Anda di halaman 1dari 12

OLEH: SRI UTAMI HALMAN AYU ANDIRA YAHYA MARYUNI MAKKASAU SRI WARDIANTI SOALEHE JALALIA BACHTIAR EKA

WARDANI HUSAIN MUHAMMAD AFFANDI

PENGARUH INTENSITAS CAHAYA MATAHARI TERHADAP PERTUMBUHAN

Rumusan Masalah: Apakah cahaya mempengaruhi proses perkecambahan pada kacang hijau? Hipotesis: Cahaya dapat memperlambat pertumbuhan kacang hijau. Alat: Gelas Aqua Bahan: Biji Kacang Hijau dan jagung Kapas Air

Cara Kerja:
Menyiapkan 2 gelas aqua dan memasukkan kapas dan air ke dalam gelas aqua tersebut. Meletakkan biji kacang hijau dan jagung diatas kapas tadi. Memberi nama/tanda pada 2 gelas aqua tadi (A dan B). Gelas A diletakkan di tempat yang tidak memperoleh cahaya cukup, gelas B diletakkan di tempat yang memperoleh cahaya.

Mengamati pertumbuhan biji kacang hijau dan jagung setiap hari selama 5 hari.

DATA HASIL PERCOBAAN


14 12

10

GELAS A JAGUNG GELAS A KACANG HIJAU GELAS B JAGUNG

GELAS B KACANG HIJAU

0 1 2 3 4 5

Hari pertama:

gelas A dan B belum terlihat adanya biji kacang hijau dan jagung yang mengalami perkecambahan.

Hari kedua:

pada gelas A dan B sudah terlihat perkecambahan pada biji kacang hijau dan jagung.

Hari ketiga : pada gelas A biji kacang hijau sudah memiliki tinggi sekitar 5,2 cm dan biji jagung 0,5 cm. sedangkan pada gelas B biji kacang hijau tingginya 4,1 cm dan biji jagung 0,3 cm.

Hari keempat:
pada gelas A tinggi batang kacang hijau 10 cm, lebar daun 0,3 cm, dan panjang daun 2 cm. untuk jagung memiliki tinggi batang 3 cm dan panjang daun 4 cm. sedangkan pada gelas B biji kacang hijau memiliki tinggi batang sekitar 5 cm, lebar daun 0,5 cm, dan panjang daun 1,5 cm. jagung memiliki tinggi sekitar 1 cm dan panjang daun 2 cm.

Hari kelima : pada gelas A tinggi batang kacang hijau 12 cm, lebar daun 0,5 cm, panjang daun 2,2 cm. sedangkan jagung memiliki tinggi batang sekitar 5 cm dan panjang daun 6 cm. pada gelas B tinggi kacang hijau 6 cm, lebar daun 1 cm, dan panjang daun 2,5 cm. jagung memiliki tinggi 2 cm dan panjang daun 4 cm.

Unsur Variabel :
a. Variabel bebas : intensitas cahaya ( terang & gelap ) b. Variabel terikat ;Pertumbuhan tanaman di tempat gelap : cepat tumbuh, daun kuning pucat, Pertumbuhan tanaman di tempat terang : tumbuh lambat, daun hijau segar c. Variabel terkontrol : jenis tanaman, jenis tanah, jenis pot, penyiraman, banyak / sedikitnya tanah, besar pot, dll d. Variabel pengganggu : hama dan intensitas cahaya

Kesimpulan :
Tumbuhan ditempat terang ( terkena cahaya matahari ) akan mengalami proses pertumbuhan tanaman yang daunnya berwarna hijau segar dan batang lebih pendek. Tumbuhan di tempat gelap ( tidak terkena cahaya ) akan mengalami proses pertumbuhan yang daunnya berwarna kuning pucat dan batang lebih panjang.

Pada dasarnya tumbuhan membutuhkan cahaya. Banyak sedikitnya cahaya yang dibutuhkan tiap tumbuhan berbeda-beda. Dari percobaan yang telah kita lakukan terhadap perkecambahan kacang hijau dengan biji jagung, air dalam kapas yang sama namun dengan cahaya yang berbeda (ditempatkan pada tempat yang bercahaya dan tanpa cahaya), kita dapat mengambil kesimpulan bahwa hipotesis yang kita perkirakan telah benar. Tumbuhan yang berada pada tempat gelap akan lebih cepat tinggi (etiolasi) daripada tumbuhan yang berada di tempat terang/bercahaya. Atau dapat dikatakan bahwa cahaya memperlambat/menghambat pertumbuhan meninggi (primer). Hal tersebut dapat terjadi karena cahaya dapat menguraikan auksin.