Anda di halaman 1dari 16

Infeksi Post Partum ( Nifas )

Click
Dokter Pembimbing : Dr. Edy Purwanta Sp.OG to edit Master subtitle style Karina Sandra Amilia 2008730018

3/11/13

Infeksi Post Partum


Definisi Adalah infeksi pada dan melalui traktus genetalis setelah persalinan. Suhu 38 C atau lebih yang terjadi antara hari ke 2-10 postpartum dan diukur peroral sedikitnya empat kali sehari. Kenaikan suhu tubuh yang terjadi di dalam masa nifas, dianggap sebagai infeksi post partum jika tidak diketemukan sebab-sebab ekstragenital

3/11/13

Epidemiologi

3/11/13

Faktor Resiko

Kurang gizi atau malnutrisi, Anemia, Higiene, Kelelahan, Proses persalinan bermasalah :

Partus lama/macet, Korioamnionitis, Persalinan traumatik, Kurang baiknya proses pencegahan infeksi, Manipulasi yang berlebihan, Dapat berlanjut ke infeksi dalam masa nifas

3/11/13

3/11/13

Cara Terjadinya Infeksi

3/11/13

Gambaran Klinis Infeksi Nifas


Infeksi pada perineum, vulva, vagina dan serviks Gejala rasa nyeri serta panas pada tempat infeksi dan kadang-kadang perih saat BAK. Edema dan hiperemis pada deerah yang terinfeksi. Bila pus bisa keluar, biasanya keadaannya tidak berat, suhu sekitar 38C dan nadi di bawah 100 per menit. Bila luka terinfeksi tertutup oleh jahitan dan pus tidak dapat keluar, demam bisa 3/11/13 naik sampai 39 - 40C dengan kadang-

Endometritis
Disebabkan oleh adanya lokiametra kenaikan suhu. Gejala Klinis : Uterus agak membesar, serta nyeri pada perabaan dan lunak. Endometritis yang tidak meluas, penderita merasa kurang sehat dan nyeri perut pada hari-hari pertama. Mulai hari ke-3 suhu meningkat, nadi menjadi cepat, akan tetapi dalam beberapa hari suhu dan nadi menurun dan dalam kurang lebih satu minggu 3/11/13 keadaan sudah normal kembali.

Septicemia dan piemia


SEPTICEMIA PIEMIA

Sakit dan lemah. Sampai Penderita tidak lama tiga hari postpartum suhupostpartum sudah merasa meningkat dengan cepat,sakit, perut nyeri, dan suhu biasanya disertai menggigil.agak meningkat. Akan Selanjutnya, suhu berkisartetapi gejala-gejala infeksi antara 39 - 40C, keadaanumum dengan suhu tinggi umum cepat memburuk,serta menggigil terjadi nadi menjadi cepat (140 -setelah kuman-kuman 160 kali/menit atau lebih).dengan embolus memasuki Penderita meninggal dalamperedaran darah umum. enam sampai tujuh hari Suatu ciri khusus pada postpartum. Jika ia hiduppiemia ialah suhu terus, gejala-gejala menjadimeningkat berulang seperti piemia. dengan cepat disertai 3/11/13 menggigil, kemudian diikuti

Peritonitis

Endometritis yang meluas disertai dengan salpingo-ooforitis abses pada sellulitis pelvika mengeluarkan nanahnya ke rongga peritoneum dan menyebabkan peritonitis. Peritonitis terbatas pada daerah pelvis. Gejalagejalanya tidak seberapa berat seperti pada peritonitis umum. Penderita demam, nyeri perut bawah, tetapi keadaan umum tetap baik. Pada pelvioperitonitis bisa terdapat pertumbuhan abses. Nanah yang biasanya terkumpul dalam kavum douglas harus 3/11/13 dikeluarkan dengan kolpotomia posterior untuk

Sellulitis pelvika (Parametritis)


Sellulitis pelvika ringan Gejala klinis berupa suhu yang meninggi dalam nifas lebih dari satu minggu disertai dengan rasa nyeri di kiri atau kanan dan nyeri pada pemeriksaan dalam Selulitis Pelvika Berat Pada pemeriksaan dalam teraba tahanan padat dan nyeri di sebelah uterus dan terlekat dengan tulang panggul. Di tengah-tengah jaringan yang meradang itu bisa tumbuh abses. Demam yang timbul menetap sampai 3/11/13 menggigil. Penderita tampak sakit, nadi

Pencegahan Infeksi

3/11/13

Pencegahan Infeksi

3/11/13

Pencegahan Infeksi

3/11/13

3/11/13

Terimakasih
3/11/13