Anda di halaman 1dari 14

Akuntansi Pertanggungjawaban Sosial Pada PT.

Laferge Cement Indonesia Lhoknga Aceh besar

BAB II

Latar belakang masalah

Selama ini perusahan dianggap sebagai lembaga yang dapat memberikan banyak keuntungan bagi masyarakat. Perusahaan merupakan sektor bisnis yang memberikan kesempatan kerja menyediakan kebutuhan masyarakat melalui produksinya, sumbangan pajak yang besar bagi pemerintah, memberikan sumbangan-sumbangan bagi kemanusiaan dan keuntungan-keuntungan lainnya.

Akuntansi pertanggungjawaban sosial menyoroti aspek sosial atau damapak dari kegiatan suatu perusahaan dan berfungsi serta mencoba mengidentifikasi, mengukur, menilai, dan melaporkan aspek-aspek baik social benefit maupun social cost yang ditimbulkan perusahaan. Pengukuran ini pada akhirnya akan diupayakan sebagai informasi yang akan dijadikan dasar dalam proses pengambilan keputusan untuk meningkatkan peran perusahaan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan lingkungannya.

Perumusan Masalah
Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui apakah PT. LCI telah menerapkan Akuntansi Pertanggungjawaban Sosial sebagai tanggung jawab keadaan sosial ekonomi masyarakat dan lingkungan sekitar.

Tujuan penelitian
penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana P.T LCI teah menerapkan Akuntansi pertanggungjawaban Sosial. untuk dapat memberikan saran yang berguna bagi manajemen.

Manfaat Penelitian
memberikan pengetahuan tambahan kepada penulis berkaitan dengan akuntansi Pertanggungjawaban sosial yang dipelajari secara teoritis. memberikan informasi, baik kepada pihak luar maupun penelitian berikutnya yang tertarik dengan Akuntansi pertanggungjawaban sosial.

Ruang Lingkup Pembahasan


Dalam pembahasan skripsi yang berjudul Akuntansi Pertanggunjawaban Sosial ini penulis membatasi penelitian hanya pada pengukuran, metode Akuntansi Pertanggungjawaban Sosial yang menunjukkan pelaksanaan Program Community Development. Pelaksanaan program ini sampai pelaporan yang disajikan diperlukan sebagai bentuk tanggung jawab PT. LCI terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar.

BAB III

Akuntansi Pertanggungjawaban Sosial

Pendekatan terhadap konsep Akuntansi Pertanggungjawaban Sosial


pendekatan yang berasal dari teori ekonomi klasik. pendekatan mengenai keterkaitan dari tujuan sosial dalam hubungannya dengan memaksimalkan laba. pendekatan menganggap laba sebagai tujuan akhir tetapi bukan akhir dari tujuan sendiri.

Akuntansi Pertanggungjawaban Sosial memiliki dampak yang dapat dilihat dari 2 sudut pandang.
Dampak Sosial disclosure terhadap
keperluan pengguna.

Dampak sosial Economic Accounting


dari perspektif ekonomi politik.

Pengukuran dalam akuntansi pertanggungjawaban sosial


Dalam bidang akuntansi secara keseluruhan terdapat tendensi untuk mencakup hal-hal yang tidak bersifat moneter (financial). Pengaruh teori perilaku terutama telah terasa untuk bidang akuntansi dalam menerangkan masalah akuntansi (anggaran laporan pemeriksaan akuntan, dan sebagainya). Karena itu, untuk menyatakan hal-hal yang termasuk dalam bidangnya, maka sepanjang dimungkinkan diukur dengan uang, dapat dimuat dalam laporan keuangan. Jika tidak mungkin dengan uang, maka informasi secara verbal dapat diberikan.

Metode dalam akuntansi pertanggungjawaban sosial


Inventory Approach Cost Approach

Program Management Approach


Cost-Benefit Approach

BAB III
Teknik pengumpulan data Telaan teoritis Penelitian lapangan

Responden
Dalam pengumpulan data yang berkaitan dengan Akuntansi Pertanggungjawaban Sosial, penulis mimilih pihak-pihak terkait untuk dijadikan responden penelitian, pihak yang dihubungi dalam penelitian ini adalah Community Development Mgr, Accounting Mgr, dan Purel Supervisor.

Metode analisis data


Metode analisis data yang digunakan bersifat kualitatif, metode ini dilakukan dengan cara mengumpulkan data-data yang diperoleh di lapangan, menyusun, mengklasifikasikan, dan membandingkan hasil penelitian dengan tinjauan kepustakaan sebagai landasan teoritis.