Anda di halaman 1dari 36

Lembar Kerja Mahasiswa Pertukaran Gas

Kelompok 3 Dewi Novrina Utami (110341421558) Hosnul Khotimah (110341421555) Mutiara Solihatun (110341421536) Rinda Anisaa (110341421542) Rizky Pradita (110341421545) OFF B/2011

1. Apa yang dimaksud dengan ventilasi (pada respirasi eksternal)?

Salah satu tahap pernafasan

eksternal adalah tahap ventilasi, yaitu pertukaran gas antara medium (lingkungan) eksternal dengan organorgan pernafasan Ventilasi adalah pergerakan massa udara dari luar ke dalam alveoli dan distribusinya di dalam alveoli

2.

Alat pernafasan hewan adalah permukaan tubuh, insang, trakhea, paru-paru. Coba buat tahapan respirasi eksternal pada hewan yang menggunakan (1) permukaan tubuh(integumen), (2) Insang, (3) trakhea, (4) paru-paru.

Permukaan Tubuh (Integumen)


Semua sel permeabel terhadap oksigen

Darahnya mengalami oksigenasi pada

permukaan tubuh Udara berdifusi melalu permukaan tubuh dan masuk ke pembuluh darah

Insang
Insang merupakan alat pernafasan yang banyak

sekali mengandung pembuluh darah


Air dengan O2 masuk melewati mulut, mengalir

melalui insang dan keluar di belakang tutup insang (operculum) Insang ikan merupakan struktur berfilamen tipis kaya dengan pembuluh darah sehingga arah darah berlawanan dengan arah aliran air melintasi insang (aliran melawan arus) Air mengalir melintasi insang dengan arah yang tetap didorong dan ditarik oleh pompa insang yang efesien dan sering dibantu pula oleh gerakan ikan di air

Tahap I (Tahap Pemasukan) : pada tahap ini mulut

ikan membuka dan tutup insang menutup sehingga air masuk rongga mulut, kemudian menuju lembaran insang, disinilah oksigen yang larut dalam air diambil oleh darah, selain itu darah juga melepaskan karbondioksida dan uap air. Tahap II (Tahap Pengeluaran) : mulut menutup dan tutup insang membuka sehingga air dari rongga mulut mengalir keluar melalui insang. Air yang dikeluarkan ini telah bercampur dengan CO2 dan uap air yang dilepaskan darah

Trakea
Udara masuk ke dalam sistem trakeal lewat

lubang (spirakel) yg terdapat pada kedua sisi tubuh Oksigen berdifusi langsung ke semua sel tubuh Karbon dioksida berdifusi keluar dengan arah yang berlawanan. Sistem trakeal adalah sederhana karena darah tidak perlu mentranspor gas-gas respiratoris; selsel memili hubungan dengan udara luar.

Paru-paru
1. Ventilasi pulmoner atau bernapas, melibatkan perpindahan udara secara fisik keluar masuk paru-paru. 2. Difusi gas, melewati membran respiratori antara ruangan alveolar dan kapiler alveolar serta melewati kapiler alveolar dan kapiler jaringan. 3. Transportasi oksigen dan karbon dioksida; antara kapiler alveolar dan kapiler jaringan

3. Apa yang mendasari terjadinya pertukaran gas ?

Yang mendasari adanya peristiwa pertukaran gas adalah adanya kebutuhan organisme terhadap gas yang ada di lingkungannya dan adanya gas yang tidak diperlukan dan harus dibuang ke luar tubuh sehingga perlua adanya pertukaran gas.

4. Jelaskan tahapan repirasi internal!

Respirasi internal terdiri dari empat

tahapan : Sirkulasi melalui arteri yang menghantarkan darah yang mengandung oksigen Terjadinya distribusi pada pembuluh kapiler Proses masuknya gas ke dalam ruang interstitial dan melewati membran sel Metabolisme seluler yang melibatkan enzim respirasi.

5. Kurva mana yang menunjukkan afinitas dan kapasitas oksigen lebih tinggi? Jelaskan!

Kurva a. Hal ini terlihat bahwa pada titik tekanan oksigen yang sama, kurva a menunjukkan nilai kejenuhan oksigen yang lebih besar daripada kurva b. Pada kurva keseimbangan oksigen, semakin kecil tekanan oksigennya, maka afinitas terhadap oksigen dan kapasitasnya semakin kecil pula.

6. Apa yang terjadi apabila HbO2 berhadapan dengan darah yang banyak mengandung CO2? Dan sebaliknya apa yang terjadi bila HbO2 berhadapan dengan darah yang sedikit mengandung CO2?

jika HbO2 berhadapan dengan darah yang banyak

mengandung CO2, maka akan menggeser kurva disosiasi oksigen ke kanan; fenomena ini disebut efek bohr. Dimana hal ini terjadi karena adanya kepekaan oksihemoglobin (HbO2) terhadap CO2 sehingga ketika CO2 masuk ke dalam jaringan yang mengalami respirasi, maka CO2 akan menggalakkan pelepasan lebih banyak O2 dari Hb

Sebaliknya ketika HbO2 berhadapan dengan darah

yang sedikit mengandung CO2 karena adanya difusi CO2 dari darah venosus ke dalam rongga alveolar, kurva disosiasi oksigen bergeser ke kiri, maka akan memungkinkan lebih banyak oksigen yang dapat diikat oleh Hb.

7. Apakah efek Bohr tersebut menunjang pertukaran oksigen dengan CO2 atau malah menghambat? Jelaskan.

Christian Bohr. menyatakan bahwa peningkatan

konsentrasi proton dan/atau CO2 akan menurunkan daya serap hemoglobin terhadap oksigen. Peningkatan rasio plasma CO2 juga akan menurunkan pH darah oleh karena sifat antagonis antara proton dan karbondioksida Efek Bohr menghambat pertukaran Oksigen karena begitu masuk ke dalam darah dari jaringan yang mengalami respirasi, karbon dioksida menggalakan pelepasan lebih banyak oksigen dari hemoglobin. Dengan kata lain, efek bohr mengurangi daya ikat Hb pada oksigen.

8. Dalam tubuh dimana terjadi kurva a dan dimana terjadinya kurva b ? Jelaskan !

Kurva a terjadi paru-paru, menurut kurva ini saat berada di paru-paru, akan lebih banyak oksigen yang diikat oleh hemoglobin, sehingga kurva disosiasi terletak di sebelah kiri (kurva a) dan akan terjadi pengurangan kadar karbondioksida.

Kurva b terjadi di jaringan, pada jaringan yang memiliki tekanan parsial oksigen rendah kurva b terjadi, karena banyak oksigen dari hemoglobin yang dilepaskan ke jaringan yang memerlukan sehingga kurva lebih bergeser ke kanan (kurva b) dan akan terjadi penambahan kadar karbondioksida dalam darah.

9. Jelaskan mekanisme pengendalian pernapasan !

Pusat pernapasan Pusat inspirasi Pusat ekspirasi Pusat inspirasi mengirim impuls otot inspirasi (terjadi inspirasi) Alveolus terisi udara dan merentang reseptor regangan mengirim impuls & mencegah inspirasi = impuls dari pusat respirasi ada yang mencapai pusat ekspirasi pusat ekspirasi mengirim impuls ke otot ekspirasi (terjadi ekspirasi) = impuls pencegah inspirasi berhenti = pusat inspirasi aktif dst

10. Jelaskan mekanisme ventilasi pada ikan!

Proses pertukaran udara pada ikan diawali dengan

terbukanya mulut ikan dan terdapatnya tekanan negatif di rongga mulut maupun inasang. Begitu mulut menutup, dalam rongga mulut terdapat tekanan positif, air mengalir melintasi insang (di dalam rongga insang terdapat sedikit tekanan positif). Apabila tekanan di rongga mulut dan rongga insang sudah positif (rongga mulut tetap lebih positif dibandingkan rongga insang), katup operkular membuka. Tekanan di kedua rongga itu lalu turun, tutup insang menutup, dan mulut akan membuka lagi.

11. Jelaskan mekanisme ventilasi pada katak!

Katak memasukkan udara ke paru-parunya dengan

cara menelan udara atau menggerakkan mulutnya. Jika rongga mulut membesar, oksigen dapat masuk melalui koane (celah hidung). Setelah itu, koane menutup, otot submandibularis dan otot geniohioideus berkontraksi, sehingga rongga mulut mengecil. Mengecilnya rongga mulut mendorong oksigen masuk ke paru-paru. Dalam paru-paru terjadi difusi gas, oksigen diikat oleh darah yang berada dalam kapiler dinding paru-paru, dan sebaliknya karbon dioksida dilepaskan. Setelah difusi gas pada paru-paru selesai, otot rahang bawah mengendur atau berelaksasi, sementara otot perut dberkontraksi. Hal ini mengakibatkan paru-paru mengecil, sehingga udara tertekan keluar dan masuk ke dalam rongga mulut. Selanjutnya koane membuka, sedangkan celah tekak menutup. Akibatnya, rongga mulut mengecil

12. Jelaskan mekanisme ventilasi pada burung!

Movement of a single volume of air through the birds respiratory system. Two full respiratory cycles are required to move the air through the system

Hickman, et al. 2001. Integrated Priciples of Zoology. UK: McGraw-Hill Inc.

Diafragma dan Otot intercostal kontraksi

Diafragma lebih datar dan turun; otot leher, otot dada, tulang rusuk terangkat

Volume rongga pleural meningkat

Rongga dada membesar

Tekanan udara di paru-paru menurun

Udara mengalir dari atmosfir ke kantung udara posterior -> paru-paru -> kantung udara anterior

Diafragma dan Otot intercostal relaksasi

Diafragma, otot leher, otot dada, tulang rusuk kembali pada kedudukan semula

Volume rongga pleural menurun

Rongga dada mengecil

Tekanan udara di paru-paru meningkat

Udara mengalir dari paru-paru ke atmosfir

13. Jelaskan mekanisme ventilasi pada manusia!

Diafragma dan Otot intercostal kontraksi

Diafragma lebih datar dan turun; otot leher, otot dada, tulang rusuk terangkat

Volume rongga pleural meningkat

Rongga dada membesar

Tekanan udara di paru-paru menurun

Udara mengalir dari atmosfir ke paruparu

Diafragma dan Otot intercostal relaksasi

Diafragma, otot leher, otot dada, tulang rusuk kembali pada kedudukan semula

Volume rongga pleural menurun

Rongga dada mengecil

Tekanan udara di paru-paru meningkat

Udara mengalir dari paru-paru ke atmosfir

Anda mungkin juga menyukai