Anda di halaman 1dari 26

Peserta mampu mengaplikasikan langkah pemecahan masalah mutu pelayanan kesehatan fokus KIA di Puskesmas

Peserta mampu: 1. Menjelaskan pengertian masalah dan pemecahan masalah

2. Menjelaskan langkah-langkah pemecahan masalah


3. Melakukan identifikasi masalah KIA 4. Menentukan prioritas masalah KIA

5. Menentukan penyebab masalah KIA 6. Menentukan alternatif pemecahan masalah KIA 7. Memilih/menetapkan pemecahan masalah KIA 8. Menyusun rencana tindakan/rencana kegiatan pemecahan masalah KIA

Keadaan yang diharapkan

Masalah
Kenyataan yang dijumpai
Merumuskan masalah

1. Bentuk kuantitatif 2. Menjawab pertanyaan : Apa, dimana, kapan, dan Besarnya yang diharapkan

Contoh : Cakupan PN 60 % dari target 80 % di Pusk A pada tahun 2011

1. Identifikasi masalah

2.Penentuan prioritas masalah

7. Pelaksanaan dan Monev

3. Penentuan penyebab masalah


6. Menyusun rencana pem. masalah

5. Penetapan pemecahan masalah

4. Penentuan alternatif pemecahan masalah

a. Observasi 1. IDENTIFIKASI MASALAH b. Wawancara


Caranya ?

c. Laporan-laporan d. Curah pendapat

DIMENSI MASALAH MUTU 1. Efektivitas

e. Survei, dll

2. Efisiensi
3. Kompetensi Teknis 4. Kenyamanan 5. Keamanan 6. Akses 7. Informasi 8. Kepuasan pelanggan

Tugas Identifikasi Masalah Mutu KIA Puskesmas


No 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. DIMENSI MUTU Efektifitas Efisiensi Kompetensi Teknis Keamanan (safety) Akses (accessibilty) Berkesinambungan (contiunity) Kenyamanan (amenity) Hubungan antar manusia Ketepatan waktu MASALAH KIA DI PUSKESMAS SESUAI DG. DIMENSI a. b. a. b. a. b.

Memilih dari beberapa 2. PENENTUAN Cara ? masalah KIA yang PRIORITAS sudah diidentifikasi MASALAH

Multiple Criteria Utiliy Assessment (MCUA)

Langkah :

1. Menentukan kriteria ( 3-5 kriteria )


2. Menetapkan bobot setiap kriteria ( nilai 1 5 ) 3. Menentukan skor/nilai untuk setiap masalah ( 1 5 )

Multiple Criteria Utility Assessment (MCUA)


SUATU TEKNIK ATAU METODE YG DIGUNAKAN UTK MENGAMBIL KEPUTUSAN DLM BEBERAPA ALTERNATIF

Cara Membuat : 1. Membuat matrik tabel: nomor, masalah, kriteria dan bobot 2. Menentukan kriteria dan bobot atas kesepakatan 3. Tiap masalah diberi nilai 4. Nilai dikalikan dengan bobot 5. Dijumlahkan 6. Skor terbanyak merupakan prioritas

KRITERIA: Suatu batasan yg digunakan utk menyaring alternatif masalah sesuai dg kebutuhan

KRITERIA dpt dibedakan dlm dua aspek, yaitu Dampak pelayanan dan Utk pemecahan

Kriteria yang lazim digunakan:


1. 2. 3. 4. 5. 6.

Pengaruh terhadap kesehatan masy. Pengaruh terhadap program/masy Biaya Waktu Kemampuan SDM Komitmen politik

CARA MEMUAT BOBOT : 1. Pembobotan untuk menentukan tingkat kepentingan 2. Bobot harus melebihi kriteria ( 1 5/10 )
CARA MENENTUKAN NILAI :
1. Penilaian untuk menentukan tinggi pengaruh dipadukan dengan kriteria dibandingkan dengan masalah lain

2. Nilai disepakati oleh Tim dan diberikan untuk setiap masalah


3. Pernilaian menggunakan angka ( 1 5/10, tergantung kesepakatan ) CONTOH : 1.Pengaruh terhadap pasien,bila masalah tdk ditangani akan membahayakan jiwa pasien,nilai tinggi bila pengaruh buruk 2. Biaya, baya rendah , nilai tinggi

BOBOT = menentukan tkt kepentingan dari setiap kriteria. KRITERIA : jangan terlalu banyak (3-5)

NILAI : menentukan tinggi rendahnya pengaruh dipadukan dg kriteria dibanding dg masalah lain ( 1- 5 )

Contoh : Masalah
1. Drop out pelayanan ANC (K1-K4) yakni 25 % 2. Rendahnya persalinan oleh Nakes yaitu 65 % 3. Kepatuhan terhadap standar ANC 55 % Tabel MCUA
Masalah Kriteria ( B0b0t ) DO K1-K4 PN Standar ANC

N Pengaruh thdp kes-pasien (5) Pengaruh thdp program (4)


Kemampuan SDM ( 1) Biaya (3) Komitmen politis ( 2) Jumlah

BN 15 16
3 15 6 55

N 5 5
4 3 3

BN 25 20
4 9 6 64

N 4 4
4 4 3

BN 20 16
4 12 6 58

3 4
3 5 3

Urutan Prioritas : 1. PN, 2 Standar ANC 3. DO K1- K4

3. PENENTUAN PENYEBAB MASALAH


LANGKAHNYA :

1. Curah Pendapat 2. Gunakan diagram tulang ikan (Diagram Ishikawa)

1. Tulis masalah di kepala tulang ikan 2. Tentukan komponen utk duri-durinya : Manusia, Metoda, Sarana, Lingkungan, dan lain-lain sesuai dg masalahnya 3. Lakukan curah pendapat 4. Selesaikan pada setiap komponen ( duri )

DIAGRAM ISHIKAWA

Pemeriksaan ANC tdk lengkap

MATERIA / BAHAN

PROSES

Petugas .. Dokumentasi tdk lengkap

Persalinan oleh Nakes 60 %

Petugas blm dilatih

Kurang memahami ..
Petugas/bidan tidak Menetap di Poskesdes

LINGKUNGAN

MANUSIA

4. PENENTUAN ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH


PROSES :
1. Tulis sebab masalahnya 2. Gunakan curah pendapat utk menggali alternatif

Mudah, bila sebabTelah diketahui

Contoh Penyebab dan Pemecahannya

PENYEBAB

KEMUNGKINANPEMECAHAN

Petugas belum dilatih


Dokumentasi tdk lengkap

?
?

5. PENETAPAN PEMECAHAN MASALAH TERPILIH

Adanya penyebab, memudahkan pemecahan

Gunakan MCUA, bila ada alternatif beberapa pemecahan masalah Kriteria yang digunakan : 1. Kemudahan 2. Biaya 3. Waktu 4. Komitmen petugas 5. Kejelasan 6. Kemungkinan berhasil 7. Kesiapan 8. Tersedia teknologi

Tim cukup memilih 3 5 saja

6. PENYUSUNAN RENCANA PENERAPAN PEMECAHAN ( PoA )

Tujuan

Kegiatan

Pelaksana

Sumber daya

Waktu

Indikator

1. Tujuan 2. Kegiatan 3. Pelaksana 4. Waktu 5. Indikator

: Tentukan tujuan spesifik yg akan dicapai : Kegiatan apa utk mencapai tujuan : Tentukan orang yg b.t.jawab utk pelaksanaan kegiatan : Kapan akan dilaksanakan utk setiap kegiatan : Indikator apa yg digunakan sebagai alat ukur keberhasilan

7. PELAKSANAAN & MONEV

1. Mengacu pada PoA yg tlh disusun 2. PoA harus digunakan sebagai pedoman 3. PoA pegangan bagi supervisor 4. PoA Perlu dipapan terbuka di Puskesmas 5. Kepala Puskesmas sbg penanggung gugat pelaksanaan PoA 1. Para petugas bertanggung jawab

Ada dua pemantauan :

1. Kegiatan pemecahan masalah yg direncanakan sdh diterapkan? (misalnya : apakah penyuluhan sudah dilaksanakan ?)
2. Apakah masalah sudah dapat dipecahkan ?

TABEL PEMANTAUAN PEMECAHAN MASALAH


PEMECAHAN YANG DITERAPKAN Meningkatnya persalinan oleh Nakes

INDIKATOR PN oleh Nakes

METODOLOGI Monitoring pencatatan & lap. bulanan

FREKUENSI 1 x setiap bulan

P.JAWAB Petugas KIA

1. Tulis masalah yang dipecahkan 2. Tentukan indikatornya 3. Metodologi apa yg digunakan 4. Berapa kali frekuensi kegiatan 5. Siapa yang bertanggungjawab