Anda di halaman 1dari 61

KLINIK DOKTER KELUARGA C3

Kabupaten Bondowoso kecamatan Binakal

Intan Diah Ningrum Vitrie Avrianita Eka Resti Zulvanita Tuti Alawiyah Siti Maryam Istiqomah Muhammad Fajar Ahmad Alfi Bashori Marhaeni Adelaide Puspita Annisa Rizki Ratih Pratiwi Evans Oktora Ahmad Vesuvio

0910.211.011 0910.211.015 0910.211.021 0910.211.044 0910.211.083 0910.211.103 0910.211.115 0910.211.119 0910.211.170 0910.211.187 207.311.169

PENDAHULUAN

Pelayanan dokter keluarga merupakan salah satu jenis medical service yang berbentuk pelayanan individu (Upaya Kesehatan Perorangan/UKP).

Penyelenggaranya bisa pemerintah, sector swasta ataupun masyarakat dalam bentuk pelayanan seperti praktik dokter, bidan, dokter gigi, poliklinik, dsb.

Dokter Keluarga adalah dokter praktek umum yang menyelenggarakan pelayanan primer yang komprehensif, kontinyu, preventif, koordinatif, mempertimbangkan keluarga, komunitas dan lingkungannya yang dilandasi keterampilan dan keilmuan yang mapan. Pelayanan diberikan kepada semua pasien tanpa memandang ras, gender, agama, dan jenis penyakitnya.

Prinsip Klinik Dokter Keluarga


Merupakan klinik yang menyelenggarakan Sistem Pelayanan Dokter Keluarga (SPDK), Terletak di tempat strategis, Mempunyai bangunan yang memadai, Dilengkapi dengan sarana komunikasi, Mempunyai sejumlah tenaga dokter yang telah lulus pelatihan DK,

Mempunyai sejumlah tenaga pembantu klinik dan paramedis telah lulus perlatihan khusus pembantu KDK, Dapat berbentuk praktek mandiri (solo) atau berkelompok, Mempunyai izin yang berorientasi wilayah, Menyelenggarakan pelayanan yang sifatnya paripurna, holistik, terpadu, dan berkesinambungan, Melayani semua jenis penyakit dan golongan umur, Mempunyai sarana medis yang memadai sesuai dengan peringkat klinik ybs.

Perbedaan klinik kategori A (ideal), B (optimum) dan C (minimum) : peralatan yang tersedia/fasilitas luas wilayah sumber daya yang tersedia

Kelompok kita memilih untuk mendirikan KDK tipe c (minimum) dikarenakan kemungkinan terdapat kesulitan dalam distribusi peralatan pemeriksaan penunjang dan sumber dayanya. Klinik ini juga lebih menitikberatkan pelayanan yang bersifat preventif dan promotif

KLINIK DOKTER KELUARGA C3

PROFIL LOKASI
Klinik Dokter Keluarga akan dibangun di Kelurahan Binakal, Kecamatan Binakal, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Luas wilayah : 1.560,10 km2 suhu udara yang cukup sejuk berkisar 15,40 0C 25,10 0C Terbagi : 8 desa Jumlah penduduk kec. Binakal : 16.648 jiwa

Lima golongan keluarga penduduk kec.Binakal : 1. 2. 3. 4. 5. kelompok sejahtera I (590 keluarga) II (326 keluarga) III (1.481 keluarga) III+ (202 keluarga) kelompok pra-sejahtera memiliki jumlah terbanyak yaitu 3.482 keluarga.

Pertimbangan pemilihan lokasi di kecamatan Binakal


5 kabupaten tertinggal di provinsi Jawa Timur, yaitu Bondowoso, Situbondo, Pamekasan, Bangkalan dan Sampan
Letak geografis : daerah yang dikelilingi pegunungan dan sungai. akses untuk menuju jalan besar (jalan utama) cukup jauh

Prevalensi penyakit : insiden tinggi antara lain difteri, chikungunya, tetanus, waspada DBD bahkan terdapat 26 orang yang menderita HIV.
Waspada bencana alam : kecamatan binakal dikelilingi pegunungan dan sungai, cukup besar kemungkinan untuk terjadinya bencana alam berupa tanah longsor, gempa bumi, dsb.

Warga : warga dengan golongan prasejahtera berjumlah cukup banyak dibandingkan kelompok lainnya.

DENAH KLINIK C3

Rancangan Denah Pembangunan Klinik C3


Farmasi : 4 x 6 meter Logistic : 4 x 6 meter Poli I & II : 6 x 8 meter KIA & KIB : 4 x 6 meter R. Bersalin : 4 x 6 meter Toilet : 2 x 1 meter Mushola : 2 x 4 meter Dapur : 4 x 6 meter Ruang rapat : 4 x 6 meter Ruang direksi : 2 x 4 meter R. Rawat inap : 8 x 6 meter Ruang Dokter : 2 x 4 meter Ruang Adm :2x 4 meter IGD :6X8 meter

STRUKTUR ORGANISASI KLINIK C3

Kepala Klinik
dr. Tuti Alawiyah

Sekretaris Klinik
dr. Anissa Rizki Ratih P.

Bendahara Klinik
dr. Eka Resti

Kepala Instalasi Farmasi dan Logistik dr. Marhaeni Adelaide dr. Siti Maryam Istiqomah

Kepala IGD
dr. Muhammad Fajar

Kepala Unit Kesehatan Masyarakat


dr. Ahmad Vesuvio

Kepala Unit Kesehatan Perorangan


dr. Evans Oktora

Kepala Administrasi Klinik


dr. Ahmad Alfi Bashori

Kepala Humas Klinik


dr. Intan Diah Ningrum

Kepala Kesehatan Ibu dan Anak


dr. Vitrie Avrianita

TUGAS MASING-MASING ANGGOTA


Kepala Klinik dr. Tuti Alawiyah
Bertanggung jawab atas seluruh kegiatan Klinik. Memimpin pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Klinik. Membina kerjasama karyawan/karyawati dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Melakukan pengawasan melekat bagi seluruh pelaksanaan kegiatan program dan pengelolaan keuangan. Mengadakan koordinasi dengan Kepala Kecamatan dan Lintas Sektoral dalam upaya pembangunan kesehatan di wilayah kerja. Menjalin kemitraan dengan berbagai pihak dan masyarakat dalam rangka peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Menyusun perencanaan kegiatan Klinik dengan dibantu oleh staf Klinik. Memonitor dan mengevaluasi kegiatan Klinik. Melaporkan hasil kegiatan program ke Dinas Kesehatan Kota, baik berupa laporan rutin maupun khusus. Membina petugas dalam meningkatkan mutu pelayanan (QA).

Sekretaris Klinik dr. Anissa Rizki Membantu Kepala Klinik dalam menyusun rencana kegiatan. Membantu Kepala Klinik dalam membuat laporan kegiatan.

Bendahara Klinik dr. Eka Resti Zulfanita


Menerima dan membukukan dalam Buku Kas Umum Penerimaan. Mencatat dan membukukan dalam buku Kas Umum semua pengeluaran klinik. Membuat laporan keuangan penerimaan pengembalian setoran dan pengeluran klinik serta SPJ dan pendukung lainnya. Membantu Kepala Klinik dalam membuat perencanaan penggunaan dana Klinik. Membantu Kepala Klinik dalam membuat laporan keuangan Klinik. Membuat SPJ ASKES (Jasa Pelayanan dan Jasa Sarana).

Kepala IGD dr. Muhammad Fajar


Sebagai Ketua Tim Mutu Instalasi Gawat Darurat, mengkoordinir seluruh kegiatan manajemen mutu di Instalasi Gawat Darurat. Melaksanakan tugas pelayanan kepada pasien Instalasi Gawat Darurat Klinik. Membantu manajemen dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Klinik. Membantu manajemen membina karyawan/karyawati dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Membantu menyusun perencanaan kegiatan Klinik. Membantu manajemen dan memonitor dan mengevaluasi kegiatan Instalasi Gawat Darurat Klinik.

Membina petugas dalam meningkatkan mutu pelayanan (QA).


Mengkoordinir kegiatan Sistem informasi Kesehatan. Menyusun laporan tahunan. Profil kesehatan, dibantu staf yang lain.

Kepala Instalasi Farmasi dan Logistik dr. Marhaeni Adelaide & dr. Siti Maryam Istiqomah
Bertanggung jawab atas kegiatan pelayanan di apotek. Melaksanakan pelayanan pemberian obat di apotek. Mencatat petugas gudang obat dalam memonitor obat di apotek (LPLPO). Membantu Kepala Klinik dalam membuat perencanaan kebutuhan obat Klinik. Membina unit apotek dalam pelaksanaan Quality Assurance. Menerima dan mencatat barang-barang/alat medis dan non medis yang dikirim ke

Klinik.
Melaksanakan pencatatan keluar masuknya barang pada buku inventaris barang/alat medis dan non medis. Membuat laporan inventaris barang/alat medis dan non medis. Memonitor penggunaan barang/alat dan melaporkan kondisi/keadaan alat tersebut. Membuat RKBU (Rencana Kebutuhan Buku Unit). Membuat Kartu Inventaris Ruang (KIR) dan memasangnya disetiap ruangan.

Kepala Unit Kesehatan Perorangan dr. Evans Oktora


Sebagai Ketua Tim Mutu Instalasi Rawat Jalan dan Instalasi Rawat Inap, mengkoordinir seluruh kegiatan manajemen mutu di Instalasi Rawat Jalan dan Rawat Inap. Melaksanakan tugas pelayanan kepada pasien Instalasi Rawat Jalan dan Rawat Inap. Membantu manajemen dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Klinik. Membantu manajemen membina karyawan/karyawati dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Membantu menyusun perencanaan kegiatan Klinik. Membantu manajemen dan memonitor dan mengevaluasi kegiatan Instalasi Rawat

Jalan dan Instalasi Rawat Inap Klinik.


Membina petugas dalam meningkatkan mutu pelayanan (QA).

Kepala Kesehatan Ibu dan Anak dr. Vitrie Avrianita


Sebagai koordinator kegiatan KIA (Kesehatan Ibu dan nak). Melaksanakan kegiatan pemeriksaan/pembinaan kepada ibu hamil, ibu bersalin, ibu nifas, ibu menyusui, bayi dan balita. Melaksanakan kegiatan pelayanan Keluarga Berencana. Membina dan mensupervisi bidan swasta yang ada di klinik. Bertanggung jawab atas kebersihan dan penataan ruang KIA/KB/RB.

Bertanggung jawab atas pemeliharaan dan pengamatan alat medis, non medis KIA.
Membantu Kepala Klinik dalam menyusun rencana kegiatan. Membantu Kepala Klinik dalam membuat laporan kegiatan. Membina unit KIA.KB dalam pelaksanaan Quality Assurance. Bertanggung jawab atas pembuatan laporan KIA bulanan, tahunan beserta PWSnya

Kepala Unit Kesehatan Masyarakat dr. Ahmad Vesuvio


Sebagai koordinator kegiatan promosi kesehatan, penyuluhan kesehatan (PKM) dan peningkatan peran serta masyarakat (PSM). Melaksanakan kegiatan sosialisasi JPKM. Melakukan pendataan dan upaya-upaya dalam peningkatan PHBS (Perilaku Hidup Bersih Sehat) baik untuk individu, kelompok, institusi, sekolah maupun masyarakat.

Membantu Kepala Klinik dalam membuat pelaksanaan


kegiatan.

Kepala Administrasi Klinik dr. Ahmad Alfi Bashori


Mengelola dan menyiapkan data dan urusan kepegawaian. Mengelola surat masuk dan surat kabar. Merekap dan melaporkan SP3 Klinik. Koordinasi dengan lintas program untuk mengarsipkan data

program dan inventarisasi barang.


Ikut serta dalam penataan keuangan Klinik. Menyusun jadwal kegiatan Klinik dan ikut merumuskan perencanaan Klinik satu tahun ke depan

Kepala Humas Klinik dr. Intan Diah Ningrum


Mengkoordinator pelaksanaan kegiatan Asuhan Keperawatan dalam gedung dan luar gedung, baik untuk sasaran individu, keluarga, kelompok, institusi maupun

masyarakat.
Melaksanakan kegiatan klinik di dalam maupun di luar gedung bersama petugas paramedic yang lain. Melaksanakan kegiatan skrining Kesehatan Keluarga.

Melaksanakan Penyuluhan Kesehatan,


Membantu masyarakat untuk mengatasi masalah kesehatan, bekerjasama dengan lintas program dan lintas sektoral,

Melaksanakan kegiatan pengiriman pasien yang mengalami masalah kesehatan ke unit pelayanan pengobatan (puskesmas setempat atau RSUD rujukan setempat)

Membuat perencanaan, pencatatan kegiatan dan pelaporan Klinik.

JENIS PELAYANAN KLINIK C3

Ruang Administrasi dan pendaftaran


Ruang ini digunakan untuk menyelenggarakan kegiatan administrasi, meliputi : 1. Pendataan pasien IGD 2. Penandatanganan surat pernyataan dari keluarga pasien IGD. 3. Pembayaran biaya pelayanan medik.

Ruang Rekam Medis Tempat menyimpan informasi tentang identitas pasien, diagnosis, perjalanan penyakit, proses pengobatan dan tindakan medis serta dokumentasi hasil pelayanan. Biasanya langsung berhubungan dengan loket pendaftaran.

Ruang Poli Umum Ruang tempat dokter umum melakukan pemeriksaan dan konsultasi dengan pasien
Ruang Poli Tunggu Ruang dimana keluarga atau pengantar pasien menunggu panggilan di depan ruang poliklinik.

Instalasi Gawat Darurat


Fasilitas yang melayani pasien yang berada dalam keadaan gawat dan terancam nyawanya yang membutuhkan pertolongan secepatnya. - Ruang Triase Ruang tempat memilah-milah tingkat kegawatdaruratan pasien dalam rangka menentukan tindakan selanjutnya terhadap pasien, dapat berfungsi sekaligus sebagai ruang tindakan.

- Ruang Observasi Ruangan yang dipergunakan untuk melakukan observasi terhadap pasien setelah diberikan tindakan medis.

Instalasi Rawat Jalan Fasilitas yang digunakan sebagai tempat konsultasi, penyelidikan, pemeriksaan dan pengobatan pasien oleh dokter ahli di bidang masing-masing yang disediakan untuk pasien yang membutuhkan waktu singkat untuk penyembuhannya atau tidak memerlukan pelayanan perawatan

Instalasi Rawat Inap Fasilitas yang digunakan merawat pasien yang harus di rawat lebih dari 24 jam (pasien menginap di klinik). Instalasi Bedah Minor Suatu unit khusus di klinik yang berfungsi sebagai tempat untuk melakukan tindakan pembedahan/operasi minor secara elektif maupun akut, yang membutuhkan kondisi steril dan kondisi khusus lainnya.

Ruang Tindakan Kebidanan dan Penyakit Kandungan Ruang tempat melakukan tindakan atau diagnostik kebidanan dan penyakit kandungan terhadap pasien Instalasi Farmasi Fasilitas untuk penyediaan dan membuat obat racikan, penyediaan obat paten, serta memberikan informasi dan konsultasi perihal obat.

Instalasi Gizi/Dapur (Logistik) Fasilitas melakukan proses penanganan makanan dan minuman meliputi kegiatan; pengadaan bahan mentah, penyimpanan, pengolahan, dan penyajian makananminuman.

PEGAWAI,LOGISTIK,SARANA DAN PRASARANA KLINIK DOKTER KELUARGA

Daftar Pegawai di Klinik Dokter Keluarga


10 Dokter
Dokter 1 : Poli Umum 1 Dokter 2 : Poli Umum 2 Dokter 3 : KIA Dokter 4 : KIB Dokter 5 : IGD shift pagi Dokter 6 : IGD shift malam Dokter 7 : Dokter on call Dokter 8 : Dokter ka.Humas Klinik Dokter 9 : UKP Dokter 10 : UKM

2 Bidan
Bidan 1 : Ruang Bersalin shift pagi Bidan 2 : Ruang Bersalin shift malam

2 Apoteker
Apoteker 1 : Farmasi shift pagi Apoteker 2 : Farmasi shift malam

6 Perawat 2 Administrasi 1 Orang Rekam medis 1 Juru Masak/ahli gizi 1 Pengemudi Ambulance 3 Office Boy 1 Petugas Keamanan

Daftar Ruangan di Klinik Dokter Keluarga


Ruang Farmasi
Terdapat Meja display obat Terdapat Alat alat untuk meracik obat

Ruang Logistik
Terdapat Rak Penyimpanan Logistik Lemari rak penyimpan obat-obatan Meja (berlaci) Komputer Printer Kursi staf Tempat sampah Tempat/ baskom cuci tangan atau wastafel Lap pengering

2 Poli Umum
Pada masing masing poli terdapat : tempat tidur pemeriksaan Lampu senter Lemari obat dan alat periksa fisik Meja tulis dengan kursi dokter dan 2 kursi pasien Meja peralatan dan cairan desinfektan Baskom cucitangan atau washtafel Lap pengering Bak sampah tertutup untuk benda tajam dan benda tumpul serta terpisah antara sampah medis dan non medis Termos/cold chain atau refrigerator Tempat penyimpanan kartu status Rak buku Kotak/lemari/tempat untuk menyimpan emergensi kit Komputer Printer

Terdapat peralatan pemeriksaan, seperti :


Alat test sensasi kulit Auriscope Lampu senter atau lampu kepala Opthalmoscope Palu refleks Peak flow meter Penekan lidah Pengukur tinggi

badan Snellen chart Spekulum vagina Stethoscope Strip test urin Tensimeter Thermometer Timbangan badan

Ruang KIA
Terdapat tempat tidur pemeriksaan Terdapat Meja dan kursi untuk konsultasi Terdapat meja timbangan bayi Alat test sensasi kulit Auriscope Lampu senter atau lampu kepala Opthalmoscope Terdapat Set imunisasi

Ruang KB
Terdapat tempat tidur pemeriksaan Terdapat Meja dan kursi untuk konsultasi Terdapat alat USG Terdapat KB kit Spekulum vagina Lampu senter atau lampu kepala Stethoscope

Ruang Bersalin Terdapat Tempat tidur operasi Terdapat Peralatan proses bersalin Ruang Rawat Inap Terdapat 3 tempat tidur Terdapat 3 tiang infus Ruang IGD Terdapat tempat tidur pemeriksaan (triage) Terdapat tempat tidur perawatan (observasi) Terdapat 1 buah EKG Terdapat 1 buah DC shock Terdapat perlengkapan resusitasi Terdapat perlengkapan bedah

Ruang Administrasi Terdapat Komputer untuk administrasi Terdapat Rak penyimpanan kertas administrasi Meja (berlaci) pendaftaran dan administrasi Lemari/ rak penyimpan rekam medik Komputer Printer Kursi staf Kursi pengunjung Tempat sampah Ruang Dokter Terdapat Tempat tidur istirahat dokter Terdapat Loker Penyimpanan

Ruang Kepala Klinik


Terdapat 1 Set meja dan kursi kerja Komputer Printer Tempat/baskom cuci tangan atau wastafel

Ruang Rapat
Terdapat 1 set meja dan kursi rapat Komputer Printer Tempat/baskom cuci tangan atau wastafel

Ruang Tunggu
Kursi-kursi tunggu Meja kecil Rak tempat majalah, buku bacaan atau brosur info kesehatan. Tempat sampah Meja ganti popok bayi Pojok menyusui dengan kursi dan tirai/sekat penutup Tempat/baskom cuci tangan atau wastafel Lap pengering

Musholla
Terdapat Perlengkapan sholat

Kamar Kecil Dapur

Daftar peralatan standar dan penunjang medis di Klinik Dokter Keluarga


Bak instrumen metal Benang otot dan benang sutera Forsep hemostatik Gunting perban Jarum kulit Jarum suntik disposibel (no.12,14,22/23Q) Kapas, perban dan plester Pemegang jarum bedah Peralatan resusitasi, peralatan untuk mempertahankan jalan napas, peralatan untuk membantu ventilasi, obat-obatan emergensi dan oksigen dalam tabung

Pinset anatomis Pinset hidung Pinset sirurgis Sarung tangan Scalpel Semprit (spuit) disposibel (1,3 & 5 cc) Set infus Sterilisator basah/kering Tiang infus/penggantung botol infus Forsep dressing 6 Forsep spons Kateter uretral

KB kit Kotak kapas Lampu spiritus Loupe (kaca pembesar) Piala ginjal (nierbeken) Pipet Pita pengukur Serumen ekstraktor Timbangan bayi Box lampu untuk membaca hasil RO

Daftar Persediaan obat obatan di Klinik Dokter Keluarga


Obat Suntik
Adrenalin bitatras Kortikosteroid Antihistamin Antipiretik/analgetik Anti asma Anti konvulsan

Obat (bukan obat suntik) guna diberikan untuk pertolongan pertama antara lain :
ISDN, obat-obat luka, parasetamol, anti konvulsan spasmolitik

Anestesi lokal: prokain HCl Cairan infus : Metoda kontrasepsi: Ringer laktat atau NaCl0,9% Obat KB/alat KB: IUD, Glukosa 5 % Kondom, Suntikan, Implan, Pil

Daftar perlengkapan tas dokter untuk panggilan ke rumah atau perawatan di rumah
Alat penekan lidah Perlengkapan peralatan luka: Forsep hemostatik Kasa Jarum suntik (no 22 & 23) Larutan antiseptik Kapas dan alkohol Larutan irigasi Lampu senter Obat suntik : Obat-obatan Perangkat terapi Palu refleks intravena Perlengkapan kateter Semprit/spuit (3 & 5 cc) Perlengkapan irigasi Stetoskop Tensimeter Termometer

Kesimpulan
Dari hasil pembahasan untuk pembangunan Klinik Dokter Keluarga maka didapati hasil: Klinik Dokter Keluarga akan didirikan diKabupaten Bondowoso Kecamatan Binakal dengan luas sebesar 30m X 50m bertempat di Desa Binakal. Klinik Dokter Keluarga didirikan berdasarkan pertimbangan bahwa daerah tersebut merupakan salah satu daerah tertinggal yang ada di provinsi Jawa Timur. Klinik Dokter Keluarga yang didirikan adalah klik tipe C dengan pertimbangan fasilitias yang secukupnya dikarenakan kemungkinan terdapat kesulitan dalam distribusi peralatan serta sumber daya yang terbatas. Klinik Dokter keluarga didasari oleh karena adanya tingkat prevalensi penyakit yang tinggi di kabupaten tersebut terutama untuk Difteri,Chikungunya, DHF, Tetanus dan HIV Banyaknya didapati warga dengan golongan pra-sejahtera dibandingkan kelompok lainnya menyebabkan hal ini dapat memicu kesadaran akan kesehatan yang rendah, oleh karena itu dengan didirikannya KDK di kecamatan ini, diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan melalui upaya kesehatan promotif dan preventif

Saran
Untuk saat ini Klinik Dokter Keluarga yang kami dirikan hanya Klik dalam Tipe C akan tetapi kami akan berusaha untuk memperbaiki pelayanannya dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat sekitar daerah tersebut. Selain itu juga kami akan berusaha untuk meningkatkan sumber daya manusia agar penjalanan organisasi akan menjadi lebih baik lagi nantinya

Terima kasih