Anda di halaman 1dari 15

Pada kondisi tertentu bayi/anak perlu di pindah ke RS tersier Pemindahan yang aman dan tepat harus dilakukan Bayi/anak

ak harus dipersiapkan sebelum dilakukan pemindahan Harus ada komunikasi antara pengirim dan fasilitas yang menerima

Jelaskan alasan pemindahan kepada keluarga pasien Dapatkan persetujuan tertulis (informed consent) untuk mengantisipasi tindakan yang akan dilakukan Jika memungkinkan, pemindahan bayi disertai oleh ibu sehingga dapat tetap menyusui atau memberikan ASI peras

Jika memungkinkan pastikan kondisi pasien stabil sebelum pemindahan Bila memungkikan, beri terapi yang diperlukan sebelum dipindahkan (misalnya hipoglikemia) Jika bayi dapat minum, teruskan menyusui. Pasang pipa lambung jika diperlukan untuk menangani masalah yang ada pada bayi

Jika jalur IV telah terpasang, pastikan terpasang aman dan lancar dengan kecepatan tetesan yang sesuai dan pastikan mikroburet terisi penuh cairan Pantau cairan intravena secara hati-hati untuk memastikan bayi menerima jumlah cairan yang tepat Kelebihan cairan/infus macet mungkin terjadi selama proses pemindahan

Jika memungkinkan minta petugas kesehatan (yang memiliki pengalaman memasang dan merawat jalur intravena, resusitasi, dan pemberian obat-obatan) untuk menemani Lakukan persiapan peralatan dan alat resusitasi yang diperlukan selama proses pemindahan

Perlengkapan, peralatan dan obatobatan untuk rujukan


Perlengkapan & peralatan -Balon dan sungkup resusitasi -Set infus -Pengisap lendir -Larutan antiseptik dan kapas -Tabung oksigen dengan flow -Semprit dan jarum -kateter nasal atau sungkup -Jalur intravena -Stetoskop - Sarung tangan -Termometer -Sumber penghangat -Lampu senter -Pipa lambung no FR 5,8 Obat-obatan & cairan Berikan obat 1 dosis untuk antisipasi

selama perjalanan
Cairan intravena: NaCI, RL, dekstrosa 10%, akuades, akuabides Obat-obatan: Adrenalin, fenobarbital, natrium bikarbonas 4,2%, difenilhidantoin

Pastikan bahwa kendaraan untuk memindahkan bayi memiliki semua peralatan, perlengkapan dan obat-obatan yang dibutuhkan; termasuk peneahayaan dan penghangatan yang eukup untuk menjaga bayi tetap hang at atau untuk meneegah suhu tidak terlalu panas. Bila memungkinkan, bayi dihangatkan sebelum dipindahkan dan pastikan bagian dalam kendaraan dalam keadaan hangat. Jika memungkinkan, mintalah keluarga atau kerabat ibu untuk menemani ibu dan bayi selama di perjalanan.

Pada saat menerima bayi yang dipindahkan, mintalah formulir rujukan yang berisi informasi penting tentang bayi. Pada waktu bayi keluar dari rumah sakit atau bila bayi meninggal, kirimkanjuga eatatan lengkap ini. Bila merujuk bayi ke fasilitas lain: Jika memungkinkan, hubungi terlebih dahulu tempat yang akan menerima rujukan, sehingga dapat dilakukan persiapan; Pastikan bahwa tempat rujukan tersebut dapat menampung bayi tersebut; Beritahukan perkiraan waktu kedatangan bayi tersebut;

Lengkapi dan kirim semua informasi yang berhubungan dengan bayi di dalam surat rujukan (formulir rujukan) tentang hal berikut: riwayat rinei tentang kehamilan, persalinan dan kelahiran; umur kehamilan (jika diketahui) dan berat lahir; alasan dirujuk; tanda vital (denyut jantung, frekuensi napas) dan perubahan-perubahan yang terjadi sejak lahir;

tanda-tanda kemungkinan sepsis; hasil-hasil pemeriksaan atau uji laboratorium; tindakan yang telah dilakukan (misalnya resusitasi); terapi yang telah diberikan (eairan, obat, oksigen) dan saat terakhir obat diberikan. Jika ibu mendampingi bayi, berikan informasi pada tempat rujukan untuk memastikan ada temp at untuk tinggal ibu bersama bayinya; sehingga dapat terus menyusui atau memberi AS! peras.

Pertahankan suhu tubuh normal Jika memungkinkan biarkan bayi mendapatkan kontak kulit Jika diperlukan oksigen berikan melalui kateter nasal Jika tidak mungkin dilakukan kontak kulit dengan kulit, pastikan bahwa bayi mengenakan pakaian, tutup kepala dan diselimuti Jika memungkinkan tempatkan bayi didalam inkubator atau boks hangat

Jika menggunakan inkubator ataupun alat pemanas lainnya; periksa pengaturannya dan suhu Jaga agar bayi selalu memakai pakaian dan di selimuti, ukur suhu tubuh bayi setiap jam Pastikan bayi diberi minum atau cairan Jika bayi bisa minum mintalah ibu untuk menyusui

Jika bayi mendapat cairan melalui intravena, pantau tetesan dengan hatihati Pastikan jalur intra vena tetap terpasang dengan baik Pengamatan bayi secara ketat selama perjalanan dan melakukan tindakan jika diperlukan Periksa dan catat usaha napas, denyut jantung dan warna kulit setiap 15 menit, serta suhu tubuh setiap 1 jam

Nilai frekuensi napas bayi dan lakukan tindakan yang tepat jika diperlukan Jika bayi mendapatkan oksigen, pantau aliran dan pipanya tiap 15 menit Jika memungkinkan periksa dengan pulse oksimetri atau dengan memantau pola dan frekuensi napas, kemudian sesuaikan pemberiannya Sebaiknya hentikan kendaraan, untuk menangani masalah yang ada selama dalam perjalanan