Anda di halaman 1dari 12

FLUOR ALBUS

Pembimbing: dr. Aminuddin Sp.OG

M Badrus Sholeh 08700065

Pengertian
Fluor albus (white discharge, leukorea, keputihan) merupakan gejala keluarnya cairan dari vagina selain darah. Fluor albus bukan merupakan penyakit melainkan salah satu tanda dan gejala dari suatu penyakit organ reproduksi wanita.

Fluor albus ada yang fisiologik (normal) dan ada yang patologik (tidak normal).

Etiologi
Fluor albus fisiologis itu: - tidak berbau - tidak berwarna - tidak gatal - jumlah tidak berlebihan

Fluor albus fisiologis ditemukan pada :


bayi bari lahir - 10 hari Menjelang atau setelah haid

Rangsangan seksual
Saat ovulasi Saat kehamilan

Kontrasepsi hormonal
Stres, kelelahan Higien

Fluor albus patologis itu: - gatal - bau tidak sedap - warna - putih seperti susu - kuning - kehijauan - keabu-abuan atau - bercampur darah - jumlahnya berlebihan - nyeri saat kontak seksual

Keputihan Patologis
ketidakseimbangnya ekosistem vagina, dimana ekosistem ini dipengaruhi oleh 2 unsur : Estrogen yang berfungsi dalam menentukan kadar zat gula sebagai simpanan energy sel tubuh (glikogen). Lactobacillus, yang membutuhkan glikogen sebagai nutrisi yang akan digunakan untuk metabolism pertumbuhannya.

Penyebab keputihan patologis


Infeksi
Iritasi Tumor atau jaringan abnormal lain Fistula Benda asing Radiasi Penyebab lain

Iritasi
Sperma, pelicin, kondom
Sabun cuci dan pelembut pakaian Deodorant dan sabun Cairan antiseptic untuk mandi. Pembersih vagina. Celana yang ketat dan tidak menyerap

keringat

Tumor atau jaringan abnormal lain


akibat gangguan pertumbuhan sel normal

yang berlebihan sel bertumbuh sangat cepat secara abnormal dan mudah rusak terjadi pembusukan dan perdarahan akibat pecahnya pembuluh darah yang bertambah untuk memberikan makanan dan O2 terjadi pengeluaran cairan yang banyak

Diagnosis
Anamnesa

Infeksi
Trikomoniasis Kandidosis vulvovaginal Vaginosis bacterial Klamidiasis

Patofisiologi Trikomonas Vaginalis


Hubungan seksual dengan orang terinfeksitriko monas Tropozoit menempel pada sel vagina Interaksi ligandkarbohidrat

Sitotoksik

Sekresi hidrolase lisosomal

Monoase dan asetil glukosamin untuk menempel

Sel lisis dan mengeluarkan sitoplasma

Kerusakan jaringan epitel

Flour albus