Anda di halaman 1dari 23

TRICHURIASIS

PENGERTIAN
Trichuriasis adalah penyakit parasit yang di sebabkan oleh infeksi dari usus besar oleh parasit (Trichuriasis trichiura).

PENYEBAB
Parasit nematoda Trichuriasis trichiura. Parasit ini menjadi terkenal karena ukurannya yang kecil dibandingkan dengan nematoda lainnya.

EPIDEMIOLOGI
Trichuriasis trichiura ditemukan di seluruh dunia,tetapi yang paling umum ditempat hangat dan beriklim lembab (daerah tropis dan subtropis). Mereka jarang atau bahkan tidak ada di lingkungan kering, sangat panas atau daerah sangat dingin.

MORFOLOGI
Trichuriasis trichiura Dewasa
- Cacing dewasa berbentuk seperti cambuk - 3/5 bagian anterior, halus seperti benang - 2/5 bagian posterior, lebih gemuk Cacing jantan - 3-4 cm - Bagian posterior melingkar ke ventral > 360 derjat, mempunyai 1 spikulum. Cacing betina - 4-5 cm - Bagian posterior, membulat tumpul, melengkung >360 derjat.

Telur - Lebih kurang 50 x 32 m - Seperti tempayan, pada kedua kutub terdapat tonjolan jernih. - Dinding : - Luar : kuning tengguli - Dalam : jernih - Isi : Sel telur

HABITAT
Habitat : Usus besar terutama sekum Hospes : Manusia

SIKLUS HIDUP

KETERANGAN GAMBAR
Infeksi terjadi bila manusia menelan makanan yang mengandung telur parasit yang telah mengeram di dalam tanah selama 2-3 minggu. Di tanah telur berkembang menjadi 2-cell stage yaitu tahap penpmbelahan yang maju, dan kemudian menjadi embryonate. Telur menjadi infektif dalam 15 sampai 30. Begitu di dalam tubuh, telur whipworm bermigrasi ke usus halus dan menetas menjadi cacing dewasa yang menanamkan diri dalam lapisan usus besar dan usus halus.

CONT.
Whipworms dewasa dapat hidup dalam tubuh sampai 1 tahun, dan cacing betina dapat melepaskan antara 3.000 dan 20.000 telur per hari. Telur dikeluarkan dari tubuh melalui tinja manusia, jika ada sanitasi yang tidak memadai, mereka akan kembali ditransmisikan ke dalam tanah, siklus awal lagi.

GEJALA
Infeksi whipworm biasanya tanpa gejala, jika infeksi cukup parah, dapat menunjukkan gejala2 sbb:

Diare berdarah Sakit perut Mual dan muntah Berat badan menurun Peradangan di usus Gizi dan dehidrasi (dalam kasus yang berat) Anemia (dalam kasus yang parah, terutama pada anak-anak) Kadang rektum menonjol melewati anus (prolapsus rektum), terutama pada anak-anak atau wanita dalam masa persalinan.

DIAGNOSIS
Diagnosis adalah dengan mencari telur dalam tinja. Pada pemeriksaan contoh tinja dengan mikroskop, akan ditemukan telur parasit yang berbentuk seperti tang. Identifikasi mikroksopis telur parasit whipworm dalam tinja merupakan bukti infeksi. Pemeriksaan dubur mukosa oleh proktoskopi. (atau secara langsung dalam kasus prolapses) kadang-kadang dapat menunjukkan cacing dewasa.

Dampak penyakit - Menyebabkan kelemahan fisik dan anemia - Mengarah pada pertumbuhan terhambat dan kognitif pada anak-anak cacat. Faktor resiko - Hangat, iklim tropis basah(whipworms tidak dapat bertahan hidup dalam panas,iklim kering) - Anak-anak berisiko tinggi untuk whipworm, karena mereka sering main di luar atau di tanah dan meletakkan tangan di mulut mereka tanpa mencuci terlebih dahulu.

PENCEGAHAN
Saat ini tidak ada vaksin yang dapat mencegah trichuriasis Tingkatkan kebersihan individu Hindari sayuran yang belum dicuci bersih Mencuci tangan sebelum menangani makanan Teliti mencuci makanan yang mungkin telah terkontaminasi dengan tanah yang mengandung telur cacing Beri penyuluha kepada semua anggota keluarga, terutama anak-anak mengenai manfaat penggunaan jamban Sediakan fasilitas jamban yang baik untuk penbuangan kotoran.

PENGOBATAN

Benzimidazole (albendazol, fenbedazol, flubendazol, thiabendazol)


Mekanisme kerja adalah mengganggu metabolisme energi dengan menjadi inhibitor fumarat reduktase. Ketidaktersediaan energi menyebabkan cacing mati. Golongan benzimidazol sebaiknya tidak digunakan pada masa awal kehamilan.

Mebendazol adalah suatu turunan benzimodazole yang memiliki khasiat sebagai antelmintik (obat kecacingan) yang menpunyai jangkauan luas terhadap cacing-cacing parasit. Pada manusia pemberian secara oral efektif terhadap cacing-cacing tersebut. Mebendazol memberikan efek perubahan biokimia dalam cacing nematoda tertuduh.

Mekanisme kerja utama adalah menginhibisi polimerase mikrotubul dengan cara berikatan dengan beta-mikrotubulin. Mebendazol lebih cendrung mengikat protein parasit beta-tubulin dibanding dengan protein inang. Dengan mebendazol kemungkinan cacing akan keluar dalam keadaan mati.

Indikasi Mebendazol digunakan untuk pengobatan penyakit kecacingan seperti : - Ascaris - Trichuriasis - Enterobiasis - Ancylostamiasis - Necatoriasis - Infeksi cacing campuran Dosis Ascariasis : 100 mg, 2 kali sehari selama 3 hari Trichuriasis : 100 mg, 2 kali sehari selama 3 hari Enterobiasis : 100 mg dalam dosis tunggal Ancylostomiasis / Necatoriasis : 100 mg, 2 kali sehari selama 3 hari Infeksi campuran : 100 mg, 2 kali sehari selama 3 hari atau 500 mg dalam dosis tunggal untuk semua jenis infeksi.

Efek samping kadang-kadang terjadi nyeri perut, diare, sakit kepala, demam, gatal-gatal, ruam kulit. Kontra indikasi tidak boleh di berikan pada anak usia balita dan wanita hamil Interaksi obat meningkatkan kerja insulin yang di berikan secara eksogen dan obat-obat hipoglikemik oral. Cara penyimpanan simpan dalam wadah tertutup baik, di tempat sejuk dan kering, terlindung dari cahaya Perhatian tidak boleh melebihi dosis yang di anjurkan. Ibu yang menyusui agar menghentikan pemberian ASI selama menggunakan obat ini. Pada pemakaian jangka panjang dan dosis besar kemungkinan dapat terjadi neutropenia ( penurunan salah satu jenis sel-sel darah putih ) yang akan kembali normal bila pengobatan dihentikan ( reversible ).

Albendazol
Pada percobaan preklinis dan klinis menunjukan bahwa albendazol memiliki khasiat membunuh cacing serta menghancurkan telur dan larva cacing. Cara Kerja Efak antelmintik albendazol dengan cara menghambat pengambilan glukosa oleh cacing sehingga kemampuan produksi ATP sebagai sumberenergi untuk mempertahankan hidup cacing menjadi berkurang, hal ini berakibat kematian pada cacing yang disebabkan berkurangnya energi untuk mempertahankan hidup. Indikasi Albendazol memiliki kemampuan membasmi cacing baik dalam usus yang hidup sebagai parasit tunggal maupun majemuk. Albendazol sangat efektif dalam pengobatan cacing gelang , cacing cambuk , cacing kremi, cacing tambang , cacing pita , dan Strongyloides stercoralis.

Dosis Dosis umum untuk anak dan dewasa diatas 2 tahun : 400 mg sehari, diberikan sekaligus sebagai dosis tunggal. Apabila diduga atau terbukti adanya penyakit cacing pita atau strongyloides stercoralis, dosis 400 mg albendazol setiap hari diberika selama tiga hari berturutturut. Efek samping Perasaan kurang enak pada saluran perncernaan dan sakit kepala pernah terjadi pada seju,lah kecil penderita, tapi tidak dapat di buktikan bahwa efek samping ini ada hubungannya dengan pengobatan. Juga dapat terjadi mulut kering dan gatal-gatal. Kontraindikasi Albendazol menunjukan sifat teratogenik embriotoksis pada percobaan dengan hewan, maka dari itu obat ini tidak boleh diberikan pada wanita hamil, atau wanita dengan usia pada masa kehamilan dapat terjadi (15-40 tahun), albendazol dapat diberikan hanya dalam waktu 7 hari dihitung milai dari pertama haid.

Cara penyimpanan Simpan di tempat sejuk dan kering Perhatin Hati-hati bila diberikan pada penderita dengan gangguan fungsi ginjal dan hati. Jangan diberikan pada ibu menyusui, Sebaiknya tidak diberikan pada anak-anak dibawah umur 2 tahun.

TERIMA KASIH.