Anda di halaman 1dari 14

Sirosis hati

Sgd 6

Definisi
Sirosis adalah suatu keadaan patologis yang menggambarkan stadium akhir fibrosis hepatik Yang berlangsung progresif dan ditandai dengan distorsi dari arsitektur hepar.

Klasifikasi
Berdasarkan besar nodul
Makronodular ( > 3mm) Mikronodular ( < 3mm)

Berdasarkan etiologis dan morfologis


Alkoholik Biliaris Metabolik Keturunan Keterkaitan obat hepatitis

Etiologi
Penyakit infeksi
Ex: Hepatitis

Penyakit keturunan dan metabolik


Ex: Penyakit gaucher

Obat dan toksin


Ex: alkohol dan arsenik

Penyakit lain atau tidak terbukti


Ex: penyakit usus inflamasi kronik

Patofisiologi
Hipoksia sentrilobular
Metabolisme asetildehid etanol menyebabkan hipoksia yg mencederai sel-sel tepi hati

Infiltrasi
Sel yg cedera mengeluarkan chemoattractants

Formasi acetaldehid protein adducts


Pembentukan antigen yg akan mengurai sel cedera

Pembentukan radikal bebas


Hasil uraian dan enzim mikrosomal teroksidasi

Jika hal ini terus terjadi maka akan terbentuk sel stellata (peran keseimbangan degradasi) Namun, sel stellata mudah terserang bakteri virus dan parasit

Bila berlanjut akan terbentuk kolagen


Hati berupaya mengkompensasi dengan membentuk jaringan ikat (fibrosis) Jika seluruh bagian hati membentuk jaringan ikat maka hati akan mengkerut dan mngecil

Tanda dan gejala


Masa kompensata
Malaise Anorexia, mual, kembung, BB menurun Impotensi dan gangguan lainnya

Dekompensata
Hilangnya rambut di tubuh Gangguan tidur Gangguan koagulasi Melena Bau mulut amonia

Temuan klinis
SEKASIH
SPIDER NAEVY ASITES KOLATERAL VEIN ARITEMPALMARIS SLEENOMEGALI INFEST ALBUMIN GLOBULIN HEMATEMESIS

(Cukup 4 tanda utk menyatakan pasien tersebut kemungkinan besar/dicurigai sirosis)

Pemeriksaan tambahan
Pada LVT :
AST dan ALT meningkat Alkali fosfatase meningkat Ggt meningkat Bilirubin meningkat Albumin menurun Globulin meningkat Na serum menurun

USG :
Ditemukan lesi atau sumbatan

Penatalaksanaan
Bergantung etiologinya Dengan tujuan :
Mengurangi progresif penyakit Menghindari dari zat yang dapat merusak hati Pencegahan komplikasi

Bila tidak ada koma hepatik diberikan diet 2000 3000 kkal/hari Asetaminofen, kolkisin, obat herbal utk menghambat kolagenik Imunosupresif diberikan pada reaksi autoimun Penurunan berat badan agar ideal sangat dianjurkan Interferon dan lamivudin jika hepatitis B

Penanganan sirosis dekompensata


Asites :
Diet rendah garam (5,2gr/hari) + sparing diuretic (spironolakton) 100-200mg/hari Jika adekuat + furosemid 20-40mg/hari Cek albumin jika < 2,5 , parasentesis dengan menambah albumin sebelumnya

Enselopato hepatik :
Laktulosa membantu mengeluarkan amonia Neomisin mengurangi bakteri penghasil amonia

Muntah darah:
NGT = cooling dan spooling + vasopresin Mencegah perdarahan menggunakan ASAM TRAVEKSAMAT dan VIT K Beta blocker utk menangani tekanan pembuluh darah

komplikasi
Peritonitis bakteriol spontan Sindrom hepatorenal Hipertensi porta Ensefalopatihepatik mortalitas

Asites

Sirosis

Hipertensi porta

Vasodilatasi arteriolae splanikus

Tekanan intrakapiler dan koefisien filtrasi meningkat Pembentukan cairan limfe lebih besar daripada aliran balik

Volume efektif darah arteri menurun

Aktivasi ADH, sistem simpatis RAAS

Terbentuk asites