Anda di halaman 1dari 20

TRACTUS DIGESTIVUS

Dr. Izwan Saat, SpB

Tractus Digestivus
1.

2.
3. 4. 5.

Oesophagus (abdominalis) Gaster (lambung) Intestinum tenue (duodenum, ileum, yeyunum) Intestinum crassum (caecum, colon) Rectum

OESOPHAGUS (pars abdominalis)

Esofagus pars abdominalis pjg 1cm Sebagian besar tletak dalam thorax Masuk ke abdomen mll lubang yg tdp pd crus

dexter diafragma masuk lambung di sblh kanan linea mediana Di anterior : facies posterior lobus hepatis sinister Di posterior : crus sinistrum diafragma, N. Vagus Dextra N. Vagus sinistra di permukaan anterior N. Vagus dextra di permukaan posterior

Vaskularisasi
Arteriae :

Cabang-cabang dari A. Gastrica sinistra


Venae :

Dialirkan ke V. Gastrica sinistra, cabang V. Porta

Inervasi & Drainase limfatik


Inervasi :

N. Gastrica anterior et posterior (N. Vagus & cabang-cabang simpatis pars thoracalis truncus symphaticus
Drainase limfatik :

Pembuluh limfe berjalan mengikuti arteri & masuk ke nnll. Gastrici sinistra

Fungsi
Oesofagus menyalurkan makanan dari pharynx

ke dalam gaster dengan adanya kontraksi bergelombang lapisan otot (peristalsis) yang mendorong makanan ke depan

GASTER

Mrp bagian dr saluran pencernaan yg melebar

& mempunyai 3 fungsi :


Menyimpan makanan pd orang dewasa, gaster

mempunyai kapasitas sekitar 1500 mL Mencampur makanan dengan getah lambung utk membentuk chymus yg setengah cair Mengatur kecepatan pengiriman chymus ke usus halus shg pencernaan & absorpsi yg efisien dpt blangsung

Incisura pada curvatura minor, pd sambungan

antara corpus & antrum pilori incisura angularis Sphincter pylori mengendalikan pengosongan isi lambung ke duodenum Orificium cardia mrp tempat masuknya isi oesophagus ke lambung, sphincter cardia bekerja mencegah reflux isi lambung ke oesophagus Omentum minus melekat ke curvatura minor & omentum majus ke curvatura major Kedua omentum membawa darah & limfe ke lambung Mukosa lambung memiliki banyak lipatan (rugae)

Vaskularisasi arteria berasal dari axis coeliaca,

sedangkan aliran vena menuju ke sistem portal Inervasi : Truncus vagal anterior & posterior berasal dari plexus oesophagus & memasuki abdomen mll hiatus oesophagus. cabang hepatica dr N. vagus anterior hepar cabang coeliaca dr N. vagus posterior ganglion coeliaca mempersarafi usus sampai colon transversum distal

INTESTINUM TENUE

Duodenum
Mrp bagian teratas usus halus

Panjang 25 cm, berliku-liku di sekitar caput


pancreas Fungsi utama : absorpsi produk-produk pencernaan Seluruh permukaan duodenum dilapisi peritoneum, kecuali 2,5 cm pertama Mrp struktur retroperitoneal Vaskularisasi dari A. Pancreaticoduodenalis superior et inferior. Arteri superior berasal dari axis coeliaca & arteri inferior dari A. Mesenterika superior

Dibagi dalam 4 bagian :


Bagian pertama (5 cm) Bagian kedua (7,5 cm) : bagian ini menurun di sekeliling

caput pancreas, pd bag. Dalam pd potongan tengah ditemukan papilla duodenalis yg mrp tempat masuknya ductus biliaris comm. & ductus pancreaticus utama (Wirsungi).M. Sphincter Odi menjaga tempat masuk ini. Ductus pancreaticus tambahan (Santorini) masuk ke duodenum sedikit di atas papilla Bagian ketiga (10 cm) : bagian ini di sebelah anterior dilewati oleh pangkal mesenterium & p.d mesenterika superior Bagian keempat (2,5 cm) : bagian ini berakhir sbg sambungan duodenojejunal. Ujung bawah duodenum ditandai oleh lipeatan peritoneal yg meregang dari sambungan ke cruris dextra difragma yg melapisi lig. Suspensorium Treitz

Usus halus (jejunum, ileum


Panjang 6 m

Intestinum tenue t.d : duodenum, jejunum, ileum


Area permukaan dalam yg luas membantu

absorpsi produk pencernaan Usus halus menggantung dari ddg posterior abdomen ditahan oleh mesenterium yg mengandung p.d mesenterika superior, pembuluh limfe, & saraf otonom Panjang mesenterium 15 cm, berjalan dari fleksura duodenojejunalis articulatio sacroiliaca dextra

Perbedaan jejunum & ileum :


Jejunum Duodenum & jejunum mrp 2/5 proksimal usus halus Ileum Ileum meliputi 3/5 distal usus halus

Lingkaran jejunum mengisi regio Lingkaran ileum mengisi bagian umbilicalis bawah abdomen & pelvis Lipatan sirkular (valvula koniventes) tampak lebih jelas Diameter lebih besar Mesenterium lebih tebal Vaskularisasi memiliki sedikit cabang terminal Valvula koniventes tidak terlalu jelas Diameter lebih kecil Mesenterium kurang tebal Vaskularisasi memiliki banyak cabang terminal

Intestinum crassum

CAECUM & COLON

Pd orang dewasa, panjang usus besar 1,5 m Colon t.d :


Ascendens Transversum Descendens Sigmoid

Memiliki karakteristik sama yi memiliki :


Epiploika apendiks mrp ekor peritoneal

mengandung lemak yg tdp di seluruh permukaan caecum & colon Taenia coli mrp 3 pita datar yg mrp selubung otot longitudinalis usus besar yg memadat Sakulasi berkantong-kantong

RECTUM

Panjang 10-15 cm Berawal di depan Vertebra S5 sbg lanjutan colon

sigmoid mengikuti lengkung sakrum ke arah anterior di depan koksigis, berbelok ke belakang mjd canalis analis Mukosa rectum memiliki lipatan horizontal yg menonjol ke lumen (katup Houston) Memiliki sedikit haustra, taenia coli menyebar ke seluruh rectum mbentuk pita anterior & posterior Tdp sedikit dilatasi di ujung bawah (ampula), & di lateral didukung oleh M. Levator ani 2/3 atas rectum bagian anterior tertutup oleh peritoneum, sedangkan di bag. Lateral hanya 1/3 atas Pada wanita, peritoneum ke depan menuju uterus & membentuk cavum recto-uterina (cavum Douglas) Rectum dipisahkan dari struktur anterior oleh fascia yang kuat (fascia rectovesicalis Denonvilliers)