Anda di halaman 1dari 21

BED SIDE TEACHING KARSINOMA MAMMAE

Texto Pembimbing: dr. Francisca Badudu, SpB(K)Onk


Penyusun : Chica Pratiwi Lee Woan Chyi 1301-1211-0530 1301-1211-3524

IDENTITAS PASIEN
Nama Usia Jenis kelamin Pekerjaan Jumlah Anak : Ny. E : 45 tahun : Perempuan : Ibu Rumah Tangga : 5 ( Anak pertama 26 tahun, Anak terakhir 6 tahun )

ANAMNESIS
KU : Benjolan di payudara kanan
Sejak 5 bulan SMRS pasien mengeluh adanya benjolan di payudara kanan sebesar telur ayam. Benjolan dirasakan agak keras, sulit digerakkan, tidak nyeri dan tidak semakin besar. Dari puting susu tidak keluar cairan. Kulit di sekitar benjolan dan payudara tidak ada luka. Benjolan tidak dirasakan di ketiak dan sekitar leher.Keluhan demam ataupun bengkak pada payudara tidak dirasakan pasien.

Penderita tidak mengeluh adanya benjolan pada payudara kirinya, tidak mengeluh batukbatuk dan sesak napas, tidak merasa penuh pada ulu hati, tidak mengeluh nyeri kepala dan muntah, nyeri pada tulang belakang, tulang bokong, maupun tulang paha. Karena keluhannya penderita berobat ke RSUD Garut (Oktober 2012) dan dilakukan biopsi kemudian diperiksakan PA, hasil PA menunjukkan tumor ganas sehingga pasien dirujuk ke RSHS untuk mendapatkan pengobatan.

Penderita mengalami menstruasi pertama kali pada usia 16 tahun dan belum berhenti hingga sekarang, penderita hamil pertama kali saat usia 19 tahun dan saat ini penderita memiliki 5 orang anak dengan anak bungsunya berusia 6 tahun. Penderita menyusui semua anaknya 2 tahun. Penderita menggunakan pil KB 10 tahun lalu selama 3,5 tahun. Penderita belum pernah merasakan adanya benjolan ataupun kelainan pada kedua payudara sebelumnya. Riwayat penyakit serupa ataupun tumor dalam keluarga tidak ada. Riwayat paparan radiasi pada kedua payudara tidak ada.

ANAMNESIS TAMBAHAN
Penderita telah mendapatkan pengobatan kemoterapi sebanyak empat kali yang terakhir dilakukan pada tanggal 22 Januari 2013

PEMERIKSAAN FISIK
STATUS GENERALIS Keadaan Umum
Kesadaran Kesan sakit : Kompos mentis : Tampak sakit sedang

Tanda Vital
Tensi Nadi Respirasi Suhu : 120/80 mmHg : 84 kali/menit (reguler,equal,isi cukup) : 20 kali/menit : 36,8 C

Kepala

: Konjungtiva tidak anemis Sklera tidak ikterik Mulut : Tonsil : T1 T1 Tenang Pharing: Hiperemis (-) Leher : JVP tidak meningkat KGB Supraclavicula :Tidak teraba DALAM KGB Infraclavicula :Tidak teraba KGB Axilla :Tidak teraba BATAS Dada : Bentuk dan gerak simetris NORMAL Pulmo : VF ki=ka, sonor, VR & VBS ki=ka Ronkhi -/- Wheezing -/Jantung : Ictus cordis tak tampak, teraba di ICS V LMCS Batas: ka :LSD, atas :ICS 2 kanan, ki : ICS V LMCS BJ murni reguler, murmur Abdomen : Datar dan lembut, Hepar dan lien tidak teraba Ruang Traube kosong Bising usus (+) normal Ekstremitas : Edema : -/Sianosis : -/-

STATUS LOKALIS
A/r mammae dextra : Inspeksi :
Payudara simetris, tidak tampak benjolan Tampak skar post biopsi berukuran 5 cm di areola Tampak dimpling pada payudara kanan Tidak tampak peau d orange Tidak tampak retraksi putiing Tidak tampak nipple discharge maupun erosi puting

Palpasi

Teraba massa ukuran 4x3x2 cm di tengah kuadran, berbentuk oval dengan permukaan rata, keras, berbatas tegas, terfiksir ke kulit, tidak terfiksir ke dinding dada Nipple discharge (-) Nyeri tekan (-)

PEMERIKSAAN LABORATORIUM
Hb

: 12,3 gr/dl

Leukosit : 7900/mm 3 Trombosit : 298.000/mm Hematokrit : 37 % SGOT : 36U/L n: s/d 31 SGPT : 49U/L n: s/d 31 Ureum : 28mg/dl Kreatinin : 0,59 mg/dl Glukosa darah sewaktu : 103 Natrium : 141mEq/L Kalium : 3,56mEq/L

RESUME
Seorang perempuan, 45 tahun, datang dengan keluhan benjolan pada payudara kanan. Lima bulan SMRS, penderita mengeluh benjolan di payudara kanan. Benjolan dirasakan sebesar telur ayam, agak keras, sulit digerakkan, tidak nyeri dan tidak semakin besar. Riwayat nipple discharge dan lesi di kulit mammae dextra tidak ada. KGB aksila, supraklavikula dan infraklavikula tidak teraba membesar. Keluhan gejala metastase ke tulang, hepar, dan otak (-). Penderita telah dibiopsi dengan hasil Kanker Payudara. Menarche umur 16 tahun dan belum menopause, hamil pertama kali umur 19 tahun, memiliki 5 orang anak dan menyusui kelimanya sampai usia 2 tahun. riwayat menggunakan pil KB 10 tahun lalu selama 3,5 tahun. Tidak ada riwayat keluarga dengan keluhan yang sama. Penderita baru pertama kali sakit seperti ini. Riwayat paparan radiasi tidak ada. Pemeriksaan fisik didapatkan status generalis dalam batas normal. Status lokalis pada mammae dextra didapatkan skar post operasi dengan ukuran 5 cm, tampak dimpling, ditemukan benjolan ukuran 4x3x2 cm di tengah kuadran, oval, permukaan rata, keras, batas tegas, terfiksir pada kulit. Nyeri tekan (-) dan tidak ada nipple discharge. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan SGOT dan SGPT meningkat .

DIAGNOSA BANDING
Karsinoma Mammae Dextra yang infiltrasi kulit belum infiltrasi ke dinding belum metastase KGB regional, metastase jauh (T4N0M0). Karsinoma Mammae Dextra yang infiltrasi kulit belum infiltrasi ke dinding belum metastase KGB regional, metastase hepar (T4N0M1). sudah dada, belum

sudah dada, sudah

USULAN PEMERIKSAAN
Mammografi Foto Thorax USG Hepar Biopsi PA Pemeriksaan ER/PR, HER2

DIAGNOSA KLINIS
Invasive Ductal Carcinoma Mammae Dextra yang sudah infiltrasi kulit belum infiltrasi ke dinding dada, belum metastase KGB regional, belum metastase jauh (T4N0M0).

HASIL PEMERIKSAAN PA
Makroskopis: Sebuah jaringan berkulit ukuran 8.5x5x3 cm, Pada laminasi warna putih agak keras. Mikroskopis: Sediaan berupa massa tumor yang terdiri daripada sel-sel bentuk bulat, oval , polygonal yang tumbuh hiperplastis, polimorfi, hiperkromatis, dengan inti dalam batas normal, mitosis ditemukan, Sel-sel tumor telah menginflitrasi stroma jaringan ikat sekitar yang bersebukan sel radang limfosit Simpulan: Invasive Ductal Carcinoma Mammae Dextra

HASIL PEMERIKSAAN
USG Hepar: tidak tampak metastase intra hepatal Foto thorax: tidak tampak kelainan

DIAGNOSA AKHIR
Invasive Ductal Carcinoma Mammae Dextra yang sudah infiltrasi kulit belum infiltrasi ke dinding dada, belum metastase KGB regional, belum metastase jauh (T4N0M0).

RENCANA TERAPI
Kemoterapi neoadjuvant simpel mastektomi kemoterapi adjuvant.

PROGNOSIS
Quo ad Vitam : dubia ad malam Quo ad Functionam : ad malam

TERIMA KASIH