Anda di halaman 1dari 27

Fahad Ahmed S.K.T 06.55385.00328.

09

Perdarahan periodik dan siklik dari uterus disertai pelepasan endometrium. Panjang siklus jarak antara tanggal mulai haid lalu dan mulainya haid berikutnya Siklus : 28 hari (25-32 hari) Lama : 3-5 hari Banyak darah : bercak-80 ml (rata-rata 30ml)

Perubahan ovarium tergantung FSH & LH Mulai aktif usia 11-15 tahun Sekresi progresif 9-12 tahun (masa pubertas)

Pertama kali menstruasi Menarke

Hypothalamus GnRH

-/+

Anterior Pituitary
LH FSH

-/+

Estrogen & Progesteron

Ovarian Follicle
+

Theca cells
Testosterone & Androstenedion

Granulosa cells
Prog.

Estr.

Circulation

GnRH dihasilkan hipotalamus hipofisis mengeluarkan FSH dan LH FSH stimulasi maturasi folikel LH Ovulasi, produksi progesteron oleh corpus luteum

Actually involved cyclic changes in 2 organ

Ovarian Cycle
Endometrial Cycle

Ovarian Cycle

Includes Folicular Phase and the Lutheal Phase separated by ovulation

Endometrial Cycle

Includes Menstrual phase, Regeneration Phase, Proliferation phase and Secretion Phase

Awal siklus kadar FSH dan LH tinggi memicu perkembangan beberapa folikel 1 folikel matang FSH & LH tinggi Estrogen & Progesteron rendah pasca siklus sebelumnya Dengan berkembangnya folikel Produksi estrogen meningkat oleh sel granulosa Menimbulkan negatif feedbeck penurunan kadar FSH

Pada pertengahan siklus terjadi peningkatan Estrogen (cepat) Lonjakan LH + penurunan FSH Ovulasi LH tinggi menetap selama 24 jam, turun pada fase luteal Untuk ovulasi juga diperlukan folikel pada tingkat yg matang.

Sesaat sebelum ovulasi estrogen turun dan progesteron naik

Sel Granulosa dari sisa folikel mengalami luteinisasi dan sisanya menjadi korpus luteum. Corpus luteum merupakan sumber utama Estrogen (sel theca) dan Progesteron (sel granulosa). Apabila tidak terjadi konsepsi, 10-12 hari korpus luteum mengalami regresi dan menurunnya sekresi Estrogen & Progesteron siklus haid berikutnya

1. Stadium Menstruasi (desquamasi) Endometrium ( kecuali stratum basale ) lepas dari dinding uterus disertai dengan perdarahan 4 hari Darah haid : darah, cairan jaringan, mucus & epitel dari endometrium, fibrinolisin Vol darah menstruasi 50 150 cc -Darah tidak membeku karena adanya fermen yang mencegah pembekuan darah dan mencairkan potongan-potongan mukosa - Kalau darah banyak yang keluar maka fermen tersebut tidak mencukupi sehingga timbul bekuan darah dalam menstruasi

Sesaat akhir fase luteal (2 hari sebelum akhir siklus) Estrogen Progesteron turun drastis Penurunan diikuti kontraksi spasmodik arteri spiralis nekrosis iskemik pada endometrium terlepas dari endometrium Haid/ Menstruasi

2. Stadium regenerasi Mulai stad menstruasi , 4 hari; Tebal endometrium 0,5 mm Endometrium lepas luka, ditutup oleh selaput lendir baru ( epitel kelenjar ) endometrium

3. Stadium proliferasi Hari ke 5 -14 siklus haid, tebal endometrium 3 -5 mm Berlangsung dengan cepat Estrogen Bentuk Kelenjar lurus dan teratur sejajar satu sama lain dengan sekresi kelenjar minimal

4. Stadium sekresi Tebal endometrium tetap, bentuk kelenjar memanjang, berkelok & mengeluarkan getah. Glikogen & Ca >> sbg makanan utk ovum persiapan terima ovum ; hari ke 14 28 Kalau fertilisasi ( - ) endometrium dilepas silkus menstruasi

Saat ovulasi perlu untuk menentukan masa subur (fertil) karena kehamilan terjadi sekitar saat ovulasi Ovulasi terjadi 14 hari sebelum haid yang akan datang Menentukan saat ovulasi : hitung dari haid yang akan datang (karena stadium sekresi tetap sebaliknya stadium proliferasi berbeda panjangnya)

Suhu Basal Tubuh Payudara Psikologis

Suhu lebih rendah pada bagian pertama dari siklus dibanding dengan bagian kedua dari siklus (jadi pada saat ovulasi terjadi kenaikan suhu yang biasanya didahului oleh penurunan suhu)

Estrogen proliferasi duktus mamaria Progesteron Pertumbuhan lobulus dan alveolus Payudara membengkak dan nyeri spontan / bila ditekan

Menstruasi Ovulatoir : menstruasi yang didahului oleh ovulasi (M yang normal) Menstruasi Anovulatoir : menstruasi tanpa didahului ovulasi (tidak terjadi korpus luteum dan pembentukan progesteron) endometrium tetap stadium proliferasi sampai terjadi M.

Terdapat pada wanita laktasi, pubertas dan menjelang menopause

Amenorrhoe : tidak menstruasi Kehamilan Penyakit, mis: TBC Kelainan endokrin Laktasi Menorrhagia : haid yang >> banyaknya tapi menurut siklus Myoma uteri Radang sekitar uterus

Metrorrhagia : perdarahan tidak teratur , tidak menurut siklus


Ca uteri Abortus incompletus Endometritis

Dysmenorrhoe : nyeri waktu haid


Radang sekitar uterus Keadaan yang menghalangi keluarnya darah haid