Anda di halaman 1dari 23

TRANSFER REGISTER

Operasi yang berhubungan dengan data yang tersimpan di dalam register atau flip-flop dinamakan mikrooperasi (microoperation) seperti load, clear, shift, dan rotate. Load adalah operasi untuk memuati atau mengisi data ke dalam register, clear merupakan operasi menghapus data dalam register, shift atau geser adalah operasi untuk menggeser posisi data dalam register ke kiri atau ke kanan, dan rotate merupakan operasi untuk memutar data ke kiri atau ke kanan. Selain itu, terdapat pula mikrooperasi aritmetika seperti penambahan, pengurangan, perkalian, pembagian, increment (penambahan dengan 1) dan decrement (pengurangan dengan 1) terhadap isi suatu register, serta operasi mikro logika seperti AND, OR, dan NOT.
1

TRANSFER REGISTER
Kecuali dapat dioperasikan dengan berbagai mikrooperasi seperti di atas, data yang tersimpan di dalam register juga dapat dipindah dari satu register ke register yang lain melalui operasi transfer. Pada operasi ini, isi suatu register yang dipindah ke register lain, setelah operasi dilakukan keadaannya tetap atau tidak berubah. Dengan kata lain, operasi transfer merupakan proses penyalinan data. Dalam hal ini, register yang isinya disalin dinamakan register sumber (source register) dan register penampung data salinan dinamakan register tujuan (destination register). Mekanisme transfer data dapat dilakukan dengan berbagai cara antara lain transfer paralel, transfer seri, transfer bus, dan transfer memori.
2

TRANSFER REGISTER
Notasi dan Simbol Mikrooperasi: Simbol Register:
7
REGISTER A

A7

A6

A5

A4

A3

A2

A1

A0

11
OPCODE

7
OPERAND

MBR

TRANSFER REGISTER
Notasi dan Simbol Mikrooperasi: Nama Register: huruf kapital (huruf besar), contoh R0, R1, A, B, C, MBR, MAR, PC, IR, dan lain-lain Simbol transfer adalah tanda panah ke kiri (), contoh:
P: A B Artinya: Jika ada sinyal pengontrol P, maka terjadi transfer paralel dari register B ke register A. Simbol sinyal kontrol adalah titik dua (:). Tanda koma digunakan untuk memisahkan dua mikrooperasi, contoh: P: A B , C B
4

TRANSFER REGISTER

Notasi dan Simbol Mikrooperasi: Isi Register: MBR[OPERAND]: isi MBR pada bit ke-0 s.d. Ke-7 Atau MBR[0-7]

TRANSFER REGISTER
TRANSFER PARALEL: Pada transfer data paralel, pemindahan atau penyalinan data dari register sumber ke register tujuan dilaksanakan secara serempak. Artinya, semua data yang tersimpan pada setiap flip-flop yang merupakan elemen-elemen register sumber disalin secara serempak ke register tujuan. Mikrooperasi transfer paralel dinyatakan sebagai berikut: P: A B

A: register tujuan B: register sumber


6

TRANSFER REGISTER
TRANSFER PARALEL Implementasi hardware dari mikrooperasi P: A B
CLOCK REGISTER A LOAD P KONTROL

REGISTER B

CLOCK P

Transfer terjadi di sini

Rangkaian Register Paralel 4 bit

Tutorial Paralel 4 bit


Click Run Simulation Click CLEAR 2x untuk mengaktifkan register Beri data 1011 pada input paralel Beri pulsa Clock (tekan 2x) Hapus data pada input Data output tidak berubah/tersimpan
9

Rangkaian Transfer Paralel (Transfer_ Paralel_1.SCH)/DSCH2

10

Tutorial Transfer Paralel 2 buah IC 74174


Run Simulation Beri CLEAR=1 agar kedua register aktif Isi register A terlebih dahulu misal 101011 Tekan Clock 2x Transfer dat ke B dengan Clock2x

11

TRANSFER REGISTER
TRANSFER SERI Pada transfer data seri, pemindahan data dilakukan bit demi bit. Untuk menyelenggarakan proses ini diperlukan register geser atau register seri. Transfer ini juga memerlukan operasi rotate atau putar sehingga output LSB register sumber (B0) selain dihubungkan ke input MSB register tujuan (A3), juga diumpankan ke inputnya sendiri yakni input MSB (B3). Untuk register 4-bit, mikrooperasi transfer seri dapat ditulis: S: A3 B0, B3 B0, Ai Ai+1, Bi Bi+1 i=0,1,2
12

TRANSFER REGISTER
Implementasi hardware TRANSFER SERI:
S
LOAD LOAD

REGISTER B
Input Serial
CLOCK

Output Serial

Input Serial

REGISTER A

CLOCK S Transfer terjadi di sini


13

Rangkaian Transfer Seri

14

Tutorial Transfer Seri


Click Run Simulation Berikan PE=1 dan SE=0 input 1011 pada register A Clock 2x Transfer data secara seri dengan mngaktifkan SE pada kedua register (PE=0 dan SE=1) Beri clock 4x
15

TRANSFER REGISTER
TRANSFER BUS Transfer bus dilakukan melalui dua tahap, yakni transfer dari register sumber ke bus, dan transfer dari bus ke register tujuan. Untuk dua buah register sumber yakni A X dan B serta empat buah register tujuan yakni R0, R1, R2, X dan R3, mikrooperasi kedua tahap tersebut adalah sebagai berikut. Transfer dari register sumber ke bus: X: BUS A X: BUS B
16

TRANSFER REGISTER
TRANSFER BUS

Transfer dari bus ke register tujuan: P Q: R0 BUS P Q: R1 BUS P Q: R2 BUS P Q: R3 BUS

17

TRANSFER REGISTER
Implementasi hardware TRANSFER BUS
A3 A2 A1 A0 1 MUX 0 1 MUX 0 1 MUX 0 B3 B2 B1 B0 1 MUX 0

BUS DATA

BUS DATA

LOAD

R0

LOAD

R1

LOAD

R2

LOAD

R3

Q P

0 1

0 1 2 3 DEKODER 2 KE 4

18

RangkaianTransfer Bus

19

Tutorial Transfer Bus


Run Simulation Beri input register A=0101 dan B=1001 Beri X=0 dan Clock (Register A disalin ke Bus Data) Beri PQ=00 pd decoder dan sinyal Clock maka data pd Bus ditransfer pada R0 Beri X=1 mk isi dr register B ditransfer ke Bus data Beri PQ=10 dan sinyal CLOCK data pada BUS ditransfer ke R1
20

TRANSFER REGISTER
Mikrooperasi Transfer Memori: Operasi Write:

Write: M[MAR] MBR Operasi Read: Read: MBR M[MAR]

21

TRANSFER REGISTER
Implementasi HardwareTransfer Memori:
Read Write

MAR1 MUX MAR2


Bus Alamat

MAR

Bus Alamat

Unit Memori
Bus Data

Unit Memori
Bus Data

Read Write

Pemilih

MBR

MBR

b a Implementasi hardware mikrooperasi transfer memori: (a) menggunakan MAR tunggal, (b) MAR ganda

22

Rangkaian Transfer Memory

23