Anda di halaman 1dari 28

SOSIOLOGI KESEHATAN SOCIAL HEALTH

OLEH PITRAH ASFIAN, S.SOS.,M.SC. FKM UNHALU

SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)


A. PERILAKU KESEHATAN (PERTEMUAN I ) 1. perilaku & elemen2 pokokx 2. individu dlm masyarakat 3. ilmu perilaku & hub dgn masyarakat B. SOSIOOGI KESEHATAN (PERTEMUAN II & III) 1. konsep2 pokok 2. teori aksi 3. teori sistem 4. teori perilaku pertukaran C. PERSEPSI TTG SEHAT SAKIT & PERILAKU SAKIT (PERTEMUAN IV) 1. persepsi masy ttg sehat-sakit 2. perilaku sakit Lanjut.

SAP .
D. HUBUNGAN DOKTER PASIEN (PERTEMUAN V) 1. peran dokter 2. model hubungan dokter-pasien 3. komunikasi antar peribadi 4. hubungan petugas kesehatan-masyarakat E. PENDI2KAN KESEH & MODEL PERUB PERILAKU (PERTEMUAN VI, & VII) 1. peran pendi2kan kesehatan 2. toeri pengurangan rasa takut 3. teori adopsi innovasi (rogers) 4. teori pertentangan kekuatan (lewin) 5. model perubahan perilaku (green) 6. model kepercayaan kesehatan (rosenstock) 7. proses perubahan sikap (kelman) 8. strategi perubahan perilaku (kelman & warwick) 9. model penyesuaian perilaku (Merton) 10. pendekatan edukatif (Mantra) 11. reaksi terhadap perubahan Lanjut.

SAP
F. PEMBINAAN TIM (PERTEMUAN IX) 1. kelompok & tim 2. kepemimpinan 3. konflik 4. kerjasama 5. tim kesehatan G. ANTROPOLOGI KESEHATAN (pertemuan x)

A. PERILAKU KESEHATAN
1. Perilaku & Elemen2 Pokokx : perilaku kesehatan ; a. aspek fisik; adax sarana kesehatan dan pengobatan panyakit. b. aspek non fisik; menyangkut perilaku kesehatan/respons(pasif;bpikir,bpendpat,bsikap /aktif;tindakan). (pengetahuan,sikap & tindakan) c. perilaku kesehatan ad. Sgl btk pglman & interaksi indiv dgn ling, yg myngkut pengthn dan sikap ttg keseh serta tindkn yg berhub dgn kesh. Lanjut..

Perilaku
Aspek Fisik Aspek Non Fisik

Perilaku kesehatan

Teori perilaku ( Bloom, Kh.Dewantara)

Elemen2 Perilaku; persepsi, motivasi,emosi

Perilaku kesehatan
d. Teori perilaku dr be2rapa ahli ; - teori Bloom, perilaku kognitif ad. menyangkut kesadaran/pengetahuan, perilaku afektif ad. Emosi, p. psikomotor ad tindakan/gerakan. - teori KH. Dewantara, cipta ad (peri akal), rasa ad (peri rasa), & karsa (peri tindakan)

Elemen perilaku :
a. persepsi ad pengamatan yg merupakan kombinasi dr penglihatan,penciuman,serta pengalaman masa lalu, b. Motivasi ad dorongan brtindak ut memuaskan suatu kebutuhan, C. Emosi ad berkaitan dgn keperibadian individu

2. INDIVIDU DLM MASYARAKAT


a. Manusia ad mahluk sosial (masyarakat), interaksi sosial dlm kelompok, klp terkecil ad keluarga (kel. Batih/nulear family) & (kel. Luas/extended family), klp sosial (ltk geografi,minat,profesi,sosial ekonomi). b. Perilaku individu dlm masy ; a. dlm hub. Dgn masy ; Motivasi ad adax suatu kebutuhan/ keinginan yg hrs dipenuhi. b.dlm interaksi sosialx ; Konsep diri ad pandangan indiv ttg karakter diri sendiri di bandingkan dgn diri idealx c. dlm hub. Dgn org lain ; kedu2kan ad tingktan sistem pelapisan sosial yg diakui masy, status ad letak/tinggi rendahx kedu2kan dlm hirarki sistem masy bersangkutan, peran ad pola tingkah laku,kepercayaan, nilai, sikap, yg diharapkan oleh masy muncul & menandai sifat & tindakan pemegang kedudukan d. dlm interaksi antar indiv dlm suatu kelompok /masy; prasangka ad sikap negatif terhadap sesuatu

MANUSIA/MAH SOSIAL KELOMPOK & KELUARGA

MASYARAKAT

Perilaku Individu

Motivasi, konsep diri, kedu2kan,status, peran, & prasangka


Sosiologi & antropologi kesehatan

ilmu perilaku kesehatan

3. ILMU PERILAKU HUB DGN KESEHATAN


1. Ilmu perilaku ad ilmu2 sosial yg sa2ran & obyekx ad perilaku manusia ( ilmu psikologi, sosiologi, antropologi) 2. Hub. Sosiologi & antropologi kesehatan dlm tinjauan peran masy dlm program kesehatan; a. studi sosiologis meninjau bbrpa banyak pendu2k,karasteristik klp yg turut serta & yg tdk trt serta & unsur2 masy yg mempegaruhi peran serta tsb ( struktur sosial,kepemimpinan,solidaritas klp). b. studi antropologis menekankan pd unsur2 budaya yg mempengaruhi peran serta tsb (tabu,kepercayaan,sikap hormat pd ortu) pandangan & penghayatan indiv terhdp pdenyakit 7 proses penyembuhanx

B. SOSIOLOGI KESEHATAN
1. Teori aksi/action theory(Max weber); tindakan individu ad merupakan tndkan sosial yg rasional ut mencapai 7an/sa2ran dgn sarana2 yg paling tepat, bahwa indv melakukan tindkan berdsrkan ats penglaman,persepsi,pemahaman,& penafsiran ats suatu obyek stimulus/situasi trtentu.

Teori Aksi (Max Weber)

INDIVIDU

STIMULUS

1. 2. 3. 4.

PENGALAMAN PERSEPSI PEMAHAMAN PENAFSIRAN

TINDAKAN

2. Teori aksi (Talcon Parson) ; aksi merupakan tanggapan/respon mekanis terhadap stimulus, perilaku ad suatu proses mental yg afektif & kreatif, yg utama bkn tndkn indivdual melainkan norma2 & nilai2 sosial yg menuntun & mengatur perilaku, tindakan individu & klp dipengaruhi oleh 3 sistem (sosial,budaya,kepribadian) msg2 individu.

TEORI AKSI (T. PARSON) ;

1. Sistem sosial
2. Sistem budaya 3. Sistem keperibadian

individu

perilaku

Setiap sistem sosial menduduki suatu tempat (status) tertentu dan bertindak (berperan) sesuai dengan norma/aturan yang dibuat oleh sistem tersebut & perilaku individu ditentukan pula oleh tipe keperibadiannya

TIPE2 PERANAN/PATTERN VARIABLES(T.PARSON);


1. Afektif vs netral ; keterlibatan emosi yg lbh mendalam drpd hub yg sifatnya profesional (hub suami-istri dgn hub dokterpasien) 2. Orientasi diri vs orientasi klp ; indv mengutmkan kptgan dr sendiri (hub dokter-pasien), kptgan klp menglhkan kpntgan pribadi (gotongroyong) 3. Umum/universal vs khusus ; jabat tangan n ciuman pi2 antar pria & wanita 4. Kualitas vs prestasi ; kualitas ad status yg diperoleh sejak lahir (glr bangsawan,kekayaan, ras) & prestasi ad dicapai melalui jerih payahnya sendiri (teman profesi) 5. Spesefik vs membaur (difusse) ; spesifik ad hub dlm situasi terbatas sifatx (pedagang & pembeli), difusse ad semua org terlibat dlm proses interaksi (hub kel)

TEORI SISTEM (bertalanffy)


Konsep sistem ad krangka yg terdiri dr bbrpa elemen/sub-sistem yg saling berinteraksi & berpengaruh & dpt menganlisis perilaku & gejala sosial mislx (interaksi antr keluarga/sistem, anak/sub sistem,& masyarkat/supra sistem dilihat drhub vertikal & horisontal.

Skema teori sistem (Bertalanffy) ; Supra sistem

sistem

sistem

sistem

sub sistem Sub sistem Sub sistem

PERSEPSI TTG SEHAT-SAKIT & PERILAKU SAKIT


PERSEPSI MASY TTG SEHAT-SAKIT (SUBYEKTIFITAS) ; 1. unsur Pengalaman masa lalu 2. unsur sosial budaya PENYAKIT (DISEASE) ; gangguan fungsi fisiologis dr suatu organisme sbg akibat dr infeksi/tekanan dr lingkungan (obyektif) SAKIT (ILLNESS) ; penilaian individu terhdp penglaman menderita suatu penyakit yg ditandai dgn perasaan tdk enak (subyektif) PSIKOSOMATIS (HYPOCHONDRIACAL) ; gangguan fisik yg tidak nyata banyak terjadi dinegara maju ketimbang dikalangan masyarakat tradisional mereka melihat sakit itu trjadi krn hilangx nafsu makan/gairah kerjax SEHAT (WHO) ; terganggux kondisi fisik, sosial dan mental seseorang PUBLIC HEALTH (PETUGAS KESEHATAN) ; mendeteksi kebutuhan masy akan upaya kesehatan (health care) pd thp lebih awal sblm kondisi sakit terjadi KONDISI MASY SBLM SAKIT ; MINUM JAMU, BEROBAT KEDUKUN TERAKHIR KE RUMAH SAKIT/RUMAH MATI

PERILAKU SAKIT-SEHAT
P. SAKIT ; segla btk tindakan yg dilakukan ol indv yg sakit agr memproleh kesembhan P. SEHAT ; tind yg dilkukn indv ut memlihra & mengktkn kshtanx, pncghan, perwatn & kbrshan diri kebugran/olahraga & makanan bergizi (scra medis blm tntu sehat) STATUS KESEHATAN INDV (NOTOATMODJO) ;
TINGKAT NORMALLY PESSIMISTIC SOCIALLY HYPOCHONDRIACAL MEDICALLY MARTYR OPTIMISTIC SERIOUSLY PSIKOLOGIS BAIK SAKIT BAIK SAKIT BAIK SAKIT BAIK SAKIT MEDIS SOSIAL BAIK BAIK BAIK BAIK SAKIT SAKIT SAKIT SAKIT BAIK BAIK SAKIT SAKIT BAIK BAIK SAKIT SAKIT

Perilaku sakit (Mechanic) :


Faktor etiologi perilaku sakit ; 1. dikenali/dirasakan gejalax 2. byk gjla dianggap serius & menimbulkn bahaya 3. dampak gjla ada hub kel,kerja,sosial. 4. frekuensi gjla yg tampak & persistensix 5. nilai ambang gjla 6. informasi,pengetahuan,asumsi budaya 7. perbedaan interpretasi gjla pnykit 8. kebutuhn bertindak mgtasi gjla pykit

FAKTOR PENCETUS PRILAKU SAKIT

FAKTOR PERSEPSI ; ORIENTASI MEDIS & SOSBUD

FAKTOR INTENSITAS GEJALA ; MENGHILANG /TRUS MENETAP

FAKTOR MOTIVASI ; INDVDU UT YG MENGTASI GJALA YG ADA

FAKTOR SOSIAL PSIKOLOGIS ; RESPONSAKIT

PERILAKU SAKIT (SUCHMAN) :


SHOPPING ; proses mencari alternatif sumber pengobatan (diagnosa & pengobatan) sesuai harapan FRAGMENTATION ; proses pengobatan melalui fasiliTas kesehatan pd lokasi yg sama ( dokter,sinse, & dukun) PROCRASTINATION ; proses penundaan pencarian pengobatan meskipun gjla penyakitnya sdh dirasakan. SELF MEDICATION ; pengobatan sendiri dgn menggunakan berbgai ramuan/obat-obatan yg nilaix tepat.

TAHAPAN PRILAKU SAKIT

TAHAP PENGENA LAN GEJALA

TAHAP ASUMSI PERANA N SAKIT

TAHAP KONTAK DGN PELAY KESEHATA N

TAHAP KETERGAN TUNGAN

TAHAP REHABILIT ASI

HAK DAN KEWAJIBAN ORANG SAKIT HAK ; 1. dibebaskan dari tanggungjawab sosial & pekerjaan sehari-hari. 2. menuntut bantuan/perawatan dari orang lain KEWAJIBAN ; 1. mencapai kesembuhan 2. mencari pengakuan dr lingkunganx & dari petugas kesehatan agar posisix selama ia sakit dpt digantikan oleh orang lain.

HUB. DOKTER - PASIEN


Peran dokter ; 1. menerapkan peraturan umum & khusus (univrsal vs khusus) ? 2. membina interaksi secara luas & membaur (membaur vs spesifik) ? 3. bersikap netral (avektif vs netral) ? 4. mengutamakan kepentingan dirisendiri/kepentingan bersama (o.diri vs o. klp) 5. memandang manusia berdasarx kualitasx /prestasix (kualitas vs prestasi) ?

MODEL HUB DOKTER - PASIEN

MODEL AKTIF PASIF

PERAN DOKTER MELAKS TINDAKAN MENYURUH PASIEN MELAKUKAN SESUATU MEMBANTU PASIEN MENOLONG DIRISENDIRI

PERAN PASIEN PASRAH MENERIMA

KEADAAN KLINIS KOMA DAN TERBIUS

SIFAT HUB ORTU-ANAK KECIL ORTU ANAK (REMAJA)

PEMIMPIN PENGIKUT

BEKERJASAMA INFEKSI DAN /PATUH AKUT

HUB SETARA

TURUT BERPERAN SERTA SBG PARTNER

KRONIS, DAN PSIKOANALISA

DEWASADEWASA

KOMUNIKASI ANTAR PRIBADI


PENGHAMBAT KOMUNIKASI DOKTER-PASIEN ; 1. Penggunaan simbol 2. pseudo komunikasi 3. komunikasi non verbal 4. komunikasi paternalisitk Keterampilan berkomunikasi seorang dokter ; 1. listening (mendengarkan) 2. parroting (mngulang) 3. paraphrasing (menyimpukan)

HUB. PETUGAS KESEHATAN - MASYARAKAT


Promosi kesehatan Pencegahan penyakit Rehabilitasi Ahli ilmu perilaku