Anda di halaman 1dari 9

Indra pramana putra

Nyeri kepala Sekunder

Definisi
nyeri kepala sekunder adalah nyeri kepala yang timbul sebagai gejala dari suatu kondisi / penyakit lain. Nyeri kepala sekunder jarang terjadi, namun diantaranya harus diwaspadai merupakan gejala dari nyeri kepala yang berbahaya.

Etiologi
Berbagai kelainan/penyakit diluar otak yaitu pada mata, telinga dan gigi. Tumor 'intrakranial', misalnya karena ada tumor di dalam tengkorak. Nyeri kepala semakin berat dan semakin sering seiring dengan membesarnya masa tumor. Kelainan pembuluh darah(arteri atau vena) 'intrakranial', misalnya:
Pembuluh darah pecah menimbulkan stroke perdarahan, bisa karena adanya aneurisma atau malformasi arteri/vena, atau sebab lainnya. Radang pembuluh darah (arteritis).

Kelainan metabolik, misalnya: nyeri kepala akibat putus 'obat'. Kelainan sistemik, misalnya: nyeri kepala akibat tekanan darah tinggi. Infeksi 'intrakranial', misalnya karena ada abses otak, meningitis (radang selaput otak), atau ensefalitis (radang otak). Perdarahan 'intrakranial', misalnya karena ada benturan / trauma kepala, atau pecahnya pembuluh darah otak.

Cara Membedakan
Umumnya nyeri kepala primer merupakan suatu nyeri kepala lama, dimana seseorang pernah merasakan pengalaman mengalami nyeri kepala yang sama sebelumnya. Misalnya pada penderita migrain, pernah (bahkan sering) mempunyai pengalaman mengeluh sakit kepala berdenyut di sebelah sisi disertai dengan aura berupa gangguan penglihatan. Sedangkan pada nyeri kepala sekunder, keluhan sakit kepala yang dirasakan mungkin merupakan suatu pengalaman nyeri kepala baru, dimana seseorang belum pernah mempunyai keluhan nyeri kepala yang seperti itu, misalnya baru saat itu seseorang mengeluh nyeri kepala hebat yang disertai dengan kaku kuduk dan muntahmuntah.

Pada nyeri kepala primer, keluhan sakit kepala umumnya merupakan suatu 'keluhan utama' yang menyebabkan seseorang pergi berobat. Sedangkan pada nyeri kepala sekunder, keluhan sakit kepala bukan lah keluhan utama. Terdapat keluhan utama yang lain, misalnya keluhan utama demam yang disertai keluhan sakit kepala. Jadi keluhan sakit kepala merupakan keluhan penyerta.

Yang sering terjadi


Nyeri kepala karena sakit gigi Keluhan sakit gigi (nyeri gigi) dapat disebabkan karena berbagai penyakit pada gigi sehingga kelainan / penyakit pada gigi perlu dicari dan diatasi oleh dokter gigi. Nyeri kepala pada sinusitis Nyeri kepala ringan hingga berat dirasakan di daerah muka, pipi atau dahi, biasanya disertai juga dengan keluhan 'THT' (telinga, hidung dan tenggorakan) yang lain, misalnya berdahak, hidung mampet, hidung meler dan lain-lain. Nyeri kepala pada kelainan mata 'Iritis', 'glaukoma' dan 'papilitis', dapat menimbulkan nyeri sedang hingga berat pada mata dan sekitarnya. Mata tampak memerah disertai dengan gangguan penglihatan.

Nyeri kepala pada tekanan darah tinggi ('hipertensi') Tekanan darah tinggi dapat menimbulkan keluhan nyeri kepala. Semua penderita nyeri kepala harus mengetahui tekanan darahnya. Minum obat sakit kepala tanpa menurunkan tekanan darah dapat berbahaya, karena 'hipertensi' merupakan ancaman bagi terjadinya kerusakan organ target hipertensi (ginjal, otak, jantung dan pembuluh darah). Nyeri kepala akibat putus obat ('withdrawal headache') Nyeri kepala juga bisa terjadi karena terlalu lama (lebih dari 15 hari) minum obat sakit kepala, kemudian ketika 'putus obat' malah menimbulkan keluhan nyeri kepala.