Anda di halaman 1dari 50

3/8/13

dr. Dewi Rosmana Click to edit Master subtitle style

USG OBSTETRI

Indikasi dalam pemeriksaan USG DALAM OBGIN


1.Indikasi Obstetri, misalnya untuk mengetahui keadaan janin, plasenta, ketuban, kelainan congenital, dll 2.Indikasi Ginekologi, misalnya kecurigaan terhadap adanya tumor seperti mioma uteri, kistoma ovarii, dll 3. Indikasi Onkologi, 4.Indikasi Endokrinologi dan reproduksi, misalnya untuk melihat keadaan genitalia interna pada pasien-pasien

3/8/13

WAKTU PEMERIKSAAN USG ANTENATAL

3/8/13

Menurut WHO, pemeriksaan USG untuk keperluan antenatal, sebaiknya dilakukan sesuai usia gestasi, satu kali pada trimester pertama, satu kali pada trimester kedua, dan satu kali pada trimester ke tiga. Selebihnya dilakukan bila ada indikasi seperti pecah ketuban sebelum waktunya, kehamilan lewat waktu, dsb.

Ultrasonografi

Pada bidang obstetri:

Trimester I : 7.5 MHz atau lebih (Transvaginal) 5 10 cm Trimester II III 20 cm : 3 5 MHz (Transabdominal) 15

Prinsip: ALARA (As Low As Reasonably Achieveable)

Teknik Pemeriksaan

TRANSABDOMI NAL
Probe

TRANSVAGINAL Probe Linier Kandung kemih harus kosong

Konveks dan

Indikasi Pemeriksaan Ultrasonografi


Trimester I
1.

Trimester II dan Trimester III


1.

penentuan adanya kehamilan intrauterin; penentuan adanya denyut jantung mudigah atau janin; penentuan usia

2.

3. 4.

2.

5.

6.

3.

7.

penentuan usia kehamilan; evaluasi pertumbuhan janin; terduga kematian janin; terduga kehamilan kembar; terduga kelainan volume cairan amnion; evaluasi kesejahteraan janin; penentuan presentasi

3/8/13

Persiapan Sebelum Pemeriksaan


1. Pencegahan Infeksi Merupakan hal yang wajib, dan sudah menjadi standar hampir di semua instansi kesehatan, misalnya mencuci tangan sebelum dan sesudah kontak dengan pasien, membersihkan transduser USG sebelum dan sesudah melakukan pemeriksaan, menggunakan kondom dalam melakukan pemeriksaan USG transvaginal / transrectal, atau pun

3/8/13

3. Informed

Persiapan Pasien

Consent, sangat penting, buatlah pasien mengerti bahwa pemeriksaan USG bukanlah pemeriksaan dewa, maksudnya adalah pemeriksaan USG tidak 100% benar, USG masih memiliki tingkat kesalahan yang cukup dalam membuat kesalahan diagnosis. pasien-pasien yang dalam

Bagi

3/8/13

4. Persiapan Pemeriksa
Pemeriksa

harus mengetahui dengan jelas apa indikasi pemeriksaan USG yang akan dilakukannya. harus memiliki ilmu pengetahuan dan skill yang cukup dalam melakukan pemeriksaan.

Pemeriksa

3/8/13

Macam Pemeriksaan USG: 1. USG transabdominal 2. USG transvaginal 3. USG transrectal 4. USG transperineal 5. USG Invasif.

3/8/13

a. Pemeriksaan USG Transabdominal


Setelah

pasien tidur terlentang, perut bagian bawah ditampakkan dengan batas bawah setinggi tepi atas rambut pubis, batas atas setinggi sternum, dan batas lateral sampai tepi abdomen. kertas tissue besar pada perut bagian bawah dan bagian atas untuk melindungi pakaian wanita tersebut dari jelly yang kita pakai.

Letakkan

3/8/13

b. Pemeriksaan USG Transvaginal


Pemeriksaan

USG transvaginal berbeda dengan transabdominal, perlu penyesuaian mesin dan operator, terutama pengenalan organ genitalia interna dan kehamilan trimester pertama, serta terbatasnya ruang untuk melakukan manipulasi / gerak probe. melakukan pemeriksaan, tanyakan apakah ia seorang nona

Sebelum

3/8/13

c. Pemeriksaan USG Transperineal atau Translabial

Pemeriksaan ini hanya dilakukan pada keadaan tertentu, misalnya seorang nona atau seorang wanita yang tidak mungkin dilakukan pemeriksaan transvaginal atau transrektal. Dianjurkan kandung kencing pasien cukup terisi, hal ini untuk memudahkan pemeriksaan dan sebagai petujuk anatomis. Penjejak dilapisi kondom dan diberi jeli, kemudian diletakkan di daerah perineum, penjejak digerakkan ke atas dan ke bawah untuk

3/8/13

d. Pemeriksaan USG Transrektal


Pemeriksaan

USG transrektal hampir sama dengan pemeriksaan transvaginal. Perbedaannya terletak pada bantuk dan ukuran diameter penjejak dan posisi pemeriksaan yang kurang lazim bagi wanita Indonesia. Setelah pasien dalam posisi lithotomi atau posisi tidur dengan kaki ditekuk dan bagian pantat diganjal dengan bantal khusus, transduser yang telah dibungkus dua lapis kondom dan

e. Pemeriksaan USG Invasif

3/8/13

USG dapat dipakai untuk menegakkan diagnosa dan atau untuk tindakan terapeutik, misalnya biopsi villi koriales, amniosintesis, kordosintesis, ovum pickup (OPU), atau transfusi intra uterin. Setelah dilakukan penjelasan dan pasien memberikan persetujuan tertulis, dokter akan melakukan pemeriksaan USG untuk menilai kondisi kehamilan atau genitalia interna. Pada umumnya hanya diperlukan anestesi lokal untuk

3/8/13

Pemeriksaan USG Obstetri dibagi berdasarkan usia gestasi kehamilan, di antaranya adalah: 1. Pemeriksaan USG Trimester I 2. Pemeriksaan USG Trimester II 3. Pemeriksaan USG Trimester III

PEMERIKSAAN USG TRIMESTER I


Pada pemeriksaan USG trimester pertama, terutama jika pasien hamil dengan usia gestasi dibawah 10 minggu, penggunaan USG transvaginal adalah metode yang lebih baik daripada menggunakan USG transabdominal. Karena keakuratan USG transvaginal pada usia kehamilan muda lebih akurat daripada USG transabdominal. Yang harus dinilai oleh pemeriksa dalam melakukan pemeriksaan USG trimester I

3/8/13

3/8/13

Ad.1. Ada Tidaknya Kehamilan Jika Pasien datang dan mengaku hamil, dengan penampilan seperti wanita yang tidak hamil, sebelum melakukan pemeriksaan ada baiknya kita lakukan tes kehamilan dulu, bisa dengan menggunakan test pack. Hal ini dapat membantuik kita dalam mendiagnosis kehamilannya. Sedangkan dengan pemeriksaan USG , Jika wanita tersebut

3/8/13

Ad.3. Menentukan Tanda Kehidupan Janin Tanda kehidupan janin dapat didiagnosis dengan melihat adanya pulsasi pada embrio, dan hal ini dapat terlihat pada usia kehamilan 5-6 minggu. Jika kita menemukan kantung kehamilan tanpa menemukan pulsasi, jangan cepat mengira itu adalah death conceptus, namun sebaiknya pasien disuruh control

3/8/13

Ad.4. Menentukan Jumlah Janin Menentukan jumlah janin dapat dilakukan mulai pada saat kantong gestasi terbentuk (usia gestasi 4-5 minggu) . Kehamilan multiple, kita menentukannya bila ditemukan adanya kantong kehamilan lebih dari satu , atau kita menemukan yolk sac yang lebih dari satu. Apabila kita menemukan pada trimester I, harus dikonfirmasi lagi pada

3/8/13

Gambaran USG hamil kembar pada usia gestasi 5 minggu dengan dua kantung gestasi

3/8/13

Gambaran USG hamil kembar pada usia gestasi 5 minggu dengan dua yolk sac.

3/8/13

Gambaran kehamilan kembar pada usia gestasi 10 minggu. Pada gambar ini, terlihat bahwa kehamilan multiple nya terdiri dari dua amnion, dan dua khorion.

3/8/13

Ad.5. Menentukan Usia Gestasi Usia gestasi dapat ditentukan dengan mengukur diameter kantong gestasi (GS), panjang kepala-bokong embrio (Crown Rump Length /CRL), dan diameter yolksac (YS).

3/8/13

peristiwa-peristiwa penting yang terjadi pada kehamilan:


Usia Kehamilan 4 minggu Pada kehamilan 4 minggu biasanya hanya akan terlihat kantong gestasi berdiameter 2-5mm, tertanam dalam endometrium. Yolk Sac biasanya belum dapat teridentifikasi

3/8/13

Usia Kehamilan 5 minggu Kantong gestasi tampak dalam cavum uteri, dikelilingi endometrium, dan berisi embrio yamg tampak seperti garis lurus menempel pada yolk sac. Pada usia kehamilan ini kadang sudah dapat terlihat denyut jantung janin (pulsasi)

3/8/13

Usia Kehamilan 6 minggu


Bentuk

embrio mulai berubah dari lurus menjadi sedikit fleksi, vitellinus tampak menghubungkan embrio dengan

Ductus

3/8/13

Usia Kehamilan 8 minggu


Embrio

tampak terpisah dari yolk sac dan dihubungkan melalui ductus vitellinus, berbentuk seperti huruf C

KEHAMILAN TRIMESTER I

Ultrasonografi

3/8/13

Click to edit Master subtitle style

3/8/13

Penentuan usia kehamilan


Trimester Sebelum

I Paling akurat struktur embrio jelas terlihat:

diameter rata-rata GS
Setelah

struktur embrio terlihat:

pengukuran CRL
Usia kehamilan (hari) = diameter KG (mm) + 30

Mengukur Kantung Gestasi (Gestational Sac / GS)


Penentuan

3/8/13

usia gestasi dengan mengukur kantong gestasi hanya dilakukan bila echo janin beluim tampak pada usia kehamilan 4-6 minggu

Dilakukan Dapat

dilihat sejak kehamilan 4 minggu via transvaginal dan 5-6 minggu via transabdominal dilakukan dari tepi bagian

Pengukuran

3/8/13

Gestational Sac (Kantung Gestasi)

USG TV

Dapat terlihat pada 17 hari pasca konsepsi atau 10 hari setelah blastosis bernidasi Diameter 2 3 mm

USG TA Kehamilan 6 minggu Diameter > 10 mm

3/8/13

3/8/13

Mengukur Panjang Kepala-Bokong Janin (Crown Rump Length / CRL)

Dapat

diukur pada usia kehamilan 8-12 minggu pada posisi netral (mendatar) diukur dari kepala sampai

Diukur

Pengukuran

bokong
Jangan

sampai ekstremitas dan yolk sac ikut terukur kesalahan sekitar 5-7 hari relevan diukur sampai usia

Tingkat Masih

3/8/13

Mengukur diameter Yolk Sac (YS)


Normalnya

3/8/13

berbentuk hampir bulat seperti cincin dengan bagian tengah anekoik sekitar 4-6mm diidentifikasi pada usia gestasi 6 minggu maximum 6mm pada usia kehamilan 10 minggu

Diameter Dapat

Diameter

3/8/13

Yolk Sac (Kantung Kuning Telur)


USG

TV
terlihat

Dapat

pada kehamilan 5.5 minggu saat diameter GS > 10 mm

Pada

USG

TA

3/8/13

Ad.6. Tanda Kegagalan Kehamilan

3/8/13

Tanda kegagalan kehamilan dapat kita ketahui dengan melihat berbagai hal sebagai berikut:
Kejadian

penting dalam trimester I tidak ditemukan rata-rata kantong gestasi >10mm tanpa yolk sac rata-rata kantong gestasi >18mm tanpa embrio

Diameter Diameter

3/8/13

Ad.7. Penapisan Kelainan Bawaan Kelainan congenital , sebenarnya sudah dapat diperkirakan mulai dari pemeriksaan trimester pertama. Ada beberapa hal penting yang perlu diketahui dalam mendiagnosis adanya kelainan congenital mayor pada janin:
Nuchal Nasal

Translusensi

Bone

3/8/13

1. Nuchal Translusensi
Pengukuran Sebagai Usia

ketebalan jaringan di daerah tengkuk deteksi dini kelaina kromosom (sindroma down) gestasi 10-14 minggu dilakukan tegak lurus terhadap kulit tengkuk ke arah luar sampai daerah seperti pita tipis di atas

Pengukuran

3/8/13

3/8/13

3/8/13

2. Nasal Bone Dilakukan pada kehamilan 11-14 minggu dan panjang CRL 45-84mm Tampilan gambar diperbesar tampak selurh kepala dan bagian atas thoraks Potongan mid sagital Pada daerah hidung harus tampak tiga buah garis hiperekhoik, garis bagian atas

3/8/13

Gambaran

janin yang tidak memiliki tulang hidung, dimana hanya terlihat dua hiperekhoik saja.

3/8/13

3/8/13

3. Fokus echogenik intrakardiac Tampak sebagai suatu struktur yang berwarna putih terang Terletak pada ventrikel kiri Dilakukan pada usia gestasi 10-14 minggu Pertanda kelainan kromosom Pada gambaran potongan melintang jantung (four chamber view) di atas,

3/8/13

3/8/13

4. Echogenik bowels tampak sebagai massa usus yang tampak lebih padat dan ekhogenik (putih terang) Pertanda kelainan kromosom

3/8/13

TERIMA KASIH