Anda di halaman 1dari 21

Alat kontrasepsi hormonal

1. Kontrasepsi oral
1. pil kombinasi Mengandungestrogen dan progesteron Indikasi :
Wanita usia reproduksi Wanita telah mempunyai anak atau belum Wanita gemuk atau kurus Wanita setelah melahirkan dan tidak menyusui Wanita dengan perdarahan haid Wanita dengan nyeri haid hebat

Lanjutan
Wanita dengan riwayat kehamilan ektopik Wanita yang menginginkan efektifitas tinggi Kontra indikasi :
Wanita dengan TBC, kejang, kanker payudara, telat haid, hamil, perdarahan abnormal, hepatitis Wanita yang merokok Wanita yang berusia diatas 35 th Wanita dengan penyakit DM atau epilepsi Wanita dengan tekanan darah tinggi dan asma Wanita dengan varises berat

Efek samping
Perdarahan (spotting) karena ketidak seimbangan hormon sehingga endometrium mengalami degenerasi Tekanan darah tinggi BB meningkat karena estrogen menyebabkan retansi cairan dan edema dan progesteron mempermudah pembentukan karbohidrat dan gula menjadi lemak dan merangsang nafsu makan serta menurunkan aktifitas fisik sehingga BB meningkat jerawat

Lanjutan
ASI berkurang karena estrogen menekan prolaktin yang sangat berguna untuk merangsang produksi ASI Gangguan fungsi hati karena progesteron menyebabkanaliran empedu menjadi lambat dan bila empedu tersumbat maka cairan empedu dalam darah meningkat dan menyebabkan kuning Pusing karena efek estrogen terhadap otak menyebabkan penyempitan hipertropi arteriol Depresi karena estrogen dan progesteron dapat menyebabkan kekurangan B6.

2. Mini pil
Hanya mengandung progestin saja Keuntungan :
Cocok untuk ibu menyusui karena tidak mempengaruhi produksi ASI Nyaman dan mudah digunakan Kesuburan cepat kembali Sedikit efek samping Mengurangi nyeri haid

Kerugian
Mengalami gangguan haid Terjadinya peningkatan atau penurunan berat badan Harus digunakan setiap hari, jika lupa maka kegagalan akan lebih besar Mual, pusing, jerawat, payudara akan tegang Efektifitas menjadi rendah jika digunakan bersamaan dengan obat TBC dan obat kejang

Kontra indikasi
Hamil / diduga hamil Perdarahan pervaginam yang belum tau penyebabnya Kanker payudara Mioma uteri Riwayat strok

2. suntik
Terbagi 2 : Suntik 3 bulan = mengandung progestin dan diberikan setiap 3 bulan Suntik 1 bulan = mengandung estrogen dan diberikan setiap 1 bulan

Efek samping suntik 3 bulan


Timbulnya perdarahan ringan (bercak) pada awak pemakaian Pusing, mual BB meningkat Kadang- kadang menyebabkan berhenti haid Kesuburan lambat kembali karena kadar hormon dalam suntik ini tinggi sehingga butuh waktu untuk mengembalikan kesuburan

Efek samping suntik 1 bulan


Hampir sama dengan suntik 3 bulan Tapi bedanya suntik 1 bulan cepat mengembalikan kesuburan

Kontra indikasi
Ibu menyusui tidak boleh menggunakan suntik 1 bulan karena akan mempengaruhi ASI Perdarahan pervaginam yang tidak tau penyebabnya Diduga kanker / mengalami kanker karena akan memperparah penyakit Memiliki resiko penyakit hati Memiliki riwayat penyakit jantung Memiliki riwayat darah tinggi

3. implant
Dipasang dibawah kulit dan mengandung progestin Jangka pakai ada yang 3 th dan 5 th

Kelebihan
Masa pakai cukup lama sehingga tidak perlu berulang kali memakainya seperti pil dan suntik Tidak terpengaruh oleh faktor lupa sama seperti pil dan suntik Tidak menggangu ASI Tidak mengandung estrogen Tidak menaikkan tekanan darah

Efek samping
Adanya spotting (bercak darah) Penglihatan kabur Nyeri payudara Mual Nyeri pada lengan yang dipasang implan BB meningkat jerawat

Kontra indikasi
Hamil / diduga hamil Penderita penyakit hati Kanker payudara Kelainan jiwa Riwayat kehamilan ektopik Diabetes melitus Kolesterol tinggi Tekanan darah tinggi Penyakit jantung

4. IUD
Alat kontrasepsi yang dimasukkan kedalam rahim Kerja IUD : Membunuh maupun mengimbolisasi sperma Mencegah sperma membuahi sel telur Mencegah ovum berimplantasi

Kekurangan dan efek samping


Bisa terkontaminasi bakteri saat pemasukkan IUD jika prosedur pemasangan tidak benar Meningkatkan resiko infeksi panggul Perubahan siklus haid (3 bln pertama pemakaian) Tidak memberikan perlindungan terhadap penyakit IMS, HIV dan AIDS Sakit kepala BB meningkat Perubahan mood Tidak bisa dipasang sendiri

Indikasi
Usia reproduksi Nulipara Menginginkan memakai kontrasepsi jangka panjang Perempuan post partum dan tidak menyusui perokok

Kontra indikasi
Belum pernah melahirkan Hamil / diduga hamil Perdarahan abnormal Mengalami infeksi alat genital (vaginitis, servisitis) Sering abortus / 3 bulan setelah abortus Adanya tumor Penderita TBC pelvik Kanker alat genital

Syukron