer energi MgATP Na/K: pompa ion Ca: transfer fungsi hormon, kontraksi otot, transfer syaraf, koagulasi darah.

Biological functions of selected metal ions


Metal
Na, K Mg, Zn

Function
Charge carrier, osmotic balance Structural, hydrolase, isomerase

Ca
V, Mo Mn Fe,Cu Ni

Structural, charge carrier


Nitrogen fixation, oxidase Photosynthesis, structural, oxidase Dioxygen transport and storage, electron transfer, oxidase hydrogenase, hydrolase

Zat Bioaktif Khas yang Mengandung Logam


pembawa elektron. Fe: sitokrom, protein besi-belerang. Cu: protein tembaga biru. senyawa penyimpan logam. Fe: feritin, transferin. Zn: metalotionin. bahan pentransport oksigen. Fe: hemogloblin, mioglobin. Cu: hemosianin. fotosintesis. Mg: khlorofil hidrolase. Zn: karboksilpeptidase, Mg: aminopeptidase. oksidoreduktase. Fe: oksigenase, hidrogenase. Fe, Mo: nitrogenase. isomerase. Fe: akonitase. Co: koenzim vitamin B12.

Biological metal-coordination sites


Metalloproteins, proteins containing one or more metal ions, perform a wide range of specific function. These function include Oxidation and reduction (for which the most important elements are Fe, Mn, Cu, and Mo) Radical-based re-arrangement reactions and methyl-group transfer (Co) Hydrolisis (Zn, Fe, Mg, Mn, and Ni) DNA processing (Zn) The action of Ca is to alter the conformation of protein (its shape) as a step in cell signalling (a term used to describe the transfer of information between and wtihin cell). Such protein are often known as metal ion-activated proteins

Figure 9.31. - Carbonic anhydrase. (Left) The zinc site of -carbonic anhydrase. (Middle) The trimeric structure of the protein (individual chains are labeled A, B, and C). (Right) The protein is rotated to show a top-down view that highlights its threefold symmetry and the position of the zinc sites (green) at the interfaces between subunits.

Special Ligands
Key Point : Metal ions may be bound in proteins by special organic ligands such as porphyrins and pterin-ditihiolenes

Porphyrin

Porphyrins are tetrapyrrole macrocycles with conjugated double bonds and various groups attached to the perimeter. Variation of substituents facilitates the tuning of electron-donating and electron-withdrawing ability of the ligand

The porphyrins can accept two hydrogen ions to form+2 diacids or donate two protons to form -2 dianions Porphyrins are found in many metalloenzyme Enzyme Fe-Porphyrin Fe-Porphyrin Mg-Porphyrin Chytocrom Hemoglobin Myoglobin Chllorophyll Function Electron Transfer Dioxygen Carrier Photosynthesis

Molybdopterin
Ketika bereaksi dengan molybdenum atau tungsten dalam bentuk molibdat atau tungstat, adalah kelas kofaktor ditemukan di sebagian besar molibdenum (Mo) dan semua tungsten (W) enzim. Sinonim untuk molydopterin adalah: MPT dan pyranopterin-dithiolate.

Zn Finger Domain

Genes must be expressed to exert an effect, and proteins regulate such expression. One such regulatory protein, a zincfinger protein (zinc ion is blue, protein is red), is shown bound to a control or promoter region of DNA (black). [Barnaby Hall/Photonica.]

DAFTAR PUSTAKA
M. Berg, Jeremy, Tymoczko, John L, Lubert. Stryer.Biochemstry 5th edition. W.H Freeman and Company

Dr. Indah Sari, Mutiara. 2007. Struktur Protein. Fakultas Kedokteran USU
http://www.chem-is-try.org/materi_kimia/kimia-anorganik-universitas/reaksi-dan-sifat-sifatfisik/bioanorganik/

TERIMA KASIH